Tuesday, June 12, 2018

Program Kampanye Rokok Harus Mahal Melalui Siaran Radio KBR

12:01:00 AM
Di era seperti saat ini kita bisa mendapatkan banyak sekali informasi, baik itu dari internet, televisi, surat kabar maupun radio.

Ya, selain memutarkan lagu-lagu favorit, radio adalah salah satu sumber informasi yang juga menyiarkan informasi-informasi bermanfaat mengenai isu-isu penting yang sedang terjadi saat ini.


Mulai bulan Mei s/d Agustus 2018, Kantor Berita Radio (KBR) selaku penyedia program berita untuk lebih dari 600 radio, mulai Aceh sampai Papua (serta radio di Asia dan Australia), mengadakan program  Radio Ruang Publik KBR yang mengangkat tema mengenai program #rokokharusMahal #rokok50ribu

Dan pada hari Rabu, 06 Juni 2018 lalu, tema yang dikupas dalam serial kedua talkshow #rokokharusmahal edisi ke-4 tersebut adalah tentang Kemiskinan, Dampak Rokok Murah dan Capaian SDGs.


Acara tersebut dipandu oleh Arin Swandari, menghadirkan nara sumber bapak Dr. Arum Atmawikarta, MPH selaku Manager Pilar Pembangunan Sosial Sekretariat SDGs Kementrian PPN/Bappenas serta bapak Tulus Abadi, ketua pengurus harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). 

Acara talkshow yang diadakan mulai pukul 09.00 s/d 10.00 wib itu merupakan bagian dari serial kampanye #rokokharusmahal yang diselenggarakan dengan tujuan untuk mengingatkan, bahwa harga rokok yang saat ini memang masih sangat murah, bisa membuat konsumsi rokok semakin tak terkendali termasuk pada anak-anak dan keluarga miskin.

Melalui siaran radio yang disiarkan di 100 radio jaringan KBR tersebut, banyak pendengar dari berbagai kota di Indonesia yang ikut berpartisipasi tentang pembahasan seputar tema #rokokharusmahal melalui saluran live interaktif 0800-140-3131 dan 0812-118-8181. 

Rokok Dan Siklus Kemiskinan

Berbicara soal rokok, sudah menjadi rahasia umum kalo rokok memiliki efek buruk pada kesehatan. Bisa menimbulkan berbagai macam penyakit seperti penyakit pernapasan, penyakit jantung dan lain sebagainya, bahkan yang menyeramkan seseorang yang berada di lingkungan perokok bisa ikut terpapar penyakit tersebut karena sudah menjadi perokok pasif.

Namun walaupun demikian, jumlah orang yang merokok di sekitar kita masih sangat tinggi, seperti yang disampaikan oleh Pak Jalal, dari Koalisi Bersatu Melawan Kebohongan Industri Rokok, bahwa sekitar 67% pria dewasa di Indonesia adalah perokok aktif, termasuk didalamnya kaum buruh, petani dan nelayan. Bahkan dalam 7 tahun terakhir proporsi kelompok miskin yang merokok pun meningkat. Waduh..miris juga ya. 

Adanya unsur adiksi (zat nikotin pada tembakau) serta keterjangkauan (harga rokok yang sangat murah karena bisa dijual secara eceran-per batang) menjadi latar belakang mengapa mereka cenderung mengabaikan kebutuhan lain yang lebih penting seperti pendidikan, gizi & kesehatan.

Banyak dari mereka yang belum sepenuhnya menyadari bahwa efek jangka panjang konsumsi rokok yang berlebihan, bisa membuat mereka jatuh sakit dan dapat berpengaruh pada produktifitas dalam bekerja sehingga bisa mengakibatkan berkurangnya penghasilan. Sementara di satu sisi mereka membutuhkan banyak biaya untuk pergi berobat ke dokter.

Hal tersebut merupakan sebuah siklus kemiskinan yang harus segera diatasi. Dalam hal ini peran serta pemerintah dan semua pihak terkait memegang peranan yang sangat penting.

Rokok dan SDGs (Sustainable Development Goals)

Berkaitan dengan masalah rokok dan kesehatan, pemerintah memiliki sebuah program tujuan pembangunan berkelanjutan yang harus dicapai. Dalam bahasa Inggris program tersebut dikenal dengan sebutan SDGs (Sustainable Development Goals). SDGs ini merupakan 17 tujuan pembangunan dengan 169 capaian yang terukur dan tenggat yang telah ditentukan oleh PBB sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan planet bumi.

Adapun 4 poin penting dalam SDGs yang berkaitan dengan masalah konsumsi rokok meliputi : 1). kebijakan tentang kemiskinan, 2). kebijakan tentang pangan & gizi, 3). kebijakan tentang kesehatan (termasuk diantaranya tentang pengendalian tembakau) serta 4). kebijakan tentang pendidikan. 

Melalui talkshow tersebut pak Arum menyampaikan bahwa masalah pengendalian tembakau yang erat kaitannya dengan pencapaian SDGs memang cukup kompleks, karena meliputi banyak bidang / lintas bidang. Dimana kebijakan lintas bidang tersebut harus dilakukan secara kontinyu (terus-menerus) dan harus ada sinergi satu sama lain.

Di lapangan sendiri ditemukan beberapa fakta menarik seperti jumlah petani rokok yang ada di Indonesia itu sebenarnya hanya sedikit, sehingga 67% bahan baku rokok diperoleh melalui impor. Adapun dalam hal ini dinas Perdagangan dan dinas Perindustrian memiliki peran penting dalam mengendalikan proses masuknya bahan baku rokok tersebut. 

Dan banyak kendala lain yang dihadapi seperti adanya kekuatan ekonomi dari pihak produsen, faktor politis (harga cukai yang besar, dimana cukai memiliki filosofi sebagai salah satu instrumen pengendalian), dan harus adanya revisi Undang-Undang mengenai harga rokok #rokokharusmahal.

Serta masih banyak kendala-kendala lain yang masih kita hadapi sehubungan dengan masalah konsumsi rokok ini.

Hal Yang Bisa Dilakukan Dalam Rangka Mendukung Program #RokokHarusMahal

Untuk mendukung terwujudnya program #rokokharusmahal sebagai salah satu pengendalian konsumsi rokok di kalangan miskin, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, seperti  membuat petisi yang ditandatangani oleh 5000 orang wanita yang setuju dan mendukung akan program #rokokharusmahal. Petisi yang dibuat sebagai salah satu bentuk desakan dari suara publik kepada pemerintah tersebut bisa diakses melalui change.org/rokokharusmahal. 

Atau buat kamu yang hobi menulis, yuk ikuti lomba blog nya dengan cara membuat artikel bertema #rokokharusmahal. Terbuka bagi seluruh blogger Indonesia. Dengan ketentuan lomba sebagai berikut :


1.    Follow akun social media KBR : Facebook Kantor Berita Radio – KBR ; Twitter @haloKBR dan @beritaKBR serta Instagram @kbr.id
2.    Tulisan sesuai tema pembahasan dalam talkshow. Talkshow edisi 3 - diadakan pada tanggal 30 mei 2018 (dengan batas waktu tanggal 06 juni 2018). Talkshow edisi 4 diadakan pada tanggal 06 juni 2018 ( batas waktu tanggal 13 juni 2018) dan talkshow edisi 5 akan diadakan pada tanggal 20 juni 2018 mendatang (dengan bats waktu tanggal 27 juni 2018).
3.     Upload tulisan di blog pribadi dengan memuat frase : *program radio ruang public KBR, hashtag #rokokharusmahal, #rokok50ribu serta link back ke website www.kbr.id
4.   Kirim link blog ke email ruangpublikkbr@gmail.com dengan subject LOMBA BLOG, sertakan juga biodata anda (nama, domisili, akun medsos, Twitter, FB, IG dan nomor HP).
5.     Share tulisan di blog ke media sosial anda dengan mention salah satu akun media sosial KBR dan mencantumkan #rokokharusmahal #rokok50ribu
6. Blogger diperbolehkan mengirimkan tulisan untuk semua episode talkshow (ada 8 episode yang akan dihadirkan hingga Agustus 2018).
7.       Pemenang akan dipilih oleh juri dari KBR.
8.      Tiga tulisan terbaik dari tiap episode akan dilombakan lagi di akhir program untuk dipilih oleh dewan juri menjadi juara 1,2 dan 3. Dengan total hadiah 17 juta rupiah. Keputusan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
9.     Pendaftaran paling lambat ditunggu 7 hari setelah talkshow.
 
  Mudah-mudahan program #rokokharusmahal #rokok50ribu ini dapat disosialisasikan dengan baik  melalui bantuan sosial media, sehingga semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan mulai peduli serta mendukung terealisasinya program ini.
            Oya, berikut ini rekaman acara talkshow tanggal 06 juni 2018 yang bisa anda simak melalui https://www.facebook.com/beritaKBR/videos/1774050292630274/

Yuk kita dukung sama-sama kampanye program RokokHarusMahal ! 

Thursday, June 7, 2018

Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan Bersama Majelis Taklim Yasmeena Bandung

5:48:00 PM
Halo Assalam mualaikum..

Semua orang pasti setuju kalo bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa. Bulan yang penuh berkah dan penuh kebaikan. Maka tak heran apabila kita sebagai umat islam, berlomba-lomba untuk melakukan ibadah dan kegiatan yang bermanfaat selama bulan Ramadhan. 

Begitupun halnya di bulan Ramadhan tahun 2018 ini, Majelis Taklim (MT) Yasmeena Bandung mengadakan program Ramadhan berupa beberapa rangkaian acara kegiatan sosial. 


MT Yasmeena adalah sebuah majelis taklim khusus ibu-ibu yang diketuai oleh ibu Hj.Rina Rofina Mochtar, dan memiliki jumlah anggota sekitar 60 orang. Yang menarik MT Yasmeena ini sudah terbentuk sejak 11 tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 29 Maret 2007, diprakarsai oleh beberapa orang yang memiliki suami ekspatriat (warga negara asing), namun seiring berjalannya waktu keanggotaan MT Yasmeena terbuka untuk umum dan siapa saja boleh bergabung di MT Yasmeena.

Program Ramadhan MT Yasmeena tahun ini terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan seperti khataman Al-quran dan kegiatan sosial berbagi rezeki pada anak yatim dan kaum dhuafa. Dimana kegiatan-kegiatan tersebut sudah diselenggarakan di Masjid agung Trans studio, Bandung, pada awal Ramadhan lalu.

Dan sebagai kegiatan penutup menjelang akhir ramadhan, pada Rabu, 06 Juni 2018 kemarin, MT Yasmeena mengadakan beberapa kegiatan seperti pengajian, pemberian donasi ke masjid dan kunjungan sosial ke lapas wanita Sukamiskin. Wah menarik nih. Saya beruntung sekali bisa ikut hadir dalam acara tersebut, sebuah pengalaman baru yang sangat bermanfaat.

Pengajian Bersama Ustad Tatan Ahmad Santana

Sebagai pengisi tausyiah, MT Yasmeena mengundang ustad Tatan Ahmad Santana, seorang ustad muda asal Tasikmalaya yang sangat inspiratif. Dalam kegiatan dakwahnya pagi itu, ustad Tatan hadir bersama sang istri Teh Lela, yang setia mendampingi beliau dalam berdakwah. Sekitar jam 10.00 pagi, acara pengajian yang bertempat di kediaman ibu Rina Rofina Mochtar pun dimulai.

Ustad Tatan Ahmad Santana
Pagi itu ustad Tatan memberikan tausyiah dengan tema Dakwah, Jalan Cinta Para Perindu Surga. Cara beliau dalam menyampaikan kajian begitu mudah dicerna dan dipahami, sehingga tak heran apabila ibu-ibu jamaah MT Yasmeena sangat antusias hingga di akhir acara banyak ibu-ibu yang aktif bertanya seputar tema dakwah tersebut.

Ibu-ibu MT Yasmeena sedang menyimak kajian dari ustad Tatan

Berbicara soal dakwah, ustad Tatan menyampaikan bahwa dakwah itu memiliki pengertian mengajak ke jalan kebaikan, mengajak ke jalan Allah dan bukanlah sekedar mengajak ke kegiatan majelis taklim semata. Majelis taklim memang menjadi sebuah sarana yang digemari ibu-ibu untuk belajar menimba ilmu tentang agama.

Namun sebenarnya media dakwah itu terdiri dari empat macam yaitu melalui lisan, melalui tulisan, melalui perbuatan dan juga melalui harta.

Dimana kegiatan dakwah tersebut bisa kita terapkan di kehidupan sehari-hari, melalui perbuatan-perbuatan kecil seperti misalnya saling mengingatkan pada kebaikan (sampaikan dakwah walau hanya satu ayat), atau melalui tulisan, kita bisa mulai dengan cara membuat status di media sosial yang isinya lebih ‘berbobot’ yaitu berupa tulisan positif yang inspiratif dan bermanfaat bagi yang membacanya. 

Dakwah melalui perbuatan, bisa kita lakukan dengan cara memberi contoh atau teladan, seperti pada anak misalnya, yaitu dengan melakukan langsung hal-hal kongkrit seperti membuang sampah pada tempatnya dan sebagainya, sehingga tanpa disuruh insyaAllah si anak akan meniru perbuatan kita tersebut.

Sedangkan untuk dakwah melalui harta bisa kita lakukan dengan berbagi kepada sesama manusia yang membutuhkan uluran tangan kita.

Di akhir acara ustad Tatan mengulas bahwa kegiatan dakwah di jalan Allah itu memiliki tantangan yang besar, seperti yang pernah beliau alami selama ini, namun apabila dilakukan dengan niat yang baik insyaAllah kegiatan dakwah yang kita lakukan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Acara tausyiah yang berjalan selama hampir 2 jam tersebut, kemudian ditutup oleh kegiatan shalat dzuhur berjamaah yang dipimpin langsung oleh ustad Tatan. 

Ibu-ibu MT Yasmeena yang luar biasa dan inspiratif
Beauty Demo Oleh Wardah Kosmetik

Setelah acara pengajian selesai, acara dilanjutkan dengan beauty demo dari Wardah kosmetik. Wardah merupakan perusahaan kosmetik yang menjadi salah satu sponsor di  rangkaian program Ramadhan yang diadakan oleh MT Yasmeena. 

Sebagai perwakilan dari Wardah hadir mba Neneng dan mba Eka, yang memberikan tips dan informasi mengenai cara berdandan untuk aktifitas sehari-hari.

Kiri : Mba Neneng (Wardah), tengah (ibu Yemmi sebagai model - MT Yasmeena), kanan (Ibu Santi - MT Yasmeena)
Bagi seorang wanita sekaligus seorang istri, tampil cantik di hadapan suami memang merupakan bagian dari ibadah. Maka tips-tips kecantikan yang diberikan oleh Wardah insyaAllah akan bermanfaat bagi seluruh anggota MT Yasmeena yang hadir pagi itu.

Setelah beauty demo selesai, peserta yang hadir mendapatkan goodiebag berisi produk Wardah, dan sebagai hadiah hiburan, pihak Wardah juga menyediakan beberapa doorprize yang diberikan kepada ibu-ibu yang berhasil menjawab pertanyaan seputar tema kecantikan. 


Donasi Ke Masjid Al-Mukarromah

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 14.00, ibu Rina beserta beberapa anggota perwakilan MT Yasmeena (ibu Santi dan ibu Yeni) pun segera meluncur ke Masjid al-Mukarromah. 

Masjid Al-Mukarromah yang berlokasi di Jalan Prof Sutami No 50A, Bandung sedang melakukan renovasi dan pembangunan, sehingga sebagai bentuk dukungan bagi kegiatan tersebut, MT Yasmeena menggandeng pihak sponsor untuk memberikan dana sebesar 10 juta rupiah kepada Masjid Al-Mukarromah.

Berbagi donasi ke masjid Al-Mukarromah, Jalan Prof. Sutami, Bandung

Kunjungan Ke Lapas (Lembaga permasyarakatan) Wanita Sukamiskin, Bandung

Rupanya agenda kegiatan MT Yasmeena pada hari Rabu tersebut lumayan padat, masih ada kegiatan sosial lain yang harus dilakukan yaitu kunjungan ke lapas wanita Sukamiskin, Bandung.

Situasi jalanan kota Bandung yang cenderung macet menjelang sore hari, tidak menjadi halangan bagi ibu-ibu MT Yasmeena untuk terus menabur benih kebaikan.

Berbagi takjil gratis
Di perjalanan menuju lapas wanita Sukamiskin, MT Yasmeena menyempatkan untuk mampir ke posko takjil gratis yang ada di Jalan Buah Batu dan menitipkan 125 pax tajil untuk dibagikan secara gratis di sepanjang jalan raya.

FYI kegiatan kunjungan ke lapas wanita Sukamiskin merupakan bagian dari acara buka bersama dengan 300 warga binaan lapas, yang diprakarsai oleh MT Rinduku Baitullah berkolaborasi dengan MT Yasmeena dan majelis taklim lainnya sebagai event gabungan.

Ibu-ibu MT Yasmeena bersama ibu-ibu MT Rinduku Baitullah
Alhamdulillah dalam kolaborasi ini beberapa majelis taklim saling berpartisipasi dan berbagi bersama. Indahnya kebersamaan, indahnya berbagi di bulan Ramadhan.

Berkah dari Allah, semua kegiatan sosial ramadhan ibu-ibu MT Yasmeena bisa berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menginspirasi sekaligus bisa menyentuh hati pihak lain untuk bisa melakukan hal yang sama.
Ibu Rina Rofina Mochtar (kedua dari kiri) bersama beberapa perwakilan anggota MT Yasmeena di lapas wanita Sukamiskin, Bandung
Oya, di luar bulan Ramadhan, MT Yasmeena juga mengadakan pengajian rutin bulanan lho, yang terbuka untuk umum alias gratis. bertempat di Masjid agung Trans studio, Jalan Gatot Subroto no 289, Bandung dan diadakan setiap hari Rabu, minggu ke empat setiap bulannya.

Semoga kegiatan positif ini dapat menjadi sarana dakwah yang senantiasa memberikan banyak manfaat. Alhamdulillah.







Monday, June 4, 2018

Yuk Pelajari Aneka Resep Masker Alami yang Baik untuk Kulit Wajah

4:56:00 PM
Hal apa saja yang kerap dilakukan orang ketika memiliki waktu senggang?
Kalo bersantai atau tidur sih kayaknya udah biasa ya. Tapi alangkah lebih baik jika kita terbiasa menggunakan waktu senggang untuk hal-hal bermanfaat. Dan salah satu hal yang paling mudah dan menyenangkan adalah membuat dan menggunakan masker alami untuk kulit wajah.

Selain ada banyak sekali resep masker wajah berbahan dasar alami yang baik untuk kesehatan kulit kita. Bahan-bahan alami memang mengandung banyak nutrisi yang sangat dibutuhkan kulit. 

Ketika sedang senggang nanti, cobain deh bikin aneka resep masker alami ini dan segera gunakan pada seluruh permukaan wajah kita :

1. Masker Buah Avokad (alpukat).

Buah avokad sangat baik untuk mengatasi kulit kering dan kusam. Kandungan omega 3 dan lemak nabati pada buah avokad dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi kulit wajah. 

Cara membuat masker buah avokad juga sangat mudah. Kita tinggal menghaluskan buah avokad dan mencampurkannya dengan madu atau sedikit minyak zaitun. Oleskan secara merata pada permukaan wajah dan leher lalu tunggu selama 15 menit. Terakhir, bilaslah sisa masker dengan air dingin agar wajah kembali bersih dan lembap.
2. Masker Madu dan Minyak Zaitun


Jika kita tidak memiliki bahan-bahan masker alami yang memadai, kita bisa memanfaatkan persediaan madu dan minyak zaitun di dapur rumah. 

Caranya campurkan beberapa sendok teh madu dengan sedikit minyak zaitun kemudian aduk hingga kedua bahan tersebut tercampur rata. Oleskan campuran madu dan minyak zaitun secara merata pada permukaan kulit wajah dan leher. Diamkan selama 15 menit lalu bilas dengan air dingin sampai wajah benar-benar bersih.Campuran kedua bahan penuh nutrisi tersebut sangat ampuh membuat kulit wajah semakin cerah secara alami.
3. Masker Susu, Madu, dan Lemon

Wajah kusam memang selalu mengganggu penampilan ketika kita beraktivitas. Apalagi bila banyak bekas jerawat pada permukaan wajah. Untuk mengatasinya, kita bisa mengandalkan masker susu, lemon, dan madu. 

Perpaduan kandungan vitamin C, omega 3, dan protein pada masker yang satu ini akan membantu mencerahkan kulit wajah. Hasilnya, wajah pasti tampak lebih bersih dan menarik. Kita harus rutin menggunakannya 2 kali seminggu agar lekas mendapatkan hasil maksimal.
4. Masker Kulit Jeruk dan Yoghurt


Selain campuran madu, lemon, dan susu, kita juga bisa membuat masker anti kulit kusam dengan bahan dasar kulit jeruk dan yoghurt. Karena kulit jeruk mengandung serat yang baik untuk mendukung proses eksfoliasi kulit. 

Cara membuatnya juga sangat praktis. Tinggal mencampurkan sedikit parutan kulit jeruk dengan yoghurt kental. Lalu, oleskan pada permukaan wajah dan leher secara merata. Campuran dua bahan bergizi tersebut akan memberikan hasil istimewa pada wajah bila digunakan secara teratur.

5. Masker Parutan Bengkuang

pic : doktercantik(dot)com
Jangan putus asa dulu mengatasi kulit wajah berminyak. Kita bisa mengandalkan buah bengkuang untuk mengatasinya. Parutlah bengkuang kemudian diamkan selama semalaman agar menghasilkan endapan. Selanjutnya, kita mesti menggunakan hasil endapan tersebut sebagai masker wajah. Masker bengkuang pasti membuat kulit kita jadi lebih halus dan bebas kandungan minyak berlebihan.

Kalau tidak sempat menyiapkan masker dari bahan-bahan alami, kita masih bisa menggunakan masker wajah siap pakai. Kita tidak boleh sembarangan membeli masker wajah siap pakai. Sebab tidak semua toko pasti jual masker wajah yang bagus. 

Kini, MatahariMall juga jual masker wajah yang bagus dari berbagai merek populer. Kita bisa memesannya secara online melalui toko online besutan Lippo Group tersebut.
Tinggal memilih masker wajah yang sesuai dengan kondisi kulit kita, pesanan pun akan dikirim setelah kita melakukan konfirmasi pembayaran. Sejak ada MatahariMall, merawat diri pun jadi lebih mudah dan hemat. Memilih toko online yang jual masker wajah yang bagus jadi tidak sulit lagi sejak ada MatahariMall. 

Yuk, belanja online di MatahariMall dan dapatkan ragam manfaatnya.

Tuesday, May 22, 2018

Restoran Arab The Food Opera Hadir Kembali Di Kota Bandung

4:51:00 PM
Begitu mendengar nama jalan Riau, Bandung, setiap pecinta wisata kuliner tentu sudah tak asing lagi dengan nama jalan tersebut. Ya, jalan Riau yang memiliki nama resmi sebagai jalan LL RE Martadinata ini  memang sudah terkenal sebagai wilayah kuliner dan wilayah belanja pakaian (factory outlet area) Bandung.

