Wednesday, July 26, 2017

Pentingnya Literasi Digital di Era Generasi Millenial

 

Seiring berkembangnya zaman, jumlah pengguna internet terus bertambah. Termasuk kaum perempuan dan anak-anak, sekarang mereka sudah menjadi pengguna aktif internet. Saat ini banyak perempuan yang menggunakan internet untuk mendapatkan penghasilan tambahan, seperti berjualan via online (online shop). Ataupun sekedar mencari berbagai macam informasi. Mulai dari resep masakan, tips kecantikan sampai dengan tips parenting. Bahkan mau beli lipstik pun, biasanya perempuan mencari referensi dulu lewat internet, haha *pengalaman pribadi 🙈. Karena melalui akses internet, semua informasi bisa kita peroleh dengan mudah dalam sekejap. 

Sedangkan anak-anak cenderung menggunakan internet untuk bermain games (permainan interaktif yang bisa dimainkan secara online), bermain social media bersama teman-temannya, atau menonton tayangan video melalui media you tube, yang sekarang sedang digemari.

Namun tidak semua orang mampu menggunakan internet secara benar (secara sehat dan cerdas). Karena pada nyatanya masih banyak pengguna internet yang belum mengerti dan belum memahami bagaimana sih cara menggunakan internet yang sehat dan cerdas itu.

Terbukti dengan masih banyaknya orang yang menyalahgunakan internet dengan melakukan penipuan atau pun mempercayai dan atau menyebarkan informasi sesat (hoax) yang belum jelas kebenarannya, tanpa melakukan cek dan re-check terlebih dahulu. Atau memposting status di media sosial yang mengundang komentar negatif sekaligus mengundang kebencian.

Atau bahkan, seperti kasus terbaru, viralnya sebuah video yang berisi tentang kegiatan bullying (perisakan) yang dilakukan oleh anak-anak usia sekolah dasar. 

Hal tersebut tentu memicu keprihatinan kita semua. Dan membuktikan bahwa sebenarnya penggunaan teknologi internet harus disertai dengan pemahaman dan kemampuan kognitif (cara berpikir) yang cerdas.

Dan pada Kamis, 20 Juli 2017 lalu, serempak.id salah satu portal internet yang mengulas tentang dunia wanita dan anak, bekerjasama dengan KemenPPPA (Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), mengadakan sebuah acara seminar dan talkshow (roadshow serempak 2017) yang bertema Literasi Digital Generasi Millenial.

Sebagai peserta, di acara tersebut hadir perwakilan komunitas emak blogger (KEB) Bandung, sebagai salah satu komunitas perempuan yang kegiatannya menulis melalui media internet, serta siswi dan mahasiswi sekolah naungan Yayasan Muhamadiyah Bandung, mewakili generasi millenial yang lahir pada periode tahun 90-an dan 2000-an.

Seminar dan talkshow tentang Literasi Digital Generasi Millenial bertempat di Aula Mesjid Mujahidin, Bandung

Para narasumber di acara kreatif bersama serempak : (kika : Ibu Martha (ketua serempak sekaligus founder Indonesia women IT Awareness), Ibu Yulis (perwakilan Kemenkominfo), Ibu Indari (penulis sekaligus penggiat pemberdaya perempuan), dan Ibu Andalusia (dosen Fikom Unisba)


Apa itu Literasi Digital Generasi Millenial

Literasi digital merupakan seperangkat kemampuan yang harus dimiliki seseorang dalam menggunakan perangkat digital seperti internet yang melibatkan kemampuan teknis dan kecerdasan kognitif.

Dan generasi millenial adalah istilah untuk generasi yang lahir pada era 1980-an sampai dengan 2000 dan akrab (fasih) dengan teknologi digital.

Kedua hal tersebut saling berkaitan mengingat teknologi digital yang terus berkembang dengan pesat, dan erat dengan kehidupan kita sehari-hari. Maka sebagai pengguna perangkat tersebut, kita pun dituntut untuk melek terhadap dunia digital. Melek dalam arti memahami, mengevaluasi dan membuat sesuatu (bisa menjadi produsen, bukan hanya konsumen). Seperti yang disampaikan oleh ibu Andalusia Neneng Permatasari (Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba) selaku salah satu nara sumber di acara roadshow serempak 2017, pada Rabu, 20 Juli 2017 lalu.

Teknologi internet tidak hanya memudahkan kita dalam mendapatkan informasi terkini, tapi juga memberikan kesempatan bagi kita untuk bisa berkarya. Ibu Andalusia memberikan contoh salah satu produk bentuk literasi digital, hasil karya beliau bersama tim nya yang berupa sebuah website di bidang pendidikan anak bertitel serusetiapsaat.com

Website tersebut memberikan layanan berupa free e-book (buku elektronik) bagi anak-anak, yang bisa diunduh secara gratis. Dan situs tersebut merupakan sebuah hasil karya yang lahir bermodalkan passion (minat) dalam dunia anak yang kemudian dikolaborasikan dengan kemampuan teman-teman bu Andalusia di bidang story telling dan web design. Sungguh menarik. 

serusetiapsaat.com salah satu website yang menyediakan buku dongeng online untuk anak | dan bisa diakses secara gratis melalui internet
Jadi alangkah baiknya, apabila internet bisa kita manfaatkan sebagai sarana untuk menghasilkan sebuah karya yang bermanfaat positif bagi orang lain. 


Berkarya dari rumah melalui internet

Di acara seminar dan talkshow serempak 2017 tersebut, hadir pula teh Indari Mastuti, sosok perempuan aktif yang inspiratif. Beliau sudah memiliki banyak karya berupa buku (ada 65 judul buku yang sudah Teh Indari tulis hingga saat ini). Termasuk beberapa bisnis lain seperti bisnis penulisan (sekolah menulis khusus perempuan) dan bisnis jualan (memberi wadah dan support bagi perempuan khususnya ibu rumah tangga yang ingin memanfaatkan internet untuk berjualan), dan sudah melibatkan ratusan hingga ribuan perempuan Indonesia. Wow, hebat ya. Dan bisnis tersebut Teh Indari rintis dengan memanfaatkan jaringan internet. Ya, dengan internet siapapun bisa ikut berkarya, termasuk ibu rumah tangga yang waktunya lebih banyak dihabiskan di rumah. 

Teh Indari merupakan salah seorang contoh sukses, perempuan yang cerdas memanfaatkan internet dengan berkarya dari rumah. Semua aktifitas Teh Indari sehari-hari memang tak lepas dari dukungan internet. Beliau pun mengulas tentang beberapa tips bagaimana cara menggunakan internet khususnya dalam bersocial media, secara sehat dan cerdas, yaitu diantaranya :

1. Hindari menggunakan social media ketika kita sedang marah, karena ketika sedang marah (emosi), kita cenderung memposting sesuatu yang bersifat negatif dan bisa merugikan orang lain dan bahkan merugikan diri kita sendiri.
2. Jika sedang bahagia, postinglah lebih banyak tulisan, sebagai salah satu bentuk kebaikan yang bisa menjadi sumber inspirasi bagi orang lain.
3. Fokuslah  pada membagi ilmu yang kita kuasai, dibandingkan memposting tulisan yang sedang ramai dibicarakan (hot topic) atau isu yang sebetulnya tidak (kurang) kita kuasai. 

Perempuan dan internet

Berbicara soal perempuan dan internet, ibu Martha Simanjuntak  (ketua Pokja Serempak), juga merupakan founder Iwita atau Indonesia Women IT Awareness. Sebagai perempuan kita hendaknya ikut peduli dan ikut memantau akan perkembangan dunia teknologi, khususnya teknologi informasi. Karena perempuan juga merangkap sebagai ibu, dengan anak-anak (generasi millenial) yang sangat akrab dan fasih dengan teknologi informasi dalam kegiatannya sehari-hari.

Dengan adanya Iwita diharapkan dapat mewujudkan perempuan Indonesia yang tanggap akan teknologi informasi, dan dapat berperan serta berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi  Indonesia juga membentuk generasi bangsa yang berahlak mulia dan berprestasi.

Informasi lengkap mengenai iwita bisa diakses di www.iwita.id | photo source : IG @iwitacreative
Selain itu, dalam rangka melek digital, salah satu bentuk kepedulian Serempak pada perempuan juga difasilitasi melalui fitur yang bernama e-learning. Fitur e-learning merupakan layanan bagi para Indonesia yang ingin mengembangkan diri melalui pelatihan online (melalui komputer) dan meliputi beberapa bidang, seperti :


1.  Pengenalan komputer dan internet (basic).

2.  Pemanfaatan internet (search engine, blog dsb).

3. Open office dasar (membuat dokumen, spreadsheet, presentasi).

4.  Multi media dasar (digital photo, film).

5.  Webdesign dan blog.

Serempak.id situs yang memberikan informasi mengenai dunia perempuan dan dunia anak

    Dan untuk kita, kaum perempuan yang ingin ikut berkarya dari rumah melalui internet, serempak.id membuka lowongan dengan mengajak kaum perempuan untuk bergabung menjadi kontributor, menulis artikel yang berhubungan dengan dunia wanita dan dunia anak.
 
Serempak.id juga menerima kontributor yang ingin berpartisipasi dalam menyumbangkan ide dan pikiran dalam bentuk tulisan | photo source : IG @serempakid
 Kemenkominfo serta Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Turut Mendukung Kegiatan yang Berhubungan dengan Literasi Digital.

Dalam mendukung kegiatan literasi digital ini, pihak pemerintah pun ikut berperan aktif. Berdasarkan pemaparan ibu Yulis (kepala divisi pelaksana, monitoring dan evaluasi ekosistem BP3TI) dari Kemenkominfo, dalam agenda tahunannya, dinas Kemenkominfo (Kementrian Komunikasi dan Informasi) sudah memiliki banyak program yang berkaitan dengan pemerataan fasilitas internet di wilayah Indonesia.

Dinas Kemenkominfo melakukan kunjungan ke setiap wilayah di nusantara dan bekerjasama dengan beberapa pihak terkait untuk membangun sarana infrastruktur (palapa ring), supaya jaringan internet bisa diakses secara merata oleh masyarakat di seluruh Indonesia. 

*Palapa ring adalah suatu proyek pembangunan jaringan serat optik nasional yang akan menjangkau sebanyak 34 provinsi, 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia dengan total panjang kabel laut mencapai 35.280 kilometer, dan kabel daratan sejauh 21.807 kilometer. (sumber : wikipedia.org).

Karena seperti kita ketahui, saat ini akses internet di Indonesia masih belum merata ke seluruh wilayah terutama di wilayah bagian timur Indonesia. Mudah-mudahan program tersebut dapat segera terealisasi supaya semua masyarakat Indonesia bisa segera menikmati fasilitas internet yang cepat dan memadai.

Dan sebagai puncak sekaligus penutup acara, hadir tamu kehormatan yaitu ibu menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prof. DR. Yohana Susana Yembise, Dip. Apling, MA. Ibu menteri mengulas tentang pentingnya mencantumkan sumber informasi yang diambil dari internet. Khususnya untuk informasi yang digunakan dalam sebuah karya tulis atau untuk kepentingan akademik. Mengingat siapa saja bisa memposting informasi di internet tanpa bertanggung jawab akan isi informasi tersebut. Maka dalam hal ini, akan lebih baik apabila kita juga mau membaca buku sebagai referensi yang lebih terpercaya. #marimembaca #yukbacabuku.

(foto kiri) : Ibu Yohana selaku Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sedang memberikan pemaparan mengenai pentingnya literasi digital di masa sekarang

Pengetahuan tentang literasi digital ini memang menjadi tugas kita semua, termasuk orang tua didalamnya, karena peluang untuk terjadinya mis-informasi dan penyalahgunaan informasi di internet masih terbuka lebar. 

Tidak ada kata terlambat, jadilah generasi millenial yang cerdas dalam menerima dan mengolah informasi. Pilah dan pilih serta saring terlebih dahulu, apakah informasi yang kita peroleh melalui internet adalah informasi yang bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Mengingat saat ini sudah diberlakukannya undang-undang ITE (informasi dan Transaksi Elektronik). Undang-undang ITE adalah UU yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik atau teknologi informasi secara umum.

Jadi, yuk  bijak dan manfaatkanlah teknologi internet untuk tujuan yang positif.










Wednesday, July 19, 2017

2nd Meet Up Komunitas @bukan_asaljepret Bandung di Maxi’s Resto Bandung

Tak  terasa empat bulan berlalu, sejak acara 1st meetup komunitas @bukan_ asal jepret (sobbaj_bandung) di  resto Madame Sisca (11/03/2017).  Acara meet up pertama yang meninggalkan kesan khusus di hati kami semua ☺. Seru dan tak terlupakan ☺.

Baca juga : Keseruan acara 1st meet up komunitas fotografi @bukan_asaljepret Bandung

Dan di hari Sabtu, 15 juli kemarin, kami bertemu kembali dalam acara meet up ke dua sekaligus halal bihalal serta workshop Basic Photography bersama Kofaba (Komunitas Fotografer Amatir Bandung). 

DeGeboy adalah sebutan untuk teman-teman anggota komunitas @bukan_asaljepret Bandung
 Nuansa hijau senada dengan Maxi's Resto yang berkonsep Garden Resto :)

Berbeda dengan acara meet up pertama yang bernuansa pink abu, meet up kali ini warna baju (dress code) yang dipilih adalah denim and white atau biru putih.

Dan Maxi's Resto sengaja dipilih karena tempatnya yang nyaman serta memiliki area terbuka (semi outdoor). Sehingga mendukung kegiatan fotografi yang membutuhkan banyak cahaya. Selain itu makanan dan minuman di Maxi cocok di lidah alias enak-enak bikin ketagihan.

My lunch menu @ Maxi's |   Grilled Dory  | daging ikannya lembut banget | dan porsinya jumbo loh😀
 
Kang Atto dan Kang Ivan dari Kofaba sedang memersiapkan materi workshop dengan tema Photography is a medium
Hal Istimewa di 2nd Meet Up Komunitas @bukan_asaljepret (baj).

Selain acara halal bihalal, workshop (teori tentang ilmu fotografi) dan praktek foto, ada beberapa hal istimewa di acara 2nd meet up komunitas @bukan_asaljepret Bandung yaitu antara lain :

   1. Adanya serah terima jabatan kepala suku  dari bukep (ibu kepala) terdahulu yaitu Teh Treesnawati (@tr_belfot) kepada Teh Nadia Putri (@nadiputi). Keputusan tersebut diambil mengingat kondisi kesehatan teh Treesna yang akhir-akhir ini sedang menurun sehingga berdasarkan saran dokter, teh Treesna sebaiknya beristirahat untuk sementara dari aktifitasnya yang lumayan padat. Maka per tanggal 15 juli 2017, teh Nadia Putri resmi menjabat sebagai kepsuk sobbaj-bandung yang baru.

Nadia Putri (kiri), Teh Treesnawati (tengah), dan Madam Vivera (kanan) dalam sesi serah terima jabatan kepala suku komunitas @bukan_asaljepret Bandung, sobbaj_bandung, baj_degeboy

   2. Seperti kita ketahui, mayoritas anggota komunitas baj ini adalah perempuan. Dan khusus di acara 2nd meet up Sabtu lalu (15/07), hadir pak Wandi sebagai satu-satunya anggota pria di sobbaj_bandung. Terima kasih untuk pak Wandi yang sudah meluangkan waktunya untuk datang ke acara 2nd meet up degeboy dan juga untuk surprise-surprisenya (baca : oleh-oleh)☺. Mudah-mudahan rejekinya bertambah terus ya pak 😘.

   3. Silaturahmi bisa menyambung kembali tali pertemanan. Karena salah satu pembawa materi workshop dari Kofaba yaitu kang Ivan, ternyata adalah teman satu SMP teh Lellya dulu, yang belum pernah ketemu lagi sejak hampir 20 tahun-an. Wahh, judulnya ajang silaturahmi yang membawa berkah nih

   4. Selain sesi food photography alias memotret makanan dan minuman, kami juga belajar memotret model (sesi foto model). Dan yang istimewa, yang menjadi model adalah putri penasehat grup degeboy yaitu putri mom Atiek dan putri Madam Vivera.

 Afina (@finafb), putri bungsu Mom Atiek
 
  Haifa (@haifakhairunisa), putri sulung Madame Vivera
5 5. Acara ini memang sangat ditunggu, buktinya beberapa peserta sengaja datang dari luar kota, seperti pak Wandi yang datang jauh dari Lombok, Teh Mufa (dari Jakarta), Teh Fitney (dari Tasikmalaya) serta Teh Lellya (dari Garut).

Dan walaupun ada beberapa anggota yang tidak bisa hadir karena berhalangan, Alhamdulillah keseluruhan acara 2nd meet up sobbaj-bandung berjalan dengan lancar. Acara pun selesai dan ditutup menjelang pukul 14.00 wib.

Berikut foto-foto (dokumentasi) hasil kegiatan 2nd meet up sobbaj-bandung di Maxi’s resto, Bandung,  Sabtu, 15 juli 2017.
 
Sesi belajar food fotografi dengan objek sandwich
Salah satu objek foto favorit di sesi food foto | strawberry pancake with blueberry sauce

what a pretty coffee | kombinasi warnanya sangat menarik untuk difoto 
 
Sesi belajar model foto | Afina as a model

Ummy Retha (kerudung putih bawah) semangat ikut sesi foto sampe jongkok padahal ybs sedang hamil 5 bulan loh☺
Mak Nunu (@nurul_firdha) motret style ,


One of our favorit pic and fav pose at 2nd meet up baj | Chika on levitasi's style and Mamocy on her awesome style ☺
Senangnya bisa berkumpul dan bersilaturahmi bersama teman-teman se-hobi


Teman-teman Degeboy berfoto bersama Kang Atto dan Kang Ivan dari Kofaba
Selain dapat hadiah kuiz, kita juga saling tuker kado, dapet hadiah apa yaa kira-kira..? ☺

Begitulah saking serunya bertemu dengan teman-teman kesayangan yang punya hobi sama, kita semua ga henti-hentinya berfoto ria haha.

wefie on candid style

Sebelum acara dimulai foto-foto dulu di depan yes ☺

Sebelum pulang, foto-foto lagi dong pastinya haha | pake kaos hitam kebangsaan degeboy | photography is about capturing soul not smile #justquotes

Begitu ada kamera on.. pasti langsung dehh derr #hajaskol #eaa

Thankyou for coming and thankyou for being the part of us.

See you soon and  keep motrek !


Dan selamat untuk Ceu Marina dan Teh Salmia yang berhasil menang dalam photo challenge (kategori model dan food photo) di 2nd Meet Up with degeboy ☺☺ | yes dapat hadiah dari Tehkepsuk



Sunday, July 16, 2017

5 fakta menarik dan inspiratif tentang penyanyi Andien

Setiap orang pasti mempunyai idola. Entah itu dari kalangan public figure, pemain film, penyanyi atau bahkan aktris / aktor. Dan sebagai seorang penikmat musik, akhir-akhir ini saya sering memperhatikan sosok Andien Aisyah, salah seorang penyanyi Indonesia beraliran jazz yang sudah dikenal sejak kemunculan album pertamanya di tahun 2000 lalu.
 
Sebenarnya saya tidak mengidolakan Andien layaknya seorang fans, tapi saya senang melihat penampilan Andien terutama gaya busananya yang simple tapi stylish dan desain interior rumahnya yang bergaya etnik tropical, yang menurut saya sangat menarik dan inspiratif

Andien's Style | Simple n chic n i like it☺ | foto source : IG @andienaisyah
Yuk, kita simak, 5 fakta menarik apa saja tentang penyanyi Andien yang menurut saya sangat inspiratif :

1. Andien berkolaborasi dengan salah satu Desainer Indonesia yaitu Mel Ahyar, dengan membuka clothing line bernama Happa Official.

Tak dipungkiri, gaya berbusana Andien memang cukup unik dan menarik. Andien selalu terlihat cantik dan menawan dalam setiap pakaian yang ia kenakan. Bagi Andien, berekspresi dalam berpakaian merupakan salah satu bentuk refreshing, memadu padankan warna serta motif dan membawakannya dalam gaya elegan sesuai karakter Andien.

Melalui desain pakaian di Happa official yang bergaya etnik namun modern itu, terlihat Andien mempunyai misi dan visi khusus. Mengusung motif etnik terutama motif nusantara yang kaya akan ragam budaya. Dan saya pun ‘jatuh cinta’ dengan desain pakaian seperti milik Happa. I know its quiet expensive, but yess I love it ☺.

Andien dan suami memakai baju couple Eid series design by Happa Official | Foto source : IG @happaofficial
  
2. Andien memiliki sebuah tempat kebugaran bernama 20fit (bekerja sama dengan penyanyi Bams).

Andien juga dikenal sebagai penyanyi dengan gaya hidup sehatnya. Ia menyukai olahraga dan sangat menjaga pola makannya. Maka tak heran kalo tubuh Andien selalu terlihat fit, terbukti selama hamil dan setelah melahirkan anak pertamanya di tahun 2016 lalu, tubuh Andien tetap ramping dan kembali normal dalam waktu singkat.

Bisnis gym 20fit ini, dimulai pada pertengahan tahun 2014, penyanyi Bams memperkenalkan alat berteknologi EMS (Electro Muscular Stimulation) pada Andien, dan membuat Andien tertarik hingga memutuskan untuk bekerja sama membuka wahana kebugaran 20fit tersebut. 

Tentunya dengan tujuan ingin mengajak orang lain terutama masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat salah satunya dengan berolahraga. Melalui teknologi EMS ini, durasi olahraga yang biasanya memakan waktu sekitar 2 jam, bisa diminimalisir menjadi 20 menit-an saja, dengan hasil yang hampir setara.

Oya, di Bandung, gym 20fit berada di Jl. Terusan Dr. Sutami kav 3, Sarijadi, kalo pengen tahu dan penasaran seperti apa sih olahraga EMS yang menggunakan alat khusus itu, langsung cuss aja ke alamat diatas ya. 

Olahraga tersebut menggunakan alat yang dipasang di tubuh | foto source : IG @20fitbandung

 3. Andien memiliki rumah tinggal dengan konsep etnik tropis yang nyaman dan inspiratif.

Tak sengaja saya pernah membaca sebuah tabloid tentang desain rumah, yang salah satu artikelnya mengulas tentang hunian para selebritis termasuk Andien. Saya suka sekali melihat gaya etnik tropical yang diusung Andien di desain rumah tinggalnya.

Desain interior di rumah Andien terlihat nyaman dan eye catching, yang merupakan perpaduan gaya etnik dengan dekorasi tanaman hijau yang menambah asri dan sejuk ruangan.

Salah satu sudut tangga di kediaman Andien | foto source : IG @andienaisyah


4     4. Andien melahirkan anak pertamanya menggunakan teknik water birth (melahirkan dalam air).

Seperti kita ketahui bersama, penyanyi Andien menikah pada tahun 2015 lalu dengan salah seorang fotografer, dan setahun kemudian melahirkan anak pertamanya yang berjenis kelamin laki-laki yang dipanggil dengan sebutan baby Kawa.

Andien's little family
Nah, proses kelahiran anak Andien ini cukup menarik, karena baby Kawa dilahirkan ke dunia melalui teknik water birth.
Water birth adalah salah satu teknik persalinan yang memanfaatkan air sebagai media untuk mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan saat melakukan persalinan. Proses melahirkan melalui water birth ini memerlukan persiapan khusus dan membutuhkan pengawasan dari dokter ahli.

5     5. Andien terpilih menjadi duta penyakit langka.

Selain peduli pada kesehatan, Andien juga dikenal sebagai penyanyi yang peduli dengan masalah sosial. Bertepatan dengan hari penyakit langka sedunia (Rare Disease Day) yang diperingati setiap akhir Februari, di sebuah acara yang digelar di RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo), Jakarta,  Andien ditunjuk sebagai duta penyakit langka (28/02/2017). 

foto source : detik.com / detikhealth
Kepedulian masyarakat akan penyakit langka ini, masih sangat rendah, sehingga Andien pun siap untuk menjadi corong para dokter, keluarga dan pasiennya sendiri untuk menyuarakan awareness akan penyakit langka tersebut. Jangan sampai ketidaktahuan dan anggapan negatif akan penyakit langka, membuat masyarakat menyembunyikan hal tersebut karena cenderung takut akan judge sosial.

Semoga ke 5 hal unik dan menarik mengenai Andien tersebut, bisa menginspirasi dan membuat kita sebagai anak muda bangsa untuk terus berkarya dan mulai peduli akan masalah sosial serta masalah kesehatan yang ada di sekitar kita.

Salam ☺


Follow @sarrahgita On Instagram

© sarrah gita's blog. Made with love by The Dutch Lady Designs.