Monday, April 16, 2018

Keseruan Acara 4th Meet Up Komunitas Fotografi @sobbaj_bandung Di Kareumbi, Cicalengka, Kabupaten Bandung

4:11:00 AM
Lebih dari satu minggu berlalu sejak hari Sabtu, 07 april 2018, dimana saya bersama teman-teman dari komunitas fotografi @sobbaj_bandung, pergi bersama-sama menuju taman konservasi Kareumbi yang berada di wilayah gunung Masigit, Cicalengka, kabupaten Bandung. 

Acara tersebut merupakan bagian dari kegiatan rutin temu langsung antara sesama anggota komunitas @sobbaj_bandung ( 4th meet up ) yang kali ini khusus diadakan di area terbuka (back to nature).

@sobbaj-bandung 4th meet up di Kareumbi, Masigit, Cicalengka, kabupaten Bandung
Untuk saya pribadi suasana keriaan tersebut masih terasa sampai sekarang, betapa tidak, rombongan kami yang berjumlah sekitar 40 orang, pergi menuju Kareumbi menggunakan kereta api, yang kemudian disambung dengan angkutan umum. Seru bangeet. Jarang-jarang lho kita ngadain perjalanan kayak gini.

Perjalanan Menuju Taman Konservasi Kareumbi, Gunung Masigit, Cicalengka

Sabtu pagi hari itu, temen-teman dari @sobbaj_bandung sudah berkumpul di stasiun Bandung sejak pukul 05.30 wib pagi. Ya, kami memilih jadwal keberangkatan kereta pukul 06.08 pagi jurusan Bandung-Cicalengka, dengan pertimbangan sekitar pukul 08.00 kami sudah tiba di Kareumbi, Gunung Masigit, Cicalengka. 

Jarak dari kota Bandung menuju kawasan Kareumbi,Cicalengka ini adalah sekitar 46,4 km, dan dapat ditempuh dalam waktu 1 jam 41 menit (sumber : google)

Ternyata perjalanan menggunakan kereta api dari stasiun Bandung menuju  stasiun Cicalengka hanya membutuhkan waktu sekitar hampir 40 menit saja, cukup singkat untuk sebuah perjalanan ke luar kota..namun suasana selama di dalam keretanya itu yang tak terlupakan dan meninggalkan kenangan manis.

Serasa kereta milik sendiri ya haha

Diantara mamak-mamak cantik ini..ada baby boy kecil yang ikut lho
Termasuk diantaranya satu kenangan tak terlupakan (baca : drama di pagi hari), dimana saya hampir ketinggalan kereta, gegara pergi buru-buru, lupa pakai helm dan terpaksa cari jalan tikus, masuk keluar pasar dan kemudian terjebak di antara aktifitas pasar di pagi hari..duhhh..maap ya teman-teman kalian jadi ikut deg-degan nungguin aku deh..hihi.

Wefie last minute sebelum naik kereta | tetep ya wefie is a must ☺☺

40 menit kemudian | Touch down stasiun Cicalengka
Dan setelah tiba di stasiun Cicalengka, perjalanan yang sesungguhnya ternyata baru dimulai, karena jarak dari stasiun Cicalengka menuju Kareumbi masih sekitar 1 jam lagi.  Kami pun melanjutkan perjalanan menuju lokasi tujuan dengan menggunakan 4 mobil angkutan umum yang telah disewa oleh pihak panitia.

Rute perjalanan menuju Kareumbi lumayan berkelok-kelok juga ya, naik-naik ke puncak gunung nih judulnya hehe..dan entah karena belum sarapan saya sempet keringetan dan sedikit pusing. Untung perjalanan tak terasa lama karena kami asyik ngobrol ngalor ngidul, bahas A sampai Z, dari Flores sampai Tarutung haha, colek Nurma dan Mak Nunu.

Nurma dan Mak Nunu going to Kareumbi
Selamat Datang Di Kawasan Konservasi Taman Kareumbi, Masigit, Cicalengka

Begitu tiba di kawasan taman Kareumbi, kami langsung disambut oleh udara sejuk khas pegunungan. Suasana alam sekitar yang hijau, begitu menenangkan dan bikin seger mata. Jadi ga sabar deh, pengen liat rumah pohon khas Kareumbi sekaligus hunting foto bareng teman-teman. 

Selamat datang di Kareumbi, Masigit, Cicalengka
 Menikmati welcome snacks di saung


Fun games seru di Kareumbi
Berkumpul di tengah hutan bareng teman-teman seru juga ya
Di Kareumbi terdapat 5 rumah pohon yang disewakan bagi para pengunjung
Tak jauh dari area rumah pohon, terdapat sungai kecil yang kami gunakan sebagai salah satu spot tempat praktek foto slowspeed (teknik fotografi menggunakan kecepatan rendah yang dapat digunakan untuk memotret air mengalir).

Rela basah-basahan demi praktek slowspeed

Hasil foto slow speed di Kareumbi | photo by @nunuknurhastuti
Menyenangkan juga ya sesekali mengunjungi taman konservasi seperti kawasan Kareumbi ini, kita jadi lebih dekat dengan alam dan bisa menikmati suasana tenang yang jauh dari hingar bingar kota serta aktifitas sehari-hari yang penuh rutinitas.

Oya, sebagai bagian dari kegiatan melestarikan alam, pihak manajemen Kareumbi, Masigit, Cicalengka juga mengadakan program wali pohon, dimana setiap pengunjung yang datang ke Kareumbi dapat ikut berpartisipasi menyumbang sejumlah uang senilai Rp 50,000 untuk dibelikan bibit pohon tertentu yang akan ditanam di sana.Sungguh menarik.

Kegiatan Praktek Fotografi Di Kareumbi Bersama @sobbaj_bandung

Acara meet up 4 ini, diisi oleh kegiatan praktek fotografi langsung di alam seperti macro photography, landscape photography, slow speed photography, model photography dan food photography.

Hunting foto diantara pohon dan semak-semak

Belajar macro photography ternyata seru juga ya 
Hasil karya macro photography by oma @yetzyeti
Dan hasil foto-foto karya teman-teman @sobbaj_bandung tersebut dikut sertakan dalam pameran foto di Eiger jl Sumatra no 23, Bandung (14/04) lalu. Ulasannya menyusul nanti ya..

Model Photography sponsored by Eiger : photo : @imooth_chubby

Salah satu welcome snack di Kareumbi yang berhasil mengantarkan saya mendapat hadiah seperangkat tuppy unyu..yes Alhamdulillah ya
Saya senang dan bangga bisa menjadi bagian dari komunitas @sobbaj_bandung sekaligus bahagia bisa ikut merasakan keseruan acara meet up 4 yang diadakan di Kareumbi, Cicalengka. 

Mudah-mudahan kegiatan positif ini bisa terus rutin diadakan, sebagai sarana silaturahmi dan juga sebagai wadah untuk berbagi ilmu dan pengalaman di bidang pepotoan dari para senior.



Dan ini video liputan kegiatan teman-teman @sobbaj_bandung di Kareumbi..directed by @atiekarief ..dont miss it.


                           
Kenang-kenangan dari Kareumbi #dibuangsayang :

Tim vevet | maju teros pantang mundur sebelum dapet lensbongnya #eh
                                   
Totalitas by mamocy | kira-kira lagi moto apa nih mamocy? #bukankuiz
Totalitas by Bu Dewi | motret dari balik jendela angkot
                                                
Beramai-ramai mengabadikan teman yang kena hukuman muka dicoret pake lipstik..siapa takut :D | cung siapa yang dicoret 2 kali hihi
               

Terima kasih man-teman semua.

Sampai jumpa lagi di acara berikutnya ya..

Terus berkarya dan keep hajazkol !
                                          

Friday, April 13, 2018

Restoran Korea Murah Meriah Di Bandung Ya Fat Oppa!

2:42:00 AM
Dari sekian banyak jenis kuliner yang ada di kota Bandung, ternyata makanan Korea merupakan salah satu jenis makanan yang banyak digemari oleh anak muda lho. 

Terbukti dari ramainya beberapa restoran berkonsep makanan Korea yang sering dikunjungi oleh anak muda. Termasuk salah satunya yaitu restoran Korea Fat Oppa yang terletak di jalan Karapitan no 82, Bandung. 


Restoran Korea Fat Oppa Favorit Anak Muda

Ya, Fat Oppa merupakan sebuah restoran Korea murah meriah di Bandung yang menjadi favorit anak muda, karena harganya sangat terjangkau dan ga bikin kantong jebol.

Restoran mungil dengan wall art eye catching di salah satu bagian temboknya itu, tampak menarik perhatian semua pengunjung termasuk saya. Hingga saya pun tak melewatkan kesempatan untuk berfoto disitu hihi

 
Foto bareng karakter kartun Fat Oppa.
Buat penyuka drama Korea atau musik K-Pop pasti familiar dong dengan arti kata Oppa? Oppa dalam bahasa Korea memiliki arti sebagai ucapan sayang yang disampaikan seorang wanita kepada kekasih pria nya.

Wahh, gimana ga tambah sayang, kalo sering-sering diajakin makan sama pacar ke Fat Oppa. Apalagi makannya bisa sambil lesehan, berasa romantis.


Spot lesehan di Fat Oppa..eye catching banget ya..

Menu Makanan Favorit Di Fat Oppa

Oya, salah satu aktifitas menyenangkan makan makanan di Fat Oppa adalah kita bisa memasak sendiri makanan yang akan kita makan. 

Untuk menu Korean barbeque, kita harus memasak sendiri irisan daging sapi (woo samgyeop / bulgogi) atau irisan daging ayam (dak bulgogi) menggunakan kompor yang sudah disediakan di atas meja, alias tinggal menunggu matang sambil sesekali membolak-balik daging tersebut hingga matang sempurna dan siap untuk dimakan.

Korean BBQ ala Fat Oppa | irisan daging dicelup keju..enakk
Sedangkan untuk menu Budae Jigae yang berkuah, kita tinggal menunggu kuahnya mendidih, mengaduk-aduk mie nya hingga matang dan kemudian menyantapnya. Sluuurp , sempurna banget nih kalau dimakannya pas cuaca hujan..plus dikasi sambal yang banyak..udah dehh, beneran bikin magerr udahnya.

Penampakan Budae Jigae sebelum dimasak
 
Budae Jigae setelah dimasak..wow..tampak menggoda sekali yahh | Rp 45K
Dan selain makanan utama, Fat Oppa juga menyediakan makanan penutup (desserts) berupa es krim yang diberi topping buah-buahan seperti strawberry atau melon. Dan salah satu dessert yang paling favorit di Fat Oppa adalah Oreo Cheese Bingsu.


Aneka Desserts Bingsu Rp 18

Pilihan Paket Berdua Atau Paket Berempat Di Fat Oppa

Karena pilihan menu di Fat Oppa sangat beragam, Fat Oppa pun menyediakan menu paket pilihan untuk pengunjung, yaitu paket berdua dan paket berempat. Selain harganya lebih ekonomis, kita pun jadi ga kalap pengen nyicipin semuanya haha.



Untuk paket berdua pengunjung cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 65K saja dan akan mendapatkan menu Korean bbq, Bulgogi / Woo Samgyeop, Dak Bulgogi dan 2 minuman teh Korea ( Boricha ).

Pantang makan sebelum moto makanan haha
Sedangkan untuk paket berempat (Rp 125K) pengunjung bisa mendapatkan sajian Korean bbq, Bulgogi, Woo Samgyeop,  Dak Bulgogi, Kimchi Jigae, 4 nasi dan 4 teh Korea (Boricha).

Boricha alias Korean Barley tea (kanan) Rp 6K
Murah banget ga tuh harganya?

Cuss buat kamu yang penasaran pengen makan makanan Korea enak dan murah meriah, buruan ajak pasangan atau teman kamu ke Fat Oppa ya!

Dan kalo suka pedas, jangan lupa cobain menu pedas yang satu ini..rasa pedasnya nendang bangett ngett. 

Bul dak alias fire chicken Rp 26K




Fat Oppa

Jl. Karapitan no 82 Bandung
(sekitar 20m dari perempatan Cikawao)

Instagram : @fat_oppa


Sunday, March 25, 2018

Royal Kashimura Restoran Shabu Jepang & BBQ Terbesar Di Kota Bandung

8:26:00 AM
Berbicara soal hal-hal yang berbau Jepang, entah kenapa saya selalu merasa antusias.  Begitupun halnya dengan hari Sabtu (24/03) lalu, ketika saya mendapatkan undangan untuk mengunjungi Royal Kashimura salah satu restoran Shabu Jepang & BBQ terbaru dan terbesar di kota Bandung, Saya pun langsung bersemangat dan meluangkan waktu untuk hadir di acara soft opening restoran tersebut.
Royal Kashimura Restoran Shabu Jepang Halal di Bandung
Apalagi Shabu adalah salah satu makanan favorit keluarga kami, sewaktu-waktu saya pun suka membuat sendiri Shabu home made ala-ala di rumah (baca : beli bahannya di supermarket, bikin kuahnya trus tinggal cemplung-cemplung deh hehe).

