Cari Laptop Premium ? HP Luncurkan Laptop Spectre x360 Yang Bakal Bikin Kamu Mupeng - Menjelang akhir tahun banyak sekali event menarik yang diadakan di kota Bandung. Termasuk salah satunya yaitu acara launching laptop terbaru dari HP (Hewlett Packard). Yap, di bulan Desember 2019 ini HP Inc Indonesia mengadakan roadshow peluncuran laptop terbarunya yaitu seri Spectre x360. Dan Bandung menjadi kota ke empat tempat diadakannya launching laptop terbaru HP tersebut setelah Surabaya, Medan dan Jogjakarta.

Jujur saya penasaran sama seri laptop premium dari perusahaan teknologi terbesar di dunia asal Amerika ini. Mengingat  merk laptop yang pertama kali saya miliki adalah laptop merk HP (Hewlett Packard). Si laptop kesayangan yang sudah menemani selama hampir 8 tahun. Dan masih awet sampai sekarang.

Dan di acara launching laptop terbaru HP kali ini, saya yakin wishlist saya dan kamu untuk tahun 2020 mendatang pasti akan bertambah. Uwuwu *siap-siap mupeng mode on

HP Spectre x360 memiliki desain premium, indah dan eksklusif

Bandung, 18 Desember 2019 HP (Hewlett Packard) Inc Indonesia Memperkenalkan Laptop Terbarunya HP Spectre x360

Berlokasi di Saka Bistro café & bar, Jalan Karang sari nomor 2 Bandung, acara launching laptop terbaru dari HP dihadiri oleh beberapa tamu undangan dan juga rekan-rekan media serta blogger. Alhamdulillah cuaca siang itu cukup cerah setelah beberapa hari sebelumnya Bandung selalu diguyur hujan.


Begitu memasuki pintu masuk café, saya disambut oleh sebuah Experience Area laptop HP yang memajang beberapa seri laptop HP x360 seperti HP Pavilion 13, HP Pavilion x360, HP Envy 13 dan tentu saja HP Spectre x360. Sekilas tampilan laptop tipis itu langsung bikin saya mupeng nih.

Baca juga : Laptop Swift 3 Acer Edition, Laptop Tipis Dengan Harga Terjangkau



Selepas makan siang, acara yang dimulai sekitar pukul 13.00 wib tersebut pun dimulai. Bapak Hansen Wijaya selaku Indonesia Consumer Personal System Lead HP Inc hadir di awal acara dan memperkenalkan inovasi dari PC premium HP Spectre x360 terbaru yang merupakan laptop konvertibel terkecil di dunia. Memiliki ukuran 13 inchi dengan berat 1,3 kg laptop Spectre x360 ini sangat ringan dan cocok untuk mendukung lifestyle dengan mobilitas tinggi.


Laptop Spectre x360 dilengkapi dengan fitur canggih dan teknologi kemananan yang mendukung aktifitas pekerjaan dan pribadi. 


Desain premium dengan bezel display tipis nyaris borderless dan memiliki performa dua kali lipat dibandingkan seri terdahulu.

Laptop Spectre x360 memang ditujukan bagi mereka yang lebih sering menghabiskan setengah waktunya di luar rumah. Khususnya para professional muda yang fasih akan dunia digital, menginginkan teknologi yang eksklusif serta membutuhkan performa tinggi sehingga nyaman dalam bekerja.  

Oya ada yang menarik sesaat sebelum acara dimulai, saya mengikuti sebuah sesi lomba foto produk laptop terbaru HP menggunakan teknik flatlay fotografi. Dan ini adalah salah satu angle laptop Spectre X360 yang berhasil saya foto menggunakan kamera smartphone. Ga menang sih, tapi lumayan deh buat nambah-nambah stock foto buat di upload di instagram hehe.

Baca juga : Rekomendasi Smartphone Untuk Milenial Yang Hobi Foto-foto


www.instagram.com/sarrahgita

5 Alasan Kenapa Laptop HP Spectre X360  Is One Of My Wishlist For 2020


Sebagai seorang freelance blogger yang sering menggunakan laptop dalam aktifitas sehari-hari. Tentu saja laptop HP Spectre x360 ini bikin saya mupeng banget. Tapi mengingat  harga laptop ini dibandrol mulai Rp 19.999.000 (kualitas premium memang sebanding dengan harga yang premium pula), laptop HP Spectre x360 ini saya simpan ke dalam wishlist dulu deh hehe. Dan ini 5 alasan utama kenapa laptop canggih ini jadi incaran saya :

  1. Sizenya yang compact, ringan dan praktis dibawa kemana-mana. Dengan ukuran 13 inchi dan berat 1,3 kg saja.
  2. Kapasitas baterainya yang tahan lama hingga 22 jam. Jadi saya ga perlu repot-repot cari colokan ketika bekerja menggunakan laptop di luar rumah.
  3. Memiliki fasilitas pen dan layar sentuh. Cocok banget buat saya yang tertarik dengan desain mendesain yang berhubungan dengan menggambar. Dan laptop ini bisa diputar 360 derajat menjadi mirip tablet. Keren !
  4. Dilengkapi dengan fitur keamanan, seperti privacy screen, fingerprint reader (pemindaian sidik jari), unhackable webcam / web cam kill switch (menjaga pengguna dari peretasan webcam) dan mute button untuk menyalakan dan mematikan mikrofon yang bisa diaktifkan secara cepat (memudahkan ketika sedang merekam video). Fitur keamanan yang canggih memang sangat dibutuhkan untuk mendukung aktifitas kebutuhan pekerjaan dan pribadi.
  5. Dilengkapi dengan Intel Wi-Fi 6 (802.11ax/ standar dengan kecepatan transfer file hingga tiga kali lebih cepat dibandingkan dengan Wi-Fi 5. Di jaman sekarang faktor kecepatan itu sangat penting. Bisa menghemat waktu dan membuat pekerjaan beres lebih cepat dan efisien.
Info lebih lengkap tentang HP Spectre x360 ini bisa dilihat di https://www8.hp.com/id/en/premium/laptops/spectre-x360-13.html

My wishlist laptop for 2020


Sarrahgita.com - Di acara talkshow keuangan (Funancial) yang berlangsung pada hari Sabtu (07/12) lalu, saya mendapatkan banyak sekali insight menarik tentang bagaimana cara mengatur keuangan yang baik dan benar. Sebenarnya ini bukan kali pertama saya mengetahui tentang informasi tersebut 😀.  Dan kemarin saya seperti diingatkan kembali. Kalo merencanakan keuangan itu sebaiknya jangan ditunda-tunda😁.

Apalagi banyak sekali tujuan keuangan yang ingin saya capai. Seperti ingin bisa liburan bareng keluarga setiap tahun, ingin bisa pergi haji atau bahkan ingin mulai menyiapkan dana pensiun. Dan tujuan-tujuan keuangan tersebut membuat saya sadar kalo saya harus segera mulai merencanakan keuangan pribadi saya. Better Late Than Never.

Talkshow Funancial #YangKamuMau dipersembahkan oleh Home Credit Indonesia

Freya Pradieta selaku VP Brand & Communication Strategy Home Credit Indonesia hadir memberikan sambutan di awal acara

Menghadirkan Dipa Andika sebagai Financial Planner, Mohammad Adis sebagai Owner Whatravel Indonesia serta Ucita Pohan sebagai MC (Master of Ceremony). Acara talkshow yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut dihadiri oleh berbagai macam peserta dan banyak diantaranya adalah para anak muda mahasiswa dan mahasiswi yang penasaran ingin belajar bisnis yang diawali dari hobi.

Talkshow Funancial diadakan di lantai 3 Paberik Kopi Upnormal Coffee & Roasters Jl. Cihampelas, Bandung

Karena tema utama yang diusung dalam acara talkshow Funancial di Bandung adalah Start Up Smart : Financial Tips For Turning Your Hobby Into A Business.  Home Credit Indonesia sebagai penyelenggara event, menghadirkan Mohammad Takdis (Adis) sosok generasi milenials yang memiliki hobi travelling dan berhasil mengubah hobinya tersebut menjadi sebuah peluang bisnis traveling yang prospektif. Bisnis open trip traveling Adis bernama Whatravel Indonesia. Anak muda mana sih yang ga doyan travelling?

Maka tak heran acara talkshow Funancial di Bandung berlangsung interaktif dan seru. Banyak sekali peserta yang ingin mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan cara mengatur keuangan terutama yang berkaitan dengan merintis bisnis. 

Mengatur Keuangan Pribadi VS Mengatur Keuangan Bisnis


"Tantangan keuangan" versi masa kini : antara nabung di celengan ayam atau jajan minuman kekinian hihi

Urusan ngatur duit emang susah-susah gampang ya. Apalagi jaman sekarang banyak sekali godaan yang bisa bikin kita lupa akan tujuan keuangan yang sudah kita miliki sebelumnya. Sadar ga sih kalo selama ini keuangan kita 'digerogoti' oleh yang namanya bocor halus. Atau istilah kerennya Latte Factor. Kok mirip nama kopi ya hehe.
Nah itu dia, beberapa aktifitas harian yang sering kali ga kita sadari seperti jajan kopi, jajan cemilan atau pengeluaran lainnya yang terlihat bernominal kecil. Itu kalo dijumlahkan jumlahnya bisa mencapai hingga Rp 900.000 per bulan lho. Fakta : Rata-rata latte factor orang Indonesia mencapai sekitar Rp 900.000 setiap bulannya. Dan kalo uang tersebut dialihkan ke dalam sebuah investasi seperti reksadana jumlahnya bisa lumayan banget. Dan saya setuju kalo ngatur keuangan itu memang ada ilmunya.

Salah satu tips perencanaan keuangan dari Mas Dipa kalo pengen jalan-jalan ke Raja Ampat, Papua

Dan berikut ini beberapa poin penting yang saya peroleh dari mas Dipa Andika sebagai Financial Planner tentang bagaimana cara mengatur keuangan :

  1. Tulislah setiap pengeluaran. Biasakan tuk mulai mencatat setiap pengeluaran mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar. Tulis di buku, jangan di selembar kertas )supaya ga hilang karena tercecer) atau bisa juga di catat di dalam smartphone. Karena dengan menuliskan setiap sen pengeluaran kita bisa tau kemana saja'larinya' uang kita. Kita seringkali ga sadar kalo kita udah melakukan hal-hal ‘pemborosan’ setiap harinya seperti jajan makanan atau minuman favorit (via ojek online atau karena lagi laper mata), parkir untuk antar jemput pacar/pasangan, belanja online karena tergoda diskon dan masih banyak lagi.
  2. Ketahui rumus keuangan ideal dan be consistent. Seberapa besarnya gaji atau uang yang kita miliki. Kalo kita ga tau gimana cara ngelolanya. Pasti kita akan ngerasa gak cukup dan gak cukup terus. Namanya juga manusia. Ada istilah yang mengatakan semakin besar pendapatan semakin besar pula pengeluaran. Dan supaya pendapatan yang kita miliki bisa jelas terarah kemana saja peruntukkannya. Maka ada baiknya kita berpegang pada rumus pembagian  keuangan 50% untuk pengeluaran rutin, 30% untuk investasi, 10% untuk dana darurat dan 10% untuk dana pribadi. 
  3. Miliki dana darurat. Dana darurat idealnya dimiliki oleh setiap pasangan menikah yang sudah atau belum memiliki anak. Sesuai namanya dana darurat ini berfungsi sebagai dana cadangan untuk meng-cover segala kebutuhan urgent di luar kebutuhan sehari-hari. Seperti misalnya kebutuhan ketika sakit, ketika harus renovasi, ketika tertimpa musibah dan lain sebagainya.
  4. Pilihlah instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dari sekian banyak jenis investasi yang ada di sekitar kita. Pilihlah dengan bijak jenis investasi apa yang sesuai dengan kebutuhan kita. Apa tujuan kita. Berapa lama waktu yang dibutuhkan dan seperti apa resikonya dan sebagainya.
  5. Pisahkanlah tabungan berdasarkan  jenisnya. Milikilah beberapa jenis tabungan supaya keuangan kita tidak menjadi campur aduk. Misal tabungan khusus pribadi, tabungan keluarga, dan tabungan pekerjaan atau bisnis.

