Skip to main content

Bandung Creative Hub Sarana Kreatifnya Orang Bandung

Sabtu sore itu cuaca cukup cerah, hari yang santai untuk menikmati weekend di rumah sambil me time. Jujur, biasanya saya paling malas kalo harus keluar rumah disaat weekend dan apalagi long weekend, tapi kali ini saya memutuskan untuk mengunjungi sebuah gedung yang terletak di sebuah sudut jalan, antara jalan Laswi dan jalan Sukabumi, Bandung. Yaitu sebuah gedung dengan desain unik yang mengundang perhatian setiap orang yang sedang melewatinya, gedung Bandung Creative Hub (BCH).

Gedung Bandung Creative Hub tampak atas (photo by Dudi Sugandi)
Oya, ini kali kedua saya mengunjungi gedung tersebut, tuk yang pertama saya tak sengaja datang kesitu karena ingin mengikuti sebuah acara, namun ternyata acara tersebut sudah lewat alias saya ketinggalan, hehe

Namun kali ini, saya datang sesuai jadwal dan bahkan kecepetan rupanya. Gapapa ada untungnya juga sih, jadi sambil menunggu saya bisa berkeliling dulu ke seluruh gedung BCH, untuk melihat-lihat ada fasilitas apa aja sih di gedung tersebut.

Salah satu sudut di BCH

Kreatif juga ya anak tangga dikasih quotes kayak gini..sebelum naik tangga belajar bahasa inggris dulu yes haha
Ternyata gedung BCH yang warna-warni ini memiliki lima lantai, yang didalamnya terdapat fasilitas lengkap seperti ruang auditorium, co-working space,ruang studio musik serta ruang studio fotografi. Dan bahkan ada juga sebuah coffee shop yang tentunya menyediakan fasilitas wifi dan minuman kopi yang cocok buat menemani waktu kreatifmu disana.

Ice chocolate by Kozi Coffee at Bandung Creative Hub
Dan semua fasilitas yang ada di BCH tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Bandung sebagai sarana untuk berkarya dan melakukan kegiatan-kegiatan kreatif, seperti halnya kegiatan yang diadakan oleh salah satu komunitas kreatif Bandung yang bernama Sampurasun Kreatif.

Rangkaian acara yang diadakan oleh komunitas Sampurasun Kreatif mulai tanggal 07 mei s/d 13 mei 2018 di BCH
 
Acara kreatif yang diadakan oleh Sampurasun Kreatif di BCH didukung oleh Radio Oz, I Radio dan Artland Craft Material

Diantara rangkaian acara yang diadakan oleh komunitas Sampurasun Kreatif tersebut, ada satu acara yang menarik perhatian saya. Acara tersebut berhubungan dengan dunia fotografi dengan tema Di Balik Lensa Proses Kreatif, menghadirkan seorang pembicara yaitu kang Dudi Sugandi. Wah saya pun jadi penasaran nih, karena yang saya tahu kang Dudi Sugandi ini adalah seorang fotografer senior di harian Pikiran Rakyat yang juga aktif menggunakan drone sebagai sarana dalam pengambilan fotonya.

Satu tahun terakhir ini saya memang memiliki ketertarikan pada dunia fotografi terutama pada foto-foto yang memiliki tema landscape atau cityscape, apalagi kalo foto tersebut diambil dari atas (menggunakan drone), seperti foto-foto hasil karya kang Dudi, dimana foto yang dihasilkan terlihat tampak lebih menarik dan dramatis. 

Hasil foto Kang Dudi menggunakan Drone | follow deh IG nya @dudisugandi dan intip hasil foto karya kang Dudi yang keren lainnya
Sharing Session Di Balik Lensa Proses Kreatif Bersama Dudi Sugandi

Acara yang saya ikuti Sabtu sore itu (12/05) diadakan di ruang auditorium yang ada di lantai 3, dan saya baru pertama kali masuk ke ruang auditorium BCH yang ternyata ruang bagian dalamnya bagus bangeet. Ruangan lumayan besar, mirip bioskop gitu deh, namun bedanya di bagian depan terdapat sebuah pangggung berukuran besar.
 
Ruang Auditorium BCH yang sangat nyaman dengan kursi berwarna oranye yang bisa digunakan untuk mengadakan workshop
Duh di ruangan ini saya kok jadi mager ya, mungkin efek dari ac ruangan yang sejuk serta lagu jaman 90an yang sempat diputar sebelum acara dimulai....me time banget nih..berasa mo nonton konser musik ..haha.

Baca juga : Menemukan My Me Time di Cokotetra

Kang Dudi on stage bersama MC Syam Khadarisman
Di sesi ngobrol santai tersebut, Kang Dudi bercerita tentang perjalanan kariernya terjun ke dunia fotografi, sejak jaman kuliah hingga sekarang. 

Kang Dudi menceritakan tentang pengalamannya ketika masih magang yaitu iseng memotret tiang rambu lalu lintas yang rusak, kemudian dimuat di Koran Pikiran Rakyat, dan akhirnya tiang rambu lalu lintas pun diperbaiki.

Melalui hal tersebut kang Dudi pun menyadari bahwa ternyata sebuah foto memiliki nilai lain selain keindahan, yaitu bisa membawa perubahan di masyarakat. 

Hingga akhirnya kang Dudi pun memilih untuk fokus di dunia fotografi, yang berhasil membesarkan namanya hingga sekarang. Karena selain bisa membawa perubahan di masyarakat, hasil karya fotografi juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi apabila ditekuni secara serius. 

Melalui dunia fotografi kang Dudi bisa mengunjungi banyak tempat di Indonesia hingga ke luar negeri. Dunia fotografi memang identik dengan dunia travelling. Wahh seru banget yaa.

Fyi di rangkaian acara yang diadakan oleh sampurasun kreatif ini (termasuk di acara sharing session with Dudi Sugandi), hadir salah seorang seniman yang bergerak di bidang graphic recording yaitu kang Imawan Atmosudirjo

Kang Imawan memiliki kemampuan untuk merekam isi sebuah kegiatan ke dalam sebuah tulisan dan gambar. Jadi semua isi materi yang disampaikan oleh Kang Dudi sore itu berhasil dirangkum oleh kang Imawan dan dituangkan ke dalam sebuah karya seperti berikut ini :

Hasil rangkuman acara sharing session bareng Dudi Sugandi yang dituangkan dalam bentuk graphic recording

Kang Imawan Artmosudirjo - seniman graphic recording
Dan kalo ingin tahu lebih banyak dan penasaran tentang apa sih graphic recording itu? Man teman bisa datang langsung ke gedung BCH karena sejak tanggal 15 Mei s/d 20 Mei kang Imawan akan mengadakan pameran berjudul Graphic Recording Exhibition bertempat di ruang pameran lantai 1 BCH mulai pukul 10.00 s/d 18.00 wib.



Selamat berkunjung ke BCH ya!

Yuk manfaatkan fasilitas yang ada untuk terus berkarya dan selalu kreatif.

Dan nantikan acara-acara kreatif lainnya yang bakal diadakan oleh para anak muda Bandung di Bandung Creative Hub.

Bandung kreatif..Bandung juara !

Jangan lupa follow instagramnya @bdg.creativehub dan ikuti terus update-an info terbarunya.

Berfoto bersama dua orang kreatif yang inspiratif (kika : kang Dudi Sugandi, Ayu Oktariani, Saya)


Bandung Creative Hub (BCH)
Jalan Laswi no 7, Bandung


Comments

  1. Grapic recordingnya cakeeep ih. Dari dulu pengen bisa bikin mindmaping yang cakep kayak gini ga pernah bisa hahaha

    ReplyDelete
  2. Pengen ikutan graphic recording jg. Tp sadar diri jauh kesana. Haha. Eh, udh lwt tglnya ya. Smg kpn2 bs main kesini. :)

    ReplyDelete
  3. Wadah orang2 kreatif yang tak pernah mati ide cocok buat urang bandung

    Kapan2 ke Bdg nengok ke BCH ah...

    ReplyDelete
  4. Entah kenapa orang2 Bandung ini selalu identik dengan orang2 kreatif :)

    ReplyDelete
  5. Gedungnya sesuai namanya dna juga fungsi gedungnya untuk menampung ide2 kreatif ya mbaak :D

    ReplyDelete
  6. Wah pasti seru nih Graphic Recording Exhibition, di Surabaya ada juga Sby Creative Hub tapi aku tak tau buat apa hihi

    ReplyDelete
  7. Salfok sama bangunan yang atap nya di cat biru mba, yang di foto sama mas dudi pakai drone, tulisannya bdd ? Hehehe..

    ReplyDelete
  8. Aduh keren bangeet grapic revordingnyaaa. Hebat ya bisa keliling dunia karena fotografi

    ReplyDelete
  9. Bandung emang kota kreatif dari dulu, banyak hasil karya dan makanan unik dari Bandung..

    ReplyDelete
  10. Whuaaa ada Kang Dudiii.
    whuaaa ada Ayuuu
    Kereen semuany, BCH jugaaa..

    ReplyDelete
  11. paling seneeeng kalau ada creativity center kayak begini! Nice yaaa..dna pastinya bikin kita tambah semangat

    ReplyDelete
  12. keren ada yang beginian di Bandung, Batam ada co working space, tapi yang biasa aja

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. :)
Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman.

Popular posts

Resep kuah suki

Suki adalah salah satu menu makanan enak dan sehat yang bisa kita nikmati rame-rame bersama teman dan keluarga.

Menu makanan khas negara-negara di Asia timur ini dikenal sebagai salah satu makanan sehat karena, minim penggunaan minyak dan bebas lemak.

Cara memasak suki yaitu dengan cara merebus. Kita tinggal memilih beraneka ragam jenis Suki yang rata-rata terbuat dari berbagai macam seafood, seperti baso udang, baso kepiting, baso ikan dan sebagainya. Dan ada  juga sayuran nya berupa sawi hijau dan jamur untuk kemudian dimasukkan / direbus ke dalam panci/pan yang berisi kuah sup panas. Suki sangat nikmat apabila disajikan hangat, tinggal diberi cocolan saus Suki yang khas.

3 Toko Kue Ulang Tahun Di Bandung Yang Recommended

Hari ulang tahun adalah hari yang istimewa bagi setiap orang. Adakalanya kita menginginkan sesuatu yang istimewa seperti halnya kue ulang tahun.
Walaupun tidak dirayakan secara meriah,biasanya kehadiran kue ulang tahun bisa membawa kesan tersendiri bagi orang yang sedang berulang tahun. #SayItWithCakes 😘
Dan saya pun kerap membeli kue ulang tahun, khusus untuk orang-orang tersayang di tiga tempat berikut :



3 Toko Kue Ulang Tahun di Bandung, Yang Recommended Versi Saya :
1.Cizz Cheesecake &  Friends
Siapa sih yang ga kenal sama toko kue Cizz, toko yang khusus menyediakan kue berbahan dasar keju yaitucheese cake. Ya toko kue Cizz adalah toko kue favorit saya, yang sudah berdiri sejak tahun 2004, dan tetap bertahan hingga saat ini.
Toko berukuran mungil yang berada di jl.Laswi no 1A Bandung ini, memang sudah memiliki banyak pelanggan setia.Dan setiap berkunjung ke toko kue Cizz saya pasti memilih Fruity Cheese Cake untuk ibu saya. Perpaduan krim keju dan buah-buahannya terasa pas di lidah…

Arti kucing datang ke rumah (belajar tentang sebuah keikhlasan dari seekor kucing)

Disadari atau tidak, banyak sekali kejadian sepele yang terjadi di kehidupan kita sehari-hari. Dan hal tersebut ternyata memiliki arti banyak untuk kita, seperti halnya sebuah kejadian yang saya alami beberapa minggu yang lalu. Hingga kemudian saya pun belajar memaknai akan arti dari kedatangan seekor kucing ke rumah saya. 
Sore itu, ketika pulang ke rumah, saya mendapati seekor kucing yang sedang duduk di bawah pohon dekat pintu pagar. Seekor kucing hitam dengan warna putih di bagian dada serta ke empat bagian ujung kakinya. Pertama melihatnya, saya langsung memanggilnya dengan sebutan kucing kaos kaki yang kemudian saya singkat dengan sebutan Mengkoska ☺.

