Saturday, February 11, 2017

Belajar Decoupage di Media Anyaman

Saya lupa, kapan pertama kali mendengar tentang istilah Decoupage. Yang pasti, begitu saya tahu kalo Decoupage adalah sebuah seni menghias sebuah benda melalui kegiatan menggunting dan menempel saya pun langsung tertarik :) Mungkin hal tersebut disebabkan oleh minat saya sedari dulu pada kegiatan seni yang berhubungan dengan kerajinan tangan,seperti membuat benda baru ataupun membuat benda lama menjadi tampil baru alias DIY (Do It Yourself).


Pengalaman pertama belajar decoupage 



There’s always first time for everything. Begitupun dengan Decoupage ini. Saya masih ingat, kapan dan dimana saya pertama kali belajar Decoupage.

Ya, hari minggu siang bertempat di Tobucil (toko buku kecil) yang dulu terletak di Jln .Aceh, Bandung (dan sekarang Tobucil sudah pindah ke tempat baru di Jln.Panaitan, area Jln.Sunda,Bandung).

Saya mendapatkan informasi dari timeline twitter @tobucil bahwa Tobucil akan mengadakan sebuah kegiatan workshop Decoupage dengan media keranjang hantaran.  Maka saya pun langsung menghubungi nomor kontak yang tertera dan mendaftar, waktu itu saya merasa exciting sekali dan ga sabar menunggu hari minggu tiba supaya bisa segera datang ke Tobucil dan mengikuti workshop decoupage tersebut haha.


Hari minggu pun tiba, dan saya sudah siap untuk pergi ke tobucil dengan tak lupa membawa sebuah celemek berwarna biru muda, loh kok bawa celemek? iya, karena kegiatan decoupage ini berkaitan dengan kegiatan lem mengelem maka untuk menjaga supaya pakaian kita tetap bersih, setiap peserta disarankan untuk membawa celemek masing-masing dari rumah.

Setiba di tobucil, sudah ada sekitar 5 orang peserta perempuan lain yang sedang menunggu dan akan bersama-sama belajar seni decoupage, wah sepertinya seru ya :) 
Dan tak lama kemudian datang satu rombongan keluarga yang terdiri dari ibu, nenek serta tiga orang anak perempuan. Ternyata dua orang dari anak tersebut adalah kakak beradik yang juga akan mengikuti kursus decoupage siang itu. Dan si adik masih sekolah di sekolah dasar lho..hehe
Jadi kegiatan seni decoupage ini tidak terbatas hanya untuk orang dewasa saja, akan tetapi bisa juga dilakukan oleh anak-anak usia sekolah, karena pada dasarnya kegiatan decoupage ini terdiri dari kegiatan menggunting dan menempel dan bagi anak-anak hal tersebut bisa menjadi sebuah sarana latihan untuk melatih gerakan motorik halus mereka.

Belajar Decoupage di Media Anyaman

Setelah semua peserta berkumpul, ibu Suyanti Tan selaku instruktur di kegiatan decoupage siang itu, langsung memberikan informasi dan pengarahan bahwa media yang akan di decou menggunakan tissue adalah media anyaman berupa keranjang hantaran. Keranjang hantaran tersebut terdiri atas dua ukuran, besar dan kecil, masing-masing keranjang memiliki tutup dengan kaitan.
Sebelum kegiatan dimulai, peserta dipersilahkan untuk memilih sendiri keranjang yang akan digunakan, dan saya pun memilih keranjang yang besar, sedangkan untuk tissue nya, semua peserta mendapatkan motif tissue yang sama yaitu motif daun berwarna hijau serta satu buah tissue motif lain dengan tulisan love, life dan live.
Setelah semua bahan dasar seperti keranjang, tissue, gunting, kuas dan lem diperoleh setiap peserta maka kegiatan mendecou pun sudah bisa dimulai :).

Gunting, lem, kuas dan tissue (napkin khusus decoupage) merupakan peralatan wajib dalam kegiatan decoupage

Langkah- langkah mendecou keranjang anyaman :

1.  Gunting tissue sesuai alur motif yang diinginkan. BTW kegiatan menggunting tissue ini cukup menantang dan membutuhkan kesabaran loh :)
2.  Gunakan gunting khusus untuk decoupage, yaitu gunting berukuran kecil dengan ujung yang sedikit bengkok dan tajam. Hal tersebut akan memudahkan ketika kita menggunting lekukan motif tissue yang kecil atau runcing.
3.    Setiap lembaran tissue decoupage memiliki lapisan yang biasanya berjumlah 3 lapis. Dan untuk mencegah supaya tissue tidak mudah koyak dan memudahkan kegiatan menggunting, maka hindari membuka lapisan tissue tersebut, (buka lapisan tissue apabila kita sudah siap untuk menempel).
4.   Setelah selesai menggunting tissue, tempelkan guntingan tissue tersebut di atas permukaan media decou, sebaiknya atur terlebih dahulu tempelan tissue tersebut hingga komposisinya terlihat pas, simetris, dan cantik.
5.    Setelah komposisi letak tissue di atas media dirasa sudah pas dan sesuai, siapkan kuas.
6.   Celupkan kuas ke dalam lem khusus decoupage kemudian oleskan secara merata pada permukaan media yang akan ditempeli tissue.
7.   Tempelkan tissue secara merata kemudian olesi juga permukaan tissue yang sudah menempel menggunakan lem supaya kuat.
8.    Setelah selesai lapisi permukaan media dengan cairan varnish dengan tujuan supaya lebih awet dan tahan lama.
9.    Kemudian keringkan dengan menggunakan bantuan hairdryer.

Tampak atas tampilan keranjang anyam hasil decoupage milik saya
Selain belajar mendecou di media anyaman, di acara workshop decoupage ini, para peserta juga diajarkan salah satu teknik decoupage menggunakan cap. Saya sedikit lupa detailnya, yang pasti teknik tersebut sangat menarik dan dibutuhkan peralatan khusus untuk men-cap seperti roller, cat, karet stamp, tinta dan sebagainya.

Selain kuas, dibutuhkan sponge untuk mengelem permukaan tissue yang berukuran agak besar

Dan saya pun merasa sangat senang sekali bisa mengikuti kegiatan workshop decoupage bersama teman-teman baru saya :)

Peserta yang ikut workshop decoupage di Tobucil berasal dari berbagai kalangan, ada pelajar, mahasiswa, instruktur yoga dan ibu rumah tangga :) It was a fun sunday :)
voila..ini dia keranjang anyam hasil decou pertama saya :)



4 comments:

  1. Oooo ini toh yg namanya decoupage. Dr kmrn penasaran srg liat workshop ttg ini. Seruuu ya. Lucu jg hasilnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba ferna..iya nih.. belajar decoupage seruu..bikin ketagihan..cobain deh :)

      Delete
  2. oh, ini yang namanya decoupage... lucu bgt hasilnya...

    ReplyDelete
  3. hai mba via..hasil kerajinan decoupage emang lucu-lucu ya :)..apalagi koleksi tissuenya di online shop..lucu-lucu bangeet..cobain deh..media nya bisa pilih suka-suka :)

    ReplyDelete