Sejak bergabung dengan komunitas blogger, banyak sekali ilmu baru yang saya peroleh yang berkaitan dengan kegiatan blogging. Kegiatan blogging tak hanya sekedar menuangkan segala hal yang ada di pikiran kita melalui tulisan dan mempostingnya di internet. Namun melalui blogging kita juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan melalui postingan berbayar ataupun melalui iklan. . 

Ya sebagai seorang blogger kita bisa memaksimalkan blog yang kita miliki dengan memasang iklan di blog milik kita. Permohonan untuk memasang iklan tersebut bisa kita ajukan melalui sebuah platform yang bernama google adsense.

Sebenarnya saya sendiri baru berkenalan dengan google adsense ini dan belum tahu banyak tentang fitur-fitur apa saja yang bisa kita manfaatkan untuk bisa mendapatkan penghasilan tambahan melalui iklan tersebut. Dan ketika dapat informasi kalo komunitas KEB (Kumpulan emak blogger) akan mengadakan sebuah kegiatan #KEBelajar yang membahas soal iklan google adsense ini, saya pun langsung tertarik dan ingin tahu lebih banyak lagi. 


Belajar bersama Komunitas KEB Kumpulan Emak Blogger #KEBelajar



Karena ada kaitannya dengan iklan, di acara #KEBelajar kali ini KEB berkolaborasi dengan ProPs (PT Promedia Punggawa Satu) sebuah perusahaan yang bergerak di bidang periklanan yang fokus di media internet.  ProPs merupakan partner google (google channel partner for publisher) yang didirikan pada tahun 2016 oleh Edi Taslim dan Ilona Juwita yang sudah memiliki pengalaman selama 15 tahun di industry Publishing.  Jadi tak heran kalo beberapa publisher besar seperti Hipwee, Female Daily, Mommies Daily, Gue Sehat, Bareksa, Boombastis dan Resep Koki sudah menggunakan jasa ProPs.

Di acara #KEBelajar ini hadir Mba Mira Sahid selaku founder Komunitas KEB serta Mba Ilona Juwita dari ProPs sebagai pemateri yang mengulas tentang monetisasi ala blogger dan hal-hal penting apa yang harus kita perhatikan apabila kita ingin memaksimalkan pendapatan lewat iklan. 


Di awal acara Makpon Mira Sahid mengulas tentang pentingnya Personal Branding

Sebagai Google channel partner, ProPs dapat memanfaatkan Google double click exchange* untuk monetisasi inventory iklan publisher | info lengkap www.props.id



Ilona Juwita, Founder Props


5 Langkah Jitu Memaksimalkan Pendapatan Lewat Iklan #KEBelajar x ProPs


Berdasarkan pemaparan mba Ilona ada 5 poin penting yang harus kita perhatikan apabila kita ingin memaksimalkan pendapatan lewat iklan (google adsense) :

  1. Mobile first , artinya pilihlah template blog yang mobile look (mobile friendly) karena saat ini sebagian besar orang mengakses internet melalui smartphone nya. Jadi pastikan tampilan blog kita mobile friendly supaya bisa diakses dengan cepat serta dapat dibaca dengan baik dan nyaman oleh para pengguna internet.
  2. Tidak menaruh ads widget di sebelah kanan. Ads widget alias advertiser widget adalah widget iklan yang bisa kita pasang di blog kita sesuai kebutuhan. Sebaiknya kita tidak menaruh ads widget tersebut di sebelah kanan dengan pertimbangan apabila kita menggunakan fitur mobile friendly maka ads widget yang berada di sebelah kanan tersebut, otomatis akan turun ke bagian bawah. Dan berdasarkan pengalaman posisi ads widget yang ada di tengah-tengah artikel biasanya memiliki peluang untuk lebih banyak di klik oleh pembaca dibanding ads widget yang ada di bagian bawah.
  3. Manfaatkan ads manager. Di dalam fitur google adsense terdapat fitur ad manager yang bisa membantu kita dalam mengatur iklan yang ditampilkan versi mobile di blog kita. Dengan memanfaatkan ad manager iklan yang kita pasang akan lebih tepat sasaran dan bisa mendapatkan lebih banyak klik.
  4. Kenali masalah utama terkait monetisasi iklan, seperti website performance ( jumlah trafik dan kualitas website), layout & desain website (ukuran iklan, viewability rendah), optimalisasi platform iklan (adsense  atau ad exchange) dan page latency (terlalu banyak plugin).


  5. Miliki konten menarik yang berlaku untuk global audience.  Dalam hal ini milikilah blog atau website yang bisa dinikmati oleh seluruh pembaca di seluruh dunia. Jujur hal ini tidak pernah terfikir sebelumnya oleh saya. Duh jadi berasa kudet banget nih. Hehe. Padahal nyatanya pengguna internet itu sangatlah luas sekali, tak hanya di Indonesia saja. Jadi mba Ilona menyarankan alangkah lebih baik apabila kita memiliki blog atau website berbahasa Inggris (bahasa yang umum digunakan di seluruh dunia). Kita bisa memilih tema yang ever green (tema global) seperti tentang travelling, tentang hobby (Do It Yourself) dan masih banyak lagi. Dan apabila kita memiliki keterbatasan dalam bidang bahasa, kita bisa bekerjasama dengan jasa penerjemah. Bagaimana tertarik?

So kesimpulannya dunia blogging ini sangat luas dan sangat menarik, masih banyak hal-hal yang harus kita pelajari dan harus kita praktekkan, apabila kita ingin memaksimalkan pendapatan melalui iklan atau bentuk monetisasi blogger lainnya.  

Kesan Mengikuti Acara #KEBelajar


Oya kegiatan #KEBelajar ini adalah acara kedua bersama KEB yang saya ikuti setelah acara arisan ilmu bersama emak blogger heits Anisa Steviani yang diadakan pada tahun 2017 lalu. Alhamdulillah materi yang diberikan sangat bermanfaat karena erat kaitannya dengan dunia blogging. Jujur saya pengen tahu lebih banyak soal monetisasi blog melalui iklan google adsense ini. Tempo hari waktunya terasa sangat singkat, apalagi belajarnya sambil ditemenin cemilan enak ala cafe Ngopdoel. Jadi agak-agak kurang fokus gitu jadinya hihi.




Kuis seru berhadiah di tengah acara






Mudah-mudahan akan lebih banyak lagi acara-acara bermanfaat lainnya yang diadakan oleh KEB.
.
Thankyou KEB ! Thankyou ProPs !


 


Instagram ProPs : @props_indonesia







Dari sekian banyak tempat wisata berkonsep outdoor yang ada di kota Bandung, baru kali ini saya menemukan tempat wisata yang kids friendly, edukatif dan penuh imajinasi ala negeri dongeng.Tempat wisata tersebut bernama Fairy Garden, sebuah tempat wisata baru yang terletak di daerah Lembang, Maribaya. Lokasi Fairy Garden ini tepat berada di depan area wisata The Lodge Maribaya. 

Dan sebagai salah satu unit bisnis dari The Lodge Group, Fairy Garden menawarkan konsep family edutainment park, dengan target market anak-anak, remaja maupun dewasa.



Selamat Datang Di Fairy Garden, Lembang


Setelah berkendara selama 30 menit dari daerah Dago, Sabtu pagi (16/01) itu saya dan teman-teman tiba di Fairy Garden, Lembang. Dan begitu memasuki pintu masuk, kami disambut oleh beberapa orang peri dengan tampilannya yang unik dan ceria.
Wow peri? Iya peri. Karena sesuai dengan namanya Fairy Garden, di tempat ini kita bisa bertemu dengan para peri yang akan menghibur kita.