Dari ujung Riau (perempatan mal BIP) hingga ujung Riau satu lagi (perempatan Ahmad Yani), berjajar berbagai macam restoran yang menyajikan sajian kuliner mulai dari makanan khas lokal hingga makanan restoran ala Eropa.

Namun banyak yang belum tahu, kalo masih di seputaran jalan Riau terdapat sebuah jalan bernama jalan Gandapura (tak jauh dari Taman Pramuka), yang sekarang mulai berkembang menjadi area kuliner juga.

Sebut saja beberapa destinasi kuliner favorit yang ada di jalan Gandapura seperti Pizza Hut, Giggle Box,  The Larder at 55, Pinch Of Salt, toko kue Bawean, toko kue Delfino dan masih banyak lagi.

Dan mulai bulan Mei 2018 ini, di jalan Gandapura tersebut hadir sebuah ‘restoran lama rasa baru’ yang menawarkan sajian khas Arab yaitu The Food Opera Bandung.



The Food Opera Jalan Gandapura No 27 Bandung

Bagi kamu para pecinta kuliner Bandung tentu pernah mendengar nama restoran The Food Opera sebelumnya. Resto The Food Opera memang pernah hadir di kota Bandung (pernah buka di jalan Dago dan Taman Sari), hingga kemudian mulai 21 Mei 2018 resto The Food Opera Bandung resmi buka kembali di kota Bandung dan berlokasi di jalan Gandapura no 27 (tak jauh dari resto dan toko kue Bawean).

Dan saya senang sekali sudah berkunjung kesana, mencicipi sajian makanan khas Arab (Arabian cuisine) ala resto The Food Opera. Wihh rasa makanannya mantap banget lho. Sangat pas di lidah saya.   


Karena selain dimasak oleh para chef berpengalaman yang telah lama  bekerja di Timur Tengah, rasa makanan khas Arab yang ada di The Food Opera memang sudah dimodifikasi / disesuaikan dengan lidah orang Indonesia.

Pilihan Menu di The Food Opera Bandung 

Menu di restoran Arab tentu tak jauh dari makanan berbahan dasar daging kambing, namun manteman ga usah khawatir karena selain menu berbahan dasar kambing, The Food Opera Bandung juga menyediakan menu lain yang berbahan dasar daging sapi dan daging ayam.

Jadi kita ga usah ragu kalo mau ngajak anak-anak yang belum tentu suka makanan berbumbu ala makanan Arab, karena The Food Opera juga menyediakan menu seperti kentang goreng, chicken wings dan chicken nuggets.

Foto-foto makanan di buku menu The Food Opera sungguh bikin ngiler semua
Pilihan menu di The Food Opera memang sangat beragam (hampir 60 menu), yang terdiri dari : 

1. Makanan khas Arab (Arab cuisine) seperti nasi kebuli, nasi mandhi dan nasi briyani. Pilihan nasinya terdiri dari nasi lokal dan nasi Basmati. Nasi Basmati ini merupakan nasi khas Arab yang harganya bisa mencapai Rp 87.000/kg nya lho. Harga nasi Arab dibandrol mulai Rp 31.000 s/d Rp 65.500 per porsinya. Sedangkan untuk nasi plus lauk mulai Rp 89.500 s/d Rp 110.500.


Nasi kebuli yang gurih dengan kambing bakar, acar, topping kacang mete dan bawang goreng serta emping. Perpaduan cita rasa khas Arab yang sempurna

2. Special Package, merupakan paket istimewa yang disajikan dalam nampan dan bisa disantap oleh 5 orang. Wah seru nih..apalagi dimakannya di tempat bernuansa lesehan ala The Food Opera. Berasa di mana gituu hehe.