Beberapa lama kemudian,saya masih mendapati kucing tersebut duduk di bawah pohon. Posisi badannya kelihatan sedikit terkulai,saya pun menghampirinya dan memegangnya ternyata kaki belakang si kucing  lemas sehingga si kucing tidak bisa berjalan dengan normal. Melihat hal tersebut, saya jadi merasa kasihan dan membawanya masuk ke tera…

Mie Ayam Enak Di Bandung, Yang Mana Favoritmu ?

Selain mie bakso, salah satu makanan favorit yang digemari banyak orang adalah mie ayam. Mie ayam sedikit berbeda dibanding mie bakso. Yang membedakan adalah ukuran mie nya yang sedikit lebih besar, racikan minyak, sawi hijau serta taburan ayam suir yang sudah dibumbui dengan rasa manisnya yang khas. 
Biasanya mie ayam disajikan dengan pangsit goreng, namun ada kalanya mie ayam juga dinikmati dengan tambahan bakso. Penjual mie ayam di kota Bandung identik dengan pedagang keliling dengan gerobak dorongnya yang berwarna biru tua. Walaupun ada juga beberapa penjual mie ayam yang berjualan menetap di sebuah tempat.

Keseruan Acara Hokben Blogger Gathering Bdg Bersama Menu Hoka Suka

Irasshaimase .. Ya itu adalah sambutan istimewa bagi setiap customer yang datang ke store Hokben. Sebuah sapaan hangat yang memiliki arti Selamat Datang. 
Saya jadi inget masa kuliah dulu nih, pernah ngambil jurusan bahasa Jepang, punya impian pengen pergi ke Jepang dan beberapa hari yang lalu saya baru saja berkunjung ke sebuah restoran Jepang..lengkap deh haha 😁.

Belajar Berkuda dan Memanah di Muslimah Academy

Tak kenal maka tak tahu, seperti itulah yang saya rasakan, sebelumnyasaya tidak mengenal sama sekali seperti apa kegiatan berkuda dan seperti apa kegiatan memanah. 
Yang saya tahu berkuda identik dengan hobinya princess Syahrini haha atau sebatas mengantar anak-anak untuk naik kuda di hari minggu haha (baca : naik kuda beda bangetdengan berkuda). 
Kalo naik kuda, sebagai penumpang kita cenderung 'pasrah' dan hanya duduk manis di atas kuda karena si kuda dituntun oleh si mamang, tetapi melalui berkuda kita belajar untuk menjadi seorang leader (pemimpin) untukberani mengarahkan dan mengendalikan kuda supaya berjalan sesuai tujuan. 
Begitupun dengan memanah, yang saya tahu sebelumnya, memanah hanya dilakukan oleh para atlet ataupun identik dengan sebuah aktivitas bagian dari peperangan di jaman dahulu..hehe. 
Ternyata memanah merupakan salah satu kegiatan olahraga yang bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk wanita dan anak-anak. Di jaman sekarang kegiatan memanah sudah mulai famili…

RS Melinda Bandung, Rumah Sakit Nyaman Dengan Pelayanan Lengkap

Setelah sekian lama tak berkunjung ke rumah sakit. Siang itu saya datang berkunjung ke RS Melinda bersama empat orang teman. Namun di kunjungan kali ini, kita tidak datang untuk berobat ataupun untuk menjenguk orang lain. Kita datang untuk melakukan hospital tour (tour berkeliling rumah sakit Melinda1 dan Melinda 2) dengan tujuan untuk mengetahui layanan dan fasilitas apa saja yang tersedia di rumah sakit Melinda.