Tuesday, August 29, 2017

Perawatan Wajah di DF Clinic, Bandung

Setiap wanita pasti pengen deh punya wajah yang mulus, bersih dan sehat. Begitu pun dengan saya, walaupun saya termasuk perempuan yang cenderung cuek pada urusan perawatan wajah, beberapa waktu lalu saya mengunjungi sebuah klinik kecantikan yang ada di daerah Setrasari, Bandung yaitu DF Clinic untuk berkonsultasi masalah kulit wajah.


DF Clinic adalah singkatan dari Doctor First Clinic

Saya merasa kulit wajah saya kering dan mulai dihiasi dengan bintik-bintik hitam. Btw memang efek usia juga kali ya haha. Di usia saya yang menjelang kepala 4 ini,oemji, memang sudah seharusnya saya lebih intens lagi dalam merawat kulit wajah. (better late than never). Dan kebetulan, DF clinic ini merupakan klinik kecantikan yang memiliki tenaga dokter ahli yang bergerak di bidang anti aging. Jadi tepat banget kalo saya datang ke DF Clinic.

Namun kali ini, saya datang kesana bukan untuk melakukan perawatan anti aging, melainkan hanya ingin konsultasi untuk menghilangkan bintik hitam di wajah.

Berkonsultasi dengan dokter Tessa di DF Clinic

Kunjungan saya ke DF Clinic, adalah kunjungan saya yang pertama, dan setelah sebelumnya membuat janji terlebih dahulu, sore itu saya pun bertemu dengan dr.Tessa untuk berkonsultasi. Oya, di DF clinic ini, pengunjung yang ingin berkonsultasi diharuskan untuk membuat janji terlebih dahulu (reservasi by phone). Jadi kita ga usah antri menunggu seperti halnya di klinik kecantikan pada umumnya.

Sekitar setengah jam berkonsultasi dan diperiksa, dr.Tessa pun memberi saran kepada saya untuk melakukan perawatan menghilangkan flek hitam menggunakan laser. Dan di kunjungan yang pertama ini, saya terlebih dahulu melakukan perawatan dasar yaitu facial dan mikrodermabrasi yang berfungsi untuk menghilangkan sel-sel kulit mati pada wajah. Namun karena minggu lalu saya baru saja melakukan facial, maka saya pun hanya melakukan perawatan Micro Dermabrasi (MD) saja.
Micro Dermabrasi ini adalah salah satu perawatan facial dengan proses pengelupasan/ abrasi bagian kulit terluar menggunakan bahan bertekstur atau kristal yang digosokkan secara lembut, di atas permukaan kulit. 

Tujuan facial Micro Dermabrasi adalah untuk membersihkan kulit wajah, membuang lapisan kulit mati, meng-ekspose kulit baru sehingga kulit tampak lebih cerah dan lembut.

Berbeda dengan perawatan facial lainnya, facial Micro Dermabrasi dapat secara aman dilakukan dalam interval waktu yang lebih singkat (2-3 minggu sekali). Sumber : inasaclinic.com

FYI, sesi MD ini menyenangkan lho alias tidak sesakit facial biasa. Sakit? Iya..hihi..pasti pada pernah ngerasain dong ‘penderitaan’ perempuan ketika melakukan facial, khususnya ketika kulit wajah dipencet-pencet untuk mengeluarkan si komedo yang bandel ituh haha. (beauty is pain ladies). Tapi demi supaya tetap terlihat cantik, perempuan kayaknya mau-mau aja yak alias ga kapok. Tanya kenapa?? haha

Dan setelah selesai perawatan micro dermabrasi, kulit wajah saya pun langsung terlihat berbeda, terlihat lebih bersih dan lebih putih  alias kinclong. Yess..aseek.

Setelah perawatan microdermabrasi warna kulit wajah terlihat lebih cerah | bukan efek lampu lho ya :)
Setelah itu, sebagai bagian dari rangkaian perawatan wajah, saya di beri resep beberapa macam krim perawatan wajah berupa krim iritasi (krim untuk melindungi kulit apabila terjadi iritasi), Nutri cream (krim untuk melembabkan kulit wajah), krim Suncare (krim tabir surya), Daily whitening cream (krim malam untuk mencerahkan kulit) serta Face wash (sabun pembersih muka). Semua krim tersebut digunakan pada dua waktu berbeda yaitu pagi dan malam. Oya tuk krim iritasinya hanya dipakai selama 4 hari pertama saja (selama masa penyesuaian pemakaian krim baru).

Ritual baru di pagi hari pake krim pelembab (Nutri krim) dan Sun care (Nutri derma)
 
Krim pemutih alias Night cream
Oya Night Cream yang saya pakai adalah Daily Whitening cream, jadi krim tersebut saya simpan di dalam kulkas (lemari pendingin), karena berdasarkan informasi, produk kecantikan yang bersifat mencerahkan gampang teroksidasi, sehingga perlu penyimpanan ekstra. Karena kalau terkena paparan matahari langsung atau disimpan di suhu yang tinggi, krim tersebut bisa cepat kadaluarsa. 
 
Saya suka banget sama wangi Face wash dari DF Clinic ini :)
Setuju ga sih, selain istilah Beauty is pain, Beauty is about discipline too. Ya, karena kegiatan merawat wajah menuntut kita untuk selalu rajin dan rutin menggunakan krim pada waktu-waktu tertentu, dan harus selalu ingat untuk rajin membersihkan wajah setiap sebelum tidur. Btw kegiatan merawat wajah di malam hari itu, buat saya merupakan aktifitas yang cukup menantang haha , karena saya sering lupa alias suka males..apalagi kalo udah ngantuk banget. Hehe. Mesti ada yang ngingetin terus nih jadinya.

Krim racikan dokter untuk membantu mengurangi flek hitam
Dan setelah satu minggu menggunakan krim-krim tersebut, saya berencana untuk datang kembali ke DF Clinic untuk melakukan konsultasi lanjutan.

So, tunggu cerita saya selanjutnya ya


Oya, DF clinic ini terdiri dari 3 lantai. Ruangannya memiliki nuansa warna ungu yang berkesan mewah. Tempatnya pun nyaman banget, ada spot buat foto-foto juga loh ☺ #eh.

Baca juga : Usia cantik, usia penuh rasa nikmat dan syukur

DF Clinic
Jl. Lemah Neundeut no 10, Setrasari, Bandung
(Dekat hotel Garden Permata)
Telp : 022-2010593
IG : @df_clinic
www.dfclinic.com

                                                  

Monday, August 28, 2017

Wot Batu, Tempat Wisata Yang Kaya Arti Dan Bisa Bikin Hati Tenang

Sabtu pagi itu, saya meluncur ke sebuah tempat di daerah Dago Atas. Untuk bertemu dengan seorang kawan lama, teman semasa kuliah dulu, sekaligus untuk refreshing (baca : berolahraga sambil menghirup udara segar di pagi hari).

Setelah sekitar 15 menit berkendara, sekitar pukul 8 pagi, tibalah saya di sebuah tempat yang bernama Wot batu. Sebuah bangunan yang dari luar hanya terlihat bagian temboknya yang tinggi dengan satu buah pintu pagar besi berwarna hitam. Tak lama muncul seorang bapak-bapak yang kemudian membukakan pintu pagar.



Saya pun masuk, dan bertemu dengan dua orang anak muda yang sudah berpakaian olahraga. Oya, Sabtu pagi itu di Wot Batu akan diadakan sesi olahraga yoga bersama yang akan dipandu oleh instruktur yoga berhijab bernama Dyah Synta (yang biasa dipanggil dengan sapaan Cita). 

Outdoor yoga di Wot Batu diadakan setiap 2 minggu sekali
Dont forget to bring your own yoga mat ya.. | Yoga mat bag by Tutumi.id


Sesi yoga kali ini, terasa special karena diadakan di sebuah tempat yang special pula. Ya, Wot Batu adalah sebuah tempat wisata yang terletak di kawasan Dago Atas, tepatnya di Jl. Bukit Pakar Timur no 98, Bandung.
Lokasinya yang terletak di Bandung utara, identik dengan daerah pegunungan, hingga udara pagi itu pun terasa masih segar. Suasana di Wot Batu begitu tenang, karena jauh dari keramaian. Pemandangan kolam dengan bunga teratai menambah syahdu suasana. Ditambah iringan musik yang mengalun damai, mengiringi sesi olahraga yoga yang memang membutuhkan ketenangan dan konsentrasi. 

Pemandangan kolam teratai di atas ketinggian kota Bandung

Setelah berolahraga selama satu jam, kami pun beristirahat sambil menikmati segelas teh rosella hangat, yang diberi potongan batang serai😘.

Teh rosella berasal dari bunga rosella (hibiscus sabdariffa) kering | mengandung vit C dan baik untuk kesehatan

Mengenal Wot Batu 

Oya ini adalah kali pertama saya mengunjungi Wot Batu. Sebelumnya saya pernah mendengar dari cerita seorang teman, bahwa Wot Batu adalah sebuah tempat untuk menenangkan diri. Dan setelah saya datang langsung kesana, saya pun setuju dengan hal tersebut. Dan bahkan lebih dari ekspektasi saya. Wot Batu ini ternyata menarik sekali karena merupakan sebuah taman batu (stone gallery) yang memiliki nilai seni tinggi.

Tampak indah walaupun sebenarnya memiliki nilai filosofi tentang kematian | waduh..
Susunan batu yang berjumlah 10 buah dan diartikan sebagai lambang gravitasi
 
Gerbang dengan replika sidik jari pak Sunaryo di bagian atas, sebagai pembatas dari area kelahiran menuju area kematian

Konsep taman dan suasana yang nyaman di Wot Batu adakalanya dimanfaatkan untuk mengadakan acara bertema Seni

Wot Batu adalah sebuah taman dengan konsep luar biasa yang memajang berbagai macam bentuk batu hasil karya seorang Seniman bernama Sunaryo. Mungkin kita sudah sering dengar tentang sebuah tempat bernama Selasar Sunaryo. Nah, Wot batu ini juga merupakan tempat milik pak Sunaryo yang sama. (FYI : Wot batu berlokasi di sebelah kanan sekitar 50 meter sebelum Selasar Sunaryo). Dibangun pada tahun 2012, dan kemudian mulai dibuka untuk umum pada tahun 2015. 

Wot Batu diresmikan pada 04 September 2015 oleh Anies Baswedan,
 yang kala itu menjabat sebagai menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI

Berwisata di Wot Batu, Wisata penuh arti

Setelah sesi olahraga yoga berakhir, saya berdua memutuskan untuk berkeliling taman. Yang pagi itu dipandu oleh seorang guide muda (mahasiswi bernama Lia). Lia menceritakan tentang filosofi dari semua bebatuan yang ada di Wot Batu. Mulai dari pintu gerbang masuk sampai batu terakhir (batu waktu). Berdasarkan informasi, terdapat sekitar 135 batu, di area Wot Batu yang masing-masing memiliki nilai/ arti tersendiri.
Lokasi Wot Batu dikelilingi oleh lebih dari 20 gunung-gunung yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat
 
Batu waktu dengan mesin jam terpasang didalamnya. Memiliki filosofi bahwa 'Akan ada nanti kalo ada sekarang, dan tidak akan ada nanti kalo tidak ada sekarang'. (Hana nguni hana mangke, tan hana nguni tan hana mangke).

Sekitar setengah jam kami berkeliling taman, Dan kami pun takjub, begitu tahu nilai-nilai filosofi apa saja yang melekat pada berbagai macam bebatuan di taman tersebut. Setelah itu, kami pun masuk ke dalam sebuah ruangan gelap yang memutarkan sebuah tayangan video berdurasi pendek tentang terjadinya bumi. 
Tangga menuju ruang bawah tanah tempat pemutaran video
Dan saya pun memperoleh sebuah hal baru, betapa  Pak Sunaryo begitu cerdas menuangkan konsep kehidupan dalam karyanya tersebut. Semua batu yang ada disana, mempunyai nilai spiritual dan pesan yang sarat akan makna. Dan pesan tersebut ditujukan kepada kita. Mengingatkan akan asal-usul kita sebagai manusia, yang lahir, hidup dan kemudian akan meninggal dunia. Bahwa Tuhan menciptakan semua mahluk yang ada di dunia itu berpasang-pasangan. Di taman Wot Batu ini terdapat 5 elemen unsur alam yang saling melengkapi seperti tanah, air (kolam), udara, api (sudut api abadi) dan angin. Dan masih banyak lagi nilai-nilai luar biasa lain tentang kehidupan, yang kayaknya harus saya catat supaya ga lupa hehe.