Area lesehan di The Food Opera Bandung

Menu nampan untuk 5 orang | foto by : Maria Soemitro
3. Special Grills
   Resto The Food Opera memiliki tagline 'Spesialis Daging Kambing Bakar'. Karena yang menjadi menu andalannya adalah kambing bakar muda yang dibakar menggunakan arang kayu dan aneka rempah-rempah asli Timur Tengah.

Harga kambing bakar di The Food Opera berkisar mulai Rp 100.500 s/d Rp 352.000, tergantung berat dagingnya (tersedia dalam ukuran 300gr, 500gr dan 1kg). Sedangkan untuk iga bakar kambing muda (Riyaz) dibandrol dengan harga Rp 89.500 (plus kentang goreng).

Menu Marrocan Lamb disajikan di atas hotplate | daging kambingnya lembut banget dan ga ada bau khas kambing sama sekali.
4. Khobus.
   Khobus ini adalah sebutan untuk roti khas Arab yang disajikan dengan pilihan rasa asin atau manis. Tuk pilihan rasa asin terdiri dari isian daging cincang, daging ayam dan daging kambing. sedangkan tuk khobus manis hadir dengan isian Chocomaltine plus pisang dan keju. hmm..khobus Chocomaltine ini rasanya juara banget. Rasa manisnya pas dan berhasil bikin saya ketagihan. Enaak.


My favorito Khobus Chocomaltine | rasa manisnya pas..bikin ketagihan | Rp 35.000

Oya tuk makanan ringannya, selain khobus, ada juga kebab, shawarma, sambosa, shorbah soup (soup kambing), roti jala & roti cane serta Salata (salad).


Shawarma isi daging sapi Rp 38.500


Roti jala kari kambing Rp 70. 000 | rasa kuahnya ada pedas-pedasnya gitu
Salad Turki ala The Food Opera

Salad Khadra yang terdiri dari mixed fresh vegetables, salad  oil and lemon juice | Rp 25.000

5. Aneka Minuman
    Menu minuman yang ada di The Food Opera pun cukup beragam mulai dari aneka teh, aneka minuman dingin dan minuman hangat, aneka frappe, yoghurt, fresh juice dan mocktail.


Teh Arab alias Syal Adhani


Aneka Minuman bersoda


Minuman dengan rasa mint yang unik


Mocktail dengan nama Kimo Ino terdiri dari potongan buah naga dan buah kiwi..hmm segerr | Rp 49.500
6. Desserts
   Untuk makanan penutupnya (desserts), The Food Opera menyediakan beberapa pilihan seperti puding caramel, ice cream aneka rasa, fruity yogurt, Cremme brulle dan Ummi ali. hmm nama yang terakhir itu lucu juga ya..Arabian banget hehe, tapi sayang waktu itu saya ga sempet coba dessertnya.

Mungkin itu pertanda kalo saya harus balik lagi ke The Food Opera nih, soalnya mulai tanggal 21 mei s/d 27 mei 2018, The food opera memberikan promo opening diskon sebesar 50% untuk semua makanan (khusus makan di tempat / dine in).

Huaaa..mauuu.

Yuk ajak teman atau keluarga, makan bareng-bareng alias bukber di The Food Opera Bandung. Dan share disini bagaimana kesan-kesannya mencicipi makanan khas Arab ala Food Opera yang kalo menurut saya sih..juara banget.

Apalagi The Food Opera menyediakan fasilitas ruangan VIP yang muat untuk 12 orang dan juga fasilitas mushola yang nyaman dan bersih, yang bisa digunakan untuk sholat maghrib selepas berbuka puasa.

Oya kalo kesananya mau rame-rame jangan lupa reservasi dulu ya 😘

The Food Opera
Jl. Gandapura No 27 Bandung
Jam operasional          :  16.00 PM – 22.00 PM (selama Ramadhan)
                                         10.00 AM – 22.00 PM (hari biasa)
Reservasi & catering  : 0813.1222.3741
Instagram                      : @thefoodopera_bdg









kumpulan emak blogger

i'm a member of