Warung Taru, Tempat Nongkrong Di Dago

by - July 11, 2019

Warung Taru, Tempat Nongkrong Di Dago - Adalah Warung Taru sebuah tempat  bernuansa kayu yang menjadi tempat nongkrong favorit saya bareng teman-teman. Terletak di daerah Dago atas, sekitar 50 m di sebrang terminal Dago (sebelah jalan yang mau ke arah Punclut).
Sekilas warung Taru ini tidak begitu terlihat jelas seperti tempat makan. Mungkin karena lokasinya yang sedikit ‘nanggung’ karena berada di jalur jalan yang agak sempit alias pas-pasan. Tak heran area parkirnya pun hanya muat untuk 5 mobil saja.

Namun yang menarik warung ini relatif ramai oleh pengunjung. Padahal plang dengan tulisan warung Taru tidak terpampang di bagian depan lho, melainkan hanya terdapat di dinding sebelah pintu dekat meja kasir.

Kira-kira faktor apa aja sih yang bikin warung Taru ini jadi favorit ?

Pintu depan warung Taru

Nuansa Kayu di Warung Taru


Memasuki area warung Taru, pengunjung langsung disambut oleh nuansa kayu yang kental. Furniture yang terbuat dari kayu hingga perlengkapan meja makan di atas meja seperti wadah sendok garpu serta wadah tissue yang terbuat dari bambu. Menarik.



warung taru dago

Selain meja dan kursinya yang terbuat dari kayu. Di salah satu sudut warung Taru terdapat sebuah lemari berukuran besar yang mengingatkan saya pada suasana rumah jaman dulu. Homey dan bikin betah. 

lemari kayu antik

Pemandangan Alam ke Arah Kawasan Punclut


Karena berlokasi tak jauh dari kawasan Dago Punclut, pengunjung yang datang ke warung Taru bisa menikmati pemandangan indah pepohonan hijau yang ada di area Dago Punclut.
Dago Punclut adalah sebuah kawasan sejuk di dataran tinggi Dago yang juga identik sebagai area kuliner dan sering dikunjungi oleh para wisatawan.


Menu Makanannya Sederhana Tapi Bikin Kangen

Menu makanan dan minuman di warung Taru sebenarnya cukup sederhana. Berupa makanan ringan seperti roti bakar, gorengan (tempe mendoan, bala-bala /bakwan, pisang goreng), bubur ketan hitam, siomay atau cuankie yang cocok untuk disantap sambil nongkrong bareng teman. Dan ada juga beberapa menu berat seperti nasi timbel, nasi plus sop ayam dan nasi pecel.

Sedangkan tuk menu minumannya ada es cingcau hijau, kopi, teh, jeruk peras dan ada juga minuman rempah yang menghangatkan tenggorokan. Ya menu-menu makanan yang tampak sederhana namun istimewa tersebut sangat cocok disantap di warung Taru dengan suasananya yang tradisional dan nyaman bikin mager.
 
es cingcau hijau
Harga makanan dan minuman di warung Taru mulai Rp 15.000 s/d Rp 30.000

Menu Makanan Favorit di Warung Taru

Setiap datang ke warung Taru, ada menu wajib alias menu favorit yang selalu saya pesan. Yaitu pisang goreng palm sugar dan Tempe Mendoan. Pisang goreng ala warung Taru memang istimewa, pisangnya manis dan lembut di lidah. Enak deh pokoknya. Begitupun dengan Tempe Mendoannya, dimakan hangat-hangat plus cabe rawit yang bikin nagih. Sesuai dengan cuaca Dago yang sejuk dan bikin enak makan.

Oya selain menu favorit, saya juga punya spot tempat duduk favorit lho hehe. Saya dan teman-teman biasanya memilih tempat duduk yang ada di pojokan dekat meja bar. Disitu ada kursi berukuran besar yang cocok buat duduk rame-rame nongkrong bareng teman.

spot mojok favorit di warung Taru

Jam Operasional Warung Taru


Warung Taru buka setiap hari (Minggu-Senin) mulai jam 08.00 pagi sampai jam 20.00 wib malam. Dan buat man-teman yang pengen berkunjung ke warung Taru ada baiknya kesananya pake taksi online aja, jadi ga usah khawatir ga kebagian tempat parkir. Untung-untungan gitu deh, soalnya saya pernah tuh pas kesana ga kebagian tempat parkir mpe harus muter balik dulu ke arah Tahura (Taman Hutan Raya) Juanda hehe. Oya warung Taru juga menyediakan fasilitas mushola yang cukup luas dan bersih. Musholanya ada di lantai bawah. Masuknya dari area parkir. Selamat nongkrong di warung Taru !

fyi pemilik warung Taru dan warung Lela (wale) adalah orang yang sama | dua2nya punya ciri khas nuansa kayu

Salam,





You May Also Like

0 comments

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. :)
Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman.