Review : Film Aladdin Remake (2019)

by - June 07, 2019

Review : Film Aladdin Remake (2019) - Kenangan tentang lagu berjudul A Whole New World yang legendaris, masih melekat jelas dalam ingatan saya. Sebuah lagu easy listening yang menjadi soundtrack film kartun Aladdin dan digemari oleh hampir semua anak-anak di era 90an dulu. Yang seumuran sama saya pasti pada hafal dong sama film tersebut? Film ringan yang identik dengan teko ajaib, jin dan karpet terbang๐Ÿ˜. Cerita yang menarik dan sangat imajinatif.

Dan ketika tahu bahwa di tahun 2019 ini Aladdin akan tayang dalam versi live action nya (bukan kartun), saya pun penasaran ingin nonton. Apalagi tokoh jin di film Aladdin tersebut akan diperankan oleh Will Smith, salah satu aktor Hollywood favorit saya ๐Ÿ˜.



review film aladdin
Film fantasi musikal Aladdin Remake tayang di Indonesia dua hari lebih cepat, yaitu tanggal 22 Mei 2019

Karena bertepatan dengan bulan ramadan dan libur sekolah, saya memutuskan untuk mengajak dua krucil kesayangan, Aila dan Haqi untuk ngabuburit dengan menonton film Aladdin. Saya pun memilih bioskop Cinemaxx yang ada di mal Istana Plaza, salah satu bioskop yang terbilang baru di kota Bandung (diresmikan pada bulan Mei 2017). Dan ini adalah kali pertama saya menonton di bioskop tersebut.

jadwal nonton film aladdin
Hasil tuker poin Grab bisa jadi tiket nonton Aladdin, lumayan nih hehe

Aladdin Dan Teko Ajaib


Btw saking hampir lebih dari 20 tahun lamanya, (film Aladdin pertama dirilis pada tahun 1992), saya sedikit lupa akan alur cerita tentang film Aladdin ini. Namun begitu film diputar, ingatan saya tentang sosok Aladdin mulai tersusun kembali. Aladdin ini adalah seorang anak jalanan alias seorang ‘pencuri’ tampan yang memiliki seekor monyet cerdik bernama Abu. Yap Aladdin dan Abu saling bekerja sama untuk ‘mencuri’ sesuatu barang di pasar. Namun benda hasil curian Aladdin tersebut sering Aladdin bagikan untuk orang lain yang lebih membutuhkan (orang miskin yang kelaparan).

Tokoh Aladdin diperankan oleh aktor ganteng Mena Massoud | foto : disney.id
Selain mencuri perhiasan dan makanan, ternyata Aladdin juga mampu mencuri hati seorang putri Jasmine, putri raja dari kerajaan Agrabah yang cantik jelita. Sayang sekali, Aladdin yang miskin hanya bisa bermimpi untuk bisa bersanding dengan sang putri cantik tersebut. Namun tak disangka Aladdin bertemu dengan sebuah teko ajaib berisi jin yang bisa mengabulkan impiannya itu.


Dan perjalanan dari film Aladdin ini dimulai ketika Aladdin memiliki kesempatan untuk mengucapkan 3 permintaan kepada Jin. Permintaan tersebut harus diucapkan sambil menggosok teko ajaib. Kira-kira apa saja ya 3 permintaan yang Aladdin ucapkan? 

Teko ajaib di film Aladdin | foto : IG @disneyaladdin

Salah satu dari permintaan Aladdin adalah dia ingin menjadi seorang pangeran yang kaya raya, supaya ia bisa mendekati dan melamar putri Jasmine. Dan sang jin pun berhasil mengabulkannya. Yeay !

Sosok Aladdin yang miskin bertransformasi menjadi Pangeran Ali dari kerajaan Ababwa yang kaya raya. Dan saya suka banget sama adegan ketika Pangeran Ali datang bersama rombongan kerajaannya, gajah yang dihiasi ratusan bunga, para penari dan binatang-binatang lainnya yang berbaris dan melakukan berbagai atraksi menarik. Spektakuler !


Namun setelah Aladdin ‘berubah’ menjadi pangeran Ali, banyak sekali rintangan yang harus Aladdin hadapi untuk bisa mendapatkan princess Jasmine. Ada sosok jahat yang licik dan ingin menyingkirkan Aladdin. Dan saya gemes banget sama sosok jahat tersebut.Ugh.

Jafar, perdana menteri kerajaan sekaligus penyihir jahat | foto : screenrat.com

Tokoh Favorit Saya Di Film Aladdin


Dalam sebuah film, kalo ada tokoh jahat, tentu ada tokoh favorit. Nah di film Aladdin ini ada dua tokoh yang menjadi favorit saya, yaitu tokoh Genie, sang jin yang lucu dan baik hati, serta tokoh Dalia, dayang yang selalu setia mendampingi princess Jasmine.

Genie si Jin biru dan baik hati | foto : wired.com

Tokoh Genie yang diperankan oleh aktor Will Smith menjadi daya tarik utama di film ini. Sosoknya yang menarik perhatian (badannya berwarna biru dengan sedikit rambut di bagian atas kepalanya)  mampu menghibur dan membuat tersenyum. Menurut saya Will Smith cocok memerankan tokoh Genie tersebut. Walaupun ada beberapa adegan yang agak kurang pas ketika si Genie menyanyikan sebuah lagu.


Beralih dari Genie, ada sosok Dalia yang cantik dan juga suka melucu. Aktingnya menarik perhatian dan memberi rasa segar pada film ini. Saya jadi senyum-senyum sendiri dibuatnya hehe. Tokoh Dalia diperankan oleh Nasim Pedrad, seorang aktris & komedian keturunan Iran. Ia pernah bermain dalam beberapa season di serial Saturday Night Live (American television series). Dan saya juga baru ngeh kalo Nasim Pedrad ini pernah tampil dalam serial Gilmore Girls (one of my fav television series).

Dalia (kiri) dan Princess Jasmine (kanan) di adegan setelah putri Jasmine diajak jalan-jalan naik karpet ajaib oleh Aladdin | foto : comicbookmovie.com


Kostum Princess Jasmine Begitu Anggun, Cantik dan Memukau



Di awal film, tokoh princess Jasmine muncul menyamar sebagai rakyat jelata. Dan begitu princess Jasmine tampil sebagai seorang putri, saya terkagum-kagum pada busana yang dikenakan oleh putri Jasmine.

Gaun panjang yang cantik dengan warna terang dan desain menawan, hasil karya desainer Michael Wilkinson tersebut berhasil membuat princess Jasmine tampil cantik, anggun dan memukau. Total ada sekitar 10 kostum yang digunakan oleh princess Jasmine dalam film Aladdin.  Dan saya paling suka sama kostum yang dikenakan princess Jasmine ketika ia dilamar. Warnanya magenta dengan aksen sulaman koin emas dan Kristal. Khas putri raja banget gitu lho.

Naomi Scott pernah bermain di film Power Rangers dan ia memiliki suami seorang pemain bola liga Inggris
Princess Jasmine sebagai tokoh utama diperankan oleh Naomi Scott seorang aktris keturunan India yang lahir di Inggris. Selain pintar berakting Naomi juga pandai menyanyi. Tak heran di film Aladdin ini Naomi menyanyikan beberapa buah lagu dengan baik. Sebuah lagu berjudul 'Speechless' cukup menarik perhatian apalagi lagu tersebut memiliki makna semangat, pantang menyerah dan harus berjuang agar masa depan lebih baik.

Film Aladdin ini memang memiliki banyak pesan moral, selain harus berjuang untuk mendapatkan yang kita inginkan, sebagai manusia kita juga tidak boleh serakah.

So, bagaimana kesan manteman setelah menonton langsung film Aladdin Remake ini?  Buat saya film Aladdin ini memang imajinatif sekali. Dari dulu sampai sekarang saya tetap berkhayal ingin naik karpet ajaib yang ada di film Aladdin tersebut. Haha. Kayaknya seru juga ya kalo bisa berkeliling kota menyaksikan pemandangan indah kota Turki dari ketinggian sambil naik karpet ajaib. Hmm.

Salam, 



You May Also Like

2 comments

  1. Seneng nonton ini, sekarang malahan sering humming a whole new world saking sukanya setelah nonton. Hihi

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. :)
Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman.