Sarrahgita.com - Memiliki orang tua dengan usia lanjut di atas 65 tahun, membuat saya semakin waspada. Waspada dalam arti saya harus siap menghadapi berbagai macam kemungkinan penyakit, yang cepat atau lambat bisa menghinggapi kaum lansia  dalam hal ini kedua orang tua saya.  


Berdasarkan riset kesehatan dasar tahun 2013 penyakit terbanyak pada usia lanjut adalah penyakit hipertensi (57,6%), Artritis (51,9%), Stroke (46,1%), Masalah gigi dan mulut (19,1%), Penyakit paru obstruktif menahun (8,6%) dan Diabetes melitus (4,8%).


Dan selain penyakit-penyakit tersebut, pikun alias demensia juga termasuk ke dalam penyakit yang banyak diderita oleh para lansia. Karena d
i Indonesia jumlah lansia yang diketahui mengidap penyakit pikun (demensia Alzheimer) mencapai 1,2 juta orang pada tahun 2016. Dan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.

 

Ngomongin soal pikun banyak orang awam termasuk saya yang punya anggapan kalo pikun itu adalah sebuah hal normal yang boleh terjadi pada setiap orang tua. Padahal pikun itu adalah sebuah penyakit yang harus segera diatasi dan bisa dicegah.

.

5 Fakta Tentang Pikun

 

Saya mengetahui kalo pikun itu adalah sebuah penyakit setelah mengikuti sebuah webinar kesehatan yang khusus membahas tentang penyakit pikun. Webinar tersebut diadakan pada hari Minggu, 20 September 2020 melalui aplikasi zoom online dan bisa diakses oleh setiap orang secara gratis. 

Tak heran ada sekitar 700 orang yang mengikuti acara webinar edukatif ini. Dihadiri oleh berbagai kalangan mulai dari  dokter, media hingga masyarakat umum.

 

festival digital alzheimer sedunia
Acara Festival Digital Bulan Alzheimer Sedunia merupakan bagian dari program kampanye  #obatipikun yang diadakan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI)) dan PT Eisai Indonesia PTEI).

*PT Eisai Indonesia merupakan sebuah perusahaan farmasi dengan filosofi Human Health Care (HHC) yang telah berkontribusi untuk industri kesehatan di Indonesia selama 50 tahun.

 

 

Berikut ini beberapa fakta tentang pikun yang saya rangkum menjadi 5 poin :


1. Pikun bukanlah hal normal dalam proses penuaan.

Sebuah survei menunjukkan 71% masyarakat menganggap bahwa pikun adalah sebuah hal normal yang terjadi pada orangtua. Sedangkan hanya 6% masyarakat yang mengetahui bahwa pikun adalah sebuah penyakit. Dalam dunia medis pikun dikenal dengan sebutan Demensia.

penyakit demensia



Demensia adalah suatu sindrom gangguan penurunan fisik otak yang dapat mempengaruhi fungsi kognitif, emosi, daya ingat, perilaku dan kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.


Biasanya ketika seseorang mengalami pikun ia akan butuh waktu lebih lama untuk mengingat atau lupa dengan apa yang ia lakukan sebelumnya. Demensia sendiri ada banyak jenisnya dan demensia Alzheimer merupakan penyebab utama ketidakmampuan dan ketergantungan lansia terhadap orang lain.


Mengutip dari hellosehat.com demensia dan Alzheimer ini sebenarnya adalah dua hal yang berbeda namun saling memiliki keterkaitan satu sama lain. Demensia adalah sebuah istilah untuk menggambarkan sekelompok gejala yang mengganggu fungsi otak. Sedangkan Alzheimer merupakan suatu penyakit yang menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami gejala demensia. 

 

Dan ketika seseorang mengalami kepikunan, yang menderita bukanlah si pasiennya saja melainkan lingkungan dan orang disekitarnya juga akan merasakan efeknya. 

Saya jadi teringat kejadian beberapa tahun lalu, ketika sedang berada di sebuah penginapan ada seorang kakek yang mengalami kepikunan dan tiba-tiba salah masuk kamar. Tentu hal tersebut menimbulkan kepanikan dan kegaduhan. Untung anggota keluaganya segera mencari dan menemukan si kakek tersebut, yang kemudian berujung pada permohonan maaf karena sudah lalai menjaga anggota keluarganya yang sudah pikun.


2. Terdapat lebih dari 50 juta orang di dunia mengalami demensia dengan hampir 10 juta kasus baru setiap tahunnya. Dari banyaknya kasus tersebut Alzheimer menyumbang 60 hingga 70% kasus.


Alzheimer merupakan penyakit yang bersifat bertahap dan berlangsung dalam waktu yang lama. Biasanya seseorang mulai terdiagnosis Alzheimer pada usia 65 tahun ke atas dan cenderung lebih banyak dialami wanita dibanding pria. 

Penyakit Alzheimer bukanlah penyakit menular melainkan merupakan sejenis sindrom dengan apoptosis sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan, sehingga otak tampak mengerut dan mengecil.

Namun apabila ada riwayat anggota keluarga yang pernah mengalami Alzheimer ada kemungkinan resiko kita mengalami hal yang sama di kemudian hari (bersifat degeneratif).


Biasanya penyakit ini dimulai dengan gejala pikun ringan seperti mudah lupa akan kejadian-kejadian yang baru terjadi. Kemudian diikuti oleh gejala lain seperti terlihat kebingungan, sulit berkomunikasi, mengalami gangguan kecemasan dan perubahan suasana yang dramatais hingga tidak mampu lagi melakukan aktivitas tanpa dibantu orang lain.



3. Pikun dan pelupa adalah dua hal yang berbeda

Perlu diketahui kalo pikun dan pelupa itu adalah dua hal yang berbeda. Di kehidupan sehari-hari banyak orang yang menyamaratakan istilah pikun dengan pelupa.  Gejala penyakit pikun dan pelupa sekilas memang hampir sama yaitu  lupa menaruh barang pada tempatnya, sulit fokus, salah membuat keputusan dan bingung akan waktu (hari, tanggal) khususnya di saat pandemic seperti sekarang ya, weekend sama weekday tak terasa bedanya hehe. Namun pelupa dan pikun memiliki beberapa perbedaan signifikan yaitu :



Duh, saya jadi lega deh karena saya termasuk ke dalam kategori pelupa. Karena jujur saya seringkali lupa pernah menaruh sebuah barang dimana, dan kemudian mencarinya seharian ataupun lupa akan melakukan pekerjaan apa karena terlalu sering melakukan pekerjaan dalam waktu bersamaan (multi tasking).



4. Pikun tidak dapat disembuhkan. Tapi ada pengelolaan faktor resiko yang dapat mencegah demensia dan mengurangi progresifitasnya. 

Pasien dengan penyakit pikun bisa mendapatkan bantuan berupa terapi dari ahlinya.
Terapi tersebut bertujuan untuk meringankan gejala, memperlambat perkembangan penyakit dan membuat penderita dapat hidup semandiri mungkin.


Penanganan atau terapi pada pasien dengan penyakit pikun meliputi mengatasi terlebih dahulu apa penyebab penyakit pikunnya, memberikan obat-obatan, terapi stimulasi kognitif  (berolahraga atau melakukan permainan fisik seperti membaca buku, menggambar, membuat karya seni, memasak dan aktivitas positif lainnya) serta memberikan perawatan Paliatif (membina kondisi psikisnya, memberikan konseling dan dukungan dari teman dan keluarga).


Beberapa hal yang bisa kita lakukan sebagai upaya pencegahan dari penyakit pikun diantaranya adalah menjaga kesehatan jantung, rutin bergerak seperti berolahraga atau melakukan kegiatan produktif lainnya seperti berkebun atau membereskan rumah misalnya, mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari (gizi seimbang), menstimulasi otak, fisik, mental dan spiritual serta aktif bersosialisasi dan beraktivitas positif.


5. Pikun bisa dideteksi sejak dini. 

Apabila kita mulai merasakan ada beberapa gejala pikun yang sering kita alami dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Ada baiknya kita melakukan pencegahan sedari dini. Karena mencegah itu pastinya lebih baik daripada mengobati. 


