Saturday, September 2, 2017

3 Hal Istimewa Di Acara World #quranhour Di Mesjid Pusdai, Bandung

Sebuah pengalaman yang menarik untuk saya, bisa hadir di acara world quran hour yang diadakan pada hari Kamis lalu, 31 agustus 2017. Bertempat di mesjid Pusdai (Pusat Dakwah Islam), Jl.Diponegoro, Bandung. Pagi itu hadir lebih dari lima ribu jamaah yang memadati ruangan lantai 1 dan lantai 2 masjid Pusdai. Mayoritas masyarakat yang hadir adalah ibu-ibu dan bahkan ada juga anak sekolah yang sengaja datang untuk berpartisipasi dalam acara tersebut.

World #quranhour 09 dzulhijah 1438 Hijriah
Diantara ribuan jamaah ibu-ibu yang hadir di acara world quran hour | foto by Zia

Selain beberapa orang tokoh agama, ustad ustadzah serta hafiz yang hadir di acara tersebut, hadir juga wakil gubernur Jawa Barat yaitu bapak Dedi Mizwar. 

Pak wagub memberikan sambutan setelah kegiatan mengaji bersama selesai dilantunkan. Dan setelah itu hadir sosok ustad Evie Effendie yang memberikan tausyiah singkat dengan topik yang cukup menghibur. ustad Evie Efendie adalah ustad asal Bandung yang sedang digemari oleh anak muda dan juga ibu-ibu, karena cara penyampaian dakwahnya yang santai dan mengena di keseharian anak muda sekarang. Selain itu, yang cukup menarik perhatian adalah Muzamil Hasbalah (anak muda hafiz quran yang viral di internet karena lantunan bacaan qurannya yang indah), terlihat dari setelah selesainya acara, banyak ibu-ibu yang ingin berfoto bareng dengan Muzamil, sampe-sampe jalan menuju pintu keluar sedikit tersendat terhalang oleh mereka yang sedang berfoto. 

Bapak Dedi Mizwar wakil gubernur Jawa Barat di acara world quran hour 09 djulhijah 1438 hijriah | foto by Uwien Budi

Hafiz kembar 3 Hamanis (Hannan, Mannan dan Ihsan) juga cukup menarik perhatian saya | foto by : Nchie Hanie

Dan, berikut ini 3 hal istimewa tentang acara world #quranhour 2017 :

  1. Acara world quran hour ini diadakan secara serentak di berbagai tempat di seluruh dunia. Dan kota Bandung menjadi tuan rumah acara world #quranhour untuk Indonesia.
Bandung mengadakan acara world #quranhour untuk yang kedua kali, setelah world #quranhour pertama yang diadakan pada tahun 2016 lalu (1437 hijriah), di mesjid agung Trans Studio, Bandung, yang kala itu dihadiri oleh sekitar 3500 orang yang datang dari berbagai tempat.

Acara world quran hour ini merupakan pengingat bagi kita supaya kembali kepada alquran, karena keseharian kita yang sering melupakannya. Alquran seringkali dibaca hanya pada saat-saat tertentu saja, seperti misalnya pada acara syukuran, pernikahan dan sebagainya. Bahkan alquran cenderung hanya menjadi pajangan saja di rumah.

Program tahunan world quran hour ini mempunyai tujuan mulia untuk mengajak masyarakat kembali pada alquran, untuk kembali membacanya, menghayati isinya dan kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Di acara  world quran hour tersebut, setiap jamaah yang hadir diberi tugas untuk membaca 1 lembar ayat quran, hingga dalam waktu kurang dari setengah jam, semua surat di dalam alquran selesai dibaca oleh semua jamaah.

 2.  Acara world quran hour yang bertema Nation of Compassion ini disponsori oleh sebuah perusahaan penerbit Alquran terkemuka di Indonesia yaitu Cordoba.

Cordoba memberikan kontribusi melalui berbagi ribuan alquran secara gratis kepada masyarakat yang hadir di acara world quran hour tersebut. Selain itu ada juga hadiah voucher umroh ke tanah suci untuk 1000 orang pertama yang mendaftar melalui layanan sms untuk hadir di acara tersebut.

     3. Sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap acara world quran hour ini, terdapat salah satu sekolah menengah pertama yang khusus meliburkan kegiatan belajar mengajar pada hari itu, dengan tujuan supaya bisa ikut menghadiri acara tersebut. Sekolah menengah pertama tersebut adalah SMPN 27 Bandung, yang tak lain adalah sekolah tempat saya menimba ilmu dulu, selama 3 tahun. Wah, jadi kangen juga nih sama masa-masa SMP dahulu. Lokasi SMPN 27 ini memang terletak tak jauh dari mesjid Pusdai, Bandung, yaitu di daerah Katamso Jl.Yudha Wastu Pramuka (komplek TNI AD).

Acara world quran hour tahun ini, berjalan dengan lancar dan cukup khidmat, dan saya pun merasakan sebuah momen tak terlupakan dimana ketika sedang dibacakan salah satu ayat alquran (surat al-kahfi), air mata saya tiba-tiba menetes tak tertahan. Entah kenapa, yang pasti kala itu saya merasakan sebuah atmosfer luar biasa, dimana suasana begitu syahdu dengan suara lantunan alquran yang dipimpin oleh salah seorang ustad dan kemudian diikuti oleh ribuan jamaah. 

Ya, melalui acara tesebut saya merasa diingatkan kembali akan pentingnya kebiasaan untuk membaca dan menghayati isi alquran, seperti salah satu kutipan dari ustad Evie yang menempel di ingatan saya, yaitu membaca alquran itu hendaknya tak hanya sekedar membaca saja (formalitas), akan tetapi lebih baik apabila kita juga tahu apa arti dari ayat-ayat quran yang kita baca tersebut, dan ketika sudah mengetahui artinya maka hendaknya kita pun mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dan tausyiah dari ustadzah Mimin Aminah pun juga berhasil menohok hampir semua jamaah yang hadir disana, termasuk saya pastinya #eh .Bahwa fenomena yang terjadi saat ini adalah, kita sudah membiarkan Allah cemburu pada gadget kita, terbukti dengan kehadiran gadget yang selalu kita bawa dan baca setiap saat, berbalik 360 derajat dengan alquran. Padahal alquran adalah obat hati sekaligus petunjuk bagi manusia di dunia ini. 

Jadi, sudahkah kita membaca quran hari ini?

Baca juga : Waqaf Quran di Toko Buku Gramedia Bareng Cordoba

Yes, we support world quran hour

2 comments:

  1. Ih, seru banget acaranya. Sayang aku gak bisa ikut. Wikdey sih. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. InsyaAllah tar bisa ikutan di world quran hour taun depan ya Teh Nia :)

      Delete