Thursday, January 26, 2017

Belajar Berkuda dan Memanah di Muslimah Academy

Tak kenal maka tak tahu, seperti itulah yang saya rasakan, sebelumnya saya tidak mengenal sama sekali seperti apa kegiatan berkuda dan seperti apa kegiatan memanah. Yang saya tahu berkuda identik dengan hobinya princess Syahrini #eaa atau sebatas mengantar anak-anak untuk naik kuda di hari minggu haha (baca : naik kuda beda banget dengan berkuda). Kalo naik kuda, sebagai penumpang kita cenderung 'pasrah' dan hanya duduk manis di atas kuda karena si kuda dituntun oleh si mamang, tetapi melalui berkuda kita belajar untuk menjadi seorang leader (pemimpin) untuk berani mengarahkan dan mengendalikan kuda supaya berjalan sesuai tujuan. 

Sebagai sesama mahluk Allah ternyata kuda juga suka dipeluk dan dibelai :)
 
Begitupun dengan memanah, yang saya tahu sebelumnya, memanah hanya dilakukan oleh para atlet ataupun identik dengan sebuah aktivitas bagian dari peperangan di jaman dahulu..hehe. Ternyata memanah merupakan salah satu kegiatan olahraga yang bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk wanita dan anak-anak. Di jaman sekarang kegiatan memanah sudah mulai familiar serta dijadikan sebagai salah satu kegiatan ekstra kurikuler anak di sekolah.

Area memanah di Eco Pesantren daarut Tauhiid
 
Dan di kegiatan Muslimah Academy, kami para muslimah diajarkan untuk mengenal kegiatan berkuda dan memanah, dengan dasar bahwasanya, berkuda dan memanah merupakan salah satu kegiatan yang disarankan oleh Rasulullah SAW dan termasuk ke dalam ibadah sunnah.

Berkuda dan memanah merupakan salah satu bentuk olahraga yang dicontohkan oleh Rasulullah | photo source : IG Muslimah Academy
Mengapa Berkuda dan Memanah

Salah satu filosofi tentang mengapa kegiatan berkuda dan memanah termasuk ke dalam ibadah sunnah, yaitu bahwa kita sebagai umat muslim haruslah memiliki ‘kekuatan’. Kekuatan di darat, air dan udara. Yang ketiganya diwakili oleh kegiatan berkuda (darat), berenang (air) dan memanah (udara). Dan khusus di Muslimah Academy kegiatan utamanya adalah kegiatan berkuda dan memanah.

Jadi berdasarkan paparan dari Ustad Ganjar, Director Manager di area berkuda Eco Pesantren,Parongpong, Bandung, berkuda merupakan salah satu kegiatan yang sebaiknya kita kuasai, karena mengingat jauh ke depan, seandainya apabila suatu waktu semua kendaraan buatan manusia (khususnya kendaraan bermesin) seperti mobil, motor, sepeda dan sebagainya, yang ada di bumi ini hancur dan tidak bisa dipergunakan lagi maka KUDA merupakan sebuah pilihan kendaraan yang TANGGUH dan CEPAT dan bisa kita gunakan.


Sebelum memulai kegiatan berkuda dan memanah di Eco Pesantren Daarut Tauhiid, semua peserta sarapan bersama, dan beribadah sholat dhuha di mushola outdoor (mushola 3 lantai dengan pemandangan alam)

Setelah kegiatan berkuda dan memanah selesai, semua peserta makan siang bersama dengan menu Nasi Liwet | Alhamdulillah nikmat :) | photo source : IG Muslimah Academy

Sedangkan untuk memanah, ketika suatu waktu datang serangan dari udara, maka memanah merupakan sebuah kegiatan yang bisa dilakukan untuk melindungi diri dengan cara menarik busur ke arah udara dan fokus pada sasaran.

Belajar memanah | selain membutuhkan konsentrasi, dalam memanah itu dibutuhkan tenaga serta keyakinan | banyak pelajaran yang bisa diambil dari aktivitas memanah

Muslimah Academy

Muslimah Academy merupakan sebuah kegiatan khusus muslimah yang berpusat di kota Bandung dan mulai terbentuk pada tanggal 12 Desember 2015 dengan program utamanya yaitu berkuda dan memanah. 

Kegiatan Muslimah Academy berpusat di Pondok Pesantren Daarut Tauhid yang terletak di daerah Gegerkalong, Bandung


Suasana setelah maghrib di area sekitar mesjid Darut Tauhid, Bandung
Dalam satu tahun, sudah 1000 orang alumni yang bergabung dan mengikuti kegiatan di Muslimah Academy. Para pesertanya tersebar di 40 kota di seluruh Indonesia. Kegiatan Muslimah Academy ini memiliki visi mencetak 1 juta muslimah yang memiliki karakter tangguh dan bertauhiid melalui olahraga sunnah berkuda dan memanah.