Dipa Andika adalah seorang praktisi keuangan yang juga memiliki bisnis di bidang managemen artis 
(Hahaha Corp) 

Belajar Dari Pengalaman Adis Dalam Mengelola Keuangan Bisnis


Di sesi talkshow yang dipandu oleh MC ibukota Ucita Pohan ini, Adis sempat 'curhat" dan bercerita soal pengalamannya ketika jatuh bangun merintis usahanya tersebut.Adis memulai usaha di bidang travel sejak tahun 2009.



Adis sosok milenial inspiratif yang belajar dari kesalahannya dalam mengelola keuangan

Ketika usahanya sedang menanjak, Adis pernah merambah ke bisnis coffee shop, namun di tengah jalan bisnis coffee shop tersebut mengalami kebangkrutan. Singkat cerita banyak sekali kesalahan yang Adis lakukan, seperti salah satunya yaitu 'membiarkan' teman-temannya yang datang ke coffee shop untuk makan dan minum tanpa membayar alias gratis alias sok-sok berasa owner gitu hehe. Padahal istilah owner itu cuma status doang. So plis buat kamu yang lagi merintis usaha serupa jangan ditiru ya. Dan pastinya saat itu Adis juga tidak melakukan pengaturan keuangan dengan baik dan benar. Waktu itu Adis 'merasa banyak uang', padahal uang itu bukanlah uang pribadinya. Hingga habislah uang tersebut.

Mengatur keuangan khususnya keuangan bisnis memang membutuhkan ilmu. Tanpa dibarengi dengan ilmu yang tepat. Sebuah bisnis bisa terancam bubar jalan. Dan Adis mengambil hikmah dari kegagalannya tersebut. Dengan berbenah dan mulai disiplin melakukan perencanaan keuangan. 

Dan saya salut, di usia Adis yang belum menginjak kepala tiga Adis sudah memiliki banyak pengalaman dalam berbisnis dan sekarang sudah memiliki beberapa aset yang cukup seperti kendaraan, rumah, dan deposito untuk masa depannya.

Adis pun berbagi beberapa tips tentang bagaimana cara mengatur keuangan bisnis, berdasarkan pengalamannya pribadi. Seperti :

  1. Milikilah partner bisnis yang bisa diajak berdiskusi. Dengan catatan sebaiknya hindari berbisnis dengan teman dekat atau sahabat. Karena apabila suatu waktu terjadi sesuatu, hubungan pertemanan/persahabatan yang sudah terjalin dengan baik bisa ikut hancur. Ga mau dong.

  1. Gajilah diri kita sendiri. Hal ini bertujuan supaya kita tidak besar kepala seolah-olah memiliki banyak uang. Padahal uang tersebut bukanlah uang pribadi kita. Dan pilihlah tanggal yang sama setiap bulannya. Supaya keuangan kita lebih teratur dan kita pun bijak dalam menggunakannya.

  1. Buatlah rencana keuangan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Sehingga uang yang kita peroleh bisa terkumpul dan bisa dialokasikan sesuai tujuan/impian kita. Contoh rencana keuangan jangka menengah (semester) : liburan. Contoh rencana keuangan  jangka panjang : membeli kendaraan atau membeli rumah.


Setelah kota Jakarta dan Bandung, next event funancial berikutnya akan diadakan pada tanggal 14 Desember mendatang di kota Surabaya | foto : IG @homecreditid

Acara talkshow #FUNancial adalah event dari Home Credit Indonesia (perusahaan pembiayaan multiguna) yang ingin membantu kamu dalam mencapai segala impian finansial kamu dan mewujudkan #YangKamuMau. Dan kamu akan dapetin tips-tips gimana cara ngatur keuangan yang fun dari financial advisor dan lifestyle influencer. Info lebih lengkap tentang Home Credit bisa dilihat di web nya www.homecredit.co.id

#FUNancial #YangKamuMau





Perempuan Punya Karya (Launching Buku Cerita Anak :  Aku dan Alam Semesta, Buku Solo Ke Delapan Karya De Laras) - Bergabung dalam sebuah komunitas blogger yang semua anggotanya adalah perempuan, membuat saya bangga karena saya bisa bertemu dengan banyak perempuan hebat yang kreatif dan inspiratif.

Seperti salah satunya yaitu ibu De Laras. Seorang emak blogger yang juga berprofesi sebagai penulis buku. Saya selalu kagum dengan profesi penulis buku. Faktanya di sela waktu beliau yang padat sebagai seorang pegawai negeri sipil (PNS) di sebuah lembaga pemerintah di Jakarta. Karya ibu De Laras sampai saat ini sudah mencapai 25 judul buku, terdiri dari 17 buku antologi serta 8 buku solo. Wah hebat ya 😍.

Dan pada hari Sabtu (30/11) lalu, saya berkesempatan untuk hadir di acara launching buku solo ke delapan karya beliau yang berjudul Aku dan Alam Semesta.


Bandung, 30 November 2019 - Launching dan bedah buku cerita anak Aku dan Alam Semesta karya De Laras (baju kuning)

Tentang Buku Cerita Anak Dan Pengalaman Pribadi


Sebagai seorang penggemar buku bacaan, buku selalu mempunyai daya tarik tersendiri buat saya. Begitupun dengan buku cerita anak. Saya jadi ingat masa kanak-kanak dulu, saya punya dua buah buku cerita favorit. Satu buku berbahasa Indonesia tentang aktifitas seorang gadis kecil bernama Tini dan satu buku berbahasa Inggris yang berisi kumpulan cerita menarik. Keduanya memiliki kesamaan berisi tentang cerita sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Dilengkapi dengan ilustrasi gambar indah yang penuh warna. Seru dan menyenangkan.

Begitupun dengan buku cerita anak Aku dan Alam Semesta ini, selain dilengkapi dengan ilustrasi gambar indah karya illustrator Tanti Amelia, sebagian besar isi cerita dalam buku ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi ibu De Laras di masa kanak-kanak beliau dulu. Masa-masa ketika beliau pernah menantikan detik-detik terbit dan tenggelamnya matahari yang berubah warna dalam sekejap. Hingga munculnya kelap-kelip bintang di malam hari sebelum beliau tertidur di bangku taman. Imajinatif sekali ya.




Sebelum acara launching buku dimulai saya sempat sekilas mengintip isi buku Aku dan Alam Semesta ini. Ada beberapa judul yang menarik perhatian saya.
Buku cerita anak Aku dan Alam Semesta diterbitkan oleh ITB Press
Ya, buku cerita anak Aku dan Alam Semesta ini terdiri dari 10 judul cerita, yaitu :

  1. Venus, Kejoraku
  2. Aku, Sang Pemburu Koin dari Huta
  3. Bahari, Anak Suku Laut yang Pemberani
  4. Jarak Bintang dari Kaki Gunung Bromo
  5. Mira, Penenun Muda dari Sumba
  6. Otto Mengkudu
  7. Ronggur, Sang Calon Nahkoda
  8. Teh Pagi dan Pelangi
  9. Eyang Jati Tempe
  10. Harumnya Secangkir Kopi Aki

Empat judul cerita yang cukup menarik perhatian saya adalah judul cerita nomor 4, 8, 9 dan 10. Dan setelah saya baca langsung bukunya, saya paling suka pada cerita nomor 9 dan 10. Cerita no 9 menceritakan tentang pembuatan tempe segi enam buatan nenek yang dibungkus menggunakan daun jati. Sedangkan cerita no 10 bercerita tentang Aki  (kakek) yang memiliki kebun kopi dan kemudian bercerita tentang proses pembuatan kopi sejak dipanen. Hmm. Menarik sekali. Oya buku ini juga dipadukan dengan cerita mengenai anak Indonesia dan alam semesta serta lingkungan yang wajib kita jaga dan pahami.


Nara Sumber di Acara Launching Buku Cerita Anak Aku dan Alam Semesta


Surprisingly dalam proses pembuatan buku yang membutuhkan waktu sekitar 8 bulan tersebut terdapat kontribusi narasumber, seorang astronom Indonesia dan guru besar ITB yaitu Prof Bambang Hidayat. Namun sayang di acara launching tersebut beliau berhalangan hadir dan diwakili oleh Bapak Arief Arianto Hidayat, selaku putra bapak Bambang Hidayat dan juga rekan kerja ibu De Laras di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Kika : (Elisa Koraag (moderator), De Laras (penulis buku), Tanti Amelia (ilustrator), Ali Muakhir (perwakilan Forum Lingkar Pena), Edi Warsidi (editor ITB Press) dan Arief Arianto (putra Prof Bambang Hidayat)
 
Alhamdulillah acara launching buku sekaligus bedah buku yang idealnya dihadiri oleh Prof Bambang dan ibu Reini Wirahadikusumah (rektor ITB terpilih periode 2020 - 2025) tersebut berhasil terlaksana dengan baik. Dihadiri oleh De Laras sebagai penulis buku. (De Laras adalah nama pena dari Diadjeng Laraswati Hanindyani), Ali Muakhir ( perwakilan dari Forum Lingkar Pena), Edi Warsidi (Editor di ITB Press) serta Tanti Amelia (Ilustrator sekaligus blogger).  


Acara bedah buku ini dihadiri oleh komunitas Kumpulan Emak Blogger (KEB) Bandung dan para tamu undangan lainnya
Bertempat di ruang perpustakaan kampus ITB (Institut Teknologi Bandung), semua audience mendapatkan insight menarik dari kang Ali tentang hal-hal yang berkaitan dengan penulisan buku cerita anak. Mulai dari pemilihan kata yang halus (tidak kasar), serta kalimat yang tidak mengandung unsur bullying (kekerasan). Satu hal yang penting dalam menulis sebuah buku cerita anak, kita harus tahu segmen utama dari buku yang kita tulis tersebut. Supaya tidak salah sasaran. 

Efi Fitriyyah selaku makmin komunitas KEB Bandung sedang memberikan sambutan

Berdasarkan penuturan kang Ali, buku cerita anak Aku dan Alam Semesta ini lebih cocok dan pas untuk anak sekolah rentang kelas 4 sekolah dasar ke atas. Karena isi ceritanya baru dapat dipahami oleh anak-anak di usia tersebut. Namun tidak menutup kemungkinan apabila anak-anak di usia dasar ingin membaca buku ini. Orangtua dapat berperan sebagai pendamping dengan menjadi pendongeng untuk anak-anaknya masing-masing. 

Mendongeng bisa menjadi bonding antara orangtua dan anak
 
Audience yang beruntung berhasil membawa pulang hadiah doorprize berupa buku cerita anak Aku dan Alam Semesta (2 buah buku) dan voucher menginap (4 buah). Yeay !

Kolaborasi Ibu De Laras Sebagai Penulis Dan Tanti Amelia Sebagai Ilustrator


Terdapat beberapa fakta menarik yang saya ketahui tentang sosok ibu De Laras yang inspiratif ini. Salah satunya adalah selain beliau berprofesi sebagai penulis buku, ibu De Laras ini juga ternyata pintar menggambar.

Dari sebuah pertanyaan yang dilontarkan oleh salah seorang audience, ibu De Laras bercerita tentang asal mula beliau bertemu dan berkenalan dengan mba Tanti Amelia yang berperan sebagai illustrator di dalam buku solonya yang ke delapan ini.

Mereka berdua berkenalan ketika bertemu dalam sebuah acara kompetisi yang ada kaitannya dengan kegiatan menggambar. Karena saling merasa cocok mereka pun memutuskan untuk bekerjasama dalam pembuatan buku cerita anak Aku dan Alam Semesta ini. Karya mba Tanti sendiri sudah tersebar di beberapa puluh buku, majalah dan media sosial. Total ada 41 gambar karya mba Tanti Amelia yang diselipkan dalam buku cerita anak setebal 161 halaman tersebut. Sebuah kombinasi yang menarik antara rangkaian kata bermakna yang bercerita tentang indahnya alam semesta yang ada di nusantara dengan ilustrasi gambar yang indah dan sanggup mewakili keseluruhan isi cerita.

Buku cerita anak Aku dan Alam Semesta karya De Laras juga dicetak dalam versi hitam putih (Rp 50.000) dan bisa diperoleh melalui akun instagram @tiara.bookstore.

Oya jangan lupa intip juga blog ibu De Laras di laraswati.com yang bercerita tentang perjalanan hidup beliau yang penuh manfaat termasuk sepak terjang beliau dalam dunia kepenulisan.

Hidup perempuan Indonesia, Terus berkarya perempuan Indonesia.

#delarassemesta
#akudanalamsemesta

launching buku cerita anak aku dan alam semesta karya de laras