Sunday, February 26, 2017

Berkunjung ke Museum Geologi Bandung

Museum Geologi, Bandung, sebuah museum yang terletak di Jl. Diponegoro, sebuah area di pusat kota Bandung, tak jauh dari Gedung Sate  dan dapat ditempuh hanya dengan berjalan kaki selama 5 menit saja.

Museum geologi bandung | photo source : wisatamuseum.com

Lokasinya yang strategis membuat museum ini menjadi salah satu museum favorit para pelajar baik di kota Bandung maupun pelajar luar Bandung.
Buktinya dulu ketika saya masih duduk di bangku SMP (Sekolah Menengah Pertama), museum Geologi ini menjadi salah satu tempat favorit tujuan saya buat ‘mabal’. Mabal adalah bahasa Sunda yang artinya bolos jam pelajaran sekolah haha. Btw mabal kok ke museum yak .. mabal intelek judulnya iya khan?.. daripada mabal nya ke mal ngabisin duit mendingan mabal ke museum .. khan bisa dapet pengetahuan baru hahaha #ngeles #keukeuh *mabal is mabal neng :p

Mengajak anak-anak berkunjung ke Museum Geologi

Pada suatu waktu, bertepatan dengan masa liburan sekolah, kakak laki-laki saya bersama ketiga orang anaknya datang berkunjung ke rumah. Dan karena saat itu masa liburan panjang sekolah, mereka memutuskan untuk menghabiskan masa liburannya di Bandung. Maka sebagai tante yang baik saya pun mempunyai tugas untuk membuat jadwal kegiatan mereka selama berlibur di Bandung.

Saya ingin waktu liburan mereka tidak hanya dihabiskan untuk bermain atau melakukan kegiatan yang ‘kurang bermanfaat’. Maka saya pun mengatur jadwal kegiatan untuk mereka salah satunya yaitu mengajak anak-anak ikut serta berkunjung ke museum Geologi.
Maka berangkatlah kami berenam menuju museum Geologi, saya, tiga orang keponakan berusia 11 tahun, 4 tahun dan 2 tahun serta dua orang asisten rumah tangga yang juga ikut untuk membantu mengawasi mereka.

Setiba di museum Geologi kami diharuskan untuk membeli tiket masuk yang harganya sangat terjangkau sekali, yaitu Rp 2000 per orang untuk pelajar atau mahasiswa serta Rp 3000 untuk wisatawan domestic serta Rp 20.000 untuk wisatawan asing. Apalagi kalau dibandingkan dengan MANFAAT yang diperoleh, mengajak anak-anak ke museum Geologi menjadi sebuah kegiatan wisata edukatif yang sangat disarankan.

Mengenal museum geologi

Museum Geologi berdiri sejak tahun 1928 yang artinya sudah berusia lebih dari 80 tahun. Museum ini pernah direnovasi dengan menggunakan bantuan dana dari pemerintah Jepang senilai 754,5 juta yen dan ditutup selama 1 tahun hingga kemudian dibuka kembali dan diresmikan oleh mantan wakil presiden RI, Megawati Soekarno Putri pada tanggal 23 Agustus 2000.

Di dalam museum Geologi ini tersimpan materi-materi geologi seperti fosil, batuan dan mineral yang berharga dan merupakan bagian dari sejarah sehingga harus dilestarikan keberadaannya dan dilindungi oleh pemerintah.
Museum Geologi dirancang dengan gaya art deco oleh seorang arsitek Belanda bernama Menalda van Schouwenburg dan dibangun selama 11 bulan dengan bantuan 300 orang pekerja serta menghabiskan dana sebesar 400 gulden.

Sekarang museum Geologi memiliki penataan baru yang terdiri dari 2 lantai dan terbagi menjadi beberapa ruang pamer yang menempati lantai 1 dan 2.
Di lantai 1 terdapat fosil-fosil binatang purba seperti dinosaurus sedangkan di lantai 2 terdapat koleksi batuan dan mineral yang merupakan bagian dari sejarah kehidupan manusia seperti proses terbentuknya bumi.

Selain sebagai ruang pamer, museum Geologi juga mengadakan kegiatan antara lain penyuluhan, pameran, seminar serta kegiatan survey penelitian untuk pengembangan peragaan dan dokumentasi koleksi.

Jam operasional museum geologi

Museum Geologi bandung buka setiap hari Senin – Kamis mulai pukul 08.00 - 16.00 sedangkan hari sabtu dan minggu buka mulai pukul 08.00 – 14.00 wib. Dan khusus untuk hari jumat dan hari libur nasional, museum Geologi ini tidak beroperasi alias tutup.

Oya, untuk rombongan anak-anak sekolah, museum geologi juga menerima reservasi melalui system online yaitu melalui website museum Geologi www.museum.geology.esdm.go.id
Hal ini tentunya sangat membantu dan memudahkan pengunjung yang ingin datang berkunjung ke museum Geologi Bandung, apalagi banyak sekali pengunjung yang mayoritas adalah pelajar dan datang dari berbagai kota di seluruh Indonesia.

Kesan yang Diperoleh Setelah Berkunjung ke Museum Geologi

Berkunjung ke museum Geologi merupakan sesuatu yang baru bagi anak-anak dan tentunya menarik perhatian. Dan tugas kita sebagai orangtua atau orang yang lebih dewasa adalah mendampingi dan membantu memberikan penjelasan yang dapat dipahami secara mudah oleh anak-anak sesuai usianya.

Dan yang menarik di lantai dua terdapat sebuah ruangan yang didalamnya terdapat area simulasi terjadinya gempa akibat gelombang tsunami. Anak-anak tampak antusias sekali ketika mencoba alat simulasi gempa tersebut. Bahkan kemudian mencobanya berulang-ulang.
Salah seorang keponakan saya yang duduk di kelas 5 SD (sekolah dasar) di salah satu sekolah islam di Cibubur kemudian menceritakan pengalamannya berkunjung ke museum Geologi, Bandung di hadapan teman-temannya di kelas. Respon teman-temannya yang mendengarkan cerita tersebut sangat beragam dan rata-rata ikut antusias dan ingin sekali bisa berkunjung ke museum geologi terutama untuk melihat langsung fosil dinosaurus :).

Jadi yuk manfaatkan tempat-tempat bersejarah yang ada di sekitar kita seperti museum untuk berwisata edukasi bersama keluarga. Anak-anak pasti senang sekali dan tentunya kita pun dituntut untuk se-kreatif mungkin mengemas acara kunjungan tersebut menjadi kunjungan yang penuh petualangan menarik.

Selamat mencoba dan selamat jalan-jalan ke museum ya !

Referensi   : id.Wikipedia.org

No comments:

Post a Comment