5 Hal Yang Membuat Kegiatan Membaca Terasa Lebih Menyenangkan - Selama #DiRumahAja ada banyak sekali kegiatan yang bisa kita lakukan. Mulai dari beberes rumah, belajar masak, belajar menanam tanaman hingga membaca buku.
Dan ngomongin soal buku, saya jadi ingat sama beberapa koleksi buku bacaan yang saya miliki di rumah. Sebagian sudah saya simpan di dalam kardus. Dan sebagian masih saya simpan rapi di dalam lemari. Dan ketika saya perhatikan ternyata ada beberapa buku bacaan yang belum pernah atau belum tuntas saya baca.

Well, mungkin sekarang waktunya buat saya untuk mulai baca buku lagi. Jujur saya udah jarang banget baca buku. Kalo ga salah buku yang terakhir saya baca adalah novel karya Dewi Lestari yang berjudul Aromakarsa. Novel berlatar petualangan dan pencarian yang sangat imajinatif. Kok bisa ya dapet ide cerita buku seperti itu?.. She’s one of my fav Indonesian writer.

Sore kemarin saya pun memilah-milah beberapa koleksi buku bacaan yang ada di dalam lemari. Dan memutuskan untuk membaca kembali beberapa judul buku yang bisa menemani saya selama #diRumahAja. Buku-buku ringan yang bisa dibaca sambil santai gitu. 

Baca juga : 5 Tempat Baca Buku Di Bandung Buat Kamu Yang Hobi Baca

Ilustrasi @chiketania


Dan ada 5 hal yang bisa kita lakukan supaya kegiatan membaca di rumah menjadi terasa lebih menyenangkan, yaitu :



  1. Baca Buku Sambil Ditemani Cemilan dan Minuman Favorit
Membaca buku tanpa ditemani cemilan itu ibarat makan sayur tanpa garam. kayak ada yang kurang gitu hehe. Biasanya saya selalu menyiapkan cemilan favorit untuk menemani saya ketika membaca buku seperti sebatang cokelat, sebungkus biskuit, setoples keripik atau segenggam kacang. Plus minuman hangat seperti secangkir hot chocolate atau segelas homemade juice, jus segar yang dibuat sendiri di rumah. Tanpa tambahan gula dan susu. Sluurp, lebih sehat tapi tetap nikmaat. 

  1. Baca Buku Sambil Ditemani Kucing Kesayangan yang Melingkar Manja di Sebelah Kita.
Memiliki binatang peliharaan adalah sesuatu hal yang menyenangkan. Apalagi kalo binatang peliharaan tersebut adalah kucing. Dengan bulunya yang lembut serta sifatnya yang manja. Kucing bisa menjadi teman setia yang menemani kita. Bahkan suara dengkuran kucing terbukti bisa memberikan rasa tenang dan mengurangi stress pada manusia.  

  1. Baca Buku di Atas Tempat Tidur, Sambil Selimutan dan Pake Kaos Kaki.
Salah satu impian saya adalah memiliki sebuah ruangan perpustakaan sendiri di rumah. Yang dilengkapi dengan kursi malas khusus tempat saya membaca buku. Tapi berhubung masih dalam angan-angan. Saat ini tempat favorit saya untuk membaca buku adalah di atas kasur alias di tempat tidur aja hihi. Baca buku sambil selimutan dan sambil pake kaos kaki. Widiih. Nikmat banget iniih. Kalo ga percaya cobain deh. 

  1. Baca Buku di Bawah Langit Yang Penuh Dengan Cahaya Bintang.
Saya termasuk salah seorang yang suka berkhayal dan berimajinasi. Ada kalanya saya membayangkan alangkah indahnya kalo saya bisa menikmati me time dengan membaca buku di bawah langit yang penuh dengan cahaya bintang. Entah itu sambil duduk di atas ayunan atau bahkan sambil tiduran di karpet yang terbentang di atas hamparan rumput luas. Apalagi kalo sambil ditemani sama pasangan. Romantis ga sih? haha. 

  1. Baca Buku di Saat Hujan Gerimis Turun.
Membaca buku disaat hujan turun buat saya terasa lebih menyenangkan dan menenangkan. Kalo saya harus disuruh memilih antara membaca buku sambil ditemani lagu kesayangan atau ditemani suara gemericik hujan. Saya akan lebih memilih membaca buku sambil ditemani suara hujan. Karena suara gemericik air hujan bisa membuat saya merasa lebih tenang dan lebih fokus ketika membaca buku. Beda dengan musik atau lagu yang kadang malah bikin galau atau bikin inget sama hal lain, bikin ga konsen gitu.
Itu dia 5 hal versi saya yang bisa bikin kegiatan membaca di rumah terasa lebih menyenangkan. Tambahin yuk !

#DiRumahAja

#BacaBuku

#YukBacaBuku

#BacaBukuLagi

hari buku, hari buku sedunia
Hari Buku Sedunia diperingati setiap tanggal 23 April

.





3 Alasan Memilih Sabun Cair Vitalis Untuk Mandi Sehari-hari - Sebagai seorang ibu rumah tangga, persediaan kebutuhan sehari-hari menjadi tanggung jawab saya. Mulai dari kebutuhan makan dan minum, kebutuhan dapur hingga kebutuhan bersih-bersih seperti sabun cuci, sabun mandi, shampo dan sebagainya. Maka belanja bulanan ke supermarket pun menjadi tugas rutin saya.

Dan ada sebuah kebiasaan yang sering saya lakukan ketika berbelanja bulanan. Khususnya ketika berbelanja kebutuhan sehari-hari. Saya senang sekali hunting barang yang harganya sedang promo atau diskon gitu hehe. Namanya juga ibu-ibu Yekan?. Kalo bisa cari harga barang yang se ekonomis mungkin kenapa engga. Tapi tetep ga ngelupain mempertimbangkan kualitas. Karena kualitas juga memiliki peranan penting.

