Saturday, October 28, 2017

Bandung Surga Kuliner, Makanan Enak Harga Terjangkau

Bandung surga kuliner, istilah tersebut tentu sudah tak asing lagi di telinga, khususnya bagi para pecinta kuliner di nusantara. Siapa pun yang hobi jalan-jalan dan makan, kalo udah nyampe di Bandung, sepertinya bisa kalap, pengen nyicip makanan yang ini dan yang itu. Belum afdol rasanya kalo belum nyicipin langsung dan tentu saja kemudian ‘pamer’ di social media haha. Dan jujur, jajanan di kota Bandung memang suka ngangenin.

Tak heran, apabila kemudian, banyak orang Jakarta yang sengaja datang berkunjung ke Bandung (baca : bolak-balik Jakarta-Bandung-Jakarta), hanya demi mencicipi makanan yang ada di Bandung. Saat ini, jarak dari Jakarta ke Bandung memang dapat ditempuh hanya dalam waktu kurang lebih dua jam saja. Maka setiap weekend, kota Bandung pun penuh oleh para wisatawan yang datang dari luar kota khususnya Jakarta.
Dan sarapan di bandung pun bukan menjadi suatu keniscayaan lagi, sebagian orang sengaja datang ke Bandung hanya untuk menikmati sebuah menu sarapan.

Berikut ini beberapa menu sarapan di Bandung yang bisa dinikmati bareng keluarga atau teman :

    1. Kupat tahu Gempol

Sesuai namanya, penjual kupat tahu Gempol terletak di jalan Gempol, yang berada di kawasan jalan Dago (di kawasan Jalan Sultan Tirtayasa). Kupat tahu Gempol ini sudah ada sejak lama, dan masih bertahan hingga sekarang. Kupat tahu merupakan makanan khas Bandung yang terdiri dari irisan ketupat yang diberi potongan tahu goreng dan diberi sedikit taburan toge, yang kemudian disiram oleh kuah kacang yang gurih. Sepiring kupat tahu akan lebih nikmat apabila dimakan dengan kerupuk aci.  (fyi kupat adalah bahasa sunda yang artinya ketupat). Karena disukai banyak orang, maka tak heran sekitar jam 11 siang kupat tahu nya sudah habis.

    2. Toko kue Sari-Sari

Tak jauh dari jalan Gempol, Bandung, terdapat sebuah toko kue yang bernama toko Sari-Sari. Toko Sari-Sari tersebut menjual berbagai macam jenis kue basah termasuk diantaranya menu sarapan seperti nasi kuning, nasi uduk, nasi gudeg dan masih banyak lagi. Menu sarapan tersebut bisa dinikmati di tempat dengan ditemani segelas teh tawar hangat (free of charge) yang menurut saya Bandung banget. Karena selama kulineran, hanya di kota Bandung, yang penjual makanannya menyediakan minuman gratis berupa teh tawar hangat (cmiiw).
    3. Bubur ayam pak Zaenal

Masih di sekitar Bandung Utara, di dekat pasar Simpang Dago, terdapat penjual bubur ayam yang cukup dikenal. Yaitu bubur ayam pak Zaenal. Bubur ayam pak Zaenal mempunyai ciri khas yaitu buburnya yang lembut, kental dan gurih, karena diolah menggunakan santan kelapa. Satu porsi bubur ayam special dihargai Rp 15.000, tapi bisa juga dipesan dalam ukuran setengah porsi, karena porsinya lumayan besar untuk sebuah menu sarapan.

Nah, selain ke tiga pilihan menu sarapan diatas, masih banyak tempat sarapan di Bandung yang menjadi daya tarik bagi pecinta kuliner. Sekarang, banyak juga café-café atau restoran yang menawarkan paket menu sarapan yang lebih sehat dan modern yang cenderung disukai oleh kalangan muda.

Seperti halnya salah satu gaya hidup jaman sekarang, banyak orang yang mulai beralih dengan mengkonsumsi buah-buahan sebagai menu sarapan. Baik itu berupa buah potong segar ataupun diolah dalam bentuk jus.

Jadi, apapun menu sarapanmu, makanlah dengan porsi secukupnya, jangan kalap apalagi sampai nambah 😙.

Salam..

2 comments: