Showing posts with label business & finance. Show all posts
Showing posts with label business & finance. Show all posts

Sarrahgita.com - Ada banyak cara untuk bisa menghasilkan uang dari rumah. Salah satunya yaitu dengan cara berjualan via online. Jujur, saya kagum sama anak muda jaman sekarang yang relatif mandiri, sudah bisa menghasilkan uang sendiri dengan cara berbisnis online.


Sebut saja Khaerunnisa (Cookie Hijab),  Atina Maulia (Vanilla Hijab), Roja Fitridayani (Princess Hijab) dan masih banyak lagi. Ketiga perempuan cantik pemilik bisnis fashion dan hijab ini memulai bisnis onlinenya di usia yang cukup muda (di bawah 25 tahun). Mereka memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk berjualan dan berhasil mengembangkan bisnisnya hingga sukses seperti sekarang.


Memulai bisnis di usia muda tentunya memiliki tantangan tersendiri. Namun apabila kita memiliki keinginan yang kuat untuk belajar dan menghasilkan uang, tidak ada yang tidak mungkin. Apalagi di era teknologi informasi seperti saat ini peluang untuk memulai bisnis online sudah terbuka dengan lebar.


Di internet banyak sekali peluang bisnis yang bermunculan dan bisa kita manfaatkan untuk segera memulai bisnis kita sendiri. Baik itu bisnis dengan modal kecil maupun bisnis tanpa modal. 

berjualan di sistersel



Memulai Usaha Online Dengan Cara Menjadi Reseller atau Dropshipper



Memulai sebuah usaha biasanya identik dengan kata modal. Namun bagi kita yang ingin memulai usaha tapi terkendala oleh masalah modal, ada solusi yang bisa kita pilih yaitu dengan cara menjadi reseller atau dropshipper terlebih dahulu.


Dengan menjadi reseller kita tidak usah memikirkan produksi barang. Sedangkan untuk dropshipper kita sudah bisa memulai bisnis tanpa harus menyetock barang, karena supplier yang akan mengirimkan langsung barang tersebut dengan melampirkan nama kita sebagai pengirimnya. Jadi kalau kita mau, kita sudah bisa memulai usaha online sendiri dengan mudah, praktis dan minim modal.


Baca juga : Tips Bisnis Online Untuk Pemula


Namun sebelum memulai usaha kita harus menentukan jenis produk apa yang akan kita jual. Sebaiknya pilih produk yang dibutuhkan oleh banyak orang dan sudah jelas target marketnya (usia, jenis kelamin, sosial ekonomi). Dan kalo ngomongin barang yang dibutuhkan oleh banyak orang biasanya barang tersebut berupa makanan (kuliner) atau fashion. Ya siapa sih yang ga butuh makanan dan pakaian.


Setelah itu carilah brand yang menawarkan system bisnis reseller atau dropshipper karena dari sekian banyak bisnis yang ada tidak semua produk menawarkan sistem bisnis ini.


Nah buat kamu yang memiliki minat di bidang fashion seperti pakaian, makeup, tas, sepatu dan sebagainya, kamu bisa coba memulai usaha online dengan berjualan di SisterselSistersel adalah sebuah platform digital yang update dan terpercaya yang menawarkan sistem bisnis reseller dan dropshipper. Produknya ada ribuan  dan merupakan produk yang digemari oleh anak muda.



Kategori Produk di Sistersel


Sistersel memiliki aneka produk original sesuai kebutuhan jaman now. Mulai dari tas & dompet, pakaian, kosmetik (make up & parfum), sepatu, jam tangan & kacamata, hijab hingga produk kesehatan seperti masker dan hand sanitizer pun ada.

 

berjualan di sistersel


Sebagian besar produk Sistersel ditujukan bagi kaum wanita tapi ada juga beberapa produk untuk pria seperti baju, celana dan jaket. Brand yang dijual di Sistersel adalah brand-brand pilihan seperti BrunBrun, Berry Benka, Sophie Martin Paris, Salt N Pepper, Cressida dan brand pilihan lainnya. Sistersel menjual produk lokal yang diproduksi di Indonesia. Produk lokal di Sistersel adalah produk terbaik yang dikemas dengan inspirasi fashion dunia bergaya Perancis #wearelocal #weareproud



Cara Berjualan di Sistersel


Ada yang menarik dengan cara jualan di Sistersel. Kita bisa membuat katalog kita sendiri lho. Katalog tersebut bisa kita isi dengan produk-produk pilihan kita. Jadi kalo misalnya kita hanya ingin menjual produk berjenis kosmetik saja, kita tinggal membuat katalog yang berisi khusus kosmetik dan alat kecantikan lainnya. Atau kalo kita ingin berjualan baju atau tas saja, kita tinggal membuat katalog online yang isinya hanya produk tas atau produk baju saja.


Untuk harga produk kita bisa mengatur harga sendiri dan harga bisa di mark up lebih tinggi dari harga di Sistersel. Dengan catatan harga  jual yang kita inginkan tetap mengacu pada batasan maksimal harga jual yang sudah ditentukan oleh Sistersel ya. Setelah kita selesai membuat katalog online sesuai keinginan, kita dapat dengan mudah men-share link katalog online tersebut ke siapa saja termasuk ke semua teman yang ada di media sosial. Iyes cara jualan di Sistersel memang semudah itu.


Oya jangan lupa untuk selalu meng-update katalogmu karena harga yang tertera dapat berubah sewaktu-waktu. Di Sistersel setiap bulannya akan selalu ada penawaran menarik berupa potongan harga hingga 55% dan promo-promo special lainnya.



promo sistersel


Manfaat Berjualan Online di Sistersel


Dengan berjualan di Sistersel, ada banyak keuntungan yang bisa kita peroleh, salah satunya adalah keuntungan langsung sebesar 30% dari harga jual.




daftar sistersel

 

Misal, di katalog harga tas cantik ini dijual dengan harga retail Rp 198.900 nah sebagai dropshipper / reseller kita bisa mendapatkan keuntungan langsung sebesar 30% alias Rp 59.670 dari satu produk tas tersebut. Lumayan khan?


Selain keuntungan langsung, dengan daftar Sistersel kita juga bisa mendapatkan bonus berupa Cashback. Bonus tersebut bisa diperoleh apabila total penjualan dalam satu bulan mencapai Rp 900.000. Besaran cashback bervariasi tergantung total jumlah penjualan yang berhasil kita capai dalam 1 bulan (akumulatif) .


cashback sistersel



Dan tentu saja keuntungan lainnya yang sangat menarik dan menjadi impian banyak orang seperti hadiah emas dan reward  jalan-jalan ke luar negeri.

 

Sistersel Memiliki Fasilitas Business Coach


Bisnis Sistersel dilengkapi dengan fasilitas Business Coach (BC), yaitu adanya mentor dan coach ahli di bidang wirausaha yang akan membimbing siswa selama menjalankan bisnis online di Sistersel.

Mengapa ada sistem BC ? Karena Sistersel ingin semua siswa bisa sukses berbisnis di Sistersel. Dimana siswa dibina oleh orang yang kompeten yang sudah berpengalaman dalam menjalankan bisnis di Sistersel.  Wih programnya keren juga nih. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, cara jualan di Sistersel memang berfokus pada teamwork.

 

business coach sistersel

 

Sebenernya tidak ada kewajiban untuk memilih Business Coach namun dalam menjalankan bisnis apapun kita pasti akan membutuhkan mentor.  Mengutip dari entrepreneurcamp.id ada 4 alasan kenapa pebisnis muda membutuhkan mentor dalam menjalankan bisnis, yaitu :


1. Kita bisa mendapatkan inspirasi dari mentor yang sudah memiliki banyak pengalaman hidup dalam berbisnis. Berupa strategi bisnis dan rahasia-rahasia bisnis lainnya yang tidak bisa kita peroleh dari buku bisnis saja


2. Berbisnis itu ibarat melakukan sebuah pendakian gunung. Seorang pebisnis pemula tentu membutuhkan guide (pemandu) untuk bisa mencapai puncak. Nah mentor bisnis dapat membantu mengarahkan dan membimbing kita untuk membuat rencana bisnis, berdiskusi hingga memberi masukan berharga bagi perjalanan bisnis dari awal hingga sukses.


3. Mentor yang sudah berkecimpung di dunia bisnis pasti memiliki relasi yang banyak. Dan dalam menjalankan bisnis kita pasti membutuhkan relasi atau jaringan yang banyak supaya bisnis kita berkembang. Jika hubungan kita dengan mentor sudah akrab, pasti dia tidak akan segan memberikan akses yang kita butuhkan.


4. Mentor akan memotivasi kita di masa sulit. Tidak ada pebisnis yang tidak pernah melakukan kesalahan dan mengalami kegagalan dalam berbisnis.  Mentor dapat berperan sebagai penghibur di saat kita mengalami masa sulit dalam berbisnis. Kita bisa kehilangan semangat jika tidak ada orang yang memotivasi dan mensupport kita. Peran keluarga dan pasangan akan sedikit berbeda karena tidak memiliki latar belakang sebagai pebisnis. Jadi kita butuh mentor yang memahami tantangan dan perjuangan jatuh bangun dalam merintis usaha.


Cara memilih Business Coach di Sistersel :

-    Login ke sistersel.com
-    Pilih menu Business Coach
-    Pilih lokasi kota yang tersedia, sebaiknya pilih yang satu kota dengan tempat tinggalmu supaya ada kesempatan untuk bisa bertatap muka secara langsung.
-    Pilih profil Business Coach yang paling menarik dan sesuai
-    Hubungi Business Coach tersebut dan kamu siap untuk memulai bisnismu sendiri


Yuk Segera Mulai Bisnis Online-mu Dengan Sistersel

 

Untuk bisa segera mulai bisnis onlinemu sekarang juga, langsung saja daftar Sistersel. Isi biodata pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP, nomor handphone dan alamat email. Cepat, mudah dan Gratis !

 

Memilih Sistersel untuk memulai bisnis online  di masa pandemi covid-19 seperti sekarang sangatlah tepat, karena Sistersel dapat menjadi alternatif untuk menghasilkan uang dari rumah dengan gaya social selling. Jadi tunggu apalagi !


cara jualan di sistersel



Sarrahgita.com - Di acara talkshow keuangan (Funancial) yang berlangsung pada hari Sabtu (07/12) lalu, saya mendapatkan banyak sekali insight menarik tentang bagaimana cara mengatur keuangan yang baik dan benar. Sebenarnya ini bukan kali pertama saya mengetahui tentang informasi tersebut ๐Ÿ˜€.  Dan kemarin saya seperti diingatkan kembali. Kalo merencanakan keuangan itu sebaiknya jangan ditunda-tunda๐Ÿ˜.

Apalagi banyak sekali tujuan keuangan yang ingin saya capai. Seperti ingin bisa liburan bareng keluarga setiap tahun, ingin bisa pergi haji atau bahkan ingin mulai menyiapkan dana pensiun. Dan tujuan-tujuan keuangan tersebut membuat saya sadar kalo saya harus segera mulai merencanakan keuangan pribadi saya. Better Late Than Never.

Talkshow Funancial #YangKamuMau dipersembahkan oleh Home Credit Indonesia

Freya Pradieta selaku VP Brand & Communication Strategy Home Credit Indonesia hadir memberikan sambutan di awal acara

Menghadirkan Dipa Andika sebagai Financial Planner, Mohammad Adis sebagai Owner Whatravel Indonesia serta Ucita Pohan sebagai MC (Master of Ceremony). Acara talkshow yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut dihadiri oleh berbagai macam peserta dan banyak diantaranya adalah para anak muda mahasiswa dan mahasiswi yang penasaran ingin belajar bisnis yang diawali dari hobi.