Untuk mendeteksi penyakit pikun bisa dilakukan dengan cara melakukan konsultasi ke dokter. Biasanya dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti wawancara klinis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan status mental. 

 

Wawancara dilakukan dengan tujuan untuk mengecek apakah ada penurunan intelektual dan gangguan adaptasi keterampilan. Pemeriksaan fisik meliputi pengecekan kondisi tubuh apakah terdapat penyakit-penyakit seperti hipertensi, hipotiroid, kelainan jantung dan penyakit lainnya. Sedangkan pemeriksaan status mental dilakukan untuk mengatahui apakah ada tidaknya gangguan depresi ataupun gangguan mental dan gangguan emosi lainnya.

 

Dalam pemeriksaan status mental ada sebuah instrumen yang digunakan para dokter untuk menilai kognitif global orang lanjut usia. Instrumen tersebut bernama AMT (Abreviated Mental Test). Instrumen tersebut terdiri dari beberapa pertanyaan sederhana seperti umur, waktu / jam sekarang, alamat tempat tinggal, saat ini berada dimana, mengenali orang lain, tahun kelahiran pasien atau anak terakhir dan menghitung terbalik (20 s/d 1). Untuk masing-masing pertanyaan tersebut ada skor / nilai yang diberikan. Sehingga kita bisa tahu termasuk ke kategori mana. apakah ringan, berat atau masih normal







Mendeteksi Pikun Melalui Aplikasi E-MS (Memory Screening)



Nah di jaman teknologi informasi yang sudah canggih seperti sekarang. Sudah ada alat untuk mendeteksi dini demensia yang bisa diakses melalui sebuah aplikasi yang ada di smartphone. Aplikasi tersebut bernama EMS (Memory Screening).

Aplikasi E-MS ini diperkenalkan di acara webinar Festival Digital Bulan Alzheimer Sedunia dengan menghadirkan dr. Pukovisa Prawiroharjo, Sp. S (K) yang khusus  menyampaikan tentang aplikasi E-MS sebagai sebuah aplikasi karya anak bangsa yang ditujukan bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan edukasi terpercaya dari ahli, deteksi dini berbasis gadget dan direktori rujukan terpercaya.

 

skrining demensia



Begitu mengetahui ada aplikasi tersebut saya pun langsung penasaran ingin mencobanya. Aplikasi E-MS ini bisa diinstall via App store atau Playstore yang ada di smartphone kita. Ketik saja EMS Sahabat.



Aplikasi E-MS ini sangat user friendly. Kita bisa langsung registrasi dan kemudian login. Setelah login ikuti petunjuk selanjutnya yaitu mengisi form berupa biodata singkat seperti nama, alamat email, tahun lahir dan jenis kelamin. 

Setelah itu kita diberi arahan untuk menjawab 8 pertanyaan yang bertujuan untuk mendeteksi dini tingkat kepikunan seseorang. 

 



Dan setelah menjawab dengan jujur kedelapan pertanyaan tersebut kita akan mendapatkan skor. Yang apabila skornya di atas angka 2 maka user akan diarahkan untuk segera konsultasi ke dokter spesialis plus direktori di rumah sakit mana dokter tersebut bertugas. Dengan maksimal radius 50 km dari tempat tinggal kita.







Oya di menu artikel saya menemukan banyak tulisan bermanfaat dengan tema kesehatan khususnya yang berkaitan dengan demensia.  Yang menarik, selain ditulis oleh admin, artikel-artikel tersebut juga ditulis langsung oleh para dokter ahli yang terpercaya di bidangnya.

 

fitur memori skrining



Semoga dengan adanya edukasi webinar tentang penyakit pikun ini masyarakat semakin peduli akan pentingnya menjaga kesehatan. Dengan harapan kita bisa menjalani masa tua nanti dengan aktif, mandiri dan produktif.

Begitupun dengan aplikasi EMS ini semoga  menjadi sebuah solusi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi seputar penanganan penyakit demensia.

Karena semakin cepat terdeteksi sebuah penyakit maka semakin besar peluang pasien untuk mendapatkan pertolongan.












Sarrahgita.com - Traveling saat pandemi kayak sekarang. Mungkin ga sih? Sebuah pertanyaan yang bisa saya jawab dengan jawaban “Mungkin bangeet doong. ‘


Lho kok bisa? Kan ga boleh kemana-mana. Kan harus stay at home. Iya sihh..tapi Sabtu (19/09/20) lalu saya ngalamin sendiri traveling saat pandemi dengan ikut virtual tour ke Korea.


Ya, bersama dengan 30 orang teman lainnya akhirnya saya bisa merasakan ‘traveling’ lagi. Dan ga tanggung-tanggung travelingnya langsung ke luar negeri. Tepatnya ke kota Seoul, Korea Selatan.


Sebenernya saya ga nyangka kalo saya bakalan berhasil ikut wisata virtual ke Seoul, Korea. Virtual tour pertama saya ini diadakan oleh Komunitas ISB (Indonesian Social Bloggerpreneur) bekerjasama dengan Wisata Kreatif Jakarta, sebuah tour organizer yang memfasilitasi kegiatan tour virtual ke berbagai tujuan baik dalam maupun luar negeri.


Berbekal rasa penasaran tentang virtual tour, tempo hari saya memberanikan diri untuk ikut tantangan posting foto terbaik di Instagram dengan menuliskan caption (kata pengantar) tentang drama Korea (drakor) favorit. Hmm. Padahal saya jarang banget nonton drakor nih.

 

Tapi pucuk dicinta ulam pun tiba. Setelah colak-colek ke beberapa orang temen minta rekomendasi drakor favorit dan kemudian nonton drakor secara marathon, saya pun terpilih untuk bisa jalan-jalan ke Korea secara virtual. Yeay !


virtual tour

Apa Itu Virtual Tour?



Di situasi seperti saat ini banyak orang yang sudah mulai jenuh, beraktivitas hanya di rumah dan tentu saja butuh liburan. Nah virtual tour atau wisata virtual sepertinya bisa menjadi salah satu solusi buat kita para traveller yang tetep ingin jalan-jalan walaupun posisi kita yang sebenarnya tetap berada di rumah.


Virtual Tour  (Wisata virtual) adalah wisata lewat dunia maya yang dapat kita akses melalui perangkat komputer atau ponsel. Para pemandu wisata bersertifikat akan memandu dengan memberikan banyak cerita dan penjelasan interaktif yang menyenangkan.



Saya sendiri pertama kali mendengar istilah virtual tour ini kira-kira satu bulan yang lalu. Dari sebuah group WA yang membagikan flyer tentang virtual tour ke sebuah negara di Eropa. Dan ternyata tour guide nya adalah kakak angkatan saya di kampus dulu. Hmm, saya jadi teringat cita-cita saya yang belum kesampean pernah pengen jadi tour guide juga hehe *eh jadi curcol.


Tempat yang menjadi destinasi wisata virtual ini biasanya adalah negara-negara yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan seperti Jepang, Italia, Paris, London, Korea, Istanbul dan sebagainya. Walaupun ada juga beberapa tour organizer yang menyediakan virtual tour dengan destinasi wisata lokal ke kota-kota di Indonesia.  Seperti kota Jakarta, kota Makassar, kota Bandung, Pontianak (kota Khatulistiwa) dan lain-lain.


Di Jakarta banyak juga lho sudut-sudut menarik yang bisa kita jelajahi melalui virtual tour seperti spot hits 90-an di Jakarta, kedai es krim dan toko legendaris di Jakarta, kawasan dengan pengaruh budaya asing di Jakarta serta spot-spot lainnya yang ga kalah menarik seperti Pantai Indah Kapuk (Jakarta Baywalk Town), China Town (Glodok), Jakarta Little Korean alias Senopati dan masih banyak lagi.


Jujur kesan pertama saya ketika mengetahui tentang konsep virtual tour ini adalah ‘Wah kreatif dan menarik juga nih’.


Pengalaman Pertama Tour Virtual Ke Seoul, Korea Bareng Wisata Kreatif Jakarta



Dipandu oleh mba Ira Lathief sebagai tour guide dari Wisata Kreatif Jakarta, ada delapan lokasi yang saya ‘kunjungi’ di kota Seoul. Yaitu Gyeongbok Palace (istana peninggalan kerajaan Korea), Cheongye Stream (sungai di tengah kota kebanggaan orang Korea), Hanok Village (kampung tradisional Korea), Gangnam (kawasan elite di Korea), Myeongdong Street (Night Market dan tempat wisata kuliner), Dongdaemun (tempat belanja yang sering dikunjungi oleh para turis), Seoul Tower (menara Seoul dengan ketinggian 480 meter diatas permukaan laut dan dikenal dengan gembok cintanya) serta Nami Island (Pulau cantik tempat lokasi syuting film Winter Sonata).


Semuanya memiliki ciri khas dan daya tarik masing-masing, namun hanya tiga diantaranya yang sangat menarik perhatian saya yaitu istana Gyeongbok, Hanok Village dan Nami Island.


Gyeongbok Palace (GyeongBokKung) atau istana Gyeongbok adalah sebuah istana yang terdapat di sebelah utara kota Seoul. Istana ini termasuk dari lima istana besar dan merupakan yang terbesar yang dibangun oleh Dinasti Joseon.Gimana ga besar, istana tersebut berdiri di atas tanah seluas 410.000 meter persegi dan berdasarkan penuturan mba Ira, jumlah kamar atau ruangan di istana Gyeongbok mencapai lebih dari 5000 buah lho. Wihh. Luar biasa yaa.

Kayaknya kalo pengen meng-explore Gyeongbok Palace kita harus mempersiapkan fisik yang kuat plus alas kaki yang nyaman. Jangan sampe pingsan kecapean hehe.


Istana Gyeongbok yang pertama kali didirikan pada tahun 1394 ini adalah simbol keagungan kerajaan dan rakyat Korea. Sempat hancur pada tahun 1592 dan dibangun lagi pada tahun 1860-an, saat ini Gyeongbok Palace dibuka untuk umum dan di dalamnya berdiri sebuah museum nasional rakyat Korea (National Folk Museum of Korea).


Selain bisa masuk ke dalam museum, pengunjung yang datang ke Gyeongbok Palace bisa melihat upacara rutin yang dilakukan oleh para penjaga istana. Upacara tersebut diadakan setiap hari persisnya sehari 3x yaitu setiap jam 11.00, jam 13.00 dan jam 15.00.


gyeongbok palace
foto : Klook.com


Btw kalo liat ritual upacara di istana kerajaan, saya kayak berasa ada dimanaa gitu. Takjub aja lihatnya. Berasa di film-film hehe.


Hanok Village (Bukchon Hanok Village). Sekilas melihat gambar Hanok Village dalam wujud 3 dimensi, hati saya langsung kepincut. Suasana di Hanok Village sungguh membuat saya ingin langsung terbang kesana. Kenapa tidak, Hanok Village adalah sebuah perkampungan tradisional di Korea dengan bentuk bangunannya yang klasik.  Memiliki latar belakang sejarah yang panjang Hanok Village berlokasi di sebuah puncak bukit antara Gyeongbok Palace, Changdeok Palace dan Jongmyo Royal Shrine.



hanok village
Seorang gadis memakai hanbok dengan background Hanok Village..keren yaa | foto : pinterest


Kalo ada rejeki dan umur panjang saya pengen banget bisa berkunjung ke Hanok Village. Merasakan sendiri budaya tradisional Korea, belajar bikin Kimchi (salah satu makanan Korea favorit saya) dan tentu saja foto-foto.mengabadikan pemandangan indah bangunan-bangunan cantik dengan arsitektur khas Korea. I love traditional culture.


Nami Island (Namiseom). Nami Island adalah sebuah pulau yang menjadi salah satu tujuan wisata favorit para wisatawan. Dengan jarak sekitar 63 km dari kota Seoul, Nami Island bisa ditempuh dalam waktu 2,5 jam apabila menggunakan bus atau kereta api (subway). Disambung dengan naik kapal ferry menuju pulau sekitar 15 menitan.

Nami Island dikenal sebagai lokasi tempat syuting salah satu drama Korea lawas yaitu Winter Sonata (2003). Saya pun jadi penasaran pengen nonton filmnya. Terlepas pernah dijadikan sebagai tempat syuting salah satu drakor hits, Nami Island ini memang menarik untuk dikunjungi dalam setiap musim yang berbeda. 


Dengan ciri khas jalan setapak yang dipagari oleh pepohonan yang berbaris rapi dan pemandangan alam yang indah banyak orang yang ingin melakukan day trip ke sana, termasuk saya 😃. 

nami island
foto : Kausik Bishayee


FYI Nami Island ini bentuknya mirip bulan sabit alias setengah lingkaran gitu | foto : Jack Hsu



Dan berdasarkan informasi dari mba Ira, saya baru tahu fakta menarik lainnya kalo di Nami Island kita bisa menyaksikan keindahan bunga Sakura. Bunga Sakura di Korea biasanya muncul di akhir bulan Maret sampai dengan awal bulan April.
Yang membedakan ukuran bunga Sakura di Korea sedikit lebih besar dibanding bunga Sakura di Jepang.Duh saya jadi punya mimpi pengen bisa jalan-jalan ke Korea tuk menyaksikan festival bunga Sakura yang indah.  

 

Baca juga : Pengalaman Tak Terlupakan Jalan-jalan ke Pulau Samalona




bunga sakura
Penampakan bunga Sakura dari dekat | foto : liburankejepang(dot)com

 

Kesan Setelah Ikut Virtual Tour


Virtual tour sama traveling beneran pasti beda dong ya. Tapi jalan-jalan virtual ini lumayan menyenangkan kok. Buat saya bisa tuk recharge otak sejenak dan juga refreshing mata. Walaupun cuma sekilas, wawasan saya menjadi bertambah tentang seperti apa dan ada apa aja sih di kota Seoul itu?  Yang pasti saya happy karena udah mendapatkan pengalaman baru ngerasain traveling saat pandemi walaupun hanya dari depan laptop di rumah hehe.  

 

Sebenarnya durasi 2 jam buat virtual tour itu rasanya bentar banget yak. Saya masih penasaran dengan spot-spot lainnya. Kalo ada kesempatan saya pengen banget lho ikut virtual tour lainnya ke negara-negara lain. Karena ada banyak negara-negara di dunia yang ingin saya kunjungi. Minimal via virtual tour dulu boleh kali ya. Hihi.


Well, bisa jalan-jalan ke tempat wisata yang kita idamkan, walaupun hanya melalui fasilitas online (via aplikasi Zoom) ga ada salahnya untuk dicoba lho. Biaya pendaftarannya pun relatif terjangkau yaitu mulai Rp 35.000 untuk tujuan wisata lokal dan mulai Rp 50.000 untuk tujuan mancanegara.  Kalo penasaran pengen coba silakan intip aja akun ig @wisatakreatifjakarta ya siapa tahu tertarik.


Selamat Jalan-jalan Ya 😊 !



Referensi : wikipedia.org

                  wisatakreatifjakarta.com






sarrahgita.com - Sebagai seorang ibu rumah tangga saya memiliki beberapa hobi sebagai sarana me time. Mulai dari membaca buku, mendekor rumah hingga berkebun. Dan berkebun adalah salah satu hobi yang hampir setiap hari saya lakukan.


Setiap pagi dan sore saya meluangkan sedikit waktu untuk berkebun. Berkebun ala-ala di halaman rumah sih hehe. Saat ini jumlah tanaman yang saya miliki relatif masih terbatas. Hanya beberapa tanaman rumahan yang cara perawatannya cukup mudah, cukup disiram dengan air tanpa harus menggunakan pupuk tambahan.


Hingga sekitar satu bulan yang lalu, ketika saya berkunjung ke rumah kakak laki-laki saya di Cibubur. Saya mendapati sebuah sudut penuh tanaman yang merupakan tanaman hidroponik. Ada bayam, sawi, kangkung,seledri dan selada.


Ternyata selama pandemic kakak saya memiliki hobi baru menanam tanaman hidroponik. Melihat hasil panennya, saya pun jadi penasaran ingin tahu bagaimana sih sebenarnya cara menanam tanaman hidroponik itu?




belajar menanam hidroponik di rumah

Berkenalan Dengan Hidroponik


Ada yang menarik dengan tanaman hidroponik ini. Kalo biasanya kita menanam tanaman menggunakan media tanah. Maka metode hidroponik ini menanam tanaman menggunakan media air.


Hidroponik  memiliki arti sebagai “budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman”.


Hidroponik bisa dikatakan sebagai sebuah solusi bagi kita yang ingin bercocok tanam namun memiliki kendala dengan lahan yang terbatas. Ya seperti halnya kakak saya, beliau mencoba menanam tanaman hidroponik karena lahan di rumahnya sangat terbatas alias minim tanah.


Menanam dengan metode hidroponik menjadi sangat popular karena kemudahan dan efisiensinya dalam menggunakan lahan yang ada. Di sudut ruangan ataupun di bagian atap tempat jemuran pun bisa.


Beberapa jenis nutrisi yang dipakai untuk tanaman yang ditanam secara hidroponik adalah pupuk yang berasal dari hewani atau menggunakan pupuk kimia seperti urea yang telah dilarutkan.

Selain itu kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, sehingga cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas.







Cara Praktis Belajar Menanam Hidroponik Bagi Pemula



Dikutip dari bertaniorganik.com sebenarnya metode hidroponik terdiri dari 10 jenis. Yang membedakan adalah media yang digunakan serta sistem pemberian nutrisinya.


Dan sebagai seorang pemula, saya memilih metode Wick System sebagai metode yang paling sederhana dan cocok diterapkan oleh siapapun yang baru mulai belajar menanam hidroponik.


Wick System ini juga disebut sebagai sistem sumbu karena memanfaatkan sumbu atau kain flannel yang menghubungkan antara larutan nutrisi dengan media tanam. Wick system bekerja dengan menyerap larutan nutrisi menggunakan sumbu kemudian mengalirkannya ke akar tanaman. Jenis tanaman yang ditanam menggunakan metode Wick adalah tanaman kecil seperti kangkung, sawi, bayam, selada dan sebagainya.

Untuk metode Wick system ini bisa kita siapkan dan buat sendiri bahan-bahannya di rumah. Alat-alat yang dibutuhkan berupa wadah untuk menampung air (botol plastik bekas atau kotak plastik), alat pemotong (pisau cutter), sumbu untuk menyerap air (kain flannel) serta air nutrisi (dibuat sebagai sumber makanan bagi tanaman).

Tapi, kalo pengen lebih simpel dan praktis lagi, kita bisa memanfaatkan layanan online shop yang khusus menyediakan tanaman hidroponik. Jadi kita tinggal pilih jenis tanaman hidroponik yang ingin kita tanam, pesan dan transfer uang kemudian dalam hitungan waktu 1x24 jam datanglah satu buah paket belajar menanam hidroponik ke rumah hehe.

Berikut ini isi paket yang saya peroleh dari toko online khusus hidroponik yang beralamat di Jakarta namun diproduksi di Yogyakarta.

paket hidroponik wyck sistem



1.    3 Kotak plastik berwarna abu berukuran 30cm x 20 cm (kapasitas 5 liter)
2.    48 Buah netpot yang sudah diberi kain flannel.

Baca juga : 5 Model Pot Bunga Yang Bikin Mupeng
 

3.    1 Bungkus rockwool untuk menyemai bibit tanaman. Rockwool banyak digunakan oleh para petani hidroponik karena mempunyai kelebihan dibandingkan media lainnya terutama dalam hal perbandingan komposisi air dan udara yang dapat disimpan oleh media tanam ini.



4.    4 Bungkus bibit sayuran yang terdiri dari pakchoy, kangkung, selada air dan bayam

bibit hidroponik


 

5.    1 Nampan kecil berbahan plastik sebagai wadah ketika menyemai tanaman
6.    1 Bungkus nutrisi tanaman siap larut. Terdiri dari nutrisi A dan nutrisi B. nutrisi tersebut berupa serbuk berwarna putih. Yang kemudian kita larutkan dengan air bersih (air murni) sesuai takaran yang dibutuhkan. Oya semakin murni air yang digunakan akan lebih baik. Contoh air murni adalah air hujan yang disaring atau air AC.
7.    1 Buah suntikan untuk menakar jumlah nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Perbandingan nutrisi yang dibutuhkan itu adalah 5 : 5 : 6. Artinya 5 ml air nutrisi (air pekatan) untuk setiap 1 liter air.
8.    1 Buah gelas ukur plastik
9.    Lembar petunjuk cara penggunaan dan perawatan




lembar petunjuk penggunaan dan perawatan hidroponik

Praktek Langsung Menanam Hidroponik Di Rumah

 

Begitu membuka isi paket, saya ga langsung mempraktekkan menanam tanaman hidroponik tersebut. Saya butuh waktu untuk memahami betul-betul petunjuk cara menanam tanaman sesuai lampiran. 

Jujur saya sedikit bingung ketika melihat tabel perbandingan larutan nutrisi dan larutan air yang harus digunakan. Otak saya kok jadi mendadak lambat loading ya? haha. Hingga akhirnya setelah  3 hari kemudian saya baru mulai menanam tanaman hidroponik tersebut.

tabel nutrisi tanaman hidroponik



Sesuai petunjuk, saya melakukan penyemaian terlebih dahulu. Mengeluarkan media tanam rockwool, membasahinya dengan air dan kemudian meletakkan masing-masing 2 biji bibit tanaman. Oya rockwool tersebut sudah terpotong kotak dengan ukuran 2cm x2 cm. Total jumlahnya sekitar 54 buah.

Fyi Rockwool itu terbuat dari bebatuan, umumnya kombinasi dari batuan basalt, batu kapur dan batu bara yang dipanaskan mencapai suhu 1600 derajat celcius sehingga meleleh menjadi seperti lava. Dalam keadaan mencair batuan tersebut disentrifugal membentuk serat-serat.

*sentrifugal adalah gaya gerak melingkar berputar yang menjauhi pusat lingkaran dan nilainya positif.

Berhubung ukuran bibit tanamannya kecil-kecil, saya menggunakan alat bantu berupa tusuk gigi untuk meletakkan biji-biji tersebut. Dan waktu itu saya langsung menanam 4 jenis sayuran.

Oya pastikan rockwool tersebut tetap lembab tak kekurangan air. Maka Setiap pagi saya semprot bibit tanaman tersebut dengan menggunakan air nutrisi dengan takaran sesuai kebutuhan (200ppm).

Dan setelah 3 hari, tepatnya setelah mulai tumbuh daun-daun kecil, saya baru ngeh, tanaman pakchoy yang mana ya? Selada air dan bayam yang mana ya?


Bentuk daun nya hampir sama gitu ya? hehe. Yang terlihat beda hanya bibit kangkung, karena selain bijinya paling besar, ukuran daunnya pun besar pula.

Tips : sebaiknya tanam satu jenis bibit dalam 1 media tanam, sehingga memudahkan kita ketika akan panen.

Kemudian setelah muncul minimal 3 daun dan muncul akar saya pun memindahkan rockwool tersebut ke media tanam. Kotak plastik berukuran 30x20cm saya isi dengan air sebanyak 4 liter yang sudah dicampur dengan air pekatan A dan B (nutrisi tanaman).

netpot
Pastikan tanaman hidroponik kita disimpan di tempat yang aman dari jangkauan kucing ya

 

Anyway doakan ya man-teman semoga pengalaman saya belajar menanam hidroponik untuk pertama kalinya ini berhasil. Nantikan cerita selanjutnya kalo saya udah berhasil panen dan berhasil menikmati sayuran hasil kebun sendiri.

Baca juga : Hobi Berkebun Di Rumah Bisa Bikin Hepi Lho

Dan buat man-teman yang penasaran juga pengen coba berkebun dengan belajar menanam hidroponik yuk cobain. Bisa sekalian sebagai media belajar dan media rekreasi juga bareng anak dan anggota keluarga di rumah lho. Seru dan menyenangkan. Walaupun tetep kuncinya kita harus sabar dan telaten.

Semangaat !
Selamat berkebun !

Sumber : Wikipedia.org
Ensiklo.com
Bertaniorganik.com





sarrahgita.com - Apabila mendengar tentang kata sejarah, apa sih yang terlintas di benak man-teman? Mungkin sebagian besar dari kita akan menjawab kalo sejarah itu identik dengan masa lalu. Sesuatu yang sudah terjadi di masa lampau, memiliki sebuah nilai cerita dan kemudian menjadi kenangan. Well, hal tersebut tidak salah namun tidak juga sepenuhnya benar.


Sebenernya sejarah itu meliputi masa lalu, masa sekarang dan juga masa depan lho. Karena ketiga dimensi waktu tersebut menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan karena peristiwa yang sudah terjadi pada masa lampau akan berpengaruh terhadap apa yang terjadi pada masa sekarang dan peristiwa saat ini akan menjadi acuan dari peristiwa yang akan datang. Namun rupanya tidak semua peristiwa yang terjadi pada masa lampau menjadi suatu sejarah bagi manusia.Hmm..


Dari Sejarah Ke Mata Uang



Ngomongin soal sejarah tahukah man-teman tentang sejarah uang? Khususnya sejarah tentang mata uang republik Indonesia yaitu rupiah.


Sebelumnya tak pernah terpikir sedikitpun oleh saya, siapa saja tokoh penting yang terdapat di lembaran uang rupiah. Dari sekian banyak pecahan mata uang rupiah, yang saya ingat jelas hanyalah dua sosok bersejarah Indonesia yang ada di uang pecahan seratus ribu yaitu Presiden RI pertama, Ir. Soekarno serta wakil presiden Mohamad Hatta hehe.  Sedangkan tuk pecahan lainnya saya cenderung tak tahu dan bahkan tak pernah mencari tahu. Oemji.


Adalah kang Asep Kambali, seorang sejarawan sekaligus founder Historia Indonesia yang tempo hari bercerita tentang peran penting mata uang dalam sejarah republik Indonesia. Dan seolah mengingatkan saya kembali untuk jangan pernah sekali-kali meninggalkan sejarah (Jasmerah).

 

 

iG live ani berta dan asep kambali
foto : IG @ani.berta

 

Jasmerah adalah semboyan terkenal yang diucapkan oleh Soekarno dalam pidatonya yang terakhir pada hari ulang tahun republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1966.


Uang rupiah erat kaitannya dengan sejarah karena melalui uang rupiah kita bisa berkenalan dengan berbagai sosok pahlawan berjasa Indonesia. Yang nama-namanya mungkin jarang kita kenal seperti nama pahlawan lainnya yang sering disebut di pelajaran sejarah saat masih sekolah dulu.


Sebut saja seperti Ir.H. Djuanda Kartawidjaja. Gambar wajah beliau terdapat di lembar biru uang pecahan Rp 50.000. Beliau adalah perdana menteri Indonesia ke 10 sekaligus terakhir. Ia menjabat dari 09 April 1957 hingga 09 Juli 1959. Setelah itu ia menjabat sebagai menteri keuangan dalam kabinet kerja I.

 

uang 50 ribu rupiah
foto : liputan6.com



Dr.Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi. Gambar wajah beliau terdapat di lembar depan uang Rp 20.000. Beliau yang lebih dikenal dengan nama Sam Ratulangi adalah seorang politikus, jurnalis dan guru dari Sulawesi Utara. Ia adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang juga sering disebut sebagai tokoh multidimensional.


Ada juga Frans Kaisiepo. Kalo mendengar namanya mungkin terdengar sedikit asing, namun foto beliau yang terpampang di halaman depan lembar uang Rp 10.000 tersebut dikenang sebagai pahlawan nasional Indonesia dari Papua. Frans terlibat dalam Konferensi Malino tahun 1946 yang membicarakan mengenai pembentukan Republik Indonesia Serikat sebagai wakil dari Papua.


Dr.K.H Idham Chalid. Beliau adalah pahlawan dari Kalimantan Selatan. Gambar wajah beliau terdapat di lembar depan uang pecahan Rp 5000. Dan beliau merupakan salah satu politisi Indonesia yang berpengaruh pada masanya. Ia pernah menjabat sebagai wakil perdana menteri Indonesia pada cabinet Ali Sastroamidjojo II dan kabinet Djuanda. Ia juga pernah menjabat sebagai ketua MPR dan ketua DPR.


uang 5ribu
foto : liputan6.com



Moh Husni Thamrin, pernah ga sih memperhatikan gambar wajah yang ada di uang kertas lembar Rp 2000. Lembar uang yang sering kita berikan sebagai uang bayar parkir tersebut memuat gambar wajah Moh.Husni Thamrin. Ia adalah seorang perintis revolusi kemerdekaan Indonesia. Sebagai seorang politisi era Hindia Belanda, beliau kemudian dianugerahi gelar pahlawan Indonesia.


Dan masih ada 7 nama pahlawan lainnya yang terdapat di uang rupiah, kertas dan koin. Seperti Tjut Meutia (uang kertas Rp 1000), Mr. I Gusti ketut Pudja (uang logam Rp 1000). Letjen Tahi Bonar Simatupang (uang logam Rp 500), Dr. Tjipto Mangunkusumo (uang logam Rp 200), Prof Dr.Ir Herman Johannes (uang logam Rp 100) dan tentu saja Soekarno & Hatta (uang kertas Rp 100.000).



Belajar Sejarah Melalui IG Live Bersama Asep Kambali


Dari belajar sejarah melalui IG live bersama kang Asep saya mendapatkan banyak insight menarik tentang sejarah. Salah satunya adalah ketika Kang Asep mengulas sedikit cerita tentang kenapa pulau Sipadan Ligitan akhirnya ‘diserahkan’ oleh Indonesia kepada negara Malaysia pada tahun 2002 silam, dengan salah satu alasan karena ternyata uang yang beredar di kedua pulau tersebut adalah mata uang ringgit bukan rupiah. Hal tersebut menunjukkan bahwa mata uang berperan penting dalam peradaban sebuah sejarah.


Selain itu kang Asep juga bercerita tentang uang baru pecahan 75.000 rupiah yang diluncurkan bertepatan dengan hari ulang tahun RI yang ke 75 tahun yaitu pada tanggal 17 Agustus 2020. Dimana beliau turut berperan serta sebagai salah seorang perumus dari peluncuran uang peringatan kemerdekaan (UPK) tersebut. Wahh keren ya.


Dan ada fakta menarik bahwa ternyata selain uang pecahan 75 ribu, sebelumnya BI sudah meluncurkan uang peringatan sebanyak 10 kali lho. Tiga kali diantaranya dikeluarkan untuk memperingati hari kemerdekaan NKRI. Diantaranya yaitu pada HUT RI ke 25 tahun, BI meluncurkan uang logam emas pecahan Rp 25 ribu, Rp 20 ribu, Rp 10ribu, Rp 5ribu dan Rp 2 ribu serta uang logam perak pecahan Rp 1000, Rp 500, Rp 250 dan Rp 200.


Sedangkan pada HUT kemerdekaan RI ke 45 tahun, BI meluncurkan uang logam emas dalam pecahan besar yaitu pecahan Rp 750ribu, Rp 250 ribu dan Rp 125 ribu. Begitupun di HUT kemerdekaan RI ke 50 tahun, yang diluncurkan adalah uang logam emas dalam pecahan pecahan besar yang tidak beredar di masyarakat luas yaitu pecahan Rp 850ribu dan Rp 300ribu.



Sekilas Tentang Asep Kambali dan Komunitas Historia Indonesia



Membahas tentang sejarah nyatanya ga butuh waktu sebentar. Terbukti durasi  kurang lebih satu jam membahas tentang Asyiknya Belajar Sejarah #MeAndInspiringOne via IG live bersama kang Asep Kambali membuat saya ingin tahu lebih banyak mengenai hal-hal yang berkaitan dengan sejarah lainnya.


Mungkin waktu sekolah dulu saya tidak tertarik sama sekali dengan mata pelajaran sejarah. Namun seiring bertambahnya usia dan berjalannya waktu, buat saya hal-hal yang berkaitan dengan sejarah itu memiliki magnet tersendiri yang menarik untuk diikuti sebagai tambahan pengetahuan.


Baca juga : Pengalaman Ikut Tour Sejarah Bersama Komunitas Geostrategy Study Club Indonesia


Apalagi sekarang belajar sejarah bisa dilakukan dimanapun melalui media yang beragam. Seperti melalui media sosial dan melalui komunitas khusus sejarah.


Kang Asep yang seorang sejarawan (lulus sarjana jurusan Sejarah dari Universitas Negeri Jakarta pada tahun 2007) sekaligus aktivis pelestarian sejarah dan budaya ini pun sudah mendirikan sebuah komunitas bernama Historia Indonesia sejak tahun 2003.

Dengan komunitasnya itu kang Asep ingin mengajak kembali generasi muda untuk mencintai bangsa dan negaranya melalui pemahaman serta penghargaan terhadap peninggalan sejarah dan budaya Indonesia. Surprisingly jumlah anggota komunitas Historia Indonesia sampai saat ini mencapai lebih dari 24.500 orang tersebar di seluruh penjuru negeri bahkan hingga keluar negeri. Hal tersebut menunjukkan bahwa betapa banyaknya orang yang tertarik pada sejarah.


Info lebih lengkap mengenai komunitas Historia Indonesia bisa diakses melalui website komunitashistoria.com atau ikuti juga akun social media-nya di akun instagram @komunitashistoria atau twitter @komunitashistoria.


Oya selain itu komunitas Historia Indonesia  juga sudah memiliki aplikasi sendiri lho.  Aplikasi komunitas Historia Indonesia (KHI) yang bisa diakses melalui smartphone oleh seluruh pejuang sejarah #HistoriaWarriors yang berada dimanapun tanpa mengenal batas ruang dan waktu.

aplikasi KHI
foto : IG @komunitashistoria



Salam Jasmerah !


Referensi : 

https://www.wikipedia.org

https://m.liputan6.com/bisnis/read/4107175/12-pahlawan-yang-gambarnya-tercetak-di-uang-rupiah

https://soalnanti.blogspot.com






sarrahgita.com - Bosan beraktivitas di rumah,  dua orang keponakan saya yang sedang berlibur di Bandung tiba-tiba mengajak saya untuk pergi jalan-jalan ke Taman Robot.

Taman Robot adalah taman favorit mereka. Setiap berkunjung ke Bandung mereka pasti mengajak saya kesana.

Taman Robot alias Taman Cibeunying berlokasi di Jalan Taman Cibeunying Selatan sekitar 100m dari Masjid Istiqomah, Bandung. 

Mengingat tempat yang ingin dituju adalah tempat terbuka dan relatif tidak terlalu banyak pengunjung, saya pun mengiyakan permintaan mereka. Tentunya dengan tetap patuh pada protokol kesehatan selama situasi New Normal saat ini. Memakai masker dan membawa hand sanitizer sebagai salah satu bentuk proteksi.

 

Ada Apa sih di Taman Robot? Sesuai namanya, di taman Robot, Bandung ini terdapat dua buah robot berukuran besar. Yang satu  berwarna hijau merah ('jelmaan' angkot jurusan Cicaheum-Ciroyom) dan yang satu lagi berwarna kuning (replika robot Transformer).  Tak heran kedua robot tersebut memiliki daya tarik tersendiri bagi anak-anak hingga kemudian menjadi ikonik di taman Cibeunying. 

 

Baca juga : Taman Sejarah, Taman Kebanggaan Orang Bandung

 

Selain tempatnya yang rindang dengan banyak pepohonan dan kursi untuk duduk-duduk, di taman robot juga terdapat beberapa jenis permainan khusus anak-anak, seperti permainan pancing ikan sepuasnya serta layanan sewa skuter alias otoped.

 

cibeunying park
 

 

Nah, maksud hati sengaja datang ke taman robot karena ingin bermain skuter, ternyata tadi pagi permainan skuternya sudah tidak tersedia lagi. Keponakan saya pun sedikit kecewa. Tak ingin melihat mereka sedih saya pun memutar otak mencoba mencari jenis permainan lain yang bisa mereka lakukan. Tak sengaja mata saya melirik ke arah deretan sepeda yang terletak di area trotoar taman Cibeunying.



Layanan Sewa Sepeda Boseh di Taman Cibeunying


Sebenarnya sudah sejak lama saya mengetahui kalo di Taman Cibeunying ada layanan sewa sepeda Boseh. Namun baru kali ini saya memutuskan untuk menyewa sepeda Boseh tersebut.

 

FYI sepeda Boseh adalah sistem bike sharing di kota Bandung yang juga dikenal sebagai bike sharing tingkat kota pertama di Indonesia.

 

sepeda boseh

Seperti dikutip dari web boseh.bike, bike sharing adalah moda transportasi untuk bepergian jarak pendek. Misalnya dari tempat tinggal atau tempat menginap ke lokasi berbelanja atau ke lokasi lainnya seperti halte bus atau stasiun kereta. Yang menarik stasiun khusus disediakan untuk mengambil sepeda dan pengguna bisa mengembalikan sepeda di stasiun lain yang terdekat dengan tempat tujuan pengguna.

 

Saya pun menghampiri booth berukuran 1 meter x 1 meter yang terdapat di samping kanan Taman Cibeunying (persis di sebrang Rumah Selaras). Di dalam booth tersebut terdapat seorang perempuan muda berkacamata yang bertugas melayani registrasi bagi masyarakat yang ingin menyewa sepeda.

 

Cara Sewa Sepeda Boseh Bandung


Tanpa banyak basa-basi saya pun menanyakan harga dan cara sewa sepeda Boseh kepada si mbak petugas tersebut. Si mbak pun menjelaskan bahwa untuk bisa menyewa sepeda Boseh calon pengguna harus menunjukkan KTP sebagai bukti identitas serta akan dikenakan biaya sebesar Rp 30.000.

 

Biaya registrasi sebesar Rp 30.000 tersebut merupakan biaya untuk mendapatkan kartu elektronik (Brizzi Card) yang bisa diisi ulang dan berlaku sebagai kartu pembayaran (e-wallet).  Di dalam kartu tersebut sudah termasuk saldo sebesar Rp 7500.

 


Untuk biaya sewa sepeda Boseh itu sendiri akan dipotong langsung dari jumlah saldo yang tersedia, dengan besaran Rp 1000 untuk satu jam pertama. Serta Rp 2500 untuk jam selanjutnya. Hmm, harga yang sangat terjangkau bukan?  Menurut saya harga yang dikenakan tersebut cukup worthed mengingat pengguna sepeda bisa menggunakan sepeda Boseh tersebut untuk berkeliling kota Bandung sepuasnya. 

 

Well satu jam sepertinya cukup untuk berkeliling kota mengunakan sepeda. Terkecuali kalo sepedaan  keliling kotanya rame-rame bareng teman-teman. Wih sekali-kali boleh juga tuh sepedaan rame-rame keliling kota Bandung pake sepeda Boseh. Sambil guide in teman dari luar kota seru juga nih kayaknya.

 

Oya untuk selanjutnya setelah mendapatkan kartu Brizzi, kita akan dipandu oleh mba petugas untuk men-tap (menempelkan) kartu tersebut ke mesin sewa sepeda. Memasukkan PIN (Personal Identification Number) sebanyak 4 digit yang kita buat sebelumnya serta mengikuti instruksi yang muncul di layar persewaan sepeda. Langkah-langkahnya cukup mudah sebetulnya tapi mungkin karena baru pertama kali, prosesnya membutuhkan  waktu selama beberapa menit.

 

mesin sewa sepeda boseh
Mesin sewa sepeda Boseh untuk menempelkan kartu

Lokasi Stasiun Khusus Sepeda Boseh Bandung


Karena tadi tujuan saya menyewa sepeda Boseh adalah untuk anak-anak bermain.  Maka sepeda tersebut hanya digunakan di sekitar area taman saja. Padahal sepeda Boseh tersebut bisa digunakan keliling kota Bandung. Dan bisa dikembalikan di stasiun khusus yang lokasinya paling dekat dengan tempat tujuan kita.

 

Misal : Tadi kan lokasi awal tempat saya menyewa sepeda adalah di Taman Cibeunying. Sedangkan lokasi tujuan saya berikutnya ada di daerah Dago. Maka saya bisa mengembalikan sepeda yang saya sewa tadi di stasiun khusus yang paling dekat dengan area Jalan Dago, yaitu stasiun khusus Jalan Teuku Umar.


Berikut ini lokasi stasiun khusus sepeda Boseh yang tersebar di berbagai sudut di kota Bandung :


1. Babakan Siliwangi (Forest Walk)

2. Jl. Teuku Umar (daerah Dago)

3. Jl. Ganesa (dekat kampus ITB)

4. Jl Tamansari  (Kantor Dispora, Bandung) 

5. Jl Cisangkuy (dekat Gedung Sate)

6. Jl R.E Martadinata (Jl Riau)

7. Area Taman Saparua

8. Area Masjid Al – Ukhuwah (Jl Wastukancana)

9. Area dekat Taman Lalu Lintas

10. Jl Asia Afrika

11. Jl Gudang Selatan, serta

12. Area Alun-alun, Bandung


So, buat teman-teman yang tertarik ingin juga menyewa sepeda Boseh buat keliling kota Bandung, dan ingin mendapatkan informasi lebih detail mengenai petunjuk serta cara menggunakan layanan sewa sepeda Boseh ini. Man-teman bisa langsung kunjungi web boseh.bike

 

Selamat ngaboseh..selamat sepedahan di kota Bandung !

 

Boseh adalah bahasa sunda yang memiliki arti kayuh. Ngaboseh = mengayuh

 

sarrahgita.com - Salah satu kebiasaan yang hampir jarang saya lakukan saat ini adalah makan diluar. Ya di situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang, makan diluar rumah menjadi sebuah hal langka. Yang apabila ingin dilakukan kita harus benar-benar mempertimbangkan terlebih dahulu, untuk kepentingan apa dan mau makan dimana. 

 

Kalo misalnya pengen makan diluar hanya karena kepengen doang. Dengan alasan “abis bosan nih, udah kelamaan diem di rumah teruss". Hmm, kamu ga sendiri. Semua orang mengalami hal yang sama. Yekan? So, ada baiknya keinginan untuk makan diluar tersebut ditunda dulu aja sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Sabar dulu ya hehe. 


Tapi kalo memang untuk urusan penting, seperti urusan pekerjaan ataupun untuk memenuhi sebuah undangan. Menurut saya why not? Namun tentunya dengan melihat situasi dan kondisi serta komitmen untuk tetap patuh pada protokol kesehatan yang berlaku ya.

 

Restoran Korea Fat Oppa Menerapkan Protokol Kesehatan Standar #NewNormal Bagi Pengunjung Yang Datang 

Setelah lebih dari 4 bulan menahan diri untuk tidak makan diluar. Awal Agustus lalu saya dapat undangan pekerjaan untuk me-review sebuah tempat makan yang menyajikan menu khas Korea. Saya sempat ragu, namun dengan berbagai pertimbangan akhirnya saya pun memutuskan untuk memenuhi undangan tersebut.  

 

Restoran tempat saya makan diluar ketika Corona untuk pertama kali adalah restoran Fat Oppa yang berlokasi di jl Terusan Jakarta no 43 (daerah Antapani). Selain di Antapani, Fat Oppa memiliki 2 cabang lain yang berada di jl Karapitan 82 (Buahbatu) dan jl Amir Mahmud 772 (Cimahi). Saya sengaja memilih restoran Fat Oppa cabang Antapani karena lokasinya yang paling dekat dari rumah tempat saya tinggal.  


fat oppa antapani

 

Berbekal petunjuk lokasi dari GPS (Global Positioning System) di handphone, saya dan suami meluncur ke daerah Antapani menggunakan kendaraan roda dua. Berhubung sore itu jalanan sedikit padat, dalam waktu 20 menit-an kami tiba di resto Fat Oppa cabang Antapani yang berada sekitar 50m dari Supermarket Borma (salah satu supermarket favorit ibu-ibu karena dikenal dengan harganya yang relative murah). 

 

Baca juga : Fat Oppa Restoran Khas Korea Favorit Anak Muda Bandung


Tiba di restoran saya disambut oleh dua orang petugas pria yang memakai seragam lengkap termasuk masker wajah, faceshield serta sarung tangan. Secara spontan saya pun menghampiri sudut tempat washtafel berada. Setelah mencuci tangan dan diperiksa suhu tubuh saya dan suami dipersilahkan untuk langsung masuk. 

 

dine in fat oppa
 

 

Oya ini kunjungan pertama saya ke resto Fat Oppa cabang Antapani. Resto Fat Oppa cabang Antapani terdiri dari 2 lantai. Di lantai 1 terdapat area makan, area kasir, toilet serta dua sudut spot untuk foto-foto. Sedangkan di lantai 2 selain terdapat area makan juga tersedia area mushola bagi pengunjung beragama islam yang ingin melaksanakan ibadah sholat. 

 

Area makan di resto Fat Oppa memiliki ciri khas, yaitu tempat duduk tipe lesehan dan tempat duduk dengan bangku kayu. Sebenernya saya ingin makan di tempat duduk bertipe lesehan namun karena di area tersebut sudah ada dua pasang pengunjung lain, dengan pertimbangan menjaga jarak saya pun memilih tempat makan dengan bangku yang berada di bagian dalam. 

 

fat oppa cabang antapani

 

 

fat oppa

 

Alasan Makan Diluar Ketika Corona 

 

Berikut ini beberapa alasan kenapa saya berani memutuskan untuk makan diluar ketika Corona, antara lain karena restoran Fat Oppa yang saya datangi menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat seperti : 

- Mengharuskan pengunjung untuk melakukan reservasi terlebih dahulu melalui nomor handphone (aplikasi whatsapp), 

- Mewajibkan pengunjung yang datang untuk menggunakan masker ketika datang ke restoran, 

- Mewajibkan pengunjung untuk mencuci tangan menggunakan sabun di washtafel yang tersedia di pintu masuk restoran, 

- Restoran menyediakan hand sanitizer yang diletakkan di pintu masuk.

- Mewajibkan pengunjung untuk di cek suhu tubuhnya terlebih dahulu (memastikan suhu tubuh pengunjung normal sesuai standar), 

- Ada jarak aman antara meja makan, serta

- Menerapkan batas waktu kunjungan bagi pengunjung yang akan makan di tempat (maksimal 60 menit). 

 

Menurut saya hal-hal tersebut cukup kondusif buat saya untuk makan di tempat dengan perasaan tenang dan aman. 

 

Pilihan Menu Paket New Normal Di Resto Fat Oppa 

 

Dalam suasana New Normal ini, resto Fat Oppa memiliki menu khusus edisi New Normal. Paket hemat menu makanan khas Korea dengan harga terjangkau yang cocok untuk dikonsumsi bareng teman atau pasangan.




Berhubung saya datang berdua dengan suami, saya pun memilih paket new normal untuk couple (pasangan). Dengan seharga Rp 70.000 kami mendapatkan 2 porsi nasi putih, 1 porsi Woo Samgyeop, 1 porsi Kimchi, 1 porsi Dak Bulgogi serta 2 gelas Boricha (ice tea). 

 

paket new normal couple
 

Sebagai makanan penutup tersedia menu Strawberry Bingsu (es serut yang diberi susu kental, topping wafer serta topping buah strawberry segar), namun saya lebih memilih menu ice cream Freezy Bites. Es krim rasa buah-buahan yang rasanya enak banget. Perpaduan rasa buah dan rasa susunya sangat terasa di lidah. I love it

 

freezy bites
 

 

Dan menurut salah seorang waitress yang bertugas, es krim rasa Mangga dan rasa Durian yang saya pilih adalah rasa es krim favorit yang banyak digemari oleh pengunjung yang datang ke Fat Oppa. Pantes saja rasa es krimnya berhasil bikin saya ketagihan hehe. 

 

Selain menu new normal couple, ada juga menu untuk rame-rame, menu new normal Jjigae (Rp 150.000), menu new normal BBQ (Rp 185.000) dan menu new normal BBQ + Jjigae (Rp 215.000) yang bisa dikonsumsi oleh 4 orang. 



Oya menu untuk anak (kids menu) juga ada lho, jadi ga usah khawatir kalo si kecil ikut makan di Fat Oppa, mereka tetap bisa menikmati makanannya sendiri. 

 

kids menu

 

Well, keputusan untuk makan diluar ketika Corona memang ada di tangan kita masing-masing. Yang pasti akan lebih baik kalo kita tetap #StaySafe #stayAtHome. Kalopun kita ingin mengkonsumsi menu makanan tertentu makanan khas restoran, saat ini hampir semua  restoran sudah go online. Kita tinggal pesan dan bisa menikmatinya di rumah. 

 

Baca juga : Fat Oppa Menyediakan Menu Frozen Food ala Barbeque Yang Bisa Dipesan Online

Sarrahgita.com - Dari sekian banyak acara TV, ada dua acara TV yang jadi favorit saya.  Yaitu acara talkshow Tonight Show dan  Padi Reborn Sang penghibur. Keduanya tayang di stasiun TV yang sama, Net TV.

Yang membedakan acara Tonight Show sudah tayang sejak 7 tahun yang lalu (Mei 2013) sedangkan Padi Reborn sang penghibur adalah acara talkshow terbaru Net TV yang baru tayang sejak pertengahan bulan Juli 2020 lalu.

Dan kali ini saya ingin membahas tentang acara talkshow Padi Reborn Sang Penghibur. Karena acara TV yang baru tayang dua kali tersebut ternyata meninggalkan kesan tersendiri di hati saya. Sangat menghibur, cenderung kocak dan  bisa bikin saya tertawa hingga tersenyum sendiri karena sejenak ingat masa lalu #eh

Secara band Padi ini adalah salah satu band lawas yang lagu-lagu hits nya pernah menemani saya menjalani masa-masa abg (anak baru gede) dulu. Hehe.

Padi reborn sang penghibur
sumber : liputan6.com



Episode Pertama Acara Padi Reborn Sang Penghibur Menghadirkan Seorang Bintang Tamu Yang Bikin Surprised


Episode pertama Padi Reborn Sang Penghibur tayang di Net TV pada hari Jumat, tanggal 17Juli 2020 mulai pukul 21.00 WIB. Acara tersebut berkonsep talkshow dengan kelima personil Padi yang berperan sebagai pembawa acara dan akan mewawancarai sang bintang tamu.

Dan untuk bintang tamu yang akan hadir di episode pertama waktu itu cukup bikin saya surprised lho karena menghadirkan sosok  penyanyi Rossa yang notabene adalah mantan istri dari drummer Padi yaitu Surendro Prasetyo alias Yoyok.

Sebagai penonton saya pun langsung dibuat penasaran dan pengen tahu. Akan canggung kah Yoyok ketika sedang mewawancarai Rossa?

Namun di luar ekspektasi saya, ternyata Yoyok terlihat luwes dan cenderung humoris. Sehingga suasana pun terasa cair. Bahkan Rossa pun sesekali menggoda Yoyok. Yang kemudian ditimpali oleh para personil band Padi lainnya. Hmm, Saya pun menyimpulkan kalo hubungan mereka tetap terjalin dengan baik walopun menikah hanya lima tahun dan kemudian bercerai pada tahun 2009. *Netijen Sotoy haha


Konsep Acara Talkshow Padi Reborn Sang Penghibur



Acara berkonsep Entertainment Talkshow ini berdurasi selama 60 menit. Selain personil Band Padi sebagai pembawa acara. Hadir juga Sahila Hisyam (artis sinetron) dan Adjis Doa Ibu (komika). Sahila Hisyam berperan sebagai co-host sedangkan Adjis Doa Ibu bertugas untuk memberikan jokes-jokes berupa roasting untuk menambah seru suasana. Roasting adalah serangkaian jokes yang dilontarkan oleh pelawak tunggal (stand up comedian) yang bertujuan untuk meledek dan menertawakan penonton atau pelawak tunggal lain yang dijadikan sasarannya.

Ya kehadiran seorang komika dianggap mampu memberi warna segar pada sebuah acara talkshow. Terbukti ada beberapa acara talkshow lain yang juga menghadirkan komika sebagai penambah seru acara.

Oya di acara talkshow Padi Reborn setiap bintang tamu yang hadir, akan didaulat untuk menyanyikan satu buah lagu Padi yang paling mereka suka. Tentunya band Padi memiliki beberapa lagu yang pernah hits pada masanya. Seperti Kasih Tak Sampai, Semua Tak Sama, Begitu Indah, Maha Dewi dan masih banyak lagi.

Dan ada salah satu lagu Padi yang melekat terus di ingatan saya sampai sekarang. Lagu tersebut adalah lagu Sobat. Single pertama band Padi yang  bercerita tentang dunia persahabatan yang dibumbui oleh perasaan diam-diam, menyukai pasangan sahabatnya sendiri. Ups. And  I’ve been there.. Ehh. Tapi itu sudah lewat dan berlalu haha.

Yang pasti melalui acara Padi Reborn Sang Penghibur ini saya baru ngeh  kalo lirik lagu-lagunya Padi ini sangat berkarakter dan sarat makna.

Sekilas Tentang Band Padi Reborn


Sebagai anak tahun 90-an saya sangat familiar dengan band Padi. Band asal Surabaya bergenre alternative rock yang lahir pada tanggal 08 april 1997 ini memiliki 5 orang  personil yang terdiri dari Piyu (lead gitar), Fadli (vocal), Yoyok (drum), Rindra (bass) dan Ari (gitar). Namun banyak yang belum tahu kalo sebenarnya band Padi sudah terbentuk sejak tahun 1996, ketika mereka masih kuliah di Universitas Airlangga, Surabaya dan nama band yang pertama kali mereka gunakan adalah band Soda. Hingga pada tahun 1997 mereka kemudian mengganti nama band nya menjadi Padi.

Padi memulai debut mereka di dunia music Indonesia pada akhir tahun 1990-an melalui single Sobat dalam album kompilasi Indie Ten. Di awal tahun 2000-an lagu-lagu Padi mulai banyak digemari oleh kalangan anak muda hingga band Padi pun berhasil mengantongi banyak penghargaan mengharumkan kancah dunia permusikan Indonesia. Salah satu prestasi terbaik band Padi adalah pada tahun 2012, dimana jumlah album yang berhasil terjual di seluruh Indonesia mencapai angka kurang lebih 4 juta copy album. Wow luar biasa ya  !

Bernaung di bawah perusahaan rekaman Sony Music, hingga saat ini band Padi sudah  mengeluarkan enam album, yang bertitel Lain Dunia  (1999). Sesuatu Yang Tertunda (2001), Save My Soul (2003), Tak Hanya Diam (2007), the Singles (2011) dan Indera Keenam (2019).

album ke enam padi reborn


FYI di tahun 2011 band Padi sempat memutuskan untuk vakum hingga akhirnya bermusik kembali pada tahun 2018 dengan menyematkan nama Reborn dibelakangnya. Album terbaru Padi Reborn pun muncul di tahun 2019 lalu.

Selain itu ada fakta menarik lainnya yang baru saya ketahui kalo ternyata band Padi ini juga pernah bermain di sebuah film televisi berjudul Menanti Sebuah Jawaban di tahun 2017 dan juga pernah membintangi beberapa iklan untuk beberapa produk diantaranya produk rokok, provider operator seluler, mie instant, minyak pelumas oli dan salah satu market place terbesar di Indonesia.

Semoga band Padi terus berkibar dan terus produktif menghasilkan karya-karya terbaiknya di dunia musik Indonesia.