Berkunjung Ke Restoran Shabu Jepang & BBQ Royal Kashimura

Sabtu pagi itu, cuaca sebagian kota Bandung dihiasi oleh hujan gerimis. Langit mendung dan udara yang relatif dingin pun seolah tampak ‘sempurna’ apabila disandingkan dengan hidangan berkuah hangat seperti Shabu. Yang tentunya akan saya cicipi dan nikmati bersama teman-teman sebentar lagi. Wow..udah ga sabar nih.

Tiba di Kashimura, saya disambut oleh pemandangan menarik seperti kolam ikan dan beberapa wall art di bagian dinding restoran, eye catching dan semakin menambah apik suasana, bikin betah deh.

Salah satu sudut eye catching di lantai 1 restoran Kashimura

Wall art unik di area lantai 2
Restoran shabu Jepang Royal Kashimura adalah restoran Shabu Jepang terbesar di kota Bandung. Restoran dengan luas tanah sekitar 1500m2 tersebut, terdiri dari 2 lantai, memiliki konsep indoor dan outdoor  (gazebo style) serta mampu menampung hampir 400 orang pengunjung. Wah zuper sekali.


(tampak atas) Gazebo (outdoor area) di restoran  Kashimura
Naik ke lantai dua saya melihat sebuah ruangan yang cukup luas dengan banyak jendela di bagian samping kiri, dengan pemandangan langsung ke arah gazebo.

Fyi restoran Royal Kashimura menyediakan area khusus perokok (smoking area) yang dipisah menjadi dua bagian, satu bagian di area ruangan berjendela tersebut, serta satu bagian di area balkon.

Salah satu area di lantai 2 dengan banyak jendela (khusus smoking area)

Area balkon dengan pemandangan langsung ke arah penjual cwie mie ganteng #eh jalan raya maksudnya
Saya setuju lho dengan adanya pembagian ruangan khusus smoking dan non smoking tersebut, karena mengingat sebagian besar pengunjung adalah keluarga, yang terdiri dari anak-anak ataupun ibu hamil yang sebaiknya terhindar dari paparan asap rokok.

Royal Kashimura Restoran Shabu Jepang Dengan Konsep All You Can Eat

Berbeda dengan restoran sejenis lainnya, restoran Royal Kashimura adalah restoran yang mengusung konsep All You Can Eat, jadi tak heran apabila sebagian besar pengunjung yang datang ke Kashimura adalah keluarga. Sebenarnya menu makanan All You Can Eat bisa juga dinikmati berdua bersama teman atau pasangan, namun menurut saya rasanya akan lebih asyik kalo dimakan rame-rame minimal 4 orang deh, ayah ibu, kakak, adek atau bersama rombongan teman. Lebih seru khan?

Menu shabu terdiri dari salmon ball, fish ball, oborutsuki, mie,, beef fillet, sayuran segar (brokoli, jagung manis, jamur, horenso) dan lain sebagainya

our messy table situation kala itu | lapar sama kalap beda tipis ya haha
Untuk menu All You Can Eat ini, selain Shabu terdapat pilihan menu lain seperti sushi, buah potong segar (melon, anggur, semangka, nanas, pepaya), pudding dan beberapa jenis minuman seperti hot /cold ocha, orange juice, infused water (air minum dengan sari buah) dan thai tea. 

Puding dan buah-buahan disediakan dalam satu area lemari pendingin

Drink counter


Sushi time at Kashimura
Ada 6 pilihan jenis kuah yang disediakan oleh restoran Royal Kashimura yaitu kuah sup original (sup rumput laut), kuah sukiyaki (manis dan gurih), kuah spicy (pedas), kuah soy bean (wijen putih dengan susu kedelai), kuah Paitan (sup tulang ayam campur sayuran) dan  kuah tom yum (asam manis pedas). Dan rasa kuah favorit saya jatuh pada kuah tom yum, rasanya segar, endess bingitt.
Selain kompor listrik, khusus di lantai 1 juga tersedia fasilitas grill untuk menu barbeque (tengah)

Pengunjung bebas memilih jenis kuah yang diinginkan sesuai selera dan bebas mengambil sendiri jenis makanan, sayuran dan minuman yang disediakan di area food counter. Wadah yang disediakan di shabu counter terdiri dari piring besar untuk menyimpan makanan, piring kecil untuk topping dan saus serta mangkuk kecil untuk kuah Shabu. 

Yuk simak video berikut, 'penampakan' dari area shabu counter yang ada di restoran Kashimura :


Oya, walaupun kita makan makanan dengan konsep All You Can Eat, bukan berarti kita bisa makan semau kita alias kalap yah haha, karena berdasarkan pengalaman pribadi, kita cenderung pengen ngambil makanan dalam porsi yang lumayan banyak, padahal kita belum tentu sanggup lho menghabiskan semua makanan tersebut. Selalu ingat untuk berhenti makan sebelum kenyang banget ya temans hihi.

*setiap restoran yang berkonsep all you can eat biasanya menerapkan syarat & ketentuan khusus untuk sisa makanan berlebih yang ga habis dimakan.

Promo Menarik & Layanan Aplikasi Online Di Royal Kashimura

Nah, dalam rangka opening promo, restoran Royal Kashimura memberikan penawaran special berupa Flat Price yaitu Rp 109.000/orang untuk menu All You Can Eat (tidak termasuk barbeque), yang berlaku mulai tanggal 24 maret sampai dengan 01 april 2018 mendatang. Wah menarik banget ga tuh promonya. #NyabuMurahDiKashimura

Dann selain sebagai restoran Shabu Jepang terbesar di kota Bandung, Royal Kashimura juga menyediakan layanan reservasi online lho..keren banget. Jadi kita tinggal mengunduh (men-download) aplikasi Kashimura melalui menu playstore yang ada di handphone masing-masing.


Melalui aplikasi tersebut, kita bisa melakukan reservasi online dengan catatan booking dilakukan minimal 2 jam sebelum waktu kunjungan. Praktis banget bukan? Jadi kita ga mesti antri or khawatir ga kebagian tempat.

Yuk buat kamu yang ngaku Japanese food lover, buruan cuss ke Royal Kashimura.

Royal Kashimura Japanese Shabu & BBQ Restaurant

Jl. Lombok No 45 Bandung                                                                            
Jam operasional : 10.00-22.00
Telepon : (022) 426 1669 – (022) 426 1623
Website : www.kashimura-shabu.com
Instagram : @kashimurashabu


Friday, March 16, 2018

Keseruan Acara Hokben Blogger Gathering Bdg Bersama Menu Hoka Suka

1:30:00 AM
Irasshaimase ..
Ya itu adalah sambutan istimewa bagi setiap customer yang datang ke store Hokben. Sebuah sapaan hangat yang memiliki arti Selamat Datang. 

Saya jadi inget masa kuliah dulu nih, pernah ngambil jurusan bahasa Jepang, punya impian pengen pergi ke Jepang dan beberapa hari yang lalu saya baru saja berkunjung ke sebuah restoran Jepang..lengkap deh haha 😁.


Berkunjung ke Hokben Paskal 160

Selasa pagi (13/03) itu, saya meluncur  ke Hokben jalan Pasirkaliki No 160 untuk mengikuti acara #hokbenBloggerGatheringBDG. Dan ini adalah kali pertama saya berkunjung ke Hokben Paskal, ternyata lokasinya strategis banget ya, persis bersebrangan dengan sebuah toko kue hits di Bandung, dan hanya berjarak kurang lebih 2km dari stasiun Bandung, sekitar 3km dari bandara Husein Sastranegara dan dikelilingi oleh  beberapa Mal kekinian seperti Paskal 23, Istana Plaza, dan mal PVJ.

Hokben Jalan Pasirkaliki No 160 Bandung memiliki konsep ruangan semi outdoor | ada area lesehan nya lho | nyaman dan luas ..kalo mau ngadain acara disana bisa banget tuh

Begitu memasuki area store Hokben paskal 160, saya disambut oleh area parkir yang luas, dan sebuah dinding eye catching dengan wall décor jumbo bertuliskan Bento Made Better

Jarang-jarang nih bisa ketemu teh Dey (kiri) di acara blogger 😊

Btw bento itu artinya apa sih? Nah buat yang ngaku suka makanan Jepang harusnya udah pada tau dong, apa itu arti bento. 

Dan buat yang belum tau..bento itu artinya bekal makanan. Sedangkan hoka-hoka bento itu sendiri memiliki arti bekal makanan yang mengepul. Wahh, lucu juga ya.

Dan sejak 4 tahun lalu (Oktober 2013), brand Hoka-Hoka Bento resmi melakukan re-branding menjadi  Hokben, atas dasar hasil survey konsumen yang lebih sering menyebut Hoka-Hoka Bento dengan akronim Hokben.

Dua karakter kartun maskot Hokben yaitu Taro dan Hanako
Hokben Blogger Gathering Bdg

Acara #hokbenBloggerGatheringBdg di store paskal 160 ini, adalah gathering Hokben kedua yang pernah saya ikuti. Seperti halnya acara gathering sebelumnya, acara gathering kali ini diisi oleh beberapa kegiatan menarik seperti fun games dan sesi sharing berbagi ilmu tentang cara membuat video pendek. 

Excited face expression dari salah seorang karyawan Hokben di salah satu meja, tempat fun games Lomba menangkap sumpit
Dan salah satu sesi fun games yang paling seru adalah sesi cara membuat ikat kepala khas Bali yang bernama Udeng. Jujur saya baru tahu lho ada ikat kepala bernama Udeng..hihi..kemana aja neng.

Dan kalo ternyata diantara kamu ada yang belum tau juga, kayak gimana sih ikat kepala Udeng itu? Yuk simak video berikut yang menayangkan teman-teman blogger BDG yang sedang mengikuti lomba membuat ikat kepala Udeng.


 
Dan ini dia 'Bli' Aswi, 'Bli' Dedew dan Teh Eno dari bloggerBdg yang berpartisipasi dalam lomba ikat kepala Udeng | yeay dapet free voucher dari Hokben

Oya,di awal acara, ibu Kartina Mangisi selaku Communication Division Head PT Eka Bogainti (Hokben), sempat memperkenalkan menu terbaru dari Hokben yang bernama Hoka Suka (bisa dilihat di video berikut).
 


Dan setelah itu kang Ali Muakhir (pengurus bloggerBDG) berbagi tips tentang cara membuat video pendek. Fyi kang Ali ini pernah bekerjasama dengan Teh Nia Dinata dalam memproduksi sebuah film pendek. 

Kang Ali sedang berbagi tips tentang cara membuat video pendek
Berikut ini paparan singkat dari kang Ali mengenai tahapan persiapan yang harus dilakukan ketika akan membuat sebuah video pendek : 

   1. Pra produksi
Di tahapan pra produksi kita harus mengenali topik (topik apa yang akan kita pilih), melakukan riset (mengambil foto, video, merekam dan mencatat), membuat log line (mini script). Setelah itu buatlah shortlist (daftar singkat) apa saja yang ingin kita ceritakan di video tersebut.

   2. Produksi
Lakukan pengambilan gambar video berdasarkan short list yang sudah kita buat sebelumnya, dan selalu buka mata untuk memperkaya shoot. Karena ada kalanya kita harus kreatif untuk mendapatkan sebuah angle yang tepat, seperti halnya pengalaman kang Ali yang naik ke atas pohon, ketika harus mengambil video pak Sariban (petugas kebersihan asal Bandung dengan sepedanya yang khas) yang sedang membersihkan sampah di saluran got.

   3. Post produksi
Setelah tahapan produksi selesai, ada tahapan post produksi seperti  merekap hasil shooting, preview semua hasil shooting, transcript hasil shooting, tahap script berdasarkan transcript dan yang terakhir editing.

Ternyata dalam membuat sebuah video pendek itu membutuhkan banyak persiapan ya..seperti halnya kita para blogger, membutuhkan banyak persiapan ketika akan menulis sebuah artikel. Dan saya setuju, bahwa untuk mendapatkan sebuah hasil yang baik memang membutuhkan proses dan persiapan yang baik pula.

Menu Terbaru Hokben – Hoka Suka

Setelah sesi sharing selesai, kami pun berkesempatan untuk mencicipi menu terbaru Hokben yang bernama Hoka Suka. Jadi menu Hoka Suka ini merupakan inovasi terbaru dari Hokben untuk menjawab tingginya minat masyarakat Indonesia akan makanan pedas. 