Talkshow Funancial diadakan di lantai 3 Paberik Kopi Upnormal Coffee & Roasters Jl. Cihampelas, Bandung

Karena tema utama yang diusung dalam acara talkshow Funancial di Bandung adalah Start Up Smart : Financial Tips For Turning Your Hobby Into A Business.  Home Credit Indonesia sebagai penyelenggara event, menghadirkan Mohammad Takdis (Adis) sosok generasi milenials yang memiliki hobi travelling dan berhasil mengubah hobinya tersebut menjadi sebuah peluang bisnis traveling yang prospektif. Bisnis open trip traveling Adis bernama Whatravel Indonesia. Anak muda mana sih yang ga doyan travelling?

Maka tak heran acara talkshow Funancial di Bandung berlangsung interaktif dan seru. Banyak sekali peserta yang ingin mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan cara mengatur keuangan terutama yang berkaitan dengan merintis bisnis. 

Mengatur Keuangan Pribadi VS Mengatur Keuangan Bisnis


"Tantangan keuangan" versi masa kini : antara nabung di celengan ayam atau jajan minuman kekinian hihi

Urusan ngatur duit emang susah-susah gampang ya. Apalagi jaman sekarang banyak sekali godaan yang bisa bikin kita lupa akan tujuan keuangan yang sudah kita miliki sebelumnya. Sadar ga sih kalo selama ini keuangan kita 'digerogoti' oleh yang namanya bocor halus. Atau istilah kerennya Latte Factor. Kok mirip nama kopi ya hehe.
Nah itu dia, beberapa aktifitas harian yang sering kali ga kita sadari seperti jajan kopi, jajan cemilan atau pengeluaran lainnya yang terlihat bernominal kecil. Itu kalo dijumlahkan jumlahnya bisa mencapai hingga Rp 900.000 per bulan lho. Fakta : Rata-rata latte factor orang Indonesia mencapai sekitar Rp 900.000 setiap bulannya. Dan kalo uang tersebut dialihkan ke dalam sebuah investasi seperti reksadana jumlahnya bisa lumayan banget. Dan saya setuju kalo ngatur keuangan itu memang ada ilmunya.

Salah satu tips perencanaan keuangan dari Mas Dipa kalo pengen jalan-jalan ke Raja Ampat, Papua

Dan berikut ini beberapa poin penting yang saya peroleh dari mas Dipa Andika sebagai Financial Planner tentang bagaimana cara mengatur keuangan :

  1. Tulislah setiap pengeluaran. Biasakan tuk mulai mencatat setiap pengeluaran mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar. Tulis di buku, jangan di selembar kertas )supaya ga hilang karena tercecer) atau bisa juga di catat di dalam smartphone. Karena dengan menuliskan setiap sen pengeluaran kita bisa tau kemana saja'larinya' uang kita. Kita seringkali ga sadar kalo kita udah melakukan hal-hal ‘pemborosan’ setiap harinya seperti jajan makanan atau minuman favorit (via ojek online atau karena lagi laper mata), parkir untuk antar jemput pacar/pasangan, belanja online karena tergoda diskon dan masih banyak lagi.
  2. Ketahui rumus keuangan ideal dan be consistent. Seberapa besarnya gaji atau uang yang kita miliki. Kalo kita ga tau gimana cara ngelolanya. Pasti kita akan ngerasa gak cukup dan gak cukup terus. Namanya juga manusia. Ada istilah yang mengatakan semakin besar pendapatan semakin besar pula pengeluaran. Dan supaya pendapatan yang kita miliki bisa jelas terarah kemana saja peruntukkannya. Maka ada baiknya kita berpegang pada rumus pembagian  keuangan 50% untuk pengeluaran rutin, 30% untuk investasi, 10% untuk dana darurat dan 10% untuk dana pribadi. 
  3. Miliki dana darurat. Dana darurat idealnya dimiliki oleh setiap pasangan menikah yang sudah atau belum memiliki anak. Sesuai namanya dana darurat ini berfungsi sebagai dana cadangan untuk meng-cover segala kebutuhan urgent di luar kebutuhan sehari-hari. Seperti misalnya kebutuhan ketika sakit, ketika harus renovasi, ketika tertimpa musibah dan lain sebagainya.
  4. Pilihlah instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dari sekian banyak jenis investasi yang ada di sekitar kita. Pilihlah dengan bijak jenis investasi apa yang sesuai dengan kebutuhan kita. Apa tujuan kita. Berapa lama waktu yang dibutuhkan dan seperti apa resikonya dan sebagainya.
  5. Pisahkanlah tabungan berdasarkan  jenisnya. Milikilah beberapa jenis tabungan supaya keuangan kita tidak menjadi campur aduk. Misal tabungan khusus pribadi, tabungan keluarga, dan tabungan pekerjaan atau bisnis.

Dipa Andika adalah seorang praktisi keuangan yang juga memiliki bisnis di bidang managemen artis 
(Hahaha Corp) 

Belajar Dari Pengalaman Adis Dalam Mengelola Keuangan Bisnis


Di sesi talkshow yang dipandu oleh MC ibukota Ucita Pohan ini, Adis sempat 'curhat" dan bercerita soal pengalamannya ketika jatuh bangun merintis usahanya tersebut.Adis memulai usaha di bidang travel sejak tahun 2009.