Selamat datang di istana para peri


Jalan-jalan di Fairy Garden memang menyenangkan. Apalagi di area Fairy Garden ini terdapat 4 tema utama yang bisa kita kunjungi dan eksplorasi. Ke empat tema tersebut adalah Art Factory, Florania, Lola’s Library dan Woodland. Dimana masing-masing tema menyediakan berbagai macam aktifitas yang dirancang sedemikian rupa supaya bisa mengakomodasi kebutuhan anak.

Art Factory


Di Art Factory anak-anak bisa belajar menggambar. Yang akan dipandu oleh seorang peri kreatif yang energik yang bernama Kai (art fairy).


Kai seorang art fairy yang kreatif dan energik


belajar menggambar bersama peri Kai (foto : IG @fairygardenbandung)

Florania


Di Florania anak-anak bisa belajar menanam tanaman berjenis sukulen (mini suculent). Yang akan dipandu oleh seorang peri bunga cantik yaitu peri Lilian.


Peri Lilian (foto : IG @fairygardenbandung)



Lola’s Library


Di Lola’s Library anak-anak diajak untuk gemar membaca. Dan ada Opa Will dengan buku ajaibnya yang akan mendongeng berbagai macam cerita menarik. Opa Will dibantu oleh seorang peri buku yang bernama Clio.


Opa Will dan asistennya Clio seorang peri buku (foto : IG @fairygardenbandung)

Berfoto dulu bareng Opa Will yang baik hati



Woodland


Di area Woodland terdapat beberapa wahana bermain untuk anak seperti bouncy castle, area horse riding (naik kuda), jungkat-jungkit, trampolin, kandang kelinci, dan spot foto bareng burung hantu.
















 Fairy Garden bekerja sama dengan ibu Anya Madiadipoera (dari Nuart Sculpture Park) sebagai konseptor patung2 dan karakter yang ada di Fairy garden. Keren !

Baca juga : Berkunjung Ke Galeri Seni Nuart..Tempatnya Keren Banget lho

Wah kayaknya man-teman jadi pada penasaran n ga sabar pengen ajak anak-anak untuk segera berkunjung ke Fairy Garden ini ya hehe. Apalagi Fairy garden juga ramah dan aman untuk dikunjungi oleh orangtua ataupun kaum disabilitas.


Foto Bareng Peri di Fairy Garden



Anak-anak seneng banget bisa foto bareng peri di Fairy Garden

Dan yang menarik di tempat ini disediakan fasilitas sewa kostum bagi para pengunjung. Berupa sayap peri ataupun sayap plus kostumnya. Jadi anak-anak bisa berkhayal dan berimajinasi seolah-olah sedang berada di negeri dongeng. Wah seru yaa. Oya kostum dan sayap peri yang cantik ini adalah hasil rancangan seorang desainer ternama asal kota Bandung yaitu Deden Siswanto. Dan harga sewa untuk sayap peri yaitu Rp 35.000 sedangkan untuk sewa sayap + kostum dikenakan biaya Rp 60.000

Salah seorang pemenang kontes foto Looks like a fairy yang diadakan oleh Fairy Garden (foto : IG @fairygardenbandung)

Tersedia juga kostum dan sayap ala peri untuk orang dewasa (foto : IG @fairygardenbandung)

Selain bisa berfoto ala peri, di Fairy garden kita juga bisa berfoto ala-ala gypsy lho. Saya dan teman-teman pun tak mau ketinggalan untuk berfoto bareng pake kostum gypsy. Haha.


Coba tebak saya yang mana ya? hihi

Flower Shows And Farmers Market (14 februari – 17 februari 2019)


Oya, selain ke empat tema tersebut, Fairy Garden by The Lodge juga mengadakan event-event yang ga kalah menarik lainnya seperti Flower Show n Farmers Market. Sebuah event yang bertema bunga dan sayuran yang sudah diselenggarakan untuk kedua kalinya. Acara Flowers Show yang bertemakan tanaman ini terinspirasi dari salah satu wahana yang ada di Fairy Garden yaitu Florania. Dimana anak-anak diajarkan untuk mencintai dan merawat tanaman

Adapun tujuan utama dari diadakannya Flower Shows & Farmers Market adalah untuk membuka peluang usaha para petani lokal agar dapat mempromosikan dan menjual hasil perkebunan dan pertaniannya seperti tanaman, bunga, sayuran dan buah-buahan. 


selamat datang di Fairy Garden Flowers Shows & Farmers Market











Menarik juga ya konsepnya. Sebuah kolaborasi antara para penduduk lokal dengan pihak Fairy Garden sebagai pengelola tempat wisata. Yang insyaAllah bisa terus terjalin dan bisa saling menguntungkan.

Di acara Flower Shows dan Farmers Market ini, selain pengunjung bisa membeli berbagai macam tanaman dan sayur-sayuran hasil kebun petani lokal, pengunjung juga disuguhi oleh berbagai macam pertunjukkan menarik seperti special cabaret performance (bertema cinta terlarang antara peri dan manusia) yang dimainkan oleh para peri dan magic guardian, mini games seperti fun farming (belajar menanam sayuran), gold mining (belajar menambang emas) dan gold smithing (belajar membuat kalung emas). Anak-anak pasti suka ! Dan acara Flower Shows dan Farmers Market ini juga didukung oleh Mulberry Hill by The Lodge, sebuah resort naungan The Lodge Group yang berjarak 500m dari Fairy Garden.

Tiket Masuk Fairy Garden


Untuk bisa masuk ke area wisata Fairy Garden, pengunjung dikenakan biaya tiket masuk: Rp 35,000 (Fairy Garden + Flower Shows & Farmers Market) dan
Rp 50,000 (The Lodge Maribaya + Fairy Garden + Flower Shows & Farmers Market).

FYI semua biaya yang terkumpul dari setiap tiket masuk The Lodge Maribaya disisihkan sebesar Rp 1.000 melalui The Lodge Foundation, sebuah organisasi yang bertujuan untuk memberdayakan warga lingkungan sekitar tempat wisata The Lodge Maribaya. Anak-anak warga desa Cibodas yang tinggal di sekitar The Lodge pun dilatih dalam seni budaya, lingkungan hidup dan pendidikan.

Fairy Garden by The Lodge 
Jalan Maribaya Timur No. 1 RT 01/RW 10 Desa Cibodas, Lembang, Kab Bandung Barat, Jawa Barat 40391
Instagram : @fairygardenbandung
www.fairygarden.co.id










Pengalaman Tak Terlupakan Jalan-jalan Ke Pulau - Indonesia terkenal sebagai sebuah negara kepulauan. Banyak sekali pulau-pulau indah yang tersebar di seluruh nusantara dan sangat menarik untuk dikunjungi. Dan buat saya jalan-jalan ke pulau adalah sebuah hal yang sangat menyenangkan. Walaupun baru pernah mengunjungi dua pulau saja, berkunjung ke pulau menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan untuk saya. Sampai sekarang saya selalu ingat pengalaman ketika pertama kali mengunjungi Pulau Samalona di Makassar dan Pulau Dewata alias Pulau Bali beberapa tahun silam.


Jalan-jalan ke Pulau Samalona


Tak terasa ternyata hampir 9 tahun yang lalu saya berkunjung ke Pulau Samalona. Sebuah pulau yang berjarak sekitar 2 km dari bibir pantai Losari, Makassar. Waktu itu saya dan suami  sedang tinggal di kota Makassar, dan kebetulan ada ibu mertua yang datang berkunjung. Kami pun ingin mengajak beliau untuk berjalan-jalan ke Pulau Samalona sambil menikmati cuaca cerah di hari Minggu.