Sunday, May 28, 2017

Gombal Asap Bandung, Bukan Ikan Asap Biasa!

Wisata kuliner merupakan salah satu daya tarik bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke kota Bandung. Maka seiring berkembang pesatnya aktivitas kuliner di kota Bandung, sebagian pengusaha dan pegiat kuliner semakin aktif dan kreatif dalam menawarkan varian kuliner yang unik dan tentunya lezat. 

Setelah  daging sei asap bandung yang kekinian di kalangan pecinta kuliner, di Bandung kita  bisa menemukan varian daging asap lainnya yang tak kalah lezat yaitu ikan asap. Wah, ikan asap, kayak gimana tuh?

Gombal asap bukan ikan asap biasa

Berkenalan dengan ikan asap

Ikan asap merupakan salah satu santapan populer di daerah pesisir  Indonesia. Setiap daerah pesisir mempunyai aroma dan rasa  ikan yang berbeda, tergantung dari jenis kayu dan teknik pengasapan yang digunakan. Pengasapan merupakan salah satu teknik pengawetan ikan dan  jenis kayu yang digunakan dapat membantu mengurangi bau amis yang ada pada ikan laut.

Beberapa jenis ikan yang cocok dan umum untuk diasap yaitu ikan tongkol, ikan marmoyo (jenis ikan yang hanya ada di perairan jawa timur), ikan odul (masih satu famili dengan ikan marlin), ikan putihan (kuwe), ikan bawal dan ikan pari.

Pilihan ikan di Gombal Asap

Ada Ikan Asap di Gombal Asap

Jujur, saya belum pernah mencicipi yang namanya ikan asap. Sampai suatu hari, salah seorang teman kuliah dulu, bercerita tentang sebuah menu kuliner yang unik yaitu ikan asap. Dan karena penasaran, saya pun mengajak suami mengunjungi tempat tersebut untuk mencicipi dan mencari tahu seperti apa sih rasa ikan asap itu? :)

Nama warung makan yang menawarkan menu ikan asap tersebut bernama Gombal Asap. Wah lucu ya namanya :), pake gombal-gombalan segala hehe, jadi tambah penasaran deh. Dan ternyata nama Gombal Asap ini merupakan singkatan dari kata Sego (bahasa Jawa) yang artinya nasi dan Sambal, jadi gombal asap itu adalah nasi sambal dan ikan asap.
Berkendara sekitar 15 menit dari rumah, kami pun tiba di Gombal Asap, berlokasi di jl. Taman Cibeunying Selatan no 33, tepat di area halaman rumah makan Gudeg Banda (cabang jl.Lombok), terletak pas di dekat pintu masuk (ujung kiri) diantara jajaran penjual makanan lainnya.

Begitu tiba di TKP saya langsung memesan salah satu menu yaitu paket ikan bawal asap. Satu paket menu ikan asap terdari dari satu piring nasi, ikan asap, sambal serta lalapan (berupa irisan timun dan kukus daun keciwis). Dan kesan pertama setelah mencicipi ikan asap di Gombal Asap, wah, suami saya suka sekali, sampai-sampai tambah nasi satu piring lagi loh. Saya dan suami memang sama-sama penyuka ikan, terutama ikan laut.

Makan Ikan di Gombal Asap Bareng Teman-Teman Dari Komunitas Emak Blogger Bandung

Dan beberapa hari yang lalu (h-2 menjelang bulan ramadhan), saya kembali mengunjungi warung ikan Gombal Asap, tapi kali ini sedikit berbeda, karena saya datang ramai-ramai bersama 8 orang teman lainnya dari Komunitas Emak Blogger (KEB) Bandung.

Teman-teman dari komunitas KEB (kumpulan emak blogger) Bandung berfoto bersama mba Cicilia (baju putih bercelemek selaku owner Gombal Asap)

Sekitar pukul 16.00 sore kami sudah berkumpul di Gombal Asap, mengambil beberapa foto untuk dokumentasi dan kemudian melakukan wawancara santai bersama mba Cicil (Cicilia), pemilik warung ikan Gombal Asap.

Mba Cicil memaparkan tentang latar belakang berdirinya warung ikan Gombal Asap ini, yang mana berawal dari hobi mba Cicil yang suka masak dan suka menjamu teman-temannya yang berkunjung ke rumah.

Teh Tian (kanan), mewakili komunitas KEB (Kumpulan Emak Blogger) Bandung sedang mewawancara mba Cicilia (kiri), owner warung ikan Gombal Asap
Warung ikan Gombal Asap ini dirintis sejak tanggal 02 Februari 2015 oleh mba Cicil bersama suaminya (mas Indra). Mereka memilih ikan karena mereka dibesarkan di daerah pesisir penghasil ikan yaitu Jawa Timur dan Kalimantan Timur.