Adis sosok milenial inspiratif yang belajar dari kesalahannya dalam mengelola keuangan

Ketika usahanya sedang menanjak, Adis pernah merambah ke bisnis coffee shop, namun di tengah jalan bisnis coffee shop tersebut mengalami kebangkrutan. Singkat cerita banyak sekali kesalahan yang Adis lakukan, seperti salah satunya yaitu 'membiarkan' teman-temannya yang datang ke coffee shop untuk makan dan minum tanpa membayar alias gratis alias sok-sok berasa owner gitu hehe. Padahal istilah owner itu cuma status doang. So plis buat kamu yang lagi merintis usaha serupa jangan ditiru ya. Dan pastinya saat itu Adis juga tidak melakukan pengaturan keuangan dengan baik dan benar. Waktu itu Adis 'merasa banyak uang', padahal uang itu bukanlah uang pribadinya. Hingga habislah uang tersebut.

Mengatur keuangan khususnya keuangan bisnis memang membutuhkan ilmu. Tanpa dibarengi dengan ilmu yang tepat. Sebuah bisnis bisa terancam bubar jalan. Dan Adis mengambil hikmah dari kegagalannya tersebut. Dengan berbenah dan mulai disiplin melakukan perencanaan keuangan. 

Dan saya salut, di usia Adis yang belum menginjak kepala tiga Adis sudah memiliki banyak pengalaman dalam berbisnis dan sekarang sudah memiliki beberapa aset yang cukup seperti kendaraan, rumah, dan deposito untuk masa depannya.

Adis pun berbagi beberapa tips tentang bagaimana cara mengatur keuangan bisnis, berdasarkan pengalamannya pribadi. Seperti :

  1. Milikilah partner bisnis yang bisa diajak berdiskusi. Dengan catatan sebaiknya hindari berbisnis dengan teman dekat atau sahabat. Karena apabila suatu waktu terjadi sesuatu, hubungan pertemanan/persahabatan yang sudah terjalin dengan baik bisa ikut hancur. Ga mau dong.

  1. Gajilah diri kita sendiri. Hal ini bertujuan supaya kita tidak besar kepala seolah-olah memiliki banyak uang. Padahal uang tersebut bukanlah uang pribadi kita. Dan pilihlah tanggal yang sama setiap bulannya. Supaya keuangan kita lebih teratur dan kita pun bijak dalam menggunakannya.

  1. Buatlah rencana keuangan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Sehingga uang yang kita peroleh bisa terkumpul dan bisa dialokasikan sesuai tujuan/impian kita. Contoh rencana keuangan jangka menengah (semester) : liburan. Contoh rencana keuangan  jangka panjang : membeli kendaraan atau membeli rumah.


Setelah kota Jakarta dan Bandung, next event funancial berikutnya akan diadakan pada tanggal 14 Desember mendatang di kota Surabaya | foto : IG @homecreditid

Acara talkshow #FUNancial adalah event dari Home Credit Indonesia (perusahaan pembiayaan multiguna) yang ingin membantu kamu dalam mencapai segala impian finansial kamu dan mewujudkan #YangKamuMau. Dan kamu akan dapetin tips-tips gimana cara ngatur keuangan yang fun dari financial advisor dan lifestyle influencer. Info lebih lengkap tentang Home Credit bisa dilihat di web nya www.homecredit.co.id

#FUNancial #YangKamuMau





Sarrahgita.com - Seiring dengan perkembangan jaman yang identik dengan era digital technology, dunia informasi di bidang keuangan pun ikut bertumbuh. Tak hanya informasi tentang seputar tips dan perencanaan keuangan saja yang bisa kita akses melalui internet, melainkan banyak informasi dan jasa lainnya di bidang keuangan yang bisa kita temui seperti jasa pembayaran, jasa pinjaman, jasa investasi, jasa asuransi dan sebagainya.

Hal tersebut bertujuan untuk membuat masyarakat lebih mudah mengakses produk-produk keuangan, mempermudah transaksi dan juga meningkatkan literasi keuangan. Yang kemudian dikenal dengan istilah Fintech alias Financial Technology. Secara garis besar Fintech adalah layanan jasa keuangan berbasis teknologi informasi.

Berkenalan Dengan Fintech (Financial Technology)


Jujur saya sendiri baru tahu tentang apa itu Fintech, ketika pada hari Selasa lalu, 13 November 2018 berkesempatan hadir di sebuah acara menarik, ngobrol seru yang membahas tentang tema keuangan, yang diadakan oleh grup Tempo Media bekerjasama dengan lembaga keuangan pemerintah Otoritas jasa keuangan (OJK) Indonesia.


Narasumber (kika) : Bpk Iwa Gartiwa (ketua kadin kota Bandung, Bpk Sigit Aryo Tejo ( Head Of Micro business @Modalku, Bpk Yefta Surya (Dirut PT Esta Kapital Fintek, dan Bpk Audi Ramzi (perwakilan OJK)

Fintech di Indonesia memiliki banyak jenis yang meliputi jasa pembayaran (payment), jasa peminjaman (lending), perencanaan keuangan (personal finance), investasi ritel, pembiayaan masal (crowdfunding), riset keuangan dsb.

Ada sekitar 73 perusahaan start up yang bergerak di bidang Fintech dan sudah terdaftar atau berizin di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Indonesia.

Dan sampai saat ini ada 47 perusahaan yang masih dalam proses pendaftaran serta 38 perusahaan lainnya yang menyatakan berminat mendaftar. 

Industry fintech ini memang memiliki potensi besar. Dan peraturan tentang perusahaan startup fintech di Indonesia diatur melalui peraturan pojk-nomor-77-pojk-01-2016. Info lebih lengkap bisa dilihat di www.ojk.go.id 

Peran Fintech Dalam Memenuhi Kebutuhan Masyarakat


Industri Fintech memiliki peran penting dalam membantu dan memudahkan penggunanya dalam hal keuangan. Tak hanya sekedar urusan mengatur keuangan, dan melakukan transaksi keuangan, Fintech juga merupakan sarana untuk melakukan pinjaman, yang juga memberikan masukan terkait pengambilan keputusan dalam bidang keuangan.
 

Nah di acara ngobrol seru ini, tema yang dibahas adalah seputar sosialisasi program Fintech peer to per lending, kemudahan dan risiko untuk konsumen.


Peer to peer lending ini memiliki pengertian sebagai penyelenggaraan layanan jasa keuangan untuk mempertemukan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman dalam rangka melakukan perjanjian pinjam meminjam melalui sistem  elektronik dengan menggunakan jaringan internet.



Namun ada hal-hal yang harus dipahami dalam kegiatan Fintech khususnya yang berkaitan dengan pinjaman (lending). Yaitu hal-hal yang berkaitan dengan pengawasan (regulasi) dari pihak pemerintah serta penggunaan data konsumen.

Besar pinjaman yang diberikan melalui fasilitas peer to peer lending ini memang relative terbatas, karena target market jasa pinjaman online ini berbeda dengan target market lembaga keuangan konvensional seperti bank. Persyaratannya pun cenderung mudah. Maka layanan jasa pinjaman online ini banyak diminati oleh masyarakat yang terdesak akan berbagai macam kebutuhan pendanaan dalam waktu singkat. 
 

Kebutuhan masyarakat akan pendanaan pun menjadi sebuah peluang bagi perusahaan-perusahaan start up yang bergerak di bidang Fintech untuk hadir menyediakan layanan penyedia pinjaman online.

Dengan adanya industri Fintech ini konsumen dituntut untuk cerdas dalam memilih dan mencari informasi sebanyak mungkin mengenai profil dan jasa perusahaan Fintech yang akan digunakan.

Berikut ini beberapa tips yang harus diingat untuk menghindari jasa pinjaman fintech illegal :

  •      Pastikan bahwa jasa pinjaman online tersebut memiliki kantor dan data pengelola yang jelas. Tidak disamarkan keberadaannya.
  •            Memiliki syarat dan ketentuan pinjaman yang masuk akal. 
  •         Tingkat bunga yang ditawarkan jelas dan transparan. Tidak memberatkan pihak peminjam dengan adanya biaya tambahan lain berupa denda dsb yang tidak sesuai dengan perjanjian awal.
  •      Pastikan tidak adanya penyalahgunaan data konsumen melalui tindakan menyalin semua data kontak yang ada di handphone konsumen.




Seperti yang kita ketahui beberapa waktu terakhir marak terdengar berita tentang jasa pinjaman online illegal yang melakukan praktek nakal hingga terdapat korban yang dirugikan secara moril dan materil. Praktek nakal tersebut berupa jumlah bunga dan denda pinjaman yang mencekik serta sistem penagihan yang tidak manusiawi.

Yang harus dipahami, Fintech ini erat kaitannya dengan digital technology. Dan kunci dari digital technology adalah data konsumen. Data yang memungkinkan rekam jejak setiap individu terus terekam di internet dan digunakan kembali setiap saat.

Semoga kehadiran Fintech ini tak hanya menjadi solusi bagi masyarakat, tapi juga bisa menjadi sebuah hubungan simbiosis mutualisme yang berkelanjutan. Tentunya sebagai masyarakat yang membutuhkan jasa Fintech khususnya jasa pinjaman, konsumen ingin mendapatkan rasa aman dan perlindungan dalam bertransaksi #pahami fintech.





Sebagai seorang ibu rumah tangga saya pengen banget punya pekerjaan yang bisa dikerjakan di rumah.  Memiliki pekerjaan sebagai seorang blogger freelance juga sebenarnya bekerja di rumah sih, namun melihat trend bisnis online yang sedang marak sekarang ini, sempat terfikir kalo saya ingin memiliki online shop lagi

foto : pixabay, edited by phonto


Beberapa tahun yang lalu, selepas saya menikah dan kemudian resign dari tempat bekerja, saya sempat coba-coba berjualan via online. Waktu itu saya mencoba berjualan produk fashion yaitu kerudung dan baju.

Namun setelah dijalani selama beberapa waktu, ternyata berjualan online itu selain membutuhkan keuletan juga membutuhkan banyak persiapan, seperti harus konsisten meng-upload foto produk yang kita jual, juga harus memiliki catatan administrasi (pembukuan) berupa catatan keluar masuk barang dan sebagainya.

Dan saat itu saya memang tidak memiliki pembukuan yang baik, akibatnya bisnis online saya pun hanya bergerak di tempat huhu. Keuntungan yang diperoleh pun ga jelas masuk kemana.

Pembukuan Adalah Salah Satu Faktor Pendukung Penting Dalam Bisnis Penjualan (Bisnis Online)


Berkaitan dengan masalah tersebut, sampai saat ini banyak pelaku bisnis UKM (usaha kecil dan menengah) yang sudah bergerak di bidang online dan mendapatkan pemasukan yang cukup besar, namun belum merasakan hasilnya, karena mereka belum memiliki pembukuan yang rapih.

Sebuah bisnis memang tidak hanya dibangun lewat produk yang unik dan memiliki nilai jual saja, tapi juga melalui strategi marketing yang menarik serta adanya pembukuan usaha yang rapih.

Dan kabar baiknya sekarang sudah ada lho aplikasi pembukuan canggih yang bisa membantu kita untuk memiliki pembukuan yang cepat, efisien dan teratur.



Acara Digital Breakfast #5 diadakan pada Jumat (07/09) lalu di Lo.ka.si (coffee & space) Jl. Ir.H.Juanda No 92 Bandung
   
Saya mendapatkan informasi bermanfaat tersebut dari sebuah acara sharing yang bertema Digital Breakfast #5. Wah seru ya judulnya. Identik dengan digital lyfe gaya hidup anak milenial jaman sekarang.  Ga heran mayoritas peserta yang hadir di acara tersebut adalah anak muda.

 

Tips Bisnis Online Untuk Pemula


Berdasarkan pemaparan yang disampaikan oleh mas Kunto Wiyoga (Strategic Director Panenmaya Group), ada beberapa poin penting yang berhasil saya rangkum. Poin-poin penting yang berkaitan dengan tips dalam berbisnis online bagi pemula, supaya usahanya dapat berkembang dan survive di era digital, diantaranya yaitu :

  • Miliki pembukuan yang baik. Pembukuan yang bisa mencatat semua transaksi penjualan dengan cepat, efisien dan real time. Karena adanya laporan keuangan yang rapi dan terkontrol bisa menjadi tolak ukur sehat tidaknya sebuah bisnis.Solusi untuk memiliki pembukuan yang rapih pun bisa diperoleh melalui layanan yang diberikan oleh solusiukm.com yang menggandeng sebuah perusahaan developer ternama di Indonesia yaitu PT.CPSSoft dengan brandnya yang bernama Accurate (software akuntansi berbasis cloud). Fyi PT.CPSSoft sudah berdiri selama 17 tahun lho (sudah berpengalaman).
  • Miliki mentor dalam bisnis. Memiliki mentor yang sudah berpengalaman dan bisa membimbing kita dalam berbisnis sangatlah penting. Man-teman bisa mencoba mengakses situs solusiukm.com yang menyediakan fitur online consultation untuk kita berkonsultasi seputar dunia bisnis online. Terpercaya karena menggandeng praktisi keuangan, perpajakan hingga professional di bidang digital marketing. Atau kalau butuh mentor yang dapat membantu untuk membangun digital asset seperti website dan social media intip saja www.coconutindonesia.co
  • Jeli melihat peluang bisnis yang ada. Yaitu dengan menjual produk yang memberikan solusi. Seperti misalnya menjual produk minuman yang dipercaya bisa mengatasi sebuah penyakit yang sering dialami oleh masyarakat Indonesia yaitu penyakit panas dalam misalnya. Ada kalanya customer memiliki sugesti  pada produk-produk tertentu yang dikemas secara khusus padahal minum air putih yang banyak pun sebenarnya sudah cukup. Dan hal tersebut memang terbukti bisa menjadi peluang bisnis.
  • Selalu berikan respon yang baik pada setiap customer dan calon customer yang sedang atau akan berbelanja di online shop kita. Ini penting banget lho, noted ! karena sebagai seseorang yang suka berbelanja online saya pernah mengalami ga jadi beli hanya gara-gara respon yang diberikan tidak memuaskan (adminnya menjawab seperlunya dan tidak komunikatif). Siapa sih yang mau dicuekin? 
  • Selain berjualan via e-commerce, saat ini banyak orang yang memanfaatkan media sosial seperti instagram misalnya sebagai sarana untuk berjualan. Aplikasi Instagram memang berfokus pada tampilan visual  sehingga instagram dianggap lebih menarik dan lebih efektif untuk menjaring konsumen. Selain menampilkan foto yang baik, salah satu tips yang bisa kita praktekkan di instagram adalah yaitu dengan melakukan sharing. Berbagi (sharing) informasi yang bermanfaat baik yang berhubungan langsung dengan produk yang kita jual atau tidak, akan menimbulkan sebuah hubungan (engagement) yang kemudian bisa mengarah pada terjadinya transaksi jual beli di kemudian hari.
      Hal-hal detail seperti demikian memang menjadi sebuah hal penting yang tidak boleh  diabaikan begitu saja. Terutama apabila kita ingin terus bertahan dan bersaing dengan kompetitor lain. Retail is detail.

6 Fakta Tentang Bisnis Online Di Indonesia

Di acara yang dihadiri oleh sekitar 50 orang peserta tersebut, saya mendapatkan banyak pengetahuan baru termasuk diantaranya 5 fakta (based on data) mengenai bisnis online di Indonesia.

1. Bisnis e-commerce adalah bisnis yang sedang berkembang pesat di Indonesia. Terbukti jumlah pengunjung e-commerce pada triwulan pertama di 2018 mencapai 450 juta pengunjung. Wow!  Dan Tokopedia terdaftar sebagai e-commerce no 1 dengan jumlah visitor tertinggi setiap bulannya yaitu 111.484.100 visitors/month. Disusul oleh Bukalapak, Lazada, Shopee dan Blibli. 



2. Selain alat elektronik dan fashion (pakaian), groceries alias kebutuhan sehari-hari masuk dalam urutan nomor tiga jenis barang yang sering dibeli via online (memiliki prosentase sebesar 17%). Hal tersebut menunjukkan bahwa sudah banyak ibu rumah tangga yang mulai mengubah gaya hidupnya dengan berbelanja kebutuhan bulanan via online. Berbelanja via online memang lebih praktis dan lebih menghemat waktu. Dalam hitungan menit kita tinggal order via online dan tinggal menunggu barang tersebut dikirim ke rumah atau kantor. Ga perlu lagi harus keluar rumah, terkena macet, hingga harus antri di kasir. Mas Yoga pun menyebut bisnis online sebagai solusi bagi masyarakat 'malas' hehe.

3. Jumlah rata-rata belanja online orang Indonesia adalah sebesar Rp 481.000 setiap bulannya. Nilai tersebut masih jauh dibawah apabila dibandingkan dengan nilai belanja negara tetangga seperti Singapura yang mencapai Rp 900.000 setiap bulannya. Namun hal tersebut merupakan angka yang potensial apabila dikalikan dengan jumlah pengunjung e-commerce di Indonesia yang mencapai ratusan juta pengunjung itu. Pasar konsumen belanja online di Indonesia memang sangat besar.



4. Orang Indonesia berbelanja online disaat jam kerja dan pada hari kerja. Jadi kalo sebelumnya ada asumsi bahwa seseorang berbelanja online di saat waktu senggang seperti selepas pulang kerja atau di saat waktu istirahat, hal itu ternyata adalah salah besar. Karena berdasarkan pengalaman saya belanja online memang bisa menjadi sebuah sarana refreshing alias hiburan di sela-sela tumpukan pekerjaan kantor yang seperti ga ada habisnya. Siapa yang setuju sama saya..? Cung! Hihi.





5. Harga produk yang diminati oleh konsumen berada di kisaran harga mulai Rp 100.000 s/d Rp 500.000. Jadi harga produk yang lebih murah tidak jadi jaminan lho kalo barang tersebut akan diminati oleh banyak orang. Ada sebagian opini yang mengatakan kalo kemurahan mah takut palsu katanya haha. Yang pasti ada harga pasti ada kualitas.




6. Poin yang terakhir ini merupakan salah satu fakta yang cukup bikin saya terkejut karena sebuah data menyebutkan bahwa gender yang mendominasi belanja online di Indonesia adalah kaum pria. Oya? hihi. Hal ini menunjukkan bahwa target market pria sangat terbuka luas. Jadi buat temans yang masih mikir-mikir produk apa yang bisa dijual via online, temans bisa pilih produk yang diminati oleh kaum pria.


Well sebenarnya masih banyak tips-tips bisnis online lain yang lebih bermanfaat dan bisa temans terapkan dalam bisnis online masing-masing. Namun semua ilmu tersebut akan menjadi tak bermanfaat apabila tidak dipraktekkan sekarang juga. Karena practice makes perfect.


Untuk fitur lengkap aplikasi pembukuan canggih Accurate Online bisa dilihat di http://aol.solusiukm.com


Selamat berbisnis online.

Salam,

 


Sarrahgita.com - Ketika memutuskan untuk membuka rekening di sebuah bank, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan saya, selain bank tersebut harus terpercaya, saya akan memilih bank yang sesuai dengan kebutuhan, seperti mempunyai layanan m-banking, memiliki fasilitas ATM (Automated Teller Machine alias Anjungan Tunai Mandiri) yang tersebar di berbagai tempat, bekerjasama dengan banyak merchant dan juga bank tersebut harus memiliki petugas customer service yang sigap dan solutif.
Fasilitas ATM disediakan untuk memudahkan, jangan sampe uangnya habis ditarikin, nabungnya malah jarang hehe #AyoNabungDiBank

Bank memang adalah sebuah bisnis kepercayaan. Dan yang menjadikan sebuah bank itu terpercaya salah satunya adalah apabila bank tersebut terdaftar sebagai bank peserta penjaminan LPS (lembaga penjamin simpanan).

Berkenalan Dengan LPS

Jujur setelah lebih dari sepuluh tahun saya menjadi nasabah di beberapa bank, baru sekarang saya berkenalan dengan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Kalo denger sih pernah tapi dulu ga ngeh kalo LPS ini ternyata punya peran yang penting dalam dunia perbankan.

Padahal selama ini LPS lah yang menjamin semua tabungan nasabah yang ada di bank. Jadi dengan adanya LPS kita ga usah khawatir lagi uang simpanan kita di bank akan hilang begitu saja seperti yang terjadi pada kejadian  20 tahun lalu (krisis moneter 1998), dimana terjadinya krisis keuangan negara yang berimbas pada harus dilikuidasinya 16 bank di Indonesia karena situasi keuangan Negara sedang tidak stabil saat itu.

Yang sempat ngalamin pasti familiar tuh dengan istilah krismon alias krisis moneter. Krisis moneter tersebut ditandai dengan keadaan keuangan yang tidak menentu sebagai akibat lembaga keuangan dan nilai tukar mata uang tidak berfungsi dan tidak berjalan sesuai harapan.

Situasi seperti itu tentu meninggalkan trauma dan pengalaman buruk bagi para pelaku ekonomi di Indonesia dan juga masyarakat banyak pada umumnya.

Nah dilatar belakangi oleh kejadian tersebut, pada tanggal 22 September 2004 presiden RI mengesahkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 tentang Lembaga Penjaminan Simpanan. Dan berdasarkan Undang-Undang tersebut LPS berfungsi sebagai lembaga independen yang menjamin simpanan nasabah dan turut aktif dalam memelihara stabilitas sistem perbankan sesuai dengan kewenangannya. 

Undang-Undang tersebut berlaku efektif mulai tanggal 22 September 2005, dan sejak tanggal tersebut LPS pun resmi beroperasi.

Saat ini kantor LPS beralamat di Equity Tower Lt 20-21,Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 9, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta, dan tidak memilki cabang di kota lain di Indonesia. 

LPS Menjamin Uang Tabungan Nasabah Hingga Rp 2 Milyar

Sebagai lembaga keuangan negara yang terpercaya, LPS mempunyai tugas untuk menjamin keamanan uang tabungan nasabah yang ada di bank. Dengan catatan nominal uang tabungannya tak lebih dari 2 milyar rupiah (efektif per 13 oktober 2008).

Namun sebelumnya ada 3 kriteria yang harus dipenuhi terlebih dahulu supaya uang tabungan kita layak dibayar oleh LPS (apabila terjadi sesuatu pada bank tempat kita menabung), yaitu :

  1.  Tercatat dalam pembukuan bank. Btw udah lama banget nih saya ga pernah print buku tabungan. Selain males kalo ternyata harus antri di bank, saya berfikir kalo setiap transaksi bisa saya cek lewat aplikasi m-banking aja hehe. Padahal sebenarnya ngeprint buku tabungan secara manual mempunyai kegunaan yang lebih real. Karena dengan kita rajin ngeprint buku tabungan , kita bisa terhindar dari transaksi perbankan yang mencurigakan atau berjaga-jaga apabila sewaktu-waktu terdapat perbedaan jumlah saldo di ATM dan buku tabungan.
  2. Tingkat bunga simpanan tidak melebihi tingkat bunga penjaminan. Tingkat bunga simpanan dievaluasi setiap bulan. Dan besaran tingkat bunga bank umum berkisar di 6,25%, bunga valas (valuta asing) di kisaran 1,50% dan untuk bunga BPR (bank perkreditan rakyat) di kisaran 8,75%. Nilai simpanan yang dijamin tersebut meliputi pokok ditambah bunga untuk bank konvensional, atau pokok ditambah bagi hasil yang telah menjadi hak nasabah untuk bank syariah.
  3.  Tidak melakukan tindakan yang merugikan bank, seperti misalnya punya kredit macet (hutang yang belum lunas dibayar).

Silahkan follow akun @lps_idic untuk mengetahui lebih banyak informasi mengenai LPS

 Baca juga : Perbedaan KPR Konvensional dan KPR Syariah

Darimana Sumber Pendanaan LPS?

Pertanyaan ini langsung muncul di benak saya ketika mendengar bahwa LPS berfungsi sebagai lembaga yang akan menjamin semua dana nasabah yang disimpan di bank. Dan rasa penasaran saya pun berhasil terjawab di acara temu media dan influencer bersama LPS tersebut, karena sumber pendanaan LPS berasal dari :
  • Modal awal yang merupakan kekayaan negara yang dipisahkan sebesar Rp 4 trilyun.
  • Kontribusi kepesertaan yang dibayarkan pada saat bank pertama kali menjadi peserta.
  • Premi penjaminan (sebesar 0,1% dari total simpanan) yang dibayarkan bank setiap semester, dan
  • Hasil investasi cadangan penjaminan.

Seberapa penting peran Perbankan dan mengapa simpanan Perbankan harus dijamin
 
Pak Samsu Adi Nugroho dari LPS di acara temu media & influencer di hotel Courtyard, Bandung (09/08)

Dan sampai saat ini terdapat 72 negara di dunia yang telah mendirikan lembaga penjamin simpanan. Beberapa negara maju seperti Amerika Serikat, Kanada dan Swedia bahkan telah mendirikan lembaga penjaminan jauh sebelum krisis perbankan melanda Asia Pasifik. 

Negara di Asia yang telah mendirikan lembaga penjaminan simpanan antara lain Filipina pada tahun 1963, Korea pada tahun 1996, dan setelah Indonesia menyusul Malaysia dan Singapura.

Jadi ga usah ragu lagi tuk nabung di bank, karena bersama LPS nabung di bank jadi lebih tenang dan lebih aman. #AyoNabungDiBank

Jenis-jenis simpanan yang dijamin oleh LPS
 
Sumber : wikipedia.org
               lps.go.id
Sarrahgita.com - Setuju ga sih..di jaman sekarang  membeli rumah secara tunai (cash) adalah sebuah hal yang langka. Selain karena budget yang kita miliki cenderung terbatas, harga rumah idaman pun terus mengalami kenaikan dari waktu ke waktu.

Oleh karena itu banyak sekali pasangan muda termasuk saya yang memutuskan untuk mencicil rumah melalui jasa KPR saja.

Selain menjadi sebuah solusi yang paling masuk akal, saat ini proses KPR sudah jauh lebih mudah dan lebih praktis. Bisa via online lho. Salah satunya yaitu dengan mencicil melalui BTN Properti.

Dan sebelum mengajukan KPR lewat bank, ada baiknya kita terlebih dahulu mencari informasi sebanyak mungkin tentang proses KPR ini.

Karena seperti yang kita tahu, ada 2 jenis KPR  untuk kepemilikan rumah ini yaitu KPR konvensional dan KPR syariah. Keduanya memiliki perbedaan dan kita bisa memilih salah satu sesuai kebutuhan kita.


Perbedaan KPR Konvensional Dan KPR Syariah Secara Garis Besar


KPR atau Kredit Pemilikan Rumah adalah suatu program bagi orang-orang yang akan membeli rumah atau kebutuhan konsumtif lainnya secara kredit, dengan rumah sebagai jaminannya.  Program KPR tersebut terdiri dari KPR Konvensional dan KPR Syariah.

Perbedaan utama antara keduanya adalah debitur dari KPR Konvensional akan dibebani bunga atas uang pinjaman dari bank. 
 

Sedangkan pada KPR Syariah, pihak bank tidak membebani para debiturnya dengan bunga. Hal ini dikarenakan KPR Syariah yang menjadikan ekonomi syariah sebagai prinsip dasar. 

Dalam agama islam, bunga termasuk dalam riba, hal inilah yang menjadikan bunga dilarang.
Sedangkan dalam KPR Konvensional, mereka menggunakan prinsip pinjam-meminjam sehingga muncullah bunga. 

Dalam KPR Syariah yang berprinsip ekonomi syariah, pihak bank berperan sebagai penjual dan debitur sebagai pembeli. Transaksi tersebut bisa diilustrasikan seperti ini, bank syariah membeli rumah lalu menjualnya kepada debitur. 

Kemudian rumah tersebut dibeli oleh debitur secara kredit. Disinilah kita akan mengenal istilah margin dalam KPR syariah.

Margin yang dimaksud adalah seperti pihak bank syariah yang membeli rumah subsidi Bogor seharga 300 juta. Lalu rumah tersebut dijual kepada debitur secara kredit dengan harga 500 juta.  Jadi, KPR Syariah ini menggunakan prinsip jual beli. 

Perbedaan selanjutnya adalah jika nasabah KPR Konvensional telat dalam membayar cicilan, maka orang tersebut akan dikenai denda. 

Sedangkan dalam KPR Syariah, nasabah yang telat membayar cicilan tidak akan dikenai denda.

Dengan mengetahui sedikit banyak perbedaan antara KPR Konvensional dan KPR Syariah. Setidaknya kita bisa memilih dan mempertimbangkan terlebih dahulu, perbedaan serta kelebihan dan kekurangannya masing-masing. 

Atau untuk informasi lebih jelas tentang KPR ini, segera kunjungi bank BTN terdekat yang ada di kotamu ya.



Salam.