Pengalaman Berharga Ikut Tour Sejarah Napak Tilas Perjuangan Soekarno Di Kota Bandung Bareng Komunitas GSC (Geostrategy Study Club)

by - August 17, 2019

Pengalaman Berharga Ikut Tour Sejarah Napak Tilas Perjuangan Soekarno Di Kota Bandung Bareng Komunitas GSC (Geostrategy Study Club) - Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah bangsanya. Ungkapan tersebut seketika muncul di ingatan saya. Ketika saya mendapatkan sebuah informasi di WA (whatsapp) group tentang sebuah kegiatan bertemakan tour sejarah Napak Tilas Soekarno di kota Bandung, yang akan diadakan oleh sebuah komunitas. Dan terbuka untuk umumHmm menarik nih kayaknya.




Jujur selama ini saya tidak begitu tertarik pada sesuatu yang berbau sejarah. Soalnya jaman sekolah dulu pelajaran sejarah itu cenderung membosankan dan bikin saya ngantuk #eh. Ditambah dengan pelajaran PSPB (pendidikan sejarah perjuangan bangsa)  anak jaman sekarang pasti ga ngalamin nih sama pelajaran ini yang ga tau kenapa identik  dengan kolom isian jawaban ‘Setuju - tidak setuju - sangat tidak setuju – sangat tidak setuju sekali dan seterusnya. Cenderung bikin saya bingung haha.

Namun kali ini, 3 hari menjelang HUT RI yang ke 74 tahun. Saya merasa terpanggil untuk tahu lebih banyak tentang sejarah bangsa Indonesia. Terutama yang berkaitan dengan sosok Soekarno bapak proklamator kemerdekaan republik Indonesia. Yang memang memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan negara kita tercinta ini.

Tour Sejarah Napak Tilas Soekarno ke 3 tempat di Kota Bandung (Gedung Indonesia Menggugat – Penjara Banceuy – Gedung Merdeka)


Di kota Bandung banyak sekali bangunan bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga saat ini. Seperti Gedung Sate, hotel Preanger, hotel Savoy Homann dan masih banyak lagi. Gedung-gedung yang dibangun pada jaman pemerintahan Belanda tersebut memiliki latar belakang sejarah dan cerita menarik yang sayang banget untuk dilewatkan.

Begitupun dengan tiga bangunan bersejarah yang menjadi lokasi kegiatan tour sejarah bersama komunitas GSC hari Selasa (13/08) lalu. Yaitu Gedung Indonesia Menggugat, penjara Banceuy dan gedung Merdeka. Ketiga bangunan tersebut menjadi saksi bisu dari perjuangan Soekarno di kota Bandung dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Dan yang bikin saya 'malu', setelah hampir 40 tahun tinggal di Bandung, baru pada kesempatan kemarin itulah saya mengunjungi bangunan tersebut dan masuk ke dalamnya. Duh kemana aja neng hihi.

Selamat Datang di Gedung Indonesia Menggugat


Gedung Indonesia Menggugat berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan, persis di sebelah kiri bank BNI. Berdampingan dengan gedung yang tampak megah tersebut, bangunan Gedung Indonesia Menggugat ini memang tidak begitu terlihat, karena posisi bangunannya yang terletak agak di dalam. Yang saya tahu gedung ini sering digunakan oleh beberapa komunitas craft untuk mengadakan kegiatan yang berhubungan dengan kerajinan tangan.


Lokasi Gedung Indonesia Menggugat sekitar 50 m dari balaikota Bandung
Dalam kegiatan tour sejarah bareng komunitas GSC (Geostrategy Study Club), pagi itu semua peserta berkumpul di ruangan tengah Gedung Indonesia Menggugat. Menggunakan kostum dengan nuansa merah putih, yang menggambarkan semangat kemerdekaan RI.



Ada sekitar 30 orang peserta yang hadir di Gedung Indonesia Menggugat. Berasal dari berbagai macam kalangan, perempuan dan laki-laki. Namun ketika saya perhatikan mayoritas peserta yang ikut kegiatan tour sejarah tersebut mayoritas adalah para senior yang berusia di atas 40 tahun. Bahkan ada yang usianya hampir sama dengan usia ayah saya hehe.

Selain itu peserta yang hadir tidak hanya berasal dari kota Bandung saja lho, melainkan ada juga peserta yang sengaja datang dari kota Jakarta. Mantul (mantap betul) ! Dan saya salut dengan semangat mereka yang terlihat antusias untuk mengikuti kegiatan tour sejarah tersebut.  

