Game Online Perempuan : 3 Games Ringan Untuk Mengisi Waktu Luang - Saat ini games online menjadi salah satu permainan yang sedang digandrungi oleh banyak orang. Mulai dari anak kecil, remaja hingga orang dewasa memainkannya. Bahkan ibu rumah tangga seperti saya pun kadang suka juga maen games online hehe.

Maen games online lewat smartphone memang bisa menjadi hiburan di kala suntuk. Biasanya sih saya maen games online kalo pas lagi nunggu sesuatu yang bikin saya bosen karena lama. Dan baru-baru ini saya mengunduh beberapa games online yang ringan, dan bisa saya mainkan di sela-sela waktu menunggu.  

3 Games Ringan Untuk Mengisi Waktu Luang


Banyak sekali tipe permainan yang bisa kita unduh secara gratis lewat smartphone. Dan bisa kita pilih sesuai keinginan kita, apakah ingin main permainan yang ringan seru-seruan atau main permainan yang membutuhkan strategi.

Games yang saya unduh adalah games online perempuan karena tipenya yang ringan lucu-lucuan. Dimana satu dari tiga games ringan ini bisa dimainkan tanpa koneksi internet lho. Penting banget nih. Lumayan bisa ngirit kuota internet hihi.

Ini dia 3 games online untuk perempuan yang bisa diunduh secara gratis via smartphone :


1.  Word City

Game Word City adalah permainan membuat kata menggunakan bahasa inggris. Tampilannya mirip teka-teki silang. Namun jumlah kata yang digunakan dibatasi maksimal hanya 6 huruf saja. Jadi relatif mudah. Dan yang menarik, permainan ini bertema kota-kota yang ada di dunia. Jadi kita bisa dapat pengetahuan tambahan tentang kota-kota yang ada di berbagai negara di dunia seperti Paris, Rusia, Amerika dan masih banyak lagi. Setiap kita berhasil memainkan satu babak kita mendapatkan cap/stempel dalam sebuah buku passport. Lucu juga ya. Berasa sambil jalan-jalan gitu deh.

Permainan ini memiliki manfaat untuk melatih otak dan menambah jumlah perbendaharaan kosa kata dasar bahasa Inggris kita.

 


.    

    
       2. Happy Colour – Colour By Numbers

Untuk game yang kedua ada kaitannya dengan kegiatan mewarnai. Setelah beberapa waktu lalu saya membeli buku mewarnai khusus untuk orang dewasa dan merasakan manfaatnya. Saya pun tertarik untuk mengunduh games online dengan aktivitas yang sama yaitu mewarnai. Kegiatan mewarnai dipercaya menjadi salah satu kegiatan yang bisa memberikan relaksasi alias rasa tenang.

Yang berbeda, di buku mewarnai kita diberi kebebasan untuk memilih warna yang kita inginkan. Di games Happy Colour ini kita harus mewarnai sesuai urutan nomor yang tersedia. Tersedia banyak pilihan tema gambar mulai dari animals, places, flower, mandala hingga food. Bahkan kategori untuk anak-anak pun ada (pilihan gambarnya lebih sederhana).

Namun kegiatan mewarnai yang kelihatannya cukup mudah ini ternyata membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi. Karena saya kerap melewatkan beberapa bagian yang tak terlihat hingga harus mengeceknya berulang-ulang sampai akhirnya berhasil menyelesaikannya. N its challenging. Oya hasil gambar yang sudah kita warnai bisa kita share di social media lho. 





  
       3. Design Home

Games yang ketiga ini adalah games favorit saya karena games ini adalah games yang berkaitan dengan kegiatan mendekor sebuah ruangan. Yes I do love interior designer things. Jadi ketika pertama kali menemukan games ini saya seneng banget.

