Showing posts with label kuliner. Show all posts
Showing posts with label kuliner. Show all posts
Café Di Dago Harga Mahasiswa, Cafe Platform 78 ! - Siapa yang ga kenal dengan jalan Dago. Sebuah kawasan di kota Bandung yang terkenal sejak jaman dulu. Selain terkenal akan wisata fashion khas factory outlet, kawasan Dago juga terkenal akan wisata kulinernya.


Dari kawasan Dago bawah menuju ke arah perempatan simpang Dago, ada sebuah jalan yang bernama jalan Dayang Sumbi. Di jalan yang tembus ke kawasan jalan Taman Sari tersebut terdapat beberapa buah café yang instagramable. Cocok buat dijadiin sebagai tempat nongkrong sambil makan siang or ngopi-ngopi bareng teman. Ada Beehive café, Noah’s Barn café serta Kapulaga resto

Dan di ujung jalan Dayang Sumbi, tepatnya di pertemuan antara jalan Dayang Sumbi dengan jalan Tamansari. Terdapat sebuah cafe bernuansa tempo dulu yang bernama Cafe Platform 78.  
 
cafe platform 78
Café Platform 78 resmi beroperasi pada tanggal 7 Juni 2018 (soft opening)


 

 

Café Platform 78 – café Dengan Nuansa Heritage di kawasan Jalan Dayang Sumbi, Dago, Bandung


Selain berlokasi dekat dengan kampus ITB (berjarak hanya sekitar 50 m saja), café Platform 78 ini memang merupakan cafe yang dinisiasi oleh sekumpulan alumni ITB angkatan 78 yang ingin memfasilitasi adik-adik kelasnya agar dapat berkumpul (nongkrong sambil belajar) di café dekat kampus. Sebagai hiburan untuk mengurangi rasa jenuh ketika belajar di dalam kampus.

Bangunan café Platform 78 ini terasa adem karena bernuansa tempo dulu (heritage) karena berada di sebuah bangunan peninggalan jaman Belanda yang sudah ada sejak tahun 1927 silam.

Background tembok batu di cafe Platform 78, ciri khas bangunan tempo dulu

FYI sebelum menjadi cafe Platform 78, bangunan di jl Dayang Sumbi no 10 ini adalah museum alat komunikasi dan operator perkereta apian Indonesia

Cafe Platform 78 bernuansa semi outdoor
Meja berbahan dasar kayu cocok dengan suasana cafe yang cozy

Pilihan Menu Di Café Platform 78


Ada banyak pilihan menu di café Platform 78. Mulai dari makanan berat seperti menu nasi hingga menu cemilan. Bisa pilih sesuai selera, mau menu Indonesia, western hingga Japanese, tersedia di cafe ini. Dan berikut ini beberapa menu yang sempet saya coba bareng teman-teman ketika nongkrong di café Platform 78 tempo hari. 

1. Ayam Geprek Sambal Ijo (hmm..yang ini favorit saya nih)
2. Fried Dory Fish With Spaghetti Salted Egg Sauce n Tartar Sauce
3. Sirloin Steak With Mushroom Sauce
4. Iga Bakar dengan Sambal Kecap

Fried Dory With Spaghetti Rp 38.000 ++ (spagheti nya bisa diganti pake kentang goreng)


Sirloin steak with mushroom sauce Rp 60.000 ++

iga bakar
Iga bakar dengan sambal kecap | Rp 70ribu

Serta beberapa cemilan seperti risoles special ala Platform 78, strawberry pancake, pisang bakar, aneka gorengan dan masih banyak lagi. Sedangkan tuk minumannya pun cukup beragam. Ada minuman bersoda, jus serta minuman yang mengandung susu seperti milkshake.

Risoles 78 : risoles berukuran besar dengan isian lettuce, smoked beef, bechamel sauce dan mozarella disajikan dengan mix salad dan picante sauce | Rp 30.000 ++
Yang bikin orange juice nya ganteng lho:)


Pancake with strawberry ice cream

Café Platform 78 Menyediakan Venue Untuk berbagai Macam Event seperti Wedding, Gathering, Meeting dan sebagainya


Platform 78 mengusung konsep café - eatery - space. Jadi selain menyediakan makanan dan minuman, café Platform 78 juga menyediakan fasilitas lain berupa  3 vip room yang bisa digunakan untuk meeting kecil (bersifat privacy). Fasilitas screen serta projector. Dan tentu saja fasilitas wifi untuk semua pengunjung. 

Total seating capacity di cafe Platform 78 cukup untuk sekitar 120 orang
  
Chocolate milkshake teman santai di cafe Platform 78

Sebagai hiburan, setiap minggunya semua pengunjung yang datang ke café Platform 78 akan disuguhi oleh alunan musik live akustik. Saya paling suka nih kalo nongkrong di café sambil dengerin live akustik. Apalagi kalo bisa request lagu. Udah deh tambah betah hehe.

Minuman yang instagramable ini juga bisa bikin betah pengunjung buat foto-foto

Milkshake greentea nya enak lho..kusuka 😋 | Rp 28.000

Oya berdasarkan informasi yang saya peroleh café Platform 78 juga bisa disewa untuk mengadakan berbagai macam event besar seperti gathering, wedding, reuni, talkshow atau event-event lainnya lho.

Namun sayang, ketika sekitar awal tahun 2020 saya lewat jalan Dayang Sumbi, ternyata cafe Platform 78 ini sudah tidak beroperasi lagi.

Café Platform 78
Jalan Dayang Sumbi no 10 (Dago), Bandung
Jam operasional : 10.00 wib s/d 23.00 wib
Telp : 0858-2250-9878 atau (022) 20457768
IG : @platform_78


 Salam,















Sarapan Cantik Dan Sehat Di Greens And Beans Resto - Bertemu dan berkumpul dengan sesama teman wanita adalah salah satu kegiatan me time saya. Dan ketika hari Senin (05/08) lalu, teman-teman kesayangan mengajak untuk bertemu, saya mengusulkan untuk ketemuan di sebuah café instagramable yang menyajikan aneka makanan sehat (healthy food). Sepertinya cukup menarik dan belum pernah kami coba.

Pagi itu kami sepakat untuk sarapan di café Greens And Beans. Sebuah cafe yang beralamat di jalan Bahureksa nomor 9. Sebuah kawasan yang teduh dan tak terlalu ramai, berlokasi tak jauh dari area jalan Riau, Bandung. Kebetulan Tica, teman saya yang tinggal di Jakarta sedang ada di Bandung dan menginap di salah satu hotel yang ada di jalan Riau.  


Uun (kiri), saya (tengah), Tica (kanan)


Cafe Greens and Beans, sekitar 150m dari studio foto Jonas Banda..tinggal nyebrang

Selamat Datang Di Café Greens and Beans


Begitu tiba di café Greens and Beans saya langsung masuk menuju ke bagian belakang restoran, tempat dimana teman-teman saya yang lain duduk dan berkumpul.


Backyard cafe Greens and Beans, sinar matahari masuk dengan leluasa



Wefie jadi sesi wajib kalo ketemuan hihi

Ternyata area belakang café Greens and Beans memiliki konsep semi terbuka. Dengan mini garden atau kebun berukuran kecil yang ditanami berbagai macam tanaman seperti pohon pepaya, wortel, daun kale, bunga telang dan masih banyak lagi. Menarik juga ya. Dan disamping kebun tersebut terdapat sebuah kolam ikan. Yang menambah sejuk suasana.

Mini garden di area backyard cafe Greens and Beans
Sepertinya area backyard café Green and Beans menjadi salah satu area favorit. Karena suasananya terasa lebih homey sambil ditemani sinar matahari yang bisa masuk dengan leluasa.



Salah satu sudut di area backyard

 
Wall art colorful bergambar sayuran dan buah-buahan di ruang tengah cafe Greens and Beans
Instagramable spot

Sebagai café yang mengusung konsep Back To Nature dan Go Green, saat ini café Greens and Beans memiliki program special berupa free tote bag bagi setiap pengunjung yang datang ke café Greens And Beans dan ingin ikut program Charity. Dimana 20% dari hasil penjualan akan didonasikan kepada pasien kanker Rumah Teduh (charity program).

Charity Drink (The Golden Healing Spice) - minuman berbahan dasar kunyit yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh

Charity drink get free tote bag for min order Rp 150 ribu

.
Ada 3 pilihan tote bag yang bisa pengunjung pilih kalo ikutan program Charity Drink

Pilihan Menu di Café Greens and Beans


Banyak sekali pilihan menu makanan dan minuman yang tersedia di café Greens and Beans. FYI setiap menu yang disajikan di Greens and Beans terbuat dari bahan-bahan pilihan terbaik lho. Seperti sayuran organik, buah-buahan organik dan bahan-bahan organik lainnya.

Ini dia beberapa menu makanan dan minuman yang kami pesan sebagai menu sarapan pagi itu.

  1. Nasi Lengko. Menu nasi Lengko yang disajikan di café Greens and Beans terdiri dari brown rice (nasi coklat organik), tekstur nasinya sedikit berbeda dari nasi biasa, sedikit lebih besar dan sedikit lebih kasar, ada potongan tahu, tempe, toge, bumbu kacang serta topping kerupuk kuning.
    Warm Nasi Lengko Rp 39.000
  2. Soto Jamur Shirataki. Menu soto di café Greens and Beans di beri topping mie Shirataki. Mie Shirataki sangat baik untuk melancarkan pencernaan dan bisa menurunkan berat badan. Shirataki mengandung glucamonnan (serat dari umbi konjac). Kandungan serat tersebut memberi rasa kenyang lebih lama dan rendah kalori.
    Pake sambel ijo plus jeruk nipis..hmm segerr
    Soto Jamur Shirataki Rp 50.000
  3. Baked Fritter alias Gorengan. Yang menarik menu gorengan di café Greens and Beans ini diolah tidak dengan cara digoreng menggunakan minyak (deep fried). Melainkan diolah dengan cara dipanggang. Jadi tidak mengandung minyak sama sekali. Aman dan lebih sehat untuk tubuh.
    Baked Fritter Rp 29.000
  4. Chocolate Ice
    Chocolate Ice Rp 35.000
  5. Kale Smoothies. Kale smoothies merupakan smoothies yang terbuat dari campuran sayuran dan buah-buahan. Terdiri dari campuran daun Kale, buah nanas, buah lemon serta daun mint. Dibuat tanpa mengunakan tambahan gula. Hmm, ternyata rasanya enak juga lho.
    Cafe Greens and Beans mengusung konsep ramah lingkungan..sedotan yang digunakan terbuat dari bambu. Nice !

Kesan Setelah Berkunjung Ke Café Greens and Beans


Jujur beberapa teman saya merasa kurang familiar dengan rasa makanan dan minuman yang ada di café Greens and Beans. Katanya sih kurang bumbu hehe. Tapi buat saya sih oke-oke aja, ternyata lidah saya cukup adaptif. Saya cukup terbiasa dengan makanan dan minuman yang tidak mengandung banyak gula atau garam. Saya tim teh tawar dan tim goreng telur tanpa garam #eh *penting banget ga sih haha

So menurut saya konsep café Greens and Beans ini sangat menarik. Karena di kota Bandung belum banyak restoran yang mengusung konsep healthy eating seperti ini. Apalagi saat ini konsep gaya hidup sehat mulai digemari oleh banyak orang termasuk para anak muda. Dengan adanya restoran seperti Greens and Beans, masyarakat yang ingin mulai gaya hidup sehat bisa mulai berkenalan dengan jenis-jenis makanan sehat dan bisa mencoba mengkonsumsinya dengan berkunjung langsung ke café Greens and Beans.
 
Di cafe Greens and Beans pengunjung bisa memesan menu custom salad

 
Tersedia juga menu kopi buat kamu yang pengen ngopi

Kalo ga pengen makan makanan berat, kamu bisa pesan menu kue-kue

Selain itu gaya hidup sehat bisa juga dimulai dari rumah. Dengan cara membuat makanan sehat masing-masing. Yaitu dengan mulai rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak sayuran dan buah-buahan. Serta mengurangi makanan yang terbuat dari tepung dan mengandung banyak gula.

Quotes menarik tentang pentingnya mengkonsumsi makanan sehat di salah satu dinding cafe Greens and Beans. Lets Pay The Farmer Not The Pharmacist. Cung siapa yang setuju?
Saya sendiri baru sadar kalo mengkonsumsi makanan sehat merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh. Supaya kita tetap fit, tetap awet muda dan terhindar dari penyakit. Apalagi dengan semakin bertambahnya usia, perawatan tubuh kita harus lebih ekstra.

Semoga ke depannya di Bandung akan semakin lebih banyak lagi restoran yang mendukung gaya hidup sehat ya. 


Another Quotes yang ada di dinding cafe Greens and Beans..my fav one nih.. mengingatkan kita tentang pentingnya keseimbangan dalam hidup. Noted !

Café Greens And Beans


Jalan Bahureksa No 9 Bandung

Instagram : @greensandbeans.id

Jam Operasional : Buka setiap hari mulai pukul 08.00 – 22.00 wib

Telepon : 022- 4260826

Price Range : Rp 30.000 – Rp 100.000

Salam,




Warung Taru, Tempat Nongkrong Di Dago - Adalah Warung Taru sebuah tempat  bernuansa kayu yang menjadi tempat nongkrong favorit saya bareng teman-teman. Terletak di daerah Dago atas, sekitar 50 m di sebrang terminal Dago (sebelah jalan yang mau ke arah Punclut).
Sekilas warung Taru ini tidak begitu terlihat jelas seperti tempat makan. Mungkin karena lokasinya yang sedikit ‘nanggung’ karena berada di jalur jalan yang agak sempit alias pas-pasan. Tak heran area parkirnya pun hanya muat untuk sekitar 5 mobil saja.

Namun yang menarik warung ini relatif ramai oleh pengunjung. Padahal plang dengan tulisan warung Taru tidak terpampang di bagian depan lho, melainkan hanya terdapat di dinding sebelah pintu dekat meja kasir.

Kira-kira faktor apa aja sih yang bikin warung Taru ini jadi favorit ?

Pintu depan warung Taru

Nuansa Kayu di Warung Taru


Memasuki area warung Taru, pengunjung langsung disambut oleh nuansa kayu yang kental. Furniture yang terbuat dari kayu hingga perlengkapan meja makan di atas meja seperti wadah sendok garpu serta wadah tissue yang terbuat dari bambu. Menarik.



warung taru dago

Selain meja dan kursinya yang terbuat dari kayu. Di salah satu sudut warung Taru terdapat sebuah lemari berukuran besar yang mengingatkan saya pada suasana rumah jaman dulu. Homey dan bikin betah. 

lemari kayu antik

Pemandangan Alam ke Arah Kawasan Punclut


Karena berlokasi tak jauh dari kawasan Dago Punclut, pengunjung yang datang ke warung Taru bisa menikmati pemandangan indah pepohonan hijau yang ada di area Dago Punclut.
Dago Punclut adalah sebuah kawasan sejuk di dataran tinggi Dago yang juga identik sebagai area kuliner dan sering dikunjungi oleh para wisatawan.


Menu Makanannya Sederhana Tapi Bikin Kangen

Menu makanan dan minuman di warung Taru sebenarnya cukup sederhana. Berupa makanan ringan seperti roti bakar, gorengan (tempe mendoan, bala-bala /bakwan, pisang goreng), bubur ketan hitam, siomay atau cuankie yang cocok untuk disantap sambil nongkrong bareng teman. Dan ada juga beberapa menu berat seperti nasi timbel, nasi plus sop ayam dan nasi pecel.

Sedangkan tuk menu minumannya ada es cingcau hijau, kopi, teh, jeruk peras dan ada juga minuman rempah yang menghangatkan tenggorokan. Ya menu-menu makanan yang tampak sederhana namun istimewa tersebut sangat cocok disantap di warung Taru dengan suasananya yang tradisional dan nyaman bikin mager.
 
es cingcau hijau
Harga makanan dan minuman di warung Taru mulai Rp 15.000 s/d Rp 30.000

Menu Makanan Favorit di Warung Taru

Setiap datang ke warung Taru, ada menu wajib alias menu favorit yang selalu saya pesan. Yaitu pisang goreng palm sugar dan Tempe Mendoan. Pisang goreng ala warung Taru memang istimewa, pisangnya manis dan lembut di lidah. Enak deh pokoknya. Begitupun dengan Tempe Mendoannya, dimakan hangat-hangat plus cabe rawit yang bikin nagih. Sesuai dengan cuaca Dago yang sejuk dan bikin enak makan.

Foto : IG @ sari.hera
Oya selain menu favorit, saya juga punya spot tempat duduk favorit lho hehe. Saya dan teman-teman biasanya memilih tempat duduk yang ada di pojokan dekat meja bar. Disitu ada kursi berukuran besar yang cocok buat duduk rame-rame nongkrong bareng teman.

spot mojok favorit di warung Taru

Jam Operasional Warung Taru


Warung Taru buka setiap hari (Minggu-Senin) mulai jam 08.00 pagi sampai jam 20.00 wib malam. Dan buat man-teman yang pengen berkunjung ke warung Taru ada baiknya kesananya pake taksi online aja, jadi ga usah khawatir ga kebagian tempat parkir. Untung-untungan gitu deh, soalnya saya pernah tuh pas kesana ga kebagian tempat parkir mpe harus muter balik dulu ke arah Tahura (Taman Hutan Raya) Juanda hehe. Oya warung Taru juga menyediakan fasilitas mushola yang cukup luas dan bersih. Musholanya ada di lantai bawah. Masuknya dari area parkir. Selamat nongkrong di warung Taru !

fyi pemilik warung Taru dan warung Lela (wale) adalah orang yang sama | dua2nya punya ciri khas nuansa kayu

Salam,