Kostum ibu yang satu ini paling juara nih :)

Di awal acara kegiatan tour sejarah tersebut, kang Furqan (ketua komunitas GSC) mengajak semua peserta untuk lebih jauh mengenal sosok Soekarno. Dengan menceritakan sekilas informasi tentang perjuangan Soekarno di kota Bandung.

Kang Furqan ketua komunitas GSC (memakai peci hitam)

Semua peserta menyimak penjelasan dari kang Furqan tentang sosok Soekarno yang sangat visioner

Di sela informasi tentang perjuangan Soekarno, para peserta pun diberi kesempatan untuk memberikan pendapat mengenai kegiatan tour sejarah tersebut. Dan hadir pula bapak Samsudin yang berbagi tentang pengalaman pribadi beliau, menyaksikan langsung sosok Soekarno yang kala itu sudah menjabat sebagai presiden RI pertama (ayah bpk Samsudin adalah mantan ajudan presiden Soekarno). CMIIW.

 Selain sebagai saksi sejarah, Bapak Samsudin  berprofesi sebagai dokter umum

foto yang masih tersimpan baik. ayahanda bpk Samsudin  (membawa map) sebagai ajudan presiden Soekarno

Back to gedung Indonesia Menggugat. Jadi gedung Indonesia Menggugat ini adalah gedung pengadilan (landraad) yang dulu digunakan untuk mengadili Soekarno dan ketiga orang teman pejuang lainnya, yang dianggap 'membangkang' pemerintah Belanda pada masa itu. Dan gedung Indonesia Menggugat menjadi saksi tempat dibacakannya pledoi (gugatan) dari Soekarno dalam memperjuangkan kemerdekaan RI.

Selama di dalam gedung GIM, semua peserta tour sejarah napak tilas diajak untuk berkeliling gedung, melihat ruangan pengadilan tempat Soekarno diadili. Berkumpul di ruangan, berdoa untuk para pahlawan dan kemudian menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama. Sungguh sebuah moment istimewa yang berhasil membuat saya sedikit merinding dan tentunya membangkitkan rasa cinta bangsa, negara dan tanah air.


Ruang pengadilan tempat mengadili Soekarno

Berdoa sejenak untuk para pahlawan yang sudah berjasa bagi bangsa dan negara


Foto dulu disini boleh kali ya


Oya semua peserta juga diarahkan untuk membaca informasi tentang sejarah perjalanan perjuangan Soekarno. Informasi tersebut dipajang di dinding ruang depan gedung Indonesia Menggugat.


 
Ada 63 fakta menarik tentang Soekarno, kalo pengen tahu lebih jelas maen deh ke gedung Indonesia Menggugat




Setelah membaca fakta-fakta menarik tentang sejarah perjuangan Soekarno di kota Bandung, banyak sekali informasi penting yang baru saya ketahui. Seperti tentang siapa sebenarnya sosok ibu Inggit Garnasih, istri kedua presiden Soekarno, yang ternyata adalah ibu kost beliau. Bu Inggit memiliki jasa besar menyelundupkan buku-buku bacaan kepada Soekarno ketika beliau dipenjara. Serta tokoh pahlawan HOS Tjokroaminoto yang merupakan kawan ayah Soekarno yang kemudian pernah menjadi mertua Soekarno (istri pertama Soekarno adalah anak dari HOS Tjokroaminoto) dan masih banyak lagi nama-nama penting lainnya yang menjadi bagian dari sejarah perjuangan Soekarno.

Sejarah pun mencatat bahwa Soekarno pernah dipenjara di penjara Banceuy selama kurang lebih 8 bulan (1929-1930).

Jalan Kaki Rame - Rame Ke Penjara Banceuy   


Sekitar jam 11 siang, semua peserta tour sejarah bersiap-siap untuk berjalan kaki rame-rame menuju penjara Banceuy. Karena lokasi penjara Banceuy hanya berjarak sekitar 1 km-an saja dari lokasi Gedung Indonesia Menggugat. 

Berjalan kaki beriringan membentuk dua barisan, kami pun berjalan kaki, menyusuri trotoar dan menyebrang jalan. Melewati area pertokoan Banceuy yang tampak lawas termakan usia. Hingga 10 menit kemudian kami pun tiba di penjara Banceuy.

Kawasan pertokoan jadul Banceuy dikenal sebagai pertokoan yang menjual alat elektronik | photo by : anas nadiati, edited by : gita sarrah

 
Di jalan Banceuy juga terdapat toko kopi Aroma yang legendaris dan digandrungi banyak orang. Lihat saja antrian para pembeli yang ingin membeli kopi aroma langsung dari pabriknya | photo by : anas nadiati, edited by :gita sarrah





Sebagian peserta wanita Tour Sejarah ada yang pake kostum kebaya lho..ternyata mereka berasal dari komunitas chattra kebaya (pelestari kebaya)..wah seru ya..
Saya dan Anas mewakili komunitas Emak Doyan Jalan #eh..ps : batu yang di bawah itu adalah batu prasasti di halaman penjara Banceuy yang berisi kutipan sudut pandang Soekarno setelah di penjara


"Lebih besar daripada orang-orang besar itu ialah ide yang bersemayam di dalam dada. Ide tidak bisa dikurung di dalam penjara. Pemimpin badaniah bisa dikurung di dalam penjara tetapi ide besar yang bersemayam di dalam ia punya dada tidak bisa dikurung di dalam penjara" (Soekarno , 3 April 1958).

Oya di dalam area penjara Banceuy terdapat banyak informasi tentang Soekarno. Seperti nama lahir beliau, perasaan Soekarno tentang kota Bandung, lokasi-lokasi tempat tinggal Soekarno selama di kota Bandung dan lain sebagainya.




Fakta : Soekarno terlahir dengan nama Koesno Sastrodihardjo


Menurut Soekarno kota Bandung adalah kota yang menyenangkan hati. Setuju Pak ! secara saya lahir dan besar di kota Bandung hehe

Soekarno muda melanjutkan sekolah di jurusan teknik sipil Technische Hooge School ( ITB sekarang)

Serta tentu saja situs peninggalan sejarah berupa ruangan berukuran 1x2 meter yang menjadi ruang penjara Soekarno. Berdasarkan informasi dari pak Ahmad yang bertugas sebagai penjaga situs bersejarah penjara Banceuy tersebut. Dulu disitu terdapat beberapa ruangan penjara, namun saat ini bangunan tersebut sudah dipugar dan tinggal tersisa satu ruangan yang digunakan oleh Soekarno saja.


Pak Ahmad (baju hijau) yang sudah bertugas menjaga penjara Banceuy sejak tahun 1982

Berkerumun di depan ruangan penjara Soekarno | photo : by : Anas

Ruang sel no 5 dengan pintu besi sekaligus jendela


Bagian dalam ruangan penjara yang digunakan Soekarno



Penjara Banceuy juga bisa diakses dari sebelah masjid Al-Imtijaz ( Sebrang pertokoan Jl.Cikapundung)


Di area penjara Banceuy terdapat patung wajah Soekarno (sedang dikerubuti oleh para peserta tour sejarah) | photo by : Anas

Sholiskan (sholat, istirahat, Makan) di Masjid Agung dan Lanjut ke Gedung Merdeka


Tak terasa waktu pun menunjukkan pukul 12 siang. Setelah mengunjungi penjara Banceuy kami pun lanjut untuk sholiskan (sholiskan) di masjid agung Bandung yang terletak persis di alun-alun kota Bandung. Jarak dari penjara Banceuy ke masjid Agung hanya sekitar 50m saja.

Setelah sholat, istirahat dan makan siang, semua peserta kembali berjalan kaki menuju ke tempat tujuan tour terakhir yaitu gedung Merdeka.

Istirahat sejenak di samping gedung Merdeka
Gedung Merdeka terletak di jl Asia Afrika, Bandung. Gedung bersejarah yang digunakan untuk melaksanakan konferensi Asia Afrika yang dihadiri oleh para negarawan dari 29 negara yang mewakili negara-negara yang ada di seantero Asia dan Afrika. Konferensi Asia Afrika berlangsung pada tanggal 18 s/d 24 April tahun 1955. Pertemuan tersebut diadakan dengan tujuan untuk mempromosikan kerjasama ekonomi dan kebudayaan Asia Afrika sekaligus untuk melawan kolonialisme.

Di dalam gedung Merdeka tersebut terdapat banyak sekali memorabilia peninggalan sejarah yang mewakili peristiwa kongres Asia Afrika. Seperti replika para negarawan peserta kongres sampai dengan benda-benda yang digunakan pada masa itu dan masih banyak lagi. 

Replika presiden Soekarno dan para wakil negara pelopor KAA yang berasal dari negara Myanmar, Sri Lanka, India dan Pakistan


Para peserta tour sejarah sedang mendengarkan penjelasan dari teteh guide pemandu (berkerudung biru) yang bertugas memberikan informasi tentang sejarah konferensi KAA yang pernah dilaksanakan di gedung Merdeka, Bandung

Saya bersyukur bisa ikut berpartisipasi pada kegiatan tour sejarah yang diadakan oleh komunitas GSC ini. Dengan mengikuti kegiatan singkat tersebut saya mendapat banyak pengetahuan baru dan pengalaman berharga. Thankyou GSC.



Sekilas Tentang Komunitas GSC (Geostrategy Study Club)


Komunitas GSC adalah sebuah organisasi yang merupakan kelompok belajar. Mengusung tagline Memahami Dunia Merawat Indonesia. Dan memiliki basecamp yang bertempat di Kaka Café Jl. Sultan Tirtayasa no 49 Bandung.

Beragam kegiatan sudah  sering dilaksanakan oleh komunitas GSC ini. Mulai dari kegiatan yang bertema ekonomi, politik, budaya, sejarah hingga filsafat. Untuk info lebih detil tentang komunitas GSC ini bisa dilihat di www.kabarkampus.com. Website tersebut lahir pada tanggal 17 Agustus 2011, sengaja dibuat untuk memfasilitasi, mengakselerasi dan mengdinamisasi semua energi positif anak muda di seluruh Indonesia.


Salam,












You May Also Like

15 comments

  1. Wah saya senang bacanya karena ada kegiatan tour sejarah seperti ini ya. Setuju bahwa tau sejarah itu penting, dan memang seringkali kemasannya saja kurang menarik jadi kita dari jaman sekolah dulu tidak tertarik dengan sejarah, bahkan sejarah bangsa sendiri. Ini aja saya baru tau dengan ketiga jejak Soekarno di gedung2 di Bandung yang mbak ceritakan di atas. Dan, ternyata, nama lahir Presiden Soekarno beda sekali yah :-)

    Semoga kegiatan seperti ini makin banyak peminat. Dan museum2 juga dibuat jadi menarik untuk masyarakat

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul sekali mba pratiwi, ternyata banyak fakta2 menarik tentang sejarah yang kita belum tahu. dan dengan adanya kegiatan tour sejarah seperti ini, sedikit banyak kita jadi belajar mengenal sejarah bangsa kita. dan saya setuju semoga kegiatan seperti tour sejarah mulai diminati oleh banyak org terutama anak muda

      Delete
  2. waha syik ya bisa nambah wawasan dan gembira bersama teman2

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih, ternyata acaranya seru..dan jadi pengalaman pertama buat saya :)

      Delete
  3. Tournya diselenggarakan secara rutin atau pada hari tertentu, mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. tournya hanya diadakan occasional saja mba sari, kebetulan bertepatan dgn hut RI ke 74, komunitas GSC (kabarkampus.com) berulang tahun yang ke 8. jadi tour sejarah diadain sekalian buat ngerayain gitu

      Delete
  4. Menarik banget mba, jadi mengetahui info penting tentang pak Karno. Bangga pokoknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mba..saya juga jadi ikut bangga sama pak Soekarno. ternyata beliau adalah sosok yang luar biasa

      Delete
  5. Seru banget. Ikut ngerasain atmosfernya. Kebetulan di Jogja juga banyak komunitas yang konsen ke tour sejarah semacam ini. Selalu banyak yang ingin gabung. Semoga next bisa kolab deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah iya nih..di jogja pasti banyak bangunan bersejarah dengan cerita menarik di baliknya. kalo ada kesempatan buat ikut tour sejarah di jogja, saya pasti mau banget nih hehe

      Delete
  6. Nah loh, searasa ditampar keras2 supaya segera wisata heritage demi menghargai perjuangan para pahlawan kita. Jaman now, harus digalakkan betul-betul nih biar nggak semakin punah. Anw, jadi pengen balik lagi ke Bandung deh, belom pernah tour sejarah selama di sana. Nice story kak :")

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasi cory..mdh2an di Bandung bakal ada tour sejarah model2 gini lagi ya :)..dan setuju banget..jaman now harus digalakkan spy sejarahnya ga terlupakan bahkan punah

      Delete
  7. seruuuu banget liat kegiatan komuitasnya jadi pengen gabung

    apalagi sejarah KAA dan segala masa demokasi liberal

    semoga bisa gabung lain waktu

    ReplyDelete
  8. Duh serunya ikutan napak tilas kayak gini.. kita jadi tahu lebih banyak ya ttg tokoh dan tempat bersejarah

    ReplyDelete
  9. Seru banget,,, asik emang jalan-jalan tapi ada ceritanya juga,, apalagi denger cerita sejarah tentang Pak Sukarno. *mata berbinar

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. :)
Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman.