Hari Senin pertama di bulan Januari 2019 (07/01) sekitar pukul setengah sembilan pagi, saya sudah berada di kawasan Braga. Sepakat bertemu dengan beberapa orang teman wanita untuk membahas sebuah pekerjaan sambil ngopi-ngopi cantik.

Kami pun memilih untuk bertemu di sebuah hotel yang ada di jalan Braga. Lokasi yang strategis dan mudah dijangkau karena berada di tengah jantung kota Bandung (dekat Alun-Alun Bandung).

Pagi hari berada di jalan Braga memberikan sedikit suasana yang berbeda untuk saya. Ada sekilas kenangan yang hinggap, teringat ketika dulu pernah melakukan beberapa aktifitas tak terlupakan di seputar jalan Braga. Ya dulu saya sempat melakukan sesi foto prewedding di jalan Braga bersama  calon suami (kala itu). Jalan Braga memang memiliki nilai sejarah. Untuk warga Bandung dan khususnya untuk saya hihi😁.

Jalan Braga sepuluh tahun yang lalu dan jalan Braga saat ini sepertinya tidak banyak mengalami perubahan. Mungkin ada beberapa yang berubah namun tidak terlalu signifikan, mengingat kawasan Braga merupakan kawasan cagar budaya yang memiliki banyak historical building peninggalan jaman Belanda. 

Dan kita pun dapat dengan mudah mengenali bangunan mana saja yang sudah mengalami perubahan. Seperti hal nya dengan sebuah bangunan hotel yang akan saya kunjungi pagi ini. Sebuah hotel baru rasa lama dengan historical building yang masih begitu melekat pada gedung tersebut.

Welcome To Hotel De Braga By Artotel

Berlokasi di eks gedung Sarinah, sekarang sudah berdiri sebuah hotel berlantai 14 yang bernama hotel De Braga by Artotel. Hotel yang berada di bawah naungan Artotel Indonesia Group tersebut baru diresmikan pada bulan Agustus 2018 lalu.

Hotel De Braga by Artotel berlokasi sekitar 20meter dari perempatan jalan Naripan dan Jalan Braga



de braga by artotel
Hotel De Braga by Artotel Jalan Braga Nomor 10 Bandung

Memasuki area hotel saya disambut oleh sebuah pintu kaca dengan sticker warna-warni yang cantik. Jujur tadinya saya pengen berfoto disitu tapi ga jadi hehe. Dan akhirnya saya  berfoto di sebuah dinding dengan gambar mural abstrak berwarna terang yang rupanya terinspirasi dari warna bunga khas Bandung yaitu bunga Patrakomala dan bunga Flamboyan. .

Pintu masuk hotel De Braga by Artotel


de braga by artotel
 Gambar mural abstrak hasil karya seniman @erwinwindupranata ini merepresentasikan kehidupan masyarakat Bandung yang dinamis dan haus akan unsur kebaruan.

 Sarapan Di Hotel De Braga By Artotel


Sambil menunggu teman yang belum datang saya pun menuju ke Kunst Bistro, area tempat makan tamu hotel yang terletak di lantai 3. Keluar dari dalam lift saya disambut oleh sebuah ruangan yang sangat playful dengan warna-warni mural di bagian dindingnya. Serta perpaduan warna kursi yang eyecatching dengan corak lantainya yang bernuansa monokrom. Instagramable banget nih.








Gambar mural di dinding area makan Kunst Bistro ini merupakan hasil karya seorang seniman bernama @agugn

Setelah puas foto-foto dan semua teman pun sudah datang, kami pun sepakat untuk memilih sebuah spot di area outdoor yang sangat nyaman. Beralaskan hamparan rumput sintetis berwarna hijau tempat tersebut terasa sangat pas sekali menemani kami untuk ngobrol seru sambil sarapan pagi.







Apalagi menu-menu sarapan yang tersedia di hotel De Braga by Artotel ini sangat beragam, mulai dari aneka makanan berat seperti nasi kuning, bubur ayam, nasi goreng, hingga makanan penutup seperti puding, buah-buahan segar, salad dan kue-kue tradisional yang menggoda mata. Semuanya dihidangkan untuk memenuhi selera makan para pengunjung yang datang ke hotel De Braga by Artotel.

Baca juga : Hotel Sandalwood Hotel Bintang 4 di Lembang ang Recommended

Dan yang menarik setiap weekend (Sabtu dan Minggu) pihak hotel menyediakan menu istimewa berupa nasi tumpeng lengkap dan Awug. Awug adalah makanan khas Bandung yang terbuat dari tepung beras dan berisi gula merah. Enak banget deh, makannya pake taburan kelapa gitu.Sayang kami datang di hari Senin hehe. Tapi ternyata masih banyak makanan khas Bandung lainnya yang disediakan oleh pihak hotel. Saya langsung kabita dan langsung sarapan dengan menu kue-kue tersebut.

Sarapan nasi kuning ditemani setangkai bunga warna pink yang cantik

 
Tempat nasi kuningnya unik ya

Ada kue Ali Agrem khas Bandung (warna coklat) yang rasanya enak banget n ngangenin

 
Jarang-jarang ketemu makanan khas Bandung kayak gini. Laff banget dehh sarapan disini

 
Roti ini berhasil mengalihkan perhatian saya, wadahnya pun terbuat dari roti lho..unik ya

Konsep Menarik Hotel De Braga By Artotel


Sebuah hotel tentu memiliki konsep masing-masing. Yang diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang ingin menginap di hotel tersebut. Begitupun dengan hotel De Braga by Artotel ini.

Berikut ini 8 konsep menarik hotel De Braga by Artotel yang menjadikan hotel ini wajib kunjung :

      1.   Berlokasi diantara dua jalan yang memiliki banyak nilai sejarah di kota Bandung, yaitu jalan Braga dan jalan Asia Afrika.
      2. Dikelilingi oleh berbagai macam tempat tujuan wisata menarik seperti gedung Merdeka, Pasar Baru, Braga City Walk, Toko Kopi Djawa dan masih banyak lagi. Jadi pengunjung hotel yang ingin jalan-jalan bisa mengunjungi tempat-tempat tersebut, cukup dengan berjalan kaki saja.
      3. Memiliki jumlah total 112 kamar dengan tiga tipe yaitu tipe 25, tipe 35 dan tipe suites. Ketiga tipe kamar tersebut menawarkan berbagai macam fasilitas sesuai kebutuhan. Dan beberapa kamar memiliki interior desain yang berbeda dengan tema-tema menarik seperti doodle, luar angkasa dan sebagainya.


       Bed room tipe 25 dengan background nuansa luar angkasa. Rates start from IDR 850.000

      4. Memiliki area restoran (dining room) yang nyaman, dengan interior desainnya yang kreatif dan kasual. Dan menyediakan layanan 24 jam bagi pengunjung hotel yang ingin menikmati berbagai macam menu makanan hotel mulai dari menu lokal, menu Asia dan menu internasional. Oya di area depan hotel terdapat sebuah café yang bisa digunakan untuk nongkrong cantik bareng teman atau relasi kerja.


Ca.    Café B10 (baca : Bi Ten) sebagai singkatan dari alamat jalan Braga nomor 10.

   
Minumannya seger bangeet


     

Ngobrol seru sambil menikmati suasana jalan Braga


      5. Memiliki 6 meeting room / meet space yang terletak di satu lantai dan dapat digunakan untuk  mengadakan berbagai macam event. Setiap meet space memiliki ukuran berbeda yang kapasitasnya bisa diatur sesuai kebutuhan.



Contoh Meet Space dengan Classroom type



Contoh Meet space dengan U-shape type
     
       
       6.  Memiliki area kolam renang dengan pemandangan kubah masjid yang menurut saya sangat cantik dan menarik.
 
Kolam renang berada di area lantai 3 (dekat lift)

 
        Pemandangan dari samping kolam renang hotel De Braga, beneran ini aslinya cantik banget lho. Berasa dimanaa gitu hehe
     
      7. Hotel de Braga by Artotel memiliki konsep bangunan arsitektur bersejarah Art Deco yang dipadukan dengan Tea Walking Concept Experience
      8. Bekerjasama dengan para seniman berbakat hotel De Braga by Artotel rutin mengadakan berbagai macam event . Baik itu event bulanan maupun event tahunan. Dan ada salah satu event yang cukup menarik yaitu event #artotelforHOPE . Event tersebut merupakan event tahunan yang sudah diadakan untuk ke 3 kalinya. Event #artotelforHOPE yang diadakan pada bulan Desember 2018 ini membawa misi untuk melindungi hutan di Kalimantan Timur, bekerjasama dengan YKAN (Yayasan Konservasi Alam Nusantara).
        Jadi setiap pengunjung yang datang bisa ikut berkontribusi dengan memberikan donasi sebesar Rp 10.000.
 
Setiap donatur untuk program #artotelforhope boleh menuliskan harapannya masing-masing di selembar daun yang dibuat dari kertas recycle. Dan ditempel menjadi bentuk pohon. Nice concept.


FYI Selain di kota Bandung, Hotel By Artotel ini juga terdapat di kota Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Bali, Surabaya dan Malang. Dan desain hotel di setiap kota tersebut berbeda-beda satu sama lainnya lho. Menarik ya. Dan saya suka banget dengan hotel yang memiliki konsep art seperti ini. Ga heran kata Artotel yang merupakan perpaduan dari kata Art dan kata Hotel bekerjasama dengan para seniman lokal dalam mendesain setiap ruangan yang ada. Dan ada 7 orang seniman lokal berbakat yang ikut berkontribusi dan karyanya bisa kita nikmati di hotel De Braga by Artotel. Yaitu Argya Dyaksa, Erwin Windu Pranata, Riandy Karuniawan, Radhinal Indra, addy Debil, Elfandiary dan Agugn. 

Beberapa hasil karya seniman yang dipasang di dinding lantai 2 lobby area meeting

So hotel De Braga by Artotel ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk man-teman yang akan berkunjung ke kota Bandung dan ingin menginap di hotel yang artsy, nyaman, dan strategis.



Outdoor area yang cozy di Kunst Bistro hotel De Braga by Artotel

De Braga by Artotel
Jl.Braga no 10 bandung
IG : @debragabyartotel




Hello 2019..
Goodbye 2018 !

Dan ga ada kata terlambat untuk segera mulai nulis postingan pertama sebagai pembuka di tahun 2019 ini. Baiklah saya pun memutuskan untuk menulis tentang my best nine 2018 photos on instagram. Yap hanya karena saya lagi hobi update foto di instagram dibanding update status di facebook atau twitter.  #TanyaKenapa

Dan berdasarkan hasil postingan my best nine 2018 on instagram milik saya, selama tahun 2018 kemarin saya sudah memposting foto sebanyak 541 buah foto lho. Yang dilengkapi dengan  total jumlah likes sebanyak 18.664 likes. Dan apakah itu termasuk banyak?  Well, setidaknya dari hitungan tersebut itu artinya setiap harinya saya pasti posting minimal satu foto. One day one photo. Dan alangkah akan lebih baiknya kalo photo tersebut diganti jadi one day one article. Semoga bisa *maunya sih begitu *konsisten itu berat . Hehe.


Buat saya memposting foto di instagram itu memang menyenangkan, saya memang hobi memotret objek atau benda-benda yang ada di sekeliling saya, yang menurut saya cukup menarik untuk diabadikan dan sayang untuk dilewatkan. Terlebih saya juga mem-follow beberapa akun instagram yang memberikan challenge harian untuk memposting foto di instagram sesuai tema. Mau ikutan juga? Cobain deh. seru lho.

Dan berikut ini adalah 9 foto yang masuk ke dalam kategori best nine 2018 photos on instagram milik saya.

1. Foto pemandangan kota Bandung. Taken from 16 floor gedung Greko jl. A.Yani Bandung




2. Foto makanan (kue brownies khas Bandung yang terkenal itu)


Btw foto ini adalah postingan foto berbayar dengan jumlah likes 162


3. Foto minuman (jus mangga). Taken at Akasya cafe


 
 Dan ternyata foto ini diposting di awal tahun 2018 lalu, tepat di tanggal 1 Januari 2018.

4. Foto makanan (chocolate mousse cake) yang rasanya enak banget. Taken at 180 Coffee Shop Jl Ganesha, Bandung.




5. Foto makanan (ikan bambu pedas) khas Lombok. Taken at Akasya cafe, Dago resort, Bandung



6. Foto makanan (beef steak). Taken at Ambrogio Cafe, Jl Lombok, Bandung



7. Foto tangga di Kampung Warna Cibunut, Bandung




8. Foto minuman (Raspberry Peach) taken at Ambrogio Cafe, Jl Lombok, Bandung



9. Foto pemandangan kota Bandung, Taken from Pasar Pinuh, Greko Creative Hub




Hmm, setelah dirinci satu persatu ternyata dari 9 postingan foto my best nine 2018 photos saya di instagram, didominasi oleh foto makanan saudara-saudari haha.

Terlepas dari saya yang memang doyan kulineran, foto makanan atau minuman yang fotogenik memang sayang banget untuk dilewatkan. Dan FYI food photography merupakan salah satu kategori foto yang paling banyak digemari oleh kaum perempuan. Dan tau ga sih kalo 4 dari 6 foto makanan / minuman yang saya foto tersebut adalah makanan/minuman milik orang lain alias bukan milik saya sendiri. Haha

Karena dengan punya hobi moto makanan ini, kita jadi punya kebiasaan baru yaitu sengaja memesan menu makanan atau minuman yang tampilannya menarik alias fotogenik. Tentunya dengan tujuan supaya layak untuk diposting (baca : dipamerkan) di akun instagram masing-masing. Fenomena jaman sekarang nih.

So, bagaimana pendapat man-teman tentang fenomena tersebut? dan foto-foto tentang apa saja yang jadi best nine photo 2018 di instagram man-teman?Share yuk disini..