Ketika pertama kali mendengar informasi mengenai kegiatan Muslimah Academy yang diadakan oleh pondok pesantren Daarut Tauhid, Bandung pimpinan Ustad KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) , saya pun langsung tertarik dan memutuskan untuk ikut bergabung. Bulan November 2016, saya menghubungi Teh Dewi, contact person untuk kegiatan Muslimah Academy tersebut dan ternyata ga disangka, peminatnya banyak sekali, sehingga saya harus masuk ke pendaftaran waiting list.

Tak lama kemudian, saya mendapatkan konfirmasi bahwa saya baru bisa bergabung di bulan Januari 2017 (Muslimah Academy batch 19). Setelah dipikir-pikir lagi, oke deh gapapa masuk ke gelombang berikutnya. Buat saya hal ini merupakan kesempatan istimewa yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Lebih baik sabar menunggu dulu daripada ga jadi ikutan, begitu pikir saya.
Maka saya dan seorang teman kuliah pun resmi terdaftar sebagai anggota Muslimah Academy batch 19 yang berlangsung pada tanggal 21- 22 Januari 2017 lalu.

Muslimah Academy batch 19 berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 21-22 Januari 2017 di Daarut Tauhid Bandung
Berfoto dulu bareng kuda boleh dong yaa :)

Muslimah Academy Batch 19

Kegiatan Muslimah Academy batch 19 dimulai pada pukul 13.00 bada dzuhur yang bertempat di Aulia Muslimah Centre pondok pesantren Daarut Tauhiid.
Selain berkuda dan memanah sebagai kegiatan utamanya, di Muslimah Academy ini juga diadakan kegiatan lain seperti kajian ilmu Tahsin (ilmu dasar membaca Alquran) dan kajian ilmu lainnya dengan mendatangkan nara sumber menarik seperti Ustadzah muda Siti Aminah serta ibu Khairati (pengarang salah satu buku best seller tentang Taubat ) yang sudah bekerja selama 19 tahun di pondok pesantren Daarut Tauhiid, Bandung.

Hari pertama diisi khusus untuk acara kajian, sedangkan hari minggu mulai pukul 06.00 wib pagi, saya bersama teman-teman sudah bersiap-siap untuk pergi menuju Eco pesantren yang terletak di daerah Parongpong (Ciwaruga) yaitu lokasi tempat berkuda dan memanah.
Jumlah peserta yang mengikuti Muslimah Academy batch 19 adalah sebanyak 62 orang yang berasal dari berbagai kota di Indonesia seperti Karawang, Purwakarta, Bandung, Serang, Jakarta dan sekitarnya (Bekasi, Cikarang, Depok), dan bahkan ada juga yang sengaja datang dari kota Palembang. Termasuk diantaranya dua orang gadis cilik kakak beradik bernama Raqiqa (10 tahun) dan Tsabita (8 tahun) yang datang bersama ibunya dari Depok. Ternyata Raqiqa dan Tsabita memang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler memanah di sekolahnya sehingga mereka pun antusias untuk bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan Muslimah Academy batch 19 ini.
Raqiqa dan Tsabita peserta termuda di Muslimah Academy batch 19

Selain peserta termuda, di Muslimah Academy batch 19, terdapat peserta yang paling senior, yang dikenal dengan sebutan Ummi Riska. Ummi Riska berasal dari Bekasi, berusia 47 tahun dan sudah memiliki cucu. Selain itu ummi Riska juga memiliki sebuah profesi yang sangat menarik yaitu sudah 7 tahun (sampai sekarang) terdaftar di sebuah perusahaan BUMN sebagai salah satu dari 7 pengemudi perempuan bis Trans Jakarta khusus bis gandeng. Termasuk juga, menjadi instruktur les mengemudi serta instruktur renang. Wah luar biasa ya :). Salah satu sosok wanita muslimah yang mandiri dan tangguh serta layak untuk dijadikan contoh.
 