Dan dengan berkunjung ke Wot Batu, berhasil mengingatkan saya untuk selalu bersyukur dan selalu ingat, bahwa manusia adalah mahluk yang sangat kecil di hadapanNya, dan semua manusia akan kembali kepada alam, kembali kepada sang pencipta, Tuhan Yang Maha SegalanyaHiks, saya pun jadi agak-agak merinding gimanaa gitu. Masih banyak hal yang belum saya lakukan dan belum saya capai.

Ya, dengan mengunjungi tempat seperti Wot batu ini, kita seolah ditegur dan diingatkan kembali akan makna hidup yang sudah kita jalani selama ini.

Yuk sesekali kunjungi tempat-tempat wisata yang sedikit ‘berbeda’, karena  banyak hal baru dan manfaat positif yang bisa kita peroleh.

Saturday morning at Wot Batu
Di Wot Batu tersedia sudut untuk menikmati light meals (makanan ringan)

Wot Batu (Stone Bridge)
Jl. Bukit Pakar Timur No 98, Bandung
IG : @ wotbatu
www.wotbatu.id

Baca juga : Pengalaman menarik berkunjung ke galeri seni Nuart

Wednesday, August 23, 2017

7 Tempat Wisata Pemandian Air Panas Di Bandung

Wisata pemandian air panas, kerap dijadikan sebagai tujuan utama oleh para wisatawan. Dan Bandung, adalah salah satu kota yang memiliki banyak sekali pilihan tempat untuk bersantai, termasuk tempat wisata untuk berendam air panas. Tidak hanya wisatawan luar kota saja yang menggemari wisata ini, masyarakat kota Bandung pun banyak yang secara rutin mengunjungi objek pemandian air panas. 

Selain sebagai tempat relaksasi sambil menikmati pemandangan alam, air yang mengandung belerang dan sulfur ini dipercaya berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit kulit. Hal ini juga yang menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian pengunjung. Tertarik ingin mencoba berendam di kolam air panas alami? 

Berikut rekomendasi 7 tempat wisata air panas,di sekitar kota Bandung yang bisa dikunjungi bersama keluarga :

1.    Pemandian Air Panas Maribaya

Pemandian air panas ini berada di kawasan wisata Maribaya, tempat pemandian ini selalu penuh oleh wisatawan. Banyak pengunjung yang percaya bahwa air panas di kolam pemandian ini, dapat menyembuhkan beraneka macam penyakit kulit. Dan bukan hanya itu saja, tempatnya yang memiliki pemandangan indah juga menjadi alasan wisatawan tertarik berlibur di sini. Lokasi pemandian air panas Maribaya yang cocok untuk dikunjungi bersama keluarga ini berada tepat di Jalan Maribaya Lembang Bandung Barat. Dari kota Bandung, kita hanya cukup menempuh jarak sekitar 15km saja. 

2.    Pemandian Air Panas Cibolang

Tempat pemandian air panas Cibolang berada di desa Wayang Windu, kecamatan Pangalengan Bandung Jawa Barat. Pemandian Air Panas Cibolang atau yang dikenal juga dengan sebutan Cibolang Hot spring Water ini selalu penuh oleh pengunjung yang datang dari luar kota. Meskipun letaknya cukup jauh dari Kota Bandung, tidak menyurutkan keinginan para wisatawan untuk datang ke tempat pemandian ini. Ditambah selama perjalanan menuju lokasi, kita akan di suguhi oleh panorama alam yang sangat indah. Pemandangan berupa perbukitan, pegunungan, perkebunan teh plus udara sejuk, menjadi teman perjalanan yang mengasyikan. Rasa lelah pun seketika sirna saat berendam di kolam air panas Cibolang yang terletak pada ketinggian 1.450 mpdl, dengan suhu sekitar 18-24°C.

3.    Ciwidey Valley

Pemandian air panas Ciwidey Valley atau yang biasa disebut dengan nama Ciwidey Valley Hot Spring Water Park and Resort. Sesuai namanya, kawasan wisata ini selain menyediakan kolam air panas, tersedia juga resort untuk menjamu para tamu yang datang. Dengan menggabungkan konsep bertema tradisional dan modern, Ciwidey Valley merupakan tempat liburan yang seru dan menyenangkan untuk dikunjungi bersama keluarga. Terlebih, tempat ini memiliki banyak fasilitas, seperti taman burung, water park, juga taman bermain. Jika tertarik dan ingin menginap di resort nya, kita bisa melakukan reservasi melalui no telepon (022) 85920222. Atau email ke marketing@ciwideyvalley.com. Atau bisa datang langsung ke Ciwidey Valley yang beralamat di Jl. Raya Baru Tunggul Km.17, Alam Endah, Rancabali, Bandung, Jawa Barat.

Photo : sentraadventure.com
4.    Pemandian Air Panas Ciater

Inilah pemandian air panas di Bandung yang tidak pernah sepi pengunjung. Baik oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara. Sebagai salah satu tempat pemandian air panas yang memiliki banyak fasilitas lengkap, di antaranya resort, spa, restorant, juga hotel. Selain bisa berendam juga berenang, tersedia juga fasilitas outbound, memancing, tracking, camping, dan lain-lain.  Pemandian Air Panas Ciater ini letaknya berada tidak terlalu jauh dari Gunung Tangkuban Perahu. Setelah puas menikmati keindahan gunung Tangkuban Perahu, kita bisa langsung meluncur ke Ciater untuk menikmati hangatnya kolam air panas.

5.    Gracia Spa and Resort

Ketika bertanya mengenai tempat pemandian air panas di Bandung, pasti Ciater lah yang paling sering disebut. Dan kini, Gracia Spa and Resort hadir menambah daftar tempat wisata pemandian air panas yang bisa kita pilih. Letak pemandian air panas Gracia ini juga tidaklah begitu jauh dari kawasan Wisata Gunung  Tangkuban Perahu. Yang istimewa, suasana tempat pemandian ini sangatlah berbeda, tidak seperti pemandian air panas Ciater yang selalu ramai, di sini cenderung lebih sepi. Tempat yang tepat untuk kita yang menginginkan ketenangan saat berendam sambil relaksasi.

6.    Sabda Alam Resort

Lokasi pemandian air panas Sabda Alam terletak di kota Garut, berjarak sekitar 30km dari kota Bandung. Dengan konsep pemandian water park (wahana air), Sabda Alam Resort menawarkan sesuatu yang berbeda, yaitu water park dengan air dan sauna air panas alami. Selain water park, Sabda Alam resort juga memiliki beberapa bungalow dengan design modern yang dikombinasikan dengan unsur alam. Tempat pemandian yang nyaman, hangat dan penuh keceriaan untuk dinikmati bersama keluarga.

7.    Pemandian Air Panas Cimanggu

Sebagai salah satu tempat pemandian air panas yang beroperasi hingga malam hari, pemandian air panas Cimanggu selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Sebagian dari pengunjung, sengaja untuk berendam pada malam hari, karena dirasa lebih nyaman dan relaks jika dibandingkan berendam pada siang hari. Sambil menikmati sensasi berenang dan berendam di kolam air panas, kita akan di suguhi oleh pemandangan alami berupa perkebunan teh yang masih asri. Tertarik? Silakan datang ke Taman Wisata Alam Cimanggu di Jl Raya Ciwidey – Patenggang Km 13, Rancabali, Bandung, Jawa Barat.

Lokasinya yang cukup strategis, ditambah dengan pemandangan alam yang indah, pastinya akan membuat liburan kita bersama keluarga lebih berkesan. Dan sebelum pergi berendam ke tempat-tempat diatas, pastikan kita sudah mendapatkan hotel murah di Bandung yang sudah Anda pesan melalui situs www.reservasi.com disini kita bisa melakukan booking hotel online termurah yang banyak tersedia di kota Bandung.

Selamat berlibur ! 

Monday, August 21, 2017

Flash Blogging : Tantangan seru Ngeblog Dalam Waktu Terbatas Di Acara Kominfo

Yes tanggal 17 Agustus 2017 lalu, seluruh rakyat Indonesia memperingati hari lahirnya yang ke 72 tahun ☺. Dimana dengan bertambahnya usia, tentu semakin beragam pula tantangan yang akan dihadapi oleh bangsa kita.


Flash blogging : menulis blog dalam waktu singkat
Seperti halnya salah satu ‘tantangan pelik’ yang sedang kita hadapi bersama saat ini. Yaitu maraknya berita online yang beredar di masyarakat, yang sangat disayangkan sumber berita nya cenderung masih belum jelas kebenarannya alias hoax.


Dan hari ini, Selasa, 22 Agustus 2017 dinas Kominfo (Komunikasi dan Informatika) Republik Indonesia bekerjasama dengan komunitas blogger (sebagai salah satu penggiat tulisan di dunia online), mengadakan sebuah acara flash blogging (temu blogger wilayah Jawa Barat) yang bertema 72 tahun memperkokoh kebhinekaan dalam membangun negeri.


Bertempat di hotel Holiday Inn, Pasteur, Bandung, acara ini mengundang dua orang nara sumber yang sangat inspiratif yaitu Bapak Prof. dr. Karim Suryadi, dosen di UPI (Universitas Pendidikan Indonesia), yang merangkap sebagai praktisi online di harian Pikiran Rakyat serta  Enda Nasution, seorang penulis / penggiat blogger yang sekarang aktif di dunia start up digital. 

Berkaitan dengan maraknya berita hoax yang menyebar di dunia online, saya pun setuju dengan salah satu pemaparan dari Prof. Karim, bahwa kebebasan di dunia maya merupakan sebuah peluang atau kesempatan, yang sekaligus merupakan sebuah tantangan. Karena kebebasan itu tidak selamanya menjadi berkah, terutama dalam hal kebebasan mengakses dan menyebarkan informasi, khususnya di dunia maya.

Setiap orang mempunyai kebebasan untuk mengakses dan menyebarkan setiap informasi yang diperolehnya, namun kebebasan tersebut sebaiknya merupakan kebebasan yang bertanggung jawab. Karena kendali itu sepenuhnya ada di tangan kita. 

Kita ditantang untuk bisa mengendalikan keinginan dalam mengakses setiap berita, serta bijak dalam menyebarkan berita tersebut. Kita pun harus cerdas membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Karena tidak semua yang kita inginkan adalah sesuatu yang kita butuhkan dan begitupun sebaliknya.

Dan sebagai penutup, di akhir acara Enda Nasution mengulas tentang peran blogger sebagai salah satu pihak yang berkecimpung dalam dunia online. Blogger pun ikut mempunyai kendali akan hal tersebut. Para blogger ditantang sekaligus 'dituntut' untuk dapat memproduksi dan menyebarkan informasi yang positif dan bermanfaat bagi pembacanya.

Apalagi mengingat, internet merupakan salah satu media yang pertumbuhannya terus meningkat tajam seiring berjalannya waktu. Jumlah pengguna internet terus bertambah setiap waktu, mulai dari perempuan hingga anak-anak.

Saat ini banyak  sekali perempuan yang merambah ke dunia online, seperti berjualan online ataupun ibu rumah tangga yang tetap berkarya dari rumah melalui tulisan (menjadi blogger). Dan anak-anak pun sekarang menjadi penggemar setia media youtube (layanan video online), terbukti banyak vlogger-vlogger (penggiat video blogger) yang mempunyai banyak penggemar termasuk anak-anak.

Jadi, kegiatan berselancar di dunia online memang sebaiknya didukung oleh  kemampuan dalam mengolah dan mengevaluasi informasi yang ada (literasi digital), tidak hanya sebatas menerima dan dengan begitu saja menyebarkannya tanpa menyaring terlebih dahulu.

Yuk, bekali diri kita dengan ilmu mengenai literasi digital.

#flashblog72RI

Baca juga : Apa itu literasi digital?





Follow @sarrahgita On Instagram

© sarrah gita's blog. Made with love by The Dutch Lady Designs.