Skip to main content

Antara Bandung, Makassar dan Surabaya





Lahir dan besar di kota Priangan membuat saya bangga menjadi orang Bandung. Bandung dengan cuacanya yang relative sejuk serta makanannya yang beragam, enak dan murah. Buat saya, Bandung is a comfort zone. Tak pernah terfikir sebelumnya kalo saya bakal hijrah, tinggal merantau di kota orang. 

 

Hingga akhirnya sekitar tahun 2009, saya mengambil keputusan besar untuk resign dari tempat saya bekerja
dan menyusul suami yang waktu itu ditempatkan bekerja di kota Makassar. Makassar aku dataang, dan percaya atau tidak, jauuh sebelumnya, sebelum saya menikah, saya pernah berkhayal tentang kota Makassar. Ibukota provinsi Sulawesi Selatan yang akhirnya saya tinggali selama kurang lebih 3 tahun.

Tinggal di Makassar, jauh dari orangtua adalah sebuah pengalaman yang baru untuk saya. Dulu pernah sih tinggal jauh dari orangtua, tinggal di Garut selama 3 bulan, hanya karena sedang mengikuti kegiatan KKN (kuliah kerja nyata) dari kampus haha. 

Selama tinggal di Makassar, saya belajar banyak hal. Belajar tentang budaya orang lain, belajar menari anging mamiri sambil pake kostum khas Makassar yaitu baju Bodo. Yang  sempat saya pakai ketika masih sekolah TK (taman kanak-kanak) dulu. Berkunjung ke rumah raja Gowa, yang terletak di kabupaten Gowa, Sulawesi selatan, dan berkunjung ke Fort Rotterdam, salah satu bangunan bersejarah peninggalan jaman Belanda, yang dulu hanya saya baca sejarahnya melalui buku pelajaran di SD (sekolah dasar) . Semacam dejavu gitu kali ya. Haha.

Dan tentu saja saya belajar mandiri, belajar masak, belajar naik pesawat sendiri dan masih banyak lagi. Banyak sekali pengalaman menarik yang saya alami. Seperti pengalaman ketika pertama kali tiba di Makassar, kami sempat tinggal di sebuah ruko kosong dan tidur di lantai beralas kasur berukuran single, hingga berat badan yang naik 3 kilo dalam waktu 3 bulan oemji. Dan gara-garanya adalah karena saya dan suami hampir tiap malam wisata kulineran menikmati berbagai macam makanan khas Makassar haha.  

Iya Makassar terkenal akan kulinernya yang khas, seperti coto Makassar, sop konro, es palu butung, es pisang ijo, kepiting Apong dan berbagai macam makanan khas lainnya. Dan hampir setiap ada teman yang berkunjung ke Makassar kami pun dengan senang hati mengajak mereka untuk berwisata kuliner. Duh gimana ga bikin gendut coba.

Dan ngomongin soal makanan, karena berbeda pulau, saya kerap merasa rindu pada makanan khas Bandung yang ga bisa saya temui di Makassar. Tahu kuning dan pisang Ambon adalah salah satu makanan yang jarang saya temui di Makassar. Jadi selama di Makassar saya suka kangen sama makanan Bandung. Pengen mudik gara-gara makanan. Terutama kangen sama masakan mama. Duh.

Berbeda dengan pengalaman ketika tinggal di kota Surabaya. Saya hampir jarang kangen sama makanan khas Bandung. Ya, setelah tiga tahun tinggal di Makassar, suami dipindah tugas ke kota Surabaya. Kota yang lebih ramai dan lebih teratur dengan berbagai macam jenis makanannya yang ga beda jauh dengan makanan di Bandung karena masih sama-sama di pulau Jawa kali yak.

Yang dibahas kok makanan mulu ya? Hehe iya, saya memang suka banget kulineran dan itu adalah salah satu kegiatan menyenangkan yang sering saya lakukan selama tinggal di dua kota tersebut. Mencicipi makanan baru khas sebuah daerah merupakan sebuah pengalaman yang menarik untuk saya. Semenarik pengalaman pertama saya mencicipi makanan khas kota Surabaya yaitu rujak cingur dan lontong balap.

Bandung, Makassar dan Surabaya adalah tiga kota yang pernah saya tinggali dan memiliki ciri khas makanannya masing-masing. Namun untuk urusan cuaca, Bandung adalah kota dengan cuaca yang paling nyaman dan paling cocok untuk saya. Walaupun ga sesejuk dulu, tapi cuaca Bandung memang yang paling adem. Karena selama tinggal di Surabaya dan Makassar, jujur saya menjadi ketergantungan sama benda yang bernama AC (Air Conditioner). Kalo ga ketemu AC dalam sehari rasanya ga sanggup, gerah banget. Cuaca kota Makassar dan Surabaya memang cenderung lebih panas karena berada dekat pantai berbeda dengan Bandung yang merupakan area pegunungan.  

So, bagaimana dengan pengalaman man-teman, kota mana saja yang memiliki kesan tak terlupakan untuk kuliner dan cuacanya? Share yuk disini.

#bpn30daychallenge2018 
#day14



Comments

Popular posts

Resep kuah suki

Suki adalah salah satu menu makanan enak dan sehat yang bisa kita nikmati rame-rame bersama teman dan keluarga.

Menu makanan khas negara-negara di Asia timur ini dikenal sebagai salah satu makanan sehat karena, minim penggunaan minyak dan bebas lemak.

Cara memasak suki yaitu dengan cara merebus. Kita tinggal memilih beraneka ragam jenis Suki yang rata-rata terbuat dari berbagai macam seafood, seperti baso udang, baso kepiting, baso ikan dan sebagainya. Dan ada  juga sayuran nya berupa sawi hijau dan jamur untuk kemudian dimasukkan / direbus ke dalam panci/pan yang berisi kuah sup panas. Suki sangat nikmat apabila disajikan hangat, tinggal diberi cocolan saus Suki yang khas.

3 Toko Kue Ulang Tahun Di Bandung Yang Recommended

Hari ulang tahun adalah hari yang istimewa bagi setiap orang. Adakalanya kita menginginkan sesuatu yang istimewa seperti halnya kue ulang tahun.
Walaupun tidak dirayakan secara meriah,biasanya kehadiran kue ulang tahun bisa membawa kesan tersendiri bagi orang yang sedang berulang tahun. #SayItWithCakes 😘
Dan saya pun kerap membeli kue ulang tahun, khusus untuk orang-orang tersayang di tiga tempat berikut :



3 Toko Kue Ulang Tahun di Bandung, Yang Recommended Versi Saya :
1.Cizz Cheesecake &  Friends
Siapa sih yang ga kenal sama toko kue Cizz, toko yang khusus menyediakan kue berbahan dasar keju yaitucheese cake. Ya toko kue Cizz adalah toko kue favorit saya, yang sudah berdiri sejak tahun 2004, dan tetap bertahan hingga saat ini.
Toko berukuran mungil yang berada di jl.Laswi no 1A Bandung ini, memang sudah memiliki banyak pelanggan setia.Dan setiap berkunjung ke toko kue Cizz saya pasti memilih Fruity Cheese Cake untuk ibu saya. Perpaduan krim keju dan buah-buahannya terasa pas di lidah…

Arti kucing datang ke rumah (belajar tentang sebuah keikhlasan dari seekor kucing)

Disadari atau tidak, banyak sekali kejadian sepele yang terjadi di kehidupan kita sehari-hari. Dan hal tersebut ternyata memiliki arti banyak untuk kita, seperti halnya sebuah kejadian yang saya alami beberapa minggu yang lalu. Hingga kemudian saya pun belajar memaknai akan arti dari kedatangan seekor kucing ke rumah saya. 
Sore itu, ketika pulang ke rumah, saya mendapati seekor kucing yang sedang duduk di bawah pohon dekat pintu pagar. Seekor kucing hitam dengan warna putih di bagian dada serta ke empat bagian ujung kakinya. Pertama melihatnya, saya langsung memanggilnya dengan sebutan kucing kaos kaki yang kemudian saya singkat dengan sebutan Mengkoska ☺.

Beberapa lama kemudian,saya masih mendapati kucing tersebut duduk di bawah pohon. Posisi badannya kelihatan sedikit terkulai,saya pun menghampirinya dan memegangnya ternyata kaki belakang si kucing  lemas sehingga si kucing tidak bisa berjalan dengan normal. Melihat hal tersebut, saya jadi merasa kasihan dan membawanya masuk ke tera…

Mie Ayam Enak Di Bandung, Yang Mana Favoritmu ?

Selain mie bakso, salah satu makanan favorit yang digemari banyak orang adalah mie ayam. Mie ayam sedikit berbeda dibanding mie bakso. Yang membedakan adalah ukuran mie nya yang sedikit lebih besar, racikan minyak, sawi hijau serta taburan ayam suir yang sudah dibumbui dengan rasa manisnya yang khas. 
Biasanya mie ayam disajikan dengan pangsit goreng, namun ada kalanya mie ayam juga dinikmati dengan tambahan bakso. Penjual mie ayam di kota Bandung identik dengan pedagang keliling dengan gerobak dorongnya yang berwarna biru tua. Walaupun ada juga beberapa penjual mie ayam yang berjualan menetap di sebuah tempat.

Keseruan Acara Hokben Blogger Gathering Bdg Bersama Menu Hoka Suka

Irasshaimase .. Ya itu adalah sambutan istimewa bagi setiap customer yang datang ke store Hokben. Sebuah sapaan hangat yang memiliki arti Selamat Datang. 
Saya jadi inget masa kuliah dulu nih, pernah ngambil jurusan bahasa Jepang, punya impian pengen pergi ke Jepang dan beberapa hari yang lalu saya baru saja berkunjung ke sebuah restoran Jepang..lengkap deh haha 😁.

Belajar Berkuda dan Memanah di Muslimah Academy

Tak kenal maka tak tahu, seperti itulah yang saya rasakan, sebelumnyasaya tidak mengenal sama sekali seperti apa kegiatan berkuda dan seperti apa kegiatan memanah. 
Yang saya tahu berkuda identik dengan hobinya princess Syahrini haha atau sebatas mengantar anak-anak untuk naik kuda di hari minggu haha (baca : naik kuda beda bangetdengan berkuda). 
Kalo naik kuda, sebagai penumpang kita cenderung 'pasrah' dan hanya duduk manis di atas kuda karena si kuda dituntun oleh si mamang, tetapi melalui berkuda kita belajar untuk menjadi seorang leader (pemimpin) untukberani mengarahkan dan mengendalikan kuda supaya berjalan sesuai tujuan. 
Begitupun dengan memanah, yang saya tahu sebelumnya, memanah hanya dilakukan oleh para atlet ataupun identik dengan sebuah aktivitas bagian dari peperangan di jaman dahulu..hehe. 
Ternyata memanah merupakan salah satu kegiatan olahraga yang bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk wanita dan anak-anak. Di jaman sekarang kegiatan memanah sudah mulai famili…

RS Melinda Bandung, Rumah Sakit Nyaman Dengan Pelayanan Lengkap

Setelah sekian lama tak berkunjung ke rumah sakit. Siang itu saya datang berkunjung ke RS Melinda bersama empat orang teman. Namun di kunjungan kali ini, kita tidak datang untuk berobat ataupun untuk menjenguk orang lain. Kita datang untuk melakukan hospital tour (tour berkeliling rumah sakit Melinda1 dan Melinda 2) dengan tujuan untuk mengetahui layanan dan fasilitas apa saja yang tersedia di rumah sakit Melinda.