Manfaat yang Saya Peroleh dari Acara Muslimah Academy Batch 19 :

Setelah mengikuti kegiatan di Muslimah Academy batch 19 ini banyak hal bermanfaat yang saya peroleh yaitu diantaranya :

  1. Bisa menjalin SILATURAHMI antara sesama muslimah dengan berkumpul di pondok pesantren Daarut Tauhiid. Bahkan saya bertemu adik kelas satu almamater di jaman kuliah dulu. Jadi sekalian reuni deh hihi.
  2. Melalui kegiatan berkuda, para muslimah dituntut untuk BERANI serta PERCAYA DIRI dan juga belajar untuk menjadi seorang leader (PEMIMPIN) dengan cara belajar mengendalikan kuda bukan dikendalikan kuda :P
  3. Melalui kegiatan memanah, para muslimah dituntut untuk belajar FOKUS, konsentrasi dan YAKIN dalam mengambil keputusan.
  4. Mendapatkan pemahaman baru mengenai kegiatan BERKUDA dan MEMANAH sebagai salah satu kegiatan SUNNAH yang disarankan oleh Rasulullah SAW.
  5. Instruksi mengenai kegiatan berkuda dan memanah disampaikan secara SANTAI, penuh keAKRABan, dan disertai dengan humor-humor ringan yang MENARIK.
  6. Mendapatkan ILMU baru yang BERMANFAAT yang mudah-mudahan bisa segera saya terapkan dan amalkan di kehidupan sehari-hari. Aamiin.
.
Ternyata kita pernah kuliah di Universitas yang sama | satu fakultas beda angkatan | antara Jepang - Perancis dan Gegerkalong, dan ngobrolnya mah tetep pake bahasa sunda dong ya haha

Saran untuk Acara Muslimah Academy Batch 19

Acara kajian ilmu yang bertempat di ruangan Aulia Muslimah Centre sangat menarik, pembawa acaranya, yaitu Teh Ria, sangat aktif dan komunikatif, dan tiga pemateri lain (para nara sumber) menyampaikan materi dengan cukup jelas dan menarik (terutama Ustadzah Siti Aminah), karena ternyata banyak peserta yang ingin mengikuti kajian lanjutan dari ustadzah Siti Aminah. Mungkin karena topik yang dibawakan yang ga jauh dari tema kehidupan sehari-hari serta cara penyampaian materi yang cukup ekspresif :)

Teh Ria yang aktif dan komunikatif, pembawa acara di kegiatan Muslimah Academy batch 19
Tapi satu hal yang disayangkan, sound system (audio) yang digunakan saat itu kurang mendukung (suara kadang tidak muncul) sehingga  sebagian materi yang disampaikan tidak terdengar dengan jelas. Dan mudah-mudahan hal ini bisa menjadi SARAN dan masukan POSITIF untuk kemudian bisa diperbaiki di kegiatan selanjutnya.

Secara keseluruhan, kegiatan Muslimah Academy batch 19 yang saya ikuti di bulan Januari 2017, berjalan dengan lancar, acaranya dikemas dengan santai dan menarik. Sehingga semua peserta merasa senang karena sudah mendapatkan pengalaman baru yang memberikan kesan cukup mendalam terutama mengenai kegiatan berkuda *kalo yang ini khusus untuk saya pribadi ya :)

Oya, biaya untuk bisa mengikuti kegiatan Muslimah Academy ini yaitu Rp 299ribu, akan tetapi apabila kita mendaftar bersama-sama 4 orang teman muslimah lainnya maka biaya yang dikeluarkan cukup Rp 250ribu/orang.
Sangat sebanding dengan pengalaman dan manfaat yang akan diperoleh nanti.

Apabila tertarik, boleh silahkan langsung hubungi saja Teh Dewi selaku founder dan contact person acara Muslimah Academy di pesantren Daarut Tauhiid, Bandung di nomor WA 0857.9436.1111.
 
Data kontak Muslimah Academy

BeTeWe berkuda dan memanah itu seru sekaligus bikin dag dig dug serr, terutama buat first timer kayak saya haha. Bagaimana menurut teman-teman yang lain ? Yuk share disini :)

Menunggangi Sabha (salah satu kuda jantan yang ada di Eco Pesantren) | berkuda itu ternyata rasanya nano-nano yaa | seruu :) | wajib coba pokoknya mah.


Sertifikat yang diperoleh setiap peserta yang sudah mengikuti kegiatan Muslimah Academy


Selamat mencoba kegiatan berkuda dan memanah dan selamat ingin mencoba lagi yaa :)
Salam Tangguh dan bertauhiid :)










7 comments:

  1. Waa serunyaa, pengen daftar jugaa makasih sharing nya yaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama mba dewi..ajakin juga temennya rame-rame yaa :) have fun :)

      Delete
  2. Muslimah Academy itu selalu ada tiap tahunnya atau emang semacam klub yg ada di DT mbak? TFS
    Nampanya seru banget :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. muslimah academy diadakan tiap bulan mba April :) dan MA ini adalah programnya DT.. coba ikut mba April..seru lho :)

      Delete
  3. Inspiring ya. Hayuks panah hatiku saja . . . .

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai bundaa..kalo bunda mau ikutan juga boleh kok bun :)

      Delete