Kenapa demikian? karena di menu Hoka Suka ini, Hokben menghadirkan 3 sambal khas Indonesia yaitu sambal ijo (khas Padang), sambal bawang (khas Jawa) dan sambal matah (khas Bali).
             Ketiga jenis sambal tersebut dipilih karena merupakan sambal yang paling popular di kalangan masyarakat Indonesia.  #sambalHokben #sambalKitaSambalIndonesia
Untuk setiap menu Hoka Suka yang dipesan, setiap customer bebas memilih jenis sambal yang diinginkan sesuai selera. Menu Hoka Suka terdiri dari paket Hoka Suka 1, Hoka Suka 2 dan Hoka Suka 3.
Hoka Suka 1 terdiri dari nasi putih, yakitori grill (ayam panggang berbentuk sate), kering kentang, acar bumbu kuning, dan 1 sachet sambal khas Indonesia (bebas pilih)
Hoka Suka 2 terdiri dari nasi putih, ebi furai (udang goreng tepung), kering kentang, acar bumbu kuning, dan 1 sachet sambal khas Indonesia (bebas pilih)
 
Hoka Suka 3 terdiri dari nasi putih, chicken katsu(ayam fillet goreng tepung), kering kentang, acar bumbu kuning dan 1 sachet sambal khas Indonesia (bebas pilih)

Nah, per tanggal 12 februari 2018 lalu, menu Hoka Suka sudah bisa diperoleh di seluruh cabang Hokben di pulau Jawa dan Bali, dengan harga mulai Rp 48.000 sampai dengan Rp 59.000 (sudah termasuk pajak).

Dan terlepas dari paket menu Hoka Suka, customer bisa lho pesan menu lain tapi dimakannya pake sambal Indonesia ala Hokben. Harga untuk sambal Indonesia ala Hokben yaitu Rp 5000/sachet.
 
Contoh menu lain di Hokben yang cocok disandingkan dengan sambal khas Indonesia..hmm yummy | pic : IG @hokben_id

Kesan Setelah Mencicipi Menu Hoka Suka  

Ketika mendapatkan menu Hoka Suka, makanan pertama yang saya cicipi adalah kering kentangnya. Apa? Kering kentang? Iyes ..yang istimewa di paket Hoka Suka ini, selain sambal khas Indonesia, ada juga kering kentang dan acar bumbu kuning. Wow! Bener-bener sensasi perpaduan citarasa Jepang dan Indonesia yang bikin penasaran.

Menu Hoka Suka 2 plus sambal matah
Untuk kering kentangnya saya suka, karena kriuk banget, enak. jadi pengen nambah deh, padahal sebenernya porsinya aja yang kurang banyak hehe. 

Dan tuk acar bumbu kuningnya juga lumayan seger, walaupun jujur saya lebih suka salad Hokben yang asli, yang itu lho..salad irisan kol dan wortel yang disiram saus mayonaise.
Sedangkan untuk menu ebi furai yang ada di Hoka Suka 2, rasanya gimana yaa..menurut saya..agak-agak kurang pas nih kalo dicocol ke sambal matah, mungkin karena tekstur udangnya yang garing dan cenderung crispy.

Sepertinya paket Hoka Suka 1 dengan yakitori grill  (ayam panggang) lebih pas di cocol ke sambal khas Indonesia karena rasa dagingnya manis dan lebih menyatu di lidah. (baca : setelah nyomot menu temen sebelah hihi).

Dan tentang sambalnya, menurut saya, tingkat kepedasan sambal matahnya lumayan pedas juga tuh, karena terbukti setelahnya saya langsung jadi keringetan haha, mungkin karena saya ga biasa makan pedas kali ya. Rasa sambal bawangnya pun lumayan nendang. Berbeda dengan sambal ijo nya yang ga terlalu pedas. Ya, supaya ga penasaran, saya cobain dong semua rasa sambalnya 😁.


Nah, supaya kamu ga kelamaan penasaran dengan sensasi citarasa menu Hoka Suka, menu hokben bisa juga dipesan melalui jasa delivery via no telepon 1-500-505 atau melalui pesan online di www.hokben.co.id atau via aplikasi hokben di appstore dan google play.


Bersama teman-teman bloggerBDG di Hokben Paskal 160

kumpulan emak blogger

i'm a member of