Dan selain itu, Mba Cicil juga mempunyai harapan bahwa dengan membuka warung ikan sekaligus dapat membantu mensosialisasikan manfaat ikan pada masyarakat luas. Karena selama ini, masyarakat cenderung masih lebih memilih daging daripada ikan.

Berdasarkan penelitian, jumlah masyarakat yang mengkonsumsi ikan di Indonesia masih termasuk kategori rendah yaitu sekitar 32kg per kapita untuk pulau Jawa dan untuk pulau Sumatera dan Kalimantan jauh lebih baik yaitu antara 32 sampai dengan 43kg per kapita (sumber : mogabay.co.id).

Dan sebagai salah satu bentuk dukungan mba Cicil terhadap program pemerintah dalam meningkatkan minat masyarakat pada konsumsi ikan, mba Cicil juga pernah bekerjasama dengan salah satu komunitas kreatif yang ada di Bandung untuk membuat kerajinan tangan (handcraft) berbentuk ikan yang kemudian dibagikan kepada pengunjung yang makan ikan gombal asap. Wah seru ya .

Sebagai penyuka ikan, saya juga turut mendukung sekali akan program #marimakanikan ini, mudah-mudahan melalui tulisan ini sedikit banyak bisa membantu membuka mata dan  pikiran kita akan pentingnya makan ikan sebagai sumber gizi yang bermanfaat bagi tubuh terutama bagi anak-anak yang masih tumbuh dan berkembang.
Karena sejatinya, kebiasaan anak-anak mengkonsumsi makanan termasuk diantaranya ikan dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga. Orang tua yang sedari dini sudah mengenalkan dan memberi contoh bahwa mengkonsumsi ikan itu adalah hal yang biasa dan menyehatkan tentu akan lebih mudah ditiru oleh anak-anak.

Yuk makan ikan biar pintar #marimakanikan karena ikan adalah makanan kaya gizi yang mengandung protein, lemak, vitamin dan mineral :

1. Protein 
 - Kandungan protein pada ikan lebih tinggi dari protein serealia yang terdapat pada kacang-kacangan.
 - Protein ikan sangat mudah dicerna, sehingga baik bagi sistem pencernaan balita (anak dibawah usia lima tahun) yang belum sesempurna orang dewasa.
 - Protein ikan mengandung asam amino dalam bentuk yang mendekati asam amino yang ada di dalam tubuh manusia. komposisi asam amino (taurin) pada ikan juga lebih lengkap dibanding bahan makanan lain. Taurin berfungsi merangsang pertumbuhan sel otak balita.

2. Lemak 
- Asam lemak yang terdapat pada ikan merupakan asam lemak esensial yang sifatnya tidak jenuh. Asam lemak tidak jenuh sangat bermanfaat untuk mempertahankan kesehatan tubuh dan menjaga kestabilan kadar kolesterol.
- Beberapa ikan laut seperti salmon, tuna, sarden dan makarel mengandung asam lemak yang tergabung dalam kelompok asam lemak omega 3 yang didalamnya terkandung zat EPA (asam eikosa pentae noat) dan DHA (asam dokosa heksae noat). Keduanya bermanfaat dalam menurunkan kolesterol dalam darah dan meningkatkan pertumbuhan sel-sel otak kecil.

3. Vitamin
Vitamin A : banyak terdapat pada minyak hati ikan, bermanfaat mencegah kebutaan pada anak.
- Vitamin D : terdapat pada bagian daging, telur serta minyak hati ikan, penting bagi pertumbuhan dan kekuatan tulang.
- Vitamin B6 : membantu metabolisme asam amino dan lemak serta mencegah anemia dan kerusakan syaraf.
- Vitamin B12 : bermanfaat dalam pembentukan sel-sel darah merah, membantu metabolisme lemak dan melindungi jantung menjaga dari kerusakan syaraf.

4. Mineral 
- Zat besi : zat besi pada ikan lebih mudah diserap oleh tubuh dan berfungsi untuk membantu mencegah terjadinya anemia.
- Yodium : mencegah terjadinya penyakit gondok serta hambatan pertumbuhan dan kecerdasan anak.
- Selenium : berperan membantu metabolisme tubuh dan sebagai zat antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas, mencegah terjadinya penyakit degeneratif (turunan) seperti jantung koroner.
- Seng (Zync) : membantu kerja enzim dan hormon.
- Fluor : menguatkan serta menyehatkan gigi anak.
Sumber : penyuluhankelautanperikanan.blogspot.co.id
 
Yuk makan ikan biar pintar ☺

 
Ikan kakap asap favorit saya | rasanya gurih tanpa ada bau amis sama sekali


Menu mangut Iwak Pe alias Ikan Pari dengan kuah santan | salah satu menu khusus yang hadir setiap hari minggu

Gombal asap juga menerima orderan via Go-food | order online via aplikasi di handphone


 Video (vlog) dokumentasi mas Parmadi (keponih.com) featuring mba Cicilia dan mas Indra (pemilik warung ikan Gombal Asap).














No comments:

Post a Comment