Selain hobi hunting barang promo, saya juga punya hobi nyobain brand baru dari sebuah produk. Entah itu makanan atau produk kebutuhan rumah tangga. Just curiousity aja, pengen tau kayak gimana sih rasanya atau hasilnya. Kalo cocok ya terusin, kalo pun engga saya cukup tahu aja. #eh #apa sih. Haha.

Nah di awal bulan lalu, ketika akan membeli sabun mandi,  di rak jajaran sabun yang ada di supermarket, saya melihat ada sebuah brand sabun cair baru yaitu sabun cair merk Vitalis. Yang saya tahu selama ini Vitalis itu merk parfum. Saya pun jadi penasaran.


Sabun Cair Vitalis, Sabun Dengan Kemasan dan Wangi Parfum Yang Menawan


Sebelum membeli sebuah produk sabun saya pasti memperhatikan terlebih dahulu kemasan, wangi serta komposisi dari sabun tersebut. Dan hal pertama yang saya perhatikan dari sabun Vitalis ini adalah warna kemasannya yang sangat eyecatchy. Ada warna pink, warna hijau dan warna ungu. Masing-masing warnanya Bold and Bright sangat menarik perhatian.

Dan ketiga warna sabun Vitalis tersebut menjadi pembeda dari masing-masing varian. Warna hijau  adalah varian Fresh Dazzle. Warna pink varian White Glow, sedangkan yang warna ungu adalah varian Soft Beauty.

Baca juga : Review Redwin Sorbolene Moisturizer Untuk Kulit Sehat Dan Lembut

sabun cair vitalis
Kika : Hijau (Fresh Dazzle), Pink (White Glow), dan Ungu (Soft Beauty)


Saya pun langsung mencoba mencium wangi dari sabun cair Vitalis ini. Karena tak dapat dipungkiri aroma parfum dari sebuah sabun (body wash) memegang peranan besar dalam pembelian sebuah produk. Hmm, wanginya lumayan enak juga nih. Mirip wangi parfum gitu. Tanpa berpikir lama saya pun memutuskan untuk membeli ketiga varian Vitalis bodywash tersebut. 

Apalagi produsen Vitalis yaitu PT. Unza Vitalis merupakan salah satu produsen dari produk perawatan kulit dan tubuh yang saat ini memimpin pasar Indonesia di kategori fragrance. Jadi tuk urusan wewangian Vitalis memiliki expertise yang sangat tinggi dan sudah ga diragukan lagi.

Sensasi Mandi Parfum Menggunakan Vitalis  Body Wash

Ada cerita menarik ketika saya pertama kali mandi menggunakan sabun cair Vitalis. Setelah keluar dari kamar mandi, pak suami langsung berkomentar tentang wangi sabun Vitalis yang masih menempel di tubuh saya. "Pake sabun apa nih Yang?, wanginya wangi banget..mirip wangi parfum". Wih saya ga nyangka kalo wangi Vitalis Body Wash White Glow yang saya pakai mandi tadi pagi bakalan sewangi itu. Jujur baru kali ini, pak suami berkomentar tentang wangi sabun mandi yang saya pakai.

Namun dari ketiga varian sabun cair Vitalis tersebut saya paling suka sama wangi sabun Vitalis yang hijau (Fresh Dazzle). Sesuai namanya sabun Vitalis (Fresh Dazzle) memiliki wangi yang  segar. Kombinasi dari Bergamot dan Floral Bouquet serta wangi aroma Musk Amber.

vitalis fresh dazzle
Vitalis Body Wash Fresh Dazzle anggota baru di kamar mandi


spons mandi
Busanya melimpah dan ga meninggalkan rasa licin di kulit setelahnya
sabun cair vitalis
Sabun cair Vitalis Fresh Dazzle menjaga kulit terasa lebih bersih, wangi segar dan terawat
Vitalis Body wash varian Fresh Dazzle (kemasan warna hijau) memiliki manfaat sebagai Skin Refreshing. Menurut saya wanginya memang paling segar dibanding ke dua varian lainnya. Wangi parfumnya bisa menaikkan suasana hati a.k.a semacam mood booster gitu. Aseek. Setelah saya baca komposisinya, varian Fresh Dazzle ini memiliki kandungan utama ekstrak Jeruk Yuzu dan Teh Hijau (green tea) yang mengandung anti oksidan dan bagus untuk kulit.

Sedangkan tuk dua varian sabun cair Vitalis lainnya, Vitalis Body Wash White Glow memiliki manfaat sebagai Skin Brightening (mencerahkan kulit) dan Vitalis Body Wash Soft Beauty memiliki manfaat sebagai Skin Nourishing (melembabkan kulit). Masing-masing memiliki manfaat sesuai kebutuhan kulit wanita Indonesia.


review sabun cair vitalis
Yang White Glow ini wanginya agak fruity gitu (cherry & raspberry). Dengan kombinasi 4 wangi lainnya yaitu marshmallow dan gardenia (wangi lembut elegan) serta woody dan suede (glamour & long lasting)

 

vitalis soft beauty
Vitalis Soft Beauty perpaduan wangi Rose & Violet plus Tonka Bean (wangi manis) dan Sandalwood premium.

3 Alasan Kenapa Saya Menggunakan Vitalis Body Wash Untuk Mandi Sehari-hari


Dan ini adalah 3 alasan kenapa saya memutuskan tuk membeli ketiga varian Vitalis Body Wash dan menggunakannya tuk mandi sehari-hari di rumah, antara lain :

  1. Harga sabun cair Vitalis sangat terjangkau. Relative lebih murah dibandingkan dengan produk sejenis. Harga satu botol sabun cair Vitalis ukuran 200ml dibandrol dengan harga Rp 17.900. Tuk kemasan refill (isi ulang) nya tersedia dalam ukuran 450 ml dan dibandrol dengan harga sekitar Rp 22.000 an. Bahkan di beberapa online shop saya nemu Vitalis bodywash yang dijual dengan harga yang lebih murah. Lumayan banget tuch.
  2. Sabun cair Vitalis memiliki kandungan High Quality Moisturizer. Saya menyukai produk sabun yang membuat kulit wangi parfum dan tetap lembab seperti Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash ini. Kandungan moisturizer (pelembab) dalam sebuah produk sabun memang sangatlah penting. Saya pernah tuh mencoba sebuah merk sabun cair, namun setelahnya kulit saya menjadi kering. Berbeda dengan Vitalis Body Wash yang benar- benar terasa lembab di kulit.
  3. Sabun cair Vitalis memiliki wangi parfum yang menawan. Sebagai brand yang identik dengan parfum. Vitalis sangat memahami tentang parfum. Dan saya percaya mandi dengan sabun cair yang memiliki wangi parfum yang disukai wanita bisa memberikan experience mandi yang lebih baik. Dan mandi adalah me time nya setiap perempuan.

Gimana, penasaran tuk ikut mencoba juga? #MandiParfum pake sabun cair Vitalis?






Belanja Seru di Alisha Fancy Shop Bandung, Butik Hijab Favorit Wanita - Ga kerasa sudah hampir lima belas tahun saya menggunakan hijab. Untuk kebutuhan hijab saya memiliki beberapa toko hijab langganan yang sering saya kunjungi. Dan salah satu toko hijab langganan saya tersebut adalah toko hijab Alisha yang berlokasi di jalan Merdeka sebrang mal Bandung Indah Plaza.

Toko hijab Alisha yang persis berada sekitar 30m dari toko buku Gramedia itu menjadi toko langganan saya sejak saya pertama kali memakai hijab. Saya masih ingat setiap saya ke Gramedia pulangnya saya pasti nyempetin mampir ke toko Alisha. Namanya perempuan, sekian banyak hijab yang sudah dimiliki rasanya kok berasa kurang terus ya haha.

Nah ngomongin soal si toko Alisha ini, sekitar pertengahan tahun 2019 lalu saya baru ngeh kalo toko Alisha yang ada di jalan Merdeka sekarang sudah tutup alias sudah pindah lokasi ke lokasi yang lebih strategis, lebih luas dan lebih nyaman yaitu ke jalan LL.RE Martadinata (Riau) no 147 Bandung.

alisha hijab


Alisha Fancy Shop, Butik Hijab di Bandung Dengan Konsep One Stop Shopping


Dari arah Bandung Indah Plaza, toko hijab Alisha yang baru berada di sebelah kiri jalan. Atau tepatnya berada persis di sebrang nasi Kalong (kuliner khas Bandung yang mulai buka pada malam hari). Jujur saya cukup surprise dengan bangunan toko Alisha yang sekarang. Memiliki desain interior yang mewah. Berkonsep one stop shopping dengan 3 lantai. Dan dilengkapi dengan fasilitas lift juga lho. Ga heran toko hijab Alisha membranding tokonya dengan sebutan Alisha Fancy Shop.

Sekilas tampak luar, bangunan toko Alisha terlihat biasa saja. Bercat putih dengan plang tulisan berwarna kuning di samping depan. Namun ketika memasuki area lantai 1. Kesan mewah langsung terasa. 



Ruangan yang luas dengan lampu ruangan yang terang serta beberapa patung mannequin dengan pakaiannya yang indah berjajar cantik mengalihkan perhatian saya. Membuat siapapun yang pertama kali datang ke toko Alisha dibuat takjub dan penasaran dengan suasana toko Alisha yang nyaman serta mewah dan ingin terus menjelajah setiap sudut ruangan di toko Alisha.

Tak lupa sambutan petugas yang menyambut di pintu masuk pun menambah hangat suasana berbelanja di Alisha.



Toko hijab Alisha ini menyediakan berbagai macam kebutuhan hijab seperti hijab segi empat, pashmina, aksesoris hijab (bros, ciput), mukena, sajadah dan tentu saja baju muslim. Bahkan beberapa kebutuhan perlengkapan haji dan umroh pun tersedia di Alisha. seperti krim pelembab kulit, kacamata hitam, boneka unta (untuk oleh-oleh haji) dan sebagainya.





Aneka aksesoris di lantai 1

Terdiri dari 3 lantai, toko hijab Alisha terbagi menjadi 4 bagian. Lantai dasar (Lantai G) sebagai area khusus parkir kendaraan. Lantai 1 khusus memajang aneka hijab segi empat, aksesoris dan perlengkapan haji. Lantai 2 adalah area untuk aneka pakaian muslim wanita, seperti baju atasan (kemeja, batik, outer, dalaman), bawahan (rok dan celana panjang), tunik, baju pesta, bahkan baju muslim untuk pria (baju koko) juga ada.   

Area pakaian muslim wanita di Alisha Fancy Shop lantai 2


Selain menjual pakaian dengan brand Alisha, di Alisha Fancy Shop juga terdapat pakaian muslim dari 16 brand terkenal lainnya (tersedia di area Memo Hijab)

Dengan range harga yang bervariasi, Alisha Fancy Shop menyediakan  aneka perlengkapan hijab wanita dari harga yang sangat terjangkau yaitu mulai Rp 15.000, ratusan ribu hingga harga jutaan rupiah. Karena Alisha juga memiliki butik (Alisha Butik) yang menyediakan pakaian premium dengan bahan impor yang khusus didatangkan dari luar negeri.


Toko hijab Alisha ini juga menyediakan harga grosir lho. Jadi untuk pengunjung yang ingin membeli kerudung dalam jumlah banyak (lusinan atau kodian), kita bisa memperoleh harga khusus yang lebih hemat dari harga eceran. Lumayan khan, barangkali mau sambil bisnis jualan hijab atau mau bagi-bagi hijab dalam rangka lebaran ke sanak saudara atau teman. Kita bisa manfaatkan penawaran tersebut.

Salah satu contoh kemasan box cantik dari Alisha, yang bisa kita request sebagai hadiah untuk teman atau kerabat

Alisha Hijab Dilengkapi Dengan Coffee Shop dan Spot Foto Instagramable


Selain itu yang menyenangkan sekarang toko hijab Alisha juga dilengkapi oleh sebuah coffee shop. Coffee shop yang bertitel Full Moon dan berada di dekat pintu masuk area lantai 1. 



 
Area balkon Full Moon coffee shop

Sebuah coffee shop yang multifungsi karena bisa digunakan untuk ngopi cantik bareng teman menikmati segelas es kopi susu kekinian. Coffee shop Full Moon juga bisa digunakan sebagai area bagi para suami, pasangan atau anggota keluarga lainnya yang ikut ke Alisha tapi hanya menemani.

Oya khusus tuk area lantai 3 merupakan area rooftop yang dijadikan sebagai spot khusus untuk foto-foto. 

Salah satu spot foto di lantai 3 Alisha Fancy Shop


Dan saya juga menemukan beberapa spot foto menarik lainnya di sekitar area toko Alisha. Seperti di sudut dekat kasir dan sudut area tangga ketika naik ke lantai atas. Spot-spot foto tersebut  tentu saja sayang banget kalo dilewatkan. Apalagi yang namanya perempuan. Kalo liat spot foto yang instagramable dikit aja, tangan langsung gatel pengen foto-foto. Yekan?

Spot foto instagramable di sudut tangga lantai 2

Area spot foto di sudut tangga menuju lantai 3

Jadi saya setuju banget nih kalo belanja di Alisha itu menyenangkan dan seru ! #BelanjaSeruDiAlisha karena selain bisa dapet aneka perlengkapan hijab sesuai kebutuhan, kita juga bisa dapet foto-foto yang instagramable buat diupload di media sosial.




Lomba Insta Contest di Alisha berlangsung mulai bulan Maret s/d 28 April 2020 | info lengkap cek aja di IG @alishafancyshop ya

Siapa tau saya bisa menang dan kebagian hadiah voucher belanja senilai total jutaan rupiah dari Alisha Insta Contest. Asiik.

Last but not least ada satu hal menarik lainnya yang saya temukan ketika mampir ke toilet di Alisha Fancy shop. Yaitu tersedianya fasilitas “printilan kebutuhan perempuan”  seperti tissue kering, tissue basah, hand sanitizer, panty liner hingga pembalut wanita. Aneka printilan wanita yang sepertinya terlihat sepele namun memiliki arti penting. Iyes Alisha Fancy Shop memang pas banget dijuluki sebagai toko hijab favorit para wanita.


Nice Idea dan perlu ditiru oleh sarana perbelanjaan lainnya

FYI di kota Bandung, Alisha hijab buka di 3 tempat, yaitu di Jl Riau, Mal Pasar Baru dan di Jl. Salendro (daerah Buah batu). Plus dua cabang lainnya yang ada di kota Bogor dan kota Tasikmalaya. 


Alisha Fancy Shop


Bandung :
 

Jalan Salendro Utara No. 27 (Alisha Pusat) - Jam operasional pukul 09.00 wib -17.30 wib  

Pasar Baru Trade Center Lantai 3 No. 38-42 - Jam operasional pukul 09.00 wib -17.30 wib



Jalan RE Martadinata (jl Riau) No. 147 - Jam operasional pukul 09.00 wib - 21.00 wib
 
Bogor :

 
Jalan Siliwangi No .170 - Jam operasional pukul 09.00 wib -18.30 wib

Tasikmalaya :

 
Jl. H. Zaenal Mustofa No. 325 - Jam operasional pukul 09.00 wib - 20.00 wib









Hotel Sandalwood, Lembang Hotel Bintang 4 Di Lembang - Siapa yang ga kenal dengan kawasan Lembang. Salah satu kawasan di Bandung yang memiliki banyak tempat wisata menarik seperti Floating Market, Farm House, The Great Asia Africa, Fairy Garden, Taman Bunga Begonia,The Lodge dan masih banyak lagi. Lembang pun menjadi tempat wisata favorit yang terkenal di kalangan para wisatawan. Hingga tak heran setiap weekend, Sabtu, Minggu dan hari libur. Lembang selalu penuh oleh turis-turis dari luar kota seperti Jakarta dan sekitarnya.

Maka di Lembang pun banyak terdapat penginapan dan hotel yang cocok untuk dijadikan sebagai tempat menginap sambil berlibur bareng keluarga. Bahkan hotel bintang 4 juga ada lho seperti Sandalwood Boutique Hotel, Lembang

hotel sandalwood lembang
Untuk pertama kalinya melihat langsung tanaman English Ivy yang asli di hotel Sandalwood haha

Menginap di Sandalwood Boutique Hotel, Lembang


Jujur, sebagai orang Bandung, saya cukup jarang berkunjung ke Lembang. Kalopun harus ke Lembang pasti karena ada acara khusus. Seperti hal nya di awal Januari lalu, saya sengaja datang ke Lembang untuk bertemu dengan kakak tercinta yang menginap di hotel Sandalwood Lembang bersama istri dan anak-anaknya. Kami pun sepakat untuk bertemu langsung di hotel Sandalwood, Lembang
Hari Jumat sore saya pun meluncur ke hotel Sandalwood, Lembang. Dan hanya butuh waktu sekitar 30 menit untuk tiba di hotel tersebut. Saya mengambil jalan pintas, menggunakan jalur Dago Atas. Jalur menuju Lembang lewat Dago Atas memang relatif lebih lancar dan juga lebih dekat dari rumah tempat saya tinggal.

Baca juga : Tempat Wisata Ramah Keluarga di Lembang, Fairy Garden

Begitu tiba di wilayah Lembang, cuaca mulai dingin dan sedikit berkabut. Yap Lembang memang identik dengan cuacanya yang cenderung dingin. Cuaca Lembang berkisar antara 19- 24 derajat celcius. Dan saking dinginnya, di hotel Sandalwood tidak terdapat fasilitas pendingin ruangan (AC) lho. Bagus juga sih, jadi hemat energi ya hehe.  Sebaliknya hotel Sandalwood Lembang menyediakan fasilitas perapian yang bisa digunakan oleh pengunjung hotel untuk menghangatkan diri.



hotel sandalwood lembang
Anak-anak seneng banget nemu perapian kayak gini


hotel sandalwood lembang
Hmm suasananya kayak lagi musim dingin dimana yaa 😃
Selain itu yang cukup menarik, di hotel Sandalwood tidak terdapat fasilitas lift. Jadi ketika saya tiba di hotel, saya harus naik tangga terlebih dahulu tuk menuju kamar tempat saya menginap, yang ternyata ada di lantai 3. Itung-itung sambil olahraga yes haha.  

Hal tersebut sedikit mengingatkan saya pada salah satu hotel yang ada di Garut, yaitu Kampung Sampireun. Konsep hotel Sampireun yang berbentuk resort dengan danau di tengah-tengahnya. Memiliki area makan (restoran) yang berada cukup jauh dari area kamar tempat tamu menginap. Sekitar 100m an gitu.

Tapi walaupun demikian, hal tersebut terobati dengan suguhan pemandangan indah yang menyegarkan mata. Di Sandalwood Boutique hotel Lembang saya dapat menikmati pemandangan indah berupa view kolam renang dengan pepohonan pinus yang hijau dan berjejer rapi serta pemandangan pegunungan dari balik jendela area lantai 2.

hotel sandalwood lembang

Total jumlah kamar yang ada di hotel Sandalwood hanya berjumlah 30 kamar. Setiap kamarnya memiliki tema dan desain interior yang berbeda. Dan saya senang sekali karena kamar yang saya tempati selama menginap di hotel Sandalwood Lembang memiliki nuansa modern minimalis. Dengan warna dinding sesuai dengan warna favorit saya. Yaitu warna hijau mint. Suka banget deh. Saya jadi ga sabar pengen juga punya ruangan di rumah yang dindingnya di cat warna hijau mint. Menurut saya warna hijau mint itu terasa segar sekaligus lembut dan adem di mata.

hotel sandalwood lembang

Alasan Kenapa Memilih Sandalwood Boutique Hotel, Lembang


Buat man-teman yang akan liburan di Lembang dan ingin mencari hotel di Lembang yang bagus atau hotel di Lembang untuk honeymoon. Menurut saya hotel Sandalwood Lembang ini sangat recommended.. Dan berikut ini lima alasan kenapa hotel Sandalwood cocok sebagai tempat untuk berlibur.

      1.       Lokasi Hotel Yang Strategis

      Hotel Sandalwood berada di lokasi yang sangat strategis. Berada di tengah-tengah kota Lembang. Tak jauh dari kios Tahu Tauhid (Penganan Tahu khas Lembang yang digemari banyak orang). Dari Tahu Tauhid pusat menuju hotel bisa ditempuh dengan hanya berjalan kaki. Jadi ga usah khawatir, buat para pengunjung hotel yang ingin sekalian mencari oleh-oleh untuk teman atau keluarga yang ada di rumah. Pengunjung hotel Sandalwood bisa sekalian beli oleh-oleh khas Bandung yang banyak terdapat di sekitar hotel.

      Oya hotel Sandalwood juga bisa disewa sebagai tempat pernikahan lho. Dan di hari Sabtu pagi ketika saya sedang sarapan saya menyaksikan ada seorang calon pengantin wanita yang sedang melakukan sesi foto pre wedding di samping kolam renang. Saat ini konsep wedding outdoor memang banyak digemari oleh kaum milenials.

     

     2. Hotel Dengan Sarapan Enak Di Bandung.

      Setiap penghuni hotel mendapatkan fasilitas berupa free breakfast. Dan saya beruntung karena ruang restoran hotel Sandalwood berada di dekat ruang kamar tempat saya menginap (hanya terhalang 1 kamar). Pagi itu saya menikmati berbagai macam menu sarapan special. Mulai dari bubur ayam, serabi, siomay Bandung dan masih banyak lagi. Menurut saya menu sarapan yang disajikan oleh hotel Sandalwood tergolong istimewa. Enak-enak dan bikin saya ga mau berhenti ngunyah hehe.

sarapan hotel sandalwood

pool view hotel sandalwood
Pemandangan dari arah restoran tepat menuju kolam renang
     

     
        3.      Hotel Di Lembang Yang Ada Kolam Renang.

      Ketika memasuki area bagian dalam hotel. Mata saya langsung terfokus pada area kolam renang yang tepat berada di tengah hotel. Sebuah kolam renang berbentuk segi empat yang dikelilingi oleh hamparan rumput hijau dan jajaran pohon pinus yang menjulang tinggi. Di samping kolam renang saya melihat sebuah ayunan gantung berbahan rotan berwarna putih. Hmm, one of my wish list banget nih punya ayunan gantung berwarna putih yang bisa saya pakai untuk bersantai, me time sambil baca buku.


hotel di lembang yang ada kolam renang

hotel di lembang yang ada kolam renang

     
hotel di lembang yang ada kolam renang
Pemandangan kolam renang dari kamar hotel


      4. Suasana Hotel yang Homy

Pertama kali tiba di hotel Sandalwood, saya merasakan suasana yang sangat homy. Sama sekali tidak bernuansa hotel. Dan benar saja hotel Sandalwood ini asalnya adalah rumah tinggal sang pemilik hotel. Kemudian disulap menjadi sebuah hotel. Dimana sampai saat ini sebagian area hotel masih ditempati oleh sang pemilik sebagai tempat tinggal. Tak heran hotel Sandalwood mengusung tema Feels Like Home.

view halaman hotel sandalwood

Untuk ukuran rumah tempat tersebut sangat luas. Karena memang dulunya di rumah tersebut terdapat kandang kuda yang merupakan hobi sang suami pemilik hotel. Saya sendiri baru ngeh kalo pemilik hotel Sandalwood adalah juga pemilik tempat wisata berkuda De Ranch. Yang lokasinya hanya berjarak sekitar 200m dari hotel Sandalwood.

Baca juga : Belajar Berkuda dan Memanah di Muslimah Academy

sudut favorit hotel sandalwood
Salah satu sudut di lantai 2 yang mewakili identitas hobi pemilik hotel (gambar Kuda) di bagian dinding

     
      5.      Interior Kamar Hotel yang Instagramable dan Bikin Betah.

Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya. Kamar yang saya tempati selama menginap di hotel Sandalwood sangat pas dengan selera saya. Selain warna dinding kamar yang berwarna hijau mint, aneka perlengkapan lainnya seperti lukisan, sarung bantal dan bed cover nya pun terlihat cantik dan instagramable.

kamar hotel sandalwood lembang

mint color


lukisan di kamar hotel sandalwood

Sederhana tapi terlihat elegan. Ditambah dengan posisi kamar dengan pemandangan indah menuju arah kolam renang. Perfecto.

hotel sandalwood lembang
Salah satu sudut favorit di kamar hotel tempat saya menginap

Menginap di hotel yang nyaman dan bagus bersama keluarga memang bisa menjadi salah satu sarana refreshing dan sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat di perkotaan.


Sandalwood Boutique Hotel

Jalan Seskoau  No 1 Lembang, Bandung Barat

Instagram : @sandalwood.hotel
Website : www.sandalwoodlembang

3 Lokasi Menarik di Yogyakarta Yang Ingin Saya Kunjungi Setelah Nonton Film AADC 2 - Minggu sore di pertengahan bulan Februari. Kala itu cuaca Bandung sedang diguyur hujan. Lumayan dingin dan bikin mager. Saya pun memutuskan untuk leyeh-leyeh di rumah sambil nonton TV. Dan ada salah satu TV swasta yang sedang menayangkan sebuah film Indonesia yang sudah pernah saya tonton sebelumnya yaitu film AADC (Ada Apa Dengan Cinta) 2. 

Film AADC 2 adalah film lanjutan dari AADC yang pertama (rilis perdana di bioskop pada tahun 2002 silam). Dibintangi oleh Dian Sastro sebagai Cinta dan Nicholas Saputra sebagai Rangga. Film tersebut kemudian menjadi fenomenal dan hits pada jamannya. Jaman ketika saya masih kuliah. Dan saya masih ingat dulu saya nonton film tersebut rame-rame bareng temen kuliah. Sampe booking satu studio bioskop. It was so fun 😁. Sedangkan film AADC 2 tayang 14 tahun kemudian yaitu pada April 2016. Time flies soo fast.

Yang berbeda dari film sebelumnya, selain minus Alya yang dulu diperankan oleh Ladya Cheril, film AADC 2 mengambil lokasi syuting di kota Jogjakarta. Sebuah kota yang ingin bisa saya kunjungi lagi di tahun 2020 ini. Saya pun memutuskan untuk menonton film AADC 2 untuk kedua kalinya.

Dan saya baru ngeh kalo di film tersebut saya menemukan beberapa spot menarik di kota Jogjakarta yang sepertinya recommended untuk dikunjungi.

Terbukti ada 3 tempat di Jogjakarta yang kemudian banyak dikunjungi oleh wisatawan. Setelah tempat tersebut dipakai syuting film AADC 2. Seperti Sellie Coffee, Gereja Cakar Ayam dan Greenhost Hotel.

Namun ada 3 tempat lainnya yang menurut saya ga kalah menariknya. Saya pun jadi penasaran dan mencari tahu nama ketiga tempat tersebut. Supaya bisa saya jadikan referensi sebagai tempat yang akan saya kunjungi jikalau sewaktu-waktu saya akan berkunjung ke Jogjakarta.

3 Lokasi Menarik di Yogyakarta Yang Ingin Saya Kunjungi Setelah menonton Film AADC 2 :



        1. Villa Sunset Jogja

Seperti diceritakan di film AADC 2, Cinta (Dian Sastro) dan kawan-kawannya Carmen (Adinia Wirasti), Milly (Sissy Priscila), dan Maura (Titi Kamal) berangkat ke kota Jogjakarta untuk liburan. Selama di Jogjakarta mereka menginap di sebuah penginapan yang interior bangunannya terlihat klasik dan cukup menarik.  

Beberapa waktu terakhir ini saya memang tertarik pada segala sesuatu yang berhubungan dengan interior desain. Di penginapan tersebut saya memperhatikan ada salah satu bagian dinding ruang makan yang sangat eye catchy. Dinding ruang makan yang terbuat dari susunan batu alam dan berwarna putih.

Salah satu impian saya memiliki ruang makan dengan jendela besar menghadap taman | foto : IG @villasunsetjogja


Bentuk jendelanya unik banget | Foto : IG @villasunsetjogja


Ditambah dengan bentuk jendela yang unik yaitu berbentuk lingkaran. Kayak jendela di rumah-rumah jaman Belanda gitu. 

Setelah saya cari tahu, ternyata penginapan tersebut bernama Villa Sunset Jogja. 


Dari informasi yang saya baca, harga menginap per malam di Villa Sunset jogja, relatif tinggi, yaitu sekitar Rp 2 juta-an / malamnya. Tapi harga segitu tentunya sepadan dengan fasilitas yang diperoleh.

Selain bisa digunakan oleh seluruh anggota keluarga. Villa sunset jogja menyediakan beberapa fasilitas seperti  : tempat parkir yang luas, kolam renang outdoor, dapur yang bebas digunakan, menu sarapan, wifi gratis, fasilitas barbekyu, boleh bawa binatang peliharaan serta fasilitas tambahan (by request) berupa antar jemput dari bandara Adi sucipto, Jogjakarta. Wah lengkap ya.

Suasana serta pemandangannya juga indah banget ya😍. Bikin saya pengen buru-buru liburan.  




        2. Via via Restoran & Bakery

Jalan-jalan di Jogjakarta tentu kurang lengkap kalo ga sambil kulineran. Di film AADC 2 ada salah satu adegan ketika Carmen dan Milly datang ke sebuah toko untuk membeli roti. Di adegan tersebut terlihat deretan keranjang berbentuk kotak yang terbuat dari anyaman rotan yang berisikan aneka roti. Saya pun langsung tergiur melihatnya. 

Foto : IG @viaviajogja

Toko roti yang menjual roti-roti tersebut bernama Via-via resto & bakery. Antara restoran dan toko roti (bakery) tempatnya saling bersebelahan.

Foto : IG @viaviajogja

Via via restoran menyajikan aneka menu western sedangkan Via via bakery menjual aneka roti, kue dan pastry. Oya Via via bakery ini adalah sebuah Artisan bakery.

Artisan bakery adalah sebuah konsep pembuatan roti dimana roti yang dibuat harus dalam keadaan segar (fresh). Roti Artisan biasanya diproduksi langsung di toko dan langsung dijual disana. Makan makanan yang dibuat langsung dan disantap ketika masih fresh memang terasa lebih nikmat.

Di Bandung juga ada salah satu toko roti favorit saya yang merupakan artisan bakery. Namanya Mom’s Bakery. Lokasinya ada di jalan Progo No 18, sekitar 100m dari studio foto hits di kota Bandung yaitu Jonas Banda.


Oya selain sebagai restoran dan artisan bakery, Via via Jogja ini juga menyediakan jasa tour & travel, guest house dan fair trade shop (toko souvenir). Barang-barang yang dijual di Via via Jogja sebagian besar merupakan produk lokal seperti batik, dompet etnik, mainan anak-anak yang populer di Indonesia dan benda-benda lainnya yang menonjolkan ciri khas daerah Jogja bahkan rempah-rempah juga ada seperti teh, kopi dan lain sebagainya.

        3. Klinik Kopi

Selain makanan, tempat ngopi menjadi pilihan yang tepat buat nongkrong bareng teman. Sambil ngobrol dan mengenang masa lalu. *eh

Seperti halnya ketika Cinta mengajak Rangga untuk datang ke sebuah warung kopi di salah satu sudut kota Jogja. Warung kopi tersebut bernama Klinik Kopi.

Ternyata Klinik Kopi ini bukan sembarang warung kopi. Klinik kopi memiliki keunikan tersendiri. Yang membuatnya sedikit berbeda dengan warung kopi lainnya.

Baca juga : Pengalaman Menarik Seduh Kopi Sendiri Di Kopi Dewa

Konsep warung kopi dengan tanaman di dalamnya. I love it 😍 | foto : IG @ klinikkopi

Jadi menurut informasi yang saya baca, di Klinik Kopi setiap pengunjung yang datang harus mengambil nomor antrian terlebih dahulu. Dan kemudian dipanggil ke dalam satu persatu. Beneran mirip klinik kayak mau periksa kesehatan ya. Hehe.

Nah di dalam ruangan, setiap pengunjung akan berkenalan dengan kopi. Mulai dari memilih jenis kopi yang ingin diminum, mencium aroma kopi dan juga mengetahui sejarah tentang kopi. Dan yang menjadi ciri khas sekaligus pembeda dari warung kopi lainnya. Klinik kopi ini berlokasi di dalam sebuah gang. Menarik ya. Jadi berkunjung ke klinik kopi bukan hanya sekedar tuk menikmati kopi tapi juga sekaligus ‘berpetualang’.

Semoga wishlist saya tuk bisa berkunjung lagi ke Yogyakarta bisa segera terwujud di tahun 2020 ini. Secara saya terakhir kali berkunjung ke Jogja lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Jogja, wait for mee !

Referensi :  tribunnews.com
                   arifsetiawan.com
                   tesyablog.com


Ency Koffee, Library Café Homey Dengan Sejuta Kenangan - Setiap orang pasti punya me time. Dan buat saya menikmati me time di library café adalah salah satu hal yang menyenangkan.

Ada beberapa library café di kota Bandung yang pernah saya kunjungi. Namun di awal februari lalu, saya menemukan sebuah library café yang sangat menarik. Karena library café ini memiliki latar belakang sejarah sebagai taman bacaan tertua di kota Bandung.

Adalah Encykoffee sebuah library café yang berlokasi di jalan Sabang (dekat jl Cihapit, Bandung) yang saya kunjungi pada hari Sabtu (01/02) lalu.

Jujur saya sendiri baru ngeh, kalo di jl.Sabang terdapat sebuah taman bacaan legendaris. Padahal saya terbilang cukup sering hilir mudik di sekitar area jalan Sabang. Karena di sekitar sana ada dokter gigi langganan keluarga dan gado-gado enak langganan saya.

Mungkin karena lokasi Encykoffee yang sedikit tak terlihat karena sekilas dari luar bentuknya mirip rumah tinggal biasa ditambah dengan ukuran plang tulisan yang tidak begitu besar.


 library cafe bandung

Selamat Datang Di Ency Koffee


Encykoffe berlokasi di jalan Sabang no 28, Bandung atau tepatnya berada persis di belakang toko kue Vitasari yang ada di jalan Cihapit.

Kesan pertama ketika memasuki Ency Koffee, suasananya sangat homy sekali. Menempati sebuah area di teras rumah. Dengan interior yang bernuansa klasik.

Di salah satu sudut terdapat sebuah kipas angin jadul dan sebuah meja kayu yang cukup menarik perhatian saya. Sudut yang cukup instagramable dan nyaman untuk dijadikan sebagai tempat duduk sambil baca buku dan ngemil makanan or minuman.



Di area dekat pintu pagar terdapat sebuah open bar yang dijadikan sebagai tempat untuk meracik makanan bagi para pengunjung yang datang ke Encykoffee. 

 

Sedangkan di area bagian dalam rumah terdapat sebuah ruangan yang berisi ribuan buku bacaan. Wahh. Saya merasa surprise sekali melihatnya.

Berdasarkan informasi total jumlah buku bacaan yang ada di taman bacaan tersebut mencapai lebih dari 7000 buku bacaan. Banyak banget yaa. Dan kesemuanya adalah buku-buku bacaan lawas yang kondisinya masih dalam keadaan utuh dan bagus.

 taman bacaan di bandung ency koffee

Sejenak ingatan saya pun melayang ke lebih dari dua puluh tahun yang lalu. Ke masa-masa dimana saya masih sekolah dasar. Duh nemu taman bacaan di Encykoffee ini serasa menemukan harta karun. Dan berhasil membuat saya sejenak terbang ke masa lalu.



Ke masa jaman kanak-kanak dulu ketika saya masih baca buku komik  favorit seperti Donal bebek, Petualangan Tintin, Komik Mari Chan dan masih banyak lagi. Oya salah satu novel hits di jaman 90an dulu seperti Lima Sekawan juga ada lhoo di sana. Omaygat.

 buku lima sekawan

 komik marichan

 lucky luke

Buku Bacaan dan Cemilan Enak di Ency Koffee


Buat saya membaca buku tanpa ditemani cemilan ibarat sayur tanpa garam. Halah. Dan saya senang karena EncyKoffee menyediakan beberapa menu makanan dan minuman yang bisa dinikmati sambil baca buku. Bahkan Encykoffee juga memutarkan musik slow yang mendayu-dayu menambah betah duduk berlama-lama disana.

Adalah Bitter ballen (salah satu cemilan asal negeri Belanda) dan milkshake strawberry (salah satu minuman favorit saya yang terbuat dari campuran susu yang dikocok). Yang saya cicipi di Encykoffee dan rasanya enak banget. berhasil bikin saya ketagihan.


roti bakar
Buku bacaan, roti bakar dan milkshake strawberry. Triple combo. Perfecto! 



bitterbalen enak
Bitterbalen nya juga juara banget. Bitterbalen ter-enak yang pernah saya cicipi


Hmm, 4 buah bola-bola bitterbalen ini rasanya ga cukup buat menemani me time saya membaca buku di Encykoffee.


strawberry milkshake

Rasa milkshake strawberynya pun menurut saya cukup istimewa karena teksturnya yang kental dengan tambahan saus strawberry gitu. Menambah cantik tampilan warnanya. Pinkish. My fav colour. 

Eits tapi jangan khawatir karena masih banyak menu lain yang tersedia di Encykoffee. Tersedia beberapa menu makanan berat seperti nasi bakar, rice bowl, indomie, roti bakar, kentang goreng sosis hingga minuman kekinian seperti es kopi susu pun tersedia disini.




Disajikan dengan nama menu yang cukup bikin penasaran dan membuat pengunjung ingin memesan. Terdiri dari 3 varian yaitu es kopi susu rumahan, es kopi susu butiran debu dan es kopi susu gundukan salju.

Es kopi susu rumahan dan Es Matcha



es kopi susu kekinian
Es kopi susu gundukan salju..ada topping es krim nya..yumm


Nah buat man-teman yang ingin berkunjung ke Encykoffee untuk baca buku atau untuk nongkrong bareng teman sambil ngopi. Ada penawaran menarik nih. yaitu gunakan kode promo GITAENCY supaya man-teman bisa mendapatkan promo buy 1 get 1. Yang berlaku untuk semua jenis minuman yang ada di Encykoffee.

Sayang lho kalo dilewatkan. Dan promo ini berlaku selama bulan Februari 2020 aja ya.

Sekilas Tentang Encykoffee


Encykoffee hadir sejak tahun 2017. Dan saya baru tau 3 tahun kemudian dong. Hehe.tapi gapapa, yang penting sekarang saya punya tempat nongkrong baru yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk menikmati me time saya.  

Oya pemilik Encykoffe ini adalah seorang pria muda bernama Derian. Derian merupakan cucu dari pemilik taman bacaan legendaris TB.Hendra. 



TB.Hendra merupakan taman bacaan tertua di kota Bandung. Yang didirikan pada tahun 1969 silam. Wih, luar biasa ya.

Sebuah prestasi tersendiri, apabila sebuah usaha keluarga bisa bertahan selama lebih dari 50 tahun. Encykoffee adalah salah satu bentuk inovasi dan kolaborasi yang patut diacungi jempol.

Semoga Encykoffee bisa terus eksis, terus berkreasi dan terus berinovasi. Supaya jumlah pengunjung yang datang ke EncyKoffee bisa terus bertambah. Dan sekaligus bisa menumbuhkan minat baca para pengunjung milenial yang datang ke Encykoffee.

Encykoffee

Jl. Sabang no 28

IG : @encykoffee