Saturday, May 20, 2017

Sei Sapi Bandung, Daging Asap Yang Wajib Kamu Coba

Dari sekian banyak menu makanan olahan daging, sate dan steak merupakan makanan favorit yang sudah dikenal banyak orang. Namun belum banyak orang yang mengenal daging sei sapi alias  daging sapi asap.
 
Saya pertama kali mengetahui daging sei, sekitar beberapa tahun yang lalu, ketika suami dinas ke Kupang dan kemudian pulang membawa oleh-oleh khas Kupang yang salah satunya merupakan daging sei berbentuk daging kering mirip dendeng.

Dan sekarang, di kota Bandung, terdapat sebuah tempat makan baru yang menyajikan hidangan daging sei yang bernama sei sapi Lamalera dan sedang digemari oleh para pecinta kuliner termasuk saya ðŸ˜˜

Daging sei sapi sambal matah dengan tumisan daun pepaya yang endes surendes :)
Berkenalan Dengan Daging Sei 

Daging se’i atau se’i adalah makanan khas yang berasal dari daerah Kupang, Nusa tenggara timur, salah satu provinsi di daerah timur Indonesia. Daging sei berasal dari bahasa Rote yang artinya daging yang diiris tipis memanjang. Awalnya daging sei menggunakan daging rusa akan tetapi karena daging rusa sudah mulai langka dan dilindungi oleh pemerintah maka masyarakat NTT menggunakan daging babi dan daging sapi.

Di daerah asalnya daging se’i ini dibakar menggunakan kayu khusus yaitu kayu kosambi karena tekstur kayu kosambi yang keras (kenyal) dan tahan terhadap perubahan cuaca dipercaya dapat mempengaruhi cita rasa daging.

Daging sei dibakar menggunakan kayu yang jaraknya diatur berjauhan, sehingga bukan api yang mematangkan daging tersebut melainkan asap panasnya, makanya daging sei disebut juga sebagai daging asap. Daging sei paling cocok disantap dalam keadaan panas dan didampingi oleh tumisan paprika atau tumisan daun pepaya serta sambal.

Sei Sapi Bandung Alias Sei Sapi Lamalera

Saya baru tahu kalo sei sapi hadir di kota Bandung setelah membaca postingan salah seorang teman pecinta kuliner, di akun media sosialnya, yang menceritakan tentang lezatnya kuliner sei sapi tersebut. Wah, langsung bikin saya penasaran tuh 😃. Sepertinya akun media sosial memang merupakan salah satu media promosi yang paling ampuh ya? 😃

Kebetulan sekali, rumah makan sei sapi Lamalera ini terletak tak jauh dari area gedung sate, yang sering kami lewati, maka ketika kami sedang dalam perjalanan pulang menuju rumah dan merasa lapar, kami pun memutuskan untuk mampir ke rumah makan sei sapi Lamalera tersebut.

Rumah makan sei sapi Lamalera berlokasi di Jl. Bagus rangin No 24 A Bandung
 
This se'i contain something that make you not remember all your problems.. 
haha nice wall art quotes :)
Rumah makan sei sapi Lamalera menyajikan 3 jenis varian daging, yaitu sei sapi, sei ayam dan lidah asap.

Varian daging sei yang bisa kamu pilih sesuai selera
Menurut saya, selain cara pengolahan dagingnya yang diasap, pilihan sambal yang ditawarkan menjadi  daya tarik yang membuat para pecinta kuliner dan penyuka kuliner pedas untuk mencoba daging sei sapi ini.

Sambal yang ditawarkan terdiri dari 4 pilihan, yaitu sambal matah, sambal luat, sambal ijo, rica-rica dan ada juga lada hitam. Dan sambal luat merupakan salah satu sambal khas Kupang yang wajib kamu coba. Berdasarkan informasi, sambal luat itu terbuat dari campuran cabe rawit, jeruk nipis dan daun kemangi. Wah, seger nih kayaknya :)

4 pilihan sambal yang bisa bikin kamu balik lagi tuk makan daging di sei sapi Lamalera

Satu porsi daging sei sapi dihargai sekitar Rp 20.000 dan tersedia juga menu paket (long board platter) yang bisa disantap beramai-ramai bersama teman atau keluarga.

Hobi kuliner dan suka pedas? Yuk cobain daging sei sapi Lamalera..dagingnya lembut dan sambalnya bikin nagih 😊plus tumis daun pepayanya pun dijamin ga ada rasa pahitnya sama sekali. Must try !

Harga murah meriah sesuai kantong :)

18 comments:

  1. Suami pecinta daging. Boleh juga ini rekomendasinya. Jadi ngiler baca ulasannya. Nanti mau mampir ke sana, penasaran sama daging sei sapi.

    Makasih teh Gita. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah cocok tuh kalo suka daging..dagingnya lembuut :)makasih sama2 teh zia..mdh2an bermanfaat ya:)

      Delete
  2. Duuh ini yang kekinian pisan yaa :D Kirain harganya mahal ternyata masih paslah yaa buat kantong emak-emak irit kaya saya mah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih yg satu ini msh termasuk kuliner kekinian kyknya hehe..dan selain enak harganya juga terjangkau.. itu yg penting :)

      Delete
  3. Ih, aku baru tahu makanan ini. Penasaran, kayak gimana tuh rasanya. Iya ya, harganya gak Mahal. Olahan daging sapi biasanya kan mahal-mahal...

    ReplyDelete
    Replies
    1. biar ga penasaran, wajib kudu segera dicobain atuh yuk teh nia :), ga mahal yah..apalagi ada paket yg buat makan rame-rame gitu :)

      Delete
  4. wahhh.sapi...kesukaan nih, jarang2 makan masakan asap beginian

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih..ternyata tekstur daging sapi asap lebih lembut dibanding daging sapi yang dibakar..jadi kapan nih kulineran di bandung? :)

      Delete
  5. Abis makan ini beneran jadi not remember all the problems, teh Gita...?
    Heehhe....
    Mauu makan juga doonk...

    Aku suka daging.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi.. 5 menit pertama mungkin kali yak :)..yuk yuk yuk kapan kita makan bareng kesana :)

      Delete
  6. Waduh ngacay nih. Enaaak kayaknya tuh si sei. Traktiiir kita dooong hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya enaak :), apalagi kalo ditraktir ya bu yayu ..enak bangeet pastinyah :) ..yuk atuh kita cari sponsor :)

      Delete
  7. Jadi laper, Saya bukan pecinta banget daging sapi tapi kok ngiler liat foto - fotonya yah

    ReplyDelete
    Replies
    1. cobain deh..cocok buat menu makan siang..nasi anget, daging plus sambelnya..widih beneran ladi laper saya juga :)

      Delete
  8. Seporsi cuma dua puluh ribuan mah murce, ya? Kirain sei sapi ini olahan makanan khas Cina. Eh ga taunya dari NTT. Noted, ah. Tar cobain.

    ReplyDelete
  9. iya khas Kupang teh Efi :)..sok atuh cobain..semoga ga bikin ketagihan :)

    ReplyDelete
  10. Halal ngk nih bu?? dagingnya didatangkan dr NTT atau dibuat diBandung?? pls infonya. Ma kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. insyaAllah halal mas Dodo, kalo di daerah asalnya daging sei memang berasal dari b*bi, tapi kalo yang di Bandung, khusus dibuat dari daging sapi.

      Delete