Untuk memainkan games ini dibutuhkan koneksi internet yang baik karena kalo koneksinya kurang bagus, gambarnya bakal lama munculnya. Jadi di permainan ini kita diberi kebebasan untuk memilih jenis furniture dan aksesoris (karpet, lukisan, pajangan dll) yang ingin kita gunakan di setiap ruangan yang akan kita dekor. Furniture-furniture yang tersedia terdiri dari beberapa tema seperti Rustic style, Scandinavian style, Modern Style dan masih banyak lagi. Saya seneng banget tuh kalo udah bagian milih-milih n belanja gitu. Emak-emak banget yak hehe.



 

 

Pengguna Smartphone Bermain Games Online Selama 30 Menit Setiap Harinya


Ngomongin soal maen games online, ada beberapa fakta menarik mengenai pengguna games online, yang baru saya ketahui setelah mengikuti sebuah acara workshop yang diadakan oleh sebuah brand smartphone gaming hari Kamis lalu (21/03).

Muhammad Firman, Head Of Public Relation ASUS Indonesia di acara Roadshow Asus Next Generation Gaming 2019 di Hotel Grand Serela, Jalan Riau Bandung.

Fakta menarik tersebut adalah bahwa sebanyak 37% pengguna smartphone bermain games online selama kurang lebih 30 menit setiap harinya. Apakah man-teman termasuk salah satunya?

Mungkin dapat disimpulkan bahwa mayoritas pengguna smartphone (milenials) membutuhkan hiburan yang salah satunya bisa diperoleh dengan bermain games online lewat smartphone. Ditambah dengan sebuah survey yang menyebutkan bahwa jumlah pengguna games online via smartphone memang terus bertambah setiap tahunnya. (fyi sebanyak 62% pengguna smartphone, meng-install games online terhitung satu minggu sejak memiliki sebuah smartphone).



Nah melihat fenomena tersebut perusahaan asal Taiwan, Asus mengeluarkan beberapa varian smartphone khusus gaming yang salah satunya adalah smartphone android Asus Zenfone Max M2 ZB633KL.

Smartphone android terjangkau khusus gaming Asus Zenfone Max M2 dibandrol dengan harga sekitar RP 2 juta-an. 

Yang merupakan smartphone kategori entry level gaming dan memiliki kapasitas baterai tahan lama 4000 mAH serta spesifikasi layar 19:9 resolusi HD+ dengan system operasi Pure Android Oreo 8.0 yang sangat ringan untuk bermain game

Zenfone Max M2 dilengkapi sistem kamera ganda 13 MP dan 8 MP dan triple slot | foto : selular.id

Smartphone Asus Zenfone Max M2 juga dilengkapi dengan prosesor terbaru yang kencang tapi hemat energi yaitu Qualcom Snapdragon 632 (hasil upgrade prosesor Qualcomm Snapdragon 625 yang terkenal punya performa tinggi tetapi hemat daya dan tidak panas).

Iya juga sih, kalo smartphone sering dipake maen games online, biasanya baterainya suka panas n cepet abis (harus segera dicas lagi). 

So smartphone android terjangkau khusus gaming seperti Zenfone Max M2 ini bisa jadi pilihan buat man-teman yang membutuhkan kapasitas baterai tahan lama, dan sesuai untuk dipake dalam kegiatan me time lainnya seperti nonton drakor misalnya #eh haha.

 


Kecanggihan OPPO R-17 Pro : Super VOOC Flash Charge, Bikin Ngecas Nggak Pake Lama ! - Baterai adalah salah satu faktor penting yang ada di dalam smartphone. Tanpa baterai, smartphone secanggih apapun tidak akan berfungsi dengan baik. Iya kan? Begitu pentingnya baterai, sampai kita setiap hari harus memastikan baterai smartphone kita dalam keadaan ‘aman’. Sebelum berangkat adakalanya kita harus menunggu beberapa jam untuk mengecas smartphone sampai baterainya penuh. Mending kalo lagi santai, kalo giliran pas buru-buru wah repot nih.

Maka dari itu sekarang ini banyak perusahaan smartphone yang berlomba-lomba menciptakan produk yang memiliki teknologi pengisian daya yang cepat, supaya user tidak perlu membuang waktu lama untuk menunggu smartphone full battery.



Ngecas Smartphone OPPO R-17 Pro Cukup 35 Menit Saja (Langsung Full)


Dan salah satu smartphone terbaru yang memiliki teknologi pengisian baterai cepat adalah smartphone OPPO R-17 Pro. Smartphone dari generasi R milik OPPO ini diperkenalkan pada awal tahun 2019 kemarin. Alinna Wenxin, Marketing Manager OPPO Indonesia menyampaikan bahwa OPPO R-17 memiliki dua keunggulan utama, yaitu Super VOOC Flash Charge dan kameranya.

Smartphone ini disinyalir sangat cocok untuk para profesional muda yang membutuhkan perangkat untuk membantu aktivitas mereka sehari-hari yang padat. Dengan OPPO R-17 Pro ini aktivitas mereka bisa lebih efektif dan efisien.

Fitur canggih Super VOOC Flash Charge yang dimiliki OPPO R-17 Pro membuat kita tidak perlu berlama-lama saat mengisi ulang baterai smartphone. Teknologi tersebut bisa mengisi baterai sampai 40% hanya dalam waktu 10 menit. Sedangkan dalam 35 menit kita bisa mengisi baterai sampai full 100%. Wah keren banget nih ! Hal ini pastinya sangat membantu kita saat sedang buru-buru atau saat sedang dalam perjalanan jarak jauh.



Fitur Kamera OPPO R-17 Pro


Selain fitur pengisian baterai yang super cepat, pada OPPO R-17 Pro ini, OPPO menyematkan dual kamera utama bersensor 12 plus 20 megapiksel buatan Sony IMX362. Sedangkan kamera depannya dipasang sensor 24 megapiksel milik Sony IMX 576. Kamera R-17 Pro juga dilengkapi dengan teknologi AI Ultra-Clear Engine dan diafragma ganda f/1,5 serta f/2,4.

OPPO R-17 juga memberikan fitur Ultra Night Mode di kameranya yang mampu menghadirkan mode malam dan membuat kameranya mampu membidik foto dengan hasil yang tajam, minim noise, dan saturasi warna yang terjaga. Semua itu karena OPPO R-17 Pro didukung fitur AI Ultra-Clear Engine yang dibuat berdasarkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kualitas foto. Fitur baterai serta fitur kamera yang mumpuni memang merupakan fitur penting yang tidak bisa lepas dari sebuah smartphone.

Penasaran OPPO R-17 Pro punya kelebihan apalagi selain yang disebutkan diatas? Mending langsung cari tau aja disini http://r17pro.oppomobile.id/ atau https://www.oppo.com/id/smartphone-r17-pro/ 

Selamat mupeng ya..


Review Menginap Di De Braga By Artotel : Hotel Modern Di Kawasan Bersejarah Bandung - Mendapatkan kesempatan untuk staycation di sebuah hotel di Bandung adalah sebuah hal yang menyenangkan. Karena buat saya nginep di hotel biasanya selalu identik dengan bepergian ke luar kota alias travelling. Nah di pertengahan Maret 2019 lalu (13/03), bersama seorang teman perempuan, saya sengaja menginap satu malam di hotel de Braga by Artotel. Berasa jadi turis di kota sendiri nih hihi.

 

Sesuai namanya, hotel de Braga by Artotel terletak di jalan Braga. Tepatnya di jalan Braga nomor 10. Sangat mudah menemukan lokasi hotel bintang empat ini, hotel berlantai 14 yang posisinya berada tak jauh dari Gedung Merdeka, hanya sekitar 50 meteran saja. Alias bersebelahan dengan ikon tulisan Braga yang ada di belokan antara jalan Naripan - Braga.

Wih, lokasinya strategis banget ya, deket banget sama pusat kota Bandung, jadi kalo nginep di hotel de Braga dan pengen jalan-jalan ke Alun-alun Bandung atau ke jalan Asia Afrika, yang identik dengan bangunan-bangunan bersejarah peninggalan jaman Belanda itu, kita tinggal jalan kaki aja. 5 menit nyampe deh.

Selamat Datang di Lobby de Braga by Artotel


Sore itu sekitar pukul 16.30 saya tiba di lobi hotel de Braga. Sebuah hotel dengan konsep artdeco yang dikemas secara modern namun berada di tengah-tengah kawasan bersejarah kota Bandung. Oya ini adalah kali kedua saya berkunjung ke hotel de Braga by Artotel. Dan kesan pertama begitu memasuki lobi hotel de Braga, saya mendapati sebuah kesan yang sangat ‘welcome’. Karena meja lobi di hotel de Braga bentuknya terbuka, berbeda dengan meja lobi hotel lain pada umumnya. Jadi sebagai tamu saya merasa ‘disambut dengan tangan terbuka’ dan tak ragu untuk menghampiri.



Sambil menunggu Efi yang sudah tiba duluan di hotel, saya duduk di kursi lobi. Pandangan pun saya arahkan ke sekeliling area lobi. Saya mendapati beberapa hal menarik lainnya disana, seperti sebuah backdrop berwarna putih dengan latar belakang pepohonan yang berada di sebelah kiri pintu masuk.

 
Salah satu program menarik di bidang lingkungan hidup yang digagas oleh hotel de Braga #artotelforhope

Di area lobi di bawah tangga terdapat spot khusus cinderamata

Dan saya melihat ada sebuah pintu di pojok sebelah kanan dengan tulisan ‘Sarinah’ berukuran besar di atasnya. Ternyata pintu tersebut merupakan pintu masuk ke dalam toko cinderamata Sarinah yang menyediakan berbagai macam oleh-oleh serta kerajinan tangan khas Bandung. Dulu Sarinah ini dikenal sebagai pusat perbelanjaan pertama di kota Bandung, dan sudah ada sejak jaman pemerintahan Soekarno. Keberadaan Sarinah yang tetap dipertahankan hingga saat ini menjadi nilai plus dari konsep heritage building yang diusung oleh hotel de Braga by Artotel.



Tak lama menunggu, Efi pun muncul. Kami pun segera naik ke kamar yang berada di lantai 9. Oya ketika akan memasuki pintu lift saya sempat melihat sebuah mural berwarna eye catchy di dinding dekat lift. Sebuah mural hasil karya seniman asal Bandung yang instagramable banget buat dijadiin latar belakang pepotoan.




 
On frame : Teh Efi | captured by me

 

Pretty Room Number - 9006


Tiba di lantai 9 dan menyusuri lorong hotel, kami pun tiba di sebuah kamar bernomor 9006. Wah dapet kamar dengan nomor cantik nih. Saya pun ga sabar untuk segera masuk ke dalam kamar hotel.

Pemandangan pagi hari yang cantik dari kamar jendela hotel tempat saya menginap #9thfloorview
Oya hotel de Braga memiliki 112 kamar dengan 3 pilihan tipe kamar sesuai kebutuhan, yaitu tipe studio 25, tipe studio 35 dan tipe de Braga suite. Masing-masing kamar memiliki tiga interior design dengan tema berbeda.



Saya dan Efi menginap di kamar bertipe studio 25 (kamar paling ekonomis) yang memang cocok untuk kami berdua. Kamar studio 25 memiliki fasilitas 1 tempat tidur (queen size bed), safety deposit box, free wi-fi access, serta televisi berukuran 42 inchi (LED flat screen TV) yang sempat saya setel untuk nonton drakor haha. #eh sejak kapan saya kena ratjun nonton drakor yak?

 
Interior backdropnya fun n playful banget ya..

 
Selfie pake tripod hasil take yang ke 5 kali haha


Meja kerja di sudut ruangan kamar ( exclude laptop ya, laptopnya punya teh Efi hehe )


Oya yang menarik di setiap kamar yang ada di hotel de Braga, pengunjung mendapatkan fasilitas mesin pembuat kopi Dolce Gusto yang cara pakainya sangat praktis sekali. Tuang air putih di wadah yang ada di bagian belakang coffee machine. Pasang kapsul kopinya di laci bagian depan. Pencet tombolnya dan jadi deh segelas kopi nikmat tinggal minum. Ga nyampe 5 menit lho bikinnya.


Fasilitas di setiap kamar hotel de Braga by Artotel : Coffee machine Dolce Gusto


Kopi yang bikin saya penasaran karena kemasannya unik.

 
Quotes unyu di kemasan sikat gigi: Treat your toothbrush like your password dont let anybody use it!

 

Kamar mandinya bernuansa monochrome gitu, simple dan elegant


Makan Malam dan Sarapan di Kunst Bistro by de Braga


Menginap di hotel tentu belum lengkap kalo belum mencicipi menu makanannya. Karena menjadi sebuah nilai plus apabila pelayanan hotel bukan hanya dari segi kebersihan dan kenyamanan saja melainkan juga dari segi rasa makanan yang enak dan berhasil meninggalkan kesan khusus di hati pengunjungnya.

Di de Braga by Artotel ini terdapat area tempat makan khusus pengunjung hotel yang bernama Kunst Bistro. Kunst Bistro terletak di lantai 3. Satu area dengan kolam renang. Dari pintu lift ke Kunst Bistro ke arah kanan, sedangkan ke kolam renang ke arah kiri.


 

Dan ini dia satu hal lainnya yang saya suka dari hotel de Braga ini, karena hotel ini bernuansa art, maka interior design ruangannya penuh dengan kejutan warna-warni menarik. I love it. Fyi semua karya seni di setiap lantai yang ada di hotel de Braga merupakan hasil karya 8 orang seniman berbakat asal Bandung lho.







Ketika waktu makan malam tiba, saya mencoba salah satu menu ala Carte di Kunst Bistro yaitu menu Snapper Grill, ikan kakap panggang dengan saus berwarna merah (yang untungnya tidak pedas, karena saya ga doyan pedas), ikan panggang tersebut disajikan dengan nasi ala Itali (risotto) serta bayam goreng (crispy fried spinach), unik juga ya bayam digoreng, dan hmm rasanya enak juga. Gurih gitu.



Untuk minumannya saya memesan Cleansing juice, yaitu jus campuran buah dan sayur. My favorito. You should try it ! Rasanya seger bangeet. Enaak.

Cleansing juice (campuran sawi hijau, nanas, jahe dan lemon)
 
Sedangkan ketika sarapan saya mencoba menu prasmanan. Btw kalo makan di hotel dengan menu prasmanan saya suka bingung nih mau makan apa. Kalian suka ngerasa gitu juga ga sih? Saking banyaknya menu yang tersedia malah jadi bingung deh hehe.

Aneka Assorted pastry yang menggoda

Akhirnya saya pun memutuskan untuk makan makanan ringan seperti schotel mie, beberapa kue serta fresh omellete (dadar telur).


Juice apelnya enak, rasa asem manisnya pas

Fasilitas di Hotel de Braga by Artotel


Pagi itu ruangan restoran lumayan ramai. Dipenuhi oleh pengunjung hotel yang sedang sarapan. Rupanya mereka adalah peserta acara pelatihan yang diadakan di salah satu meeting room hotel de Braga. Di hotel de Braga ini memang terdapat meeting room yang bisa dipakai untuk mengadakan berbagai macam acara. Meeting room-nya lumayan banyak lho dan tersedia dalam berbagai ukuran. Dan disewakan untuk wedding juga.

Selain meeting room, de Braga by Artotel memiliki fasilitas kolam renang. Dua kolam renang yang terbagi menjadi kolam khusus dewasa dan khusus anak.

Spot kolam renang di hotel De Braga by Artotel
Dan yang istimewa sebagai hotel yang mengusung konsep art, hotel de Braga memiliki sarana Space art yang biasa digunakan untuk memajang hasil seni karya para seniman. Ruang art space ini berada di lantai 2, satu area dengan meeting room.


Gambar di belakang saya adalah hasil karya para seniman dengan tema Printmaking & Paper (bagian dari art exhibition yang rutin diadakan di hotel de Braga)


Oya fasilitas yang tak kalah menarik lainnya, hotel de Braga menyediakan sepeda gratis lho. Iya jadi setiap pengunjung yang menginap di hotel de Braga boleh menggunakan sepeda untuk berkeliling kota Bandung, menyusuri kawasan jalan Asia Afrika, kawasan Banceuy, Braga dan sekitarnya. Wah seru juga nih. Pagi-pagi sepedahan menikmati suasana kota Bandung. Sayang sekali waktu itu saya ga sempat coba. Karena  ada agenda lain.

So hotel de Braga by Artotel ini is one of recommended hotel buat man-teman yang ingin menginap di Bandung sambil menikmati suasana pusat kota Bandung yang penuh sejarah.

De Braga by Artotel – 4 stars hotel

Jl Braga No 10 Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Instagram : @debragabyartotel
Website : www.debragahotel.com
Room Rate : Start from Rp 600k/night



Café Di Dago Atas : Dasa Roof Top, Pas Banget Buat Hang Out Bareng Pasangan Dari sekian banyak café yang ada di daerah Dago Atas Bandung, ada sebuah café instagramable yang pas banget buat dijadiin sebagai tempat hang out bareng pasangan. Café tersebut bernama Dasa Roof Top. Sebuah café modern yang terletak di ketinggian Bandung utara, disana kita bisa melihat pemandangan kota Bandung yang terhampar luas (Bandung City View).

Dasa Roof Top, Café Dengan Nuansa Monokrom Yang Cozy Dan Instagramable

Menurut saya, Café Dasa Roof Top cocok buat dijadiin sebagai tempat buat hang out bareng pasangan, walopun nyatanya saya pertama kali datang kesana bukan sama pasangan, melainkan rame-rame bareng beberapa orang teman perempuan, itupun dadakan tanpa direncanakan terlebih dahulu.

Ya gitu deh yang udah-udah kalo pergi ke suatu tempat dan direncanakan dulu biasanya suka ga terealisasi alias cuma wacana doang. Iya ga sih hehe. Dan waktu itu tibalah kita disana sekitar pukul setengah empat sore.



Sebuah café dengan nuansa hitam putih (monochrome) yang sangat instagramable dan nyaman 

Fyi kami tertarik untuk datang kesana karena tergiur melihat postingan seseorang di salah satu akun media sosial dengan latar belakang pemandangan café yang instagramable tersebut. Tak dapat dipungkiri saat ini akun media sosial memang berperan penting dan menjadi salah satu sarana marketing yang ampuh dan dapat menarik pengunjung / pembeli.

salah satu spot yang bikin kita mupeng buat foto disana

Oya café Dasa Roof Top ini berada di ketinggian lantai 5, dan yang menarik begitu sampai di cafe, pengunjung langsung disambut oleh sebuah lift yang akan membawa kita ke area café dengan latar belakang pemandangan kota Bandung yang indah. Yuk intip suasana pintu masuk cafe (lantai 5) di video berikut ini ya..


 

Menu Di Dasa Roof Top


Sebagai sebuah café yang memiliki target market anak muda (milenials), Café Dasa Roof Top menyajikan berbagai macam menu kekinian seperti aneka kopi (Cappucino, Latte, Affogato dan lain-lain), menu western seperti spaghetti, steak dan sebagainya. Eh tapi menu berat ala Indonesia juga ada kok. Kayak Sop buntut misalnya. Dan yang paling menggoda adalah aneka menu dessert-nya (makanan penutup), selain tampilannya cantik, rasanya juga enak bangeet.

Wujud dessert Baked Alaska yang cantik, menggoda mata dan lidah. Sumpahh enak banget, dalemnya ada es krimnya gitu lho. Yummy


Minuman wajib pesan, coffee ! buat diupload di instagram ye kan? hehe

Hari semakin sore, cuaca pun terasa mulai sedikit berangin, maka saya pun memutuskan untuk memesan secangkir teh hangat (chamomile tea) untuk menghangatkan perut.

Enjoying tea sambil kruntelan di atas bean bag


Dan saya pun jadi membayangkan sepertinya akan lebih pas kalo saya mengajak pasangan untuk hang out disini. Makan bareng sambil ngobrol n bisa sambil pelukan #eh, maksudnya supaya ga kedinginan. Hihi. 

Menu Black Rice With Calamari yang pertama kali saya coba di Dasa Roof Top | Fyi bunga nya bukan cuma hiasan, tapi bisa dimakan juga lho | foto : IG @myculinartytrip

Karena cuaca di daerah Dago memang relatif dingin, apalagi ketika malam menjelang. Dan yang bikin romantis begitu langit mulai gelap (setelah maghrib) lilin-lilin pun mulai dinyalakan dan diletakkan di masing-masing meja. Harus segera dijadwalin nih ajak pasangan buat berkunjung ke sana lagi, mungkin di event istimewa kayak ulang tahun or pas wedding anniversary kali ya. Noted !

Pemandangan di malam hari dari cafe Dasa Roof Top

Lokasi Dasa Roof Top


Dasa Roof Top ini berlokasi dl Jalan Bukit Pakar Timur IV No 8, atau sekitar 10 menit dari hotel Sheraton Bandung. Tinggal lurus ngikutin jalan, belok kiri ke arah jalan Ciburial (jalan satu lagi setelah jalan masuk ke arah Tahura).

Fyi Dasa Roof Top ini dulunya adalah sebuah café bernuansa Jepang yang bernama Takigawa Meatbar In The Sky, yang kemudian pada September 2018 berubah konsep dan berganti nama menjadi Dasa Roof Top.

Saat ini Dasa Roof Top menjadi salah satu café yang recommended untuk dikunjungi. Tempatnya nyaman, instagramable, dan buat saya, penting banget nih, Dasa Roof Top juga nyediain fasilitas mushola dan menyediakan mukena yang bersih. 

Salah satu sudut instagramable di Dasa Roof Top

Btw yang nyenengin, waktu kita berkunjung ke sana kita dilayani oleh salah seorang waiter yang cukup faham gimana cara motret sesuai keinginan kita. Dia mau berbaik hati melayani kita untuk bantuin fotoin. Dan fotoinnya ga cukup satu dua kali dong. Tapi berkali-kali haha. Maap ya mas.

Di area pintu masuk dekat lift, sayang kalo dilewatin


gaya apa nih kira-kira judulnya? hehe

Pasti pada hafal dong ya kalo perempuan udah ngumpul bareng di café, pasti ga lepas dari yang namanya foto bareng. Dan untungnya waktu itu kita datang pas weekdays (bukan hari libur), dan sekitar setengah jam sebelum café buka, jadi tempatnya masih sepi dan pengunjung lain belum pada datang. Waiternya masih belum banyak kerjaan pula. Berhubung tempatnya masih kosong, kita jadi leluasa buat foto-foto di berbagai spot.

Candid style ala-ala hasil foto mba waitress 


Well, yang pasti next time saya harus berkunjung lagi nih ke Dasa Roof Top. Special candle light dinner with hubby. Ulala.



Dasa Roof Top ( A Modern Fusion Restaurant)

Jalan Bukit Pakar Timur IV No 8 - Dago Atas, Bandung 
Instagram @dasarooftop
Open Mon - Thu (16.00-22.00)

Fri (16.00-24.00)

Sat ( 11.30 – 24.00)

Sun (11.30-22.00)