3 Cara Mendapatkan Inspirasi Rumah Idaman Minimalis - Setiap orang pasti punya me time. Dan salah satu kegiatan me time saya setiap weekend adalah menata rumah atau berkebun. Berkebun ala-ala dengan cara menanam tanaman yang mudah cara merawatnya. Serta menata rumah dengan memasang benda-benda yang bisa membuat rumah terasa lebih menarik dan segar. Seperti meletakkan tanaman indoor di beberapa sudut ruangan dan memasang hiasan dinding di tempat yang strategis.


 home decor

Menurut saya kegiatan menata rumah ini adalah sebuah kegiatan yang sangat menyenangkan. Saya bisa berkreasi sesuai keinginan dan selera. Apalagi saat ini banyak sekali tema inspirasi rumah yang bisa kita tiru dan bisa kita terapkan di rumah kita masing-masing.

Untuk Mendapatkan Inspirasi Rumah Idaman, Ada 3 Cara Yang Sering Saya Lakukan, yaitu :


  1. Stalking dan follow akun instagram yang mencantumkan hashtag home design atau home decor.
Sebagai salah seorang pengguna setia sosial media instagram, saya senang sekali melihat foto-foto cantik yang menampilkan desain rumah idaman. Banyak sekali emak-emak kreatif yang ‘memamerkan’ desain rumahnya. Mulai dari desain dapur, desain ruang tamu hingga desain kamar mandi. Dan mereka ga sungkan untuk berbagi tips dan informasi tentang cara menata rumah hingga memberi tahu dimana membeli barang-barang yang mereka gunakan. Nah untuk urusan yang satu ini, saya harus ‘kuat iman’ buat keukeupin dompet nih, soalnya ratjun online shop mulai ‘bekerja’ haha.  



  1. Nonton acara televisi yang membahas tentang desain rumah.
Setiap hari sabtu dan minggu , ada beberapa acara televisi yang sengaja saya tunggu. Salah satunya adalah acara tv yang membahas tentang desain rumah. Ada dua stasiun tv yang menayangkan acara bertema home design yaitu Net TV (D'Sign) dan Trans TV (The Project). Melalui tayangan tersebut saya bisa melihat desain-desain rumah yang indah, sangat inspiratif dan bikin mupeng. Bahkan beberapa episode pernah menayangkan interior desain rumah seleb. Daripada nonton berita gosip tentang seleb mendingan nonton desain rumahnya. Yekan?.

  1. Berkunjung ke toko favorit saya Informa.
Ada dua tempat yang selalu betah saya kunjungi selama berjam-jam. Yaitu toko buku dan toko Informa. Baca buku emang bisa bikin lupa waktu. Begitupun dengan berkunjung ke Informa, toko furniture berkonsep one stop shopping itu sering saya kunjungi untuk berbelanja perlengkapan kebutuhan rumah tangga atau sekedar untuk refreshing. Cuci mata lihat aneka home dรฉcor unyu yang menggoda hati hehe.


pot bunga keramik
Kalo udah liat perintilan home decor kayak gini saya suka jadi mupeng ๐Ÿ˜ kabita๐Ÿ™ˆ


Di Informa ini banyak tersedia alat-alat kebutuhan rumah tangga mulai dari furniture, perlengkapan dapur, kamar mandi hingga kamar tidur. Selain itu perlengkapan kantor hingga kebutuhan area komersial lainnya pun tersedia di sana. Lengkap deh.



Karena saya tinggal di daerah Bandung utara, ada 3 store Informa yang sering saya kunjungi, yaitu store Informa Dago dan store Informa pusat yang ada di jl Ahmad Yani (gedung IBCC). Store Informa banyak cabangnya dan tersebar di seluruh kota besar yang ada di Indonesia. Dan kalau ga sempet datang langsung ke storenya, kita bisa juga order produk Informa via online. Mudah dan praktis.

Baca juga : 3 Game Online Perempuan : Game Ringan Untuk Mengisi Waktu Luang

Selain itu  yang menjadi daya tarik, dengan menjadi member Informa kita bisa dapat keuntungan berupa Informa Rewards yaitu jasa layan antar barang gratis serta perolehan poin setiap belanja. Lumayan khan, kalo poinnya udah terkumpul kita bisa tukar poin tersebut dengan shopping voucher untuk belanja di Informa (100 poin bisa ditukarkan dengan shopping voucher senilai Rp 100ribu).

home design
Ambalan di dinding dapur, hasil tuker poin Informa 3 tahun yang lalu| awet sampe sekarang๐Ÿ˜€


Impian Punya Rumah Bertema Graphical Pop


Dari sekian banyak inspirasi rumah yang ada. Saat ini saya tertarik dengan salah satu interior desain yang bertema Graphical Pop. Graphical Pop adalah kombinasi gaya minimalis dengan sentuhan warna pastel yang bisa bikin seger mata. Sebagai seorang perempuan saya suka banget sama warna pastel. Warna-warna bernuansa lembut kayak soft pink atau hijau mint. Lembut dan bikin adem.

Beberapa ciri dari tema Graphical Pop adalah adanya kombinasi warna pastel dan warna monokrom (hitam, putih, abu), furniture dengan material kayu serta dekorasi dengan motif print. 
One of my favorit, pembatas ruangan (divider) dengan motif print black n white | Tampak simple dan serasi dengan warna dindingnya | Suka !
Selain ruang tamu, salah satu ruangan yang ingin saya desain dengan tema Graphical Pop adalah ruang kerja. Saya adalah seorang freelance blogger yang bekerja secara online dari rumah. Dan setiap harinya selalu membutuhkan ide-ide segar dan kreatif. Kalo desain interior ruang kerja saya seperti ini InsyaAllah bisa bikin otak lebih fresh dan lebih kreatif hehe.


graphical pop
Warna pastel emang bisa bikin segar mata | saya suka banget sama kombinasi warna pink dan mint plus motif polkadot di ujung kiri | eyecatchy !
Semoga impian punya rumah dengan tema Graphical Pop ini bisa segera terwujud. Dengan sedikit kreatifitas dan barang-barang furniture impian dari Informa. Dan One of my dreams come true ๐Ÿ˜˜ !.

 Baca Juga : Cappadocia, Destinasi Wisata Impianku

Salam,












3 Spot Kuliner Legendaris Di Kawasan jalan Gempol, Bandung - Ngomongin kuliner memang ga ada habisnya. Apalagi kalo kulinerannya di kota Bandung. Berbagai macam jenis kuliner terbaru yang muncul selalu tampak menarik dan menggoda selera. Mulai dari yang serba keju, serba coklat atau bahkan serba pedas. Namun diantara sekian banyak kuliner kekinian tersebut, masih ada lho kuliner legendaris khas kota Bandung yang tetap digemari oleh para pecinta kuliner. 

Tiga diantara kuliner legendaris khas Bandung tersebut bisa dijumpai di kawasan jalan Gempol. Sebuah kawasan strategis di tengah kota Bandung, yang berjarak sekitar 200m dari Gedung Sate, atau bisa juga diakses dari jalan Dago atau jalan Riau / Banda 

roti gempol


Ini Dia 3 Kuliner Legendaris Di Kawasan Gempol Yang Masih Bertahan Hingga Sekarang Dan Wajib Kamu Coba


  1. Kupat Tahu Gempol
Siapa yang ga kenal dengan kupat tahu Gempol. Jajanan khas Bandung yang terkenal dan legendaris. Kupat tahu Gempol ini sudah ada sejak tahun 1965. Masih bertahan hingga sekarang dan digemari sebagai salah satu menu sarapan. Tak heran sebelum jam 11 siang, kupat tahu Gempol sudah habis terjual. 

Sebenarnya sajian kupat tahu ini cukup simple, terdiri dari irisan kupat (ketupat) yang diberi potongan tahu yang digoreng setengah matang, toge rebus serta kuah bumbu kacang dan kemudian ditaburi bawang goreng serta kerupuk aci. 

Namun Kupat tahu Gempol memiliki daya tarik tersendiri dan menjadi makanan favorit banyak orang. Belum lengkap rasanya kalo ke Bandung tapi ga mencicipi kupat tahu Gempol. Sepiring kupat tahu Gempol bisa kamu nikmati dengan harga Rp 17.000

kupat tahu gempol
Kerupuk aci warna pink ini jadi salah satu ciri khas kupat tahu Gempol | foto : IG @duniakulinerbdg



  1. Roti Gempol
Selain kupat tahu Gempol, ada juga roti bakar Gempol. Jujur sebagai orang Bandung, baru sekitar dua bulan lalu saya kesampean nyicipin roti bakar Gempol ini. Hehe. Sore itu bersama seorang teman yang sedang datang berkunjung ke Bandung, saya mencicipi sepiring roti bakar Gempol dengan isian selai kacang dan selai strawberry. Hmm, ternyata rasa rotinya memang berbeda dengan roti biasa, sangat khas dan original. Original karena dibuat langsung alias homemade. Pabrik roti Gempol ada di sebelah toko roti Gempol. Saya jadi penasaran deh pengen liat langsung cara bikin rotinya. 

Oya saya suka lho dengan suasana di toko roti Gempol. Interiornya masih asli. Sederhana dan jadul banget. Di ruangan yang berukuran sekitar 3x5m tersebut, terdapat sebuah etalase besar dari kayu dan tempat duduk yang bentuknya memanjang lurus. Dengan 4 buah meja bulat berukuran kecil yang menempel pada kursi. Menikmati sepiring roti bakar Gempol di tokonya langsung memang terasa lebih nikmat. 

roti gempol
Suasana vintage di roti Gempol | foto IG @qraved

Tuk menu roti bakar di roti Gempol terdiri dari dua pilihan rasa, asin dan manis. Bahkan kita juga bisa pesan dengan pilihan setengah rasa asin dan setengah rasa manis. Sesuai selera๐Ÿ˜˜. Disajikan dalam beberapa pilihan porsi, porsi personal, porsi sharing (bisa dimakan berdua) dan porsi ririungan (bisa dimakan rame-rame). Untuk jenis rotinya terdiri dari dua jenis. Ada roti gandum dan roti putih biasa. Harga seporsi roti Gempol mulai Rp 8.000 - Rp 48.000 (big size).

roti gempol bandung
Dijamin kenyang kalo makan roti Gempol ini sendirian hehe | foto : IG @infobdgcom



  1. Toko Kue Sari-Sari
Sebenarnya toko kue Sari-Sari tidak berlokasi persis di jl.Gempol, melainkan di depan jalan sebelum masuk ke jl Gempol yaitu tepatnya di jl. Sultan Tirtayasa. Toko kue Sari-Sari sudah ada sejak tahun 1950an. Awalnya berlokasi di jl Sudirman hingga kemudian pindah ke jalan Tirtayasa. Kue basah khas Sari-Sari digemari sampai saat ini karena rasanya yang enak. Rasanya tetap sama dan variannya banyak sekali.

jajanan pasar
Kalo liat kue ginian ga tau kenapa saya suka kalap pengen semuanya haha | foto : fb : ambuirmamaryam

Terdapat sekitar puluhan macam kue khas nusantara yang dijual di toko kue Sari-Sari. Mulai dari yang manis hingga yang asin. Lengkap.  Bahkan makanan berat seperti aneka nasi khas nusantara tuk menu sarapan juga tersedia di toko kue Sari-Sari. Dan yang menjadi nilai plus, kalo kita makan di toko kue Sari-Sari kita bisa mendapatkan free minuman teh tawar hangat. Buat saya itu istimewa ๐Ÿ˜€ #BandungBanget

Selain bisa menemukan beberapa kuliner khas Bandung yang legendaris. Menurut saya kawasan jalan Gempol ini memang memiliki ciri khas yang cukup unik. Khususnya jalan Gempol Wetan yang merupakan sebuah area padat penduduk  dengan lebar jalan yang hanya cukup dilewati oleh satu buah mobil saja, namun didalamnya terdapat beberapa spot kuliner yang menyajikan berbagai macam makanan. Kawasan jalan Gempol relatif ramai dikunjungi oleh para wisatawan terutama pada saat weekend (Sabtu dan Minggu) dan hari libur. 

Baca juga : 3 Pempek Enak di Bandung Yang Bikin Nagih

Ga pernah bosen deh kulineran di kawasan jalan Gempol. Karena disana banyak banget pilihan makanan yang recommended dan wajib kamu coba.

Salam,


 


Berkenalan Dengan Lakme Kosmetik Di Acara Beauty Class IFBxLakme - Jaman sekarang kalo mau belajar makeup kayaknya ga mesti repot-repot lagi ya. Tinggal buka youtube dan langsung muncul banyak video tutorial tentang cara bermakeup. Praktis dan bisa kita langsung praktekkan di rumah. Tapi.. beda aja rasanya kalo bisa belajar makeup langsung rame-rame bareng temen-temen๐Ÿ˜.

Jadi hari Sabtu lalu 07 September 2019, saya ikutan acara beauty class nih alias belajar makeup rame-rame bareng 20 orang temen lainnya yang sama-sama terdaftar dalam sebuah komunitas blogger khusus perempuan yaitu Indonesian Female Bloggers (IFB). Sebuah komunitas yang berpusat di kota Jakarta dan berdiri sejak tahun 2015. Anggotanya lebih dari 2000 orang dan tersebar di seluruh Indonesia.

20 orang bloggers yang terpilih tuk ikutan acara beauty class IFBxLakme di RedsDipo, Bandung

Dan FYI sebelumnya acara beauty class serupa sudah diadakan di Jakarta pada bulan Agustus 2019 lalu. So ketika ada kesempatan tuk bisa bergabung dalam event beauty class IFBxLakme di Bandung, saya pun langsung mendaftar.

Yonna Kairupan, Founder komunitas Indonesia Female Bloggers
Oya, ini adalah event pertama yang saya ikuti setelah join bareng komunitas IFB. Selain bisa bertemu langsung dengan mba Yonna, saya juga jadi tahu kalo mba Yonna ini ternyata adalah seorang make up artist juga. Makeup artist di bidang special effect. Wah keren banget ya. Mba Yonna juga ikut berkontribusi lho dalam 'mendandani' bikin stretch mark di perut Dara yang lagi hamil. Itu lho Dara pemain utama di film box office Indonesia yang berjudul Dua Garis Biru. Hayo udah pada nonton khan filmnya? ๐Ÿ˜€. 

Beauty Class With Lakme Cosmetics

Di acara beauty class kali ini, komunitas IFB menggandeng Lakme kosmetik sebuah brand kosmetik asal India yang tergolong new comer di Indonesia namun ternyata sudah ada sejak 67 tahun yang lalu.
- Lakme cosmetics masuk ke Indonesia pada tahun 2017
- Lakme didirikan pada tahun 1952
- Founder Lakme : seorang perempuan bernama Simone Tata (istri pengusaha kaya asal India)
- Kata Lakme berasal dari kata Laksmi
- Lakme kosmetik merupakan brand kosmetik pertama keluaran Unilever
- Lakme menjadi bagian dari Unilever sejak tahun 1995

Dan melalui event beauty class tersebut selain fakta-fakta menarik yang saya ketahui tentang produk Lakme kosmetik, saya juga bisa mencoba langsung produk Lakme ketika praktek belajar makeup.

Ada 2 produk Lakme favorit saya yang setelah saya coba ternyata terasa nyaman dan terasa cocok di kulit. Yaitu CC cream (Complexion Care cream) dan Lakme primer-matte cushion foundation.

Mengandung spf 30+ | Meresap banget dan terasa adem di kulit wajah
Oya semua peserta beauty class mendapatkan free primer matte cushion foundation senilai Rp 216.000 dari Lakme lho.. thankyou Lakme!

Tips Belajar Makeup by Upay Munandar


Event beauty class IFBxLakme dipandu oleh seorang make up artist (MUA) yang bernama Upay Munandar. Mba Upay dan tim sengaja datang dari Jakarta dan memandu kami dalam belajar make up seraya memberikan beberapa tips bermanfaat tentang seputar cara menggunakan makeup yang baik dan benar. Ternyata mba Upay ini aslinya adalah orang Bandung juga lho. Maka tak heran sesekali mba Upay memberikan panduan dengan meyelipkan sedikit bahasa sunda. Hehe. Mba Upay orangnya lucu dan ramah ya..๐Ÿ˜€

MUA di acara Beauty class IFBxLakme : Palupi Munandar alias Upay Munandar

Mba Upay menyampaikan bahwa ada 3 langkah utama dalam bermake up yaitu :

  1. Cleansing.  Proses cleansing merupakan tahapan membersihkan wajah yang merupakan tahapan wajib yang harus dilakukan terlebih dahulu sebelum kita menggunakan makeup. Pastikan wajah kita bersih supaya makeup dapat menempel dengan sempurna.
    Gunakan makeup remover untuk membersihkan wajah sebelum menggunakan makeup
  2. Caring. Untuk tahapan kedua adalah tahapan caring (perawatan). Jadi setelah wajah kita dibersihkan menggunakan makeup remover dan dicuci menggunakan sabun wajah. Selanjutnya gunakan cairan (toner) yang memiliki fungsi untuk meningkatkan ph (kelembaban) kulit wajah yang sebelumnya turun karena proses pencucian muka. Ada baiknya toner tersebut disimpan di dalam kulkas karena toner yang dingin dapat membantu mengecilkan pori-pori kulit wajah kita. Atau kalo lagi kehabisan toner kita bisa menggunakan es batu. Mengompres wajah dengan es batu juga dapat membantu mengecilkan pori-pori wajah kita.
Produk lain yang harus digunakan sebagai bagian dari tahapan caring yaitu pelembab wajah (day cream), Sunblock / sunscreen, berfungsi melindungi wajah dari penuaan dini (bintik hitam & kerutan), Serum berfungsi memelihara kekenyalan kulit wajah, dan sebagainya.

  1. Coloring. Tahapan coloring atau tahapan mewarnai wajah adalah sebutan untuk tahapan dalam menggunakan makeup. Ada beberapa tahapan menggunakan makeup yang saya dan teman-teman praktekkan secara langsung siang itu. Dan tanpa terasa butuh waktu lebih dari satu jam untuk belajar menggunakan makeup dari awal hingga akhir. Haha. Lama juga yaa.



Lokasi Event Beauty Class IFBxLakme : Restoran Reds Dipo Jl. Dipatiukur, Bandung


Jujur saya senang sekali ketika tahu kalo acara beauty class IFBxLakme akan dilaksanakan di Reds Dipo. Sebuah restoran favorit saya yang berlokasi di jalan Dipatiukur no 5 Bandung. Jaraknya pun cukup dekat dari rumah. Bisa ditempuh dalam waktu sekitar 15 menit saja. 

Dan saya baru tahu kalo sekarang Reds Dipo memiliki tempat yang jauh lebih nyaman. Lebih instagramable. Secara saya adalah salah seorang pelanggan setia Reds Dipo. Di jaman saya masih kerja dulu, saya lumayan sering makan ikan bawal sambal pedas khas Reds Dipo. Hmm. Rasanya emang juara banget.

Nice quotes dari resto Reds Dipo๐Ÿ˜˜ | Reds Dipo menyajikan makanan berbahan dasar ikan dengan ciri khas sambalnya yang juara


Salah satu spots instagramable di restoran Reds Dipo

Sayang waktu di event beauty class tempo hari saya ga sempet makan ikan di Reds Dipo. Semua peserta kayaknya pada asyik buat foto-foto hehe.

Hasil jepretannya @winda1403..diriku terlihat langsing disini..yeay!
 
Foto bareng mahmud idolaque | Uwien (tengah), Winda (kanan)

Hingga tak terasa waktu pun sudah menunjukkan pukul 17.00 wib. Saya dan teman-teman pun pulang ke rumah masing-masing dengan puas dan bahagia karena semua peserta beauty class IFBxLakme mendapatkan pengalaman serta pengetahuan baru tentang belajar makeup dan juga mendapatkan goodie bag unyu yang dikemas dengan kertas berwarna pink




Kira-kira isinya apa yaa?

Voila..ini dia isi goodie bag nya..4 buah mini matte lipstick by Lakme


Salam,





7 Fakta Menarik Tentang Film Dua Garis Biru - Film Dua Garis Biru, sebuah film yang sempat dianggap ‘kontroversial’ karena membahas sesuatu hal yang masih cukup tabu di masyarakat kita yaitu tentang seks sebelum nikah di usia muda.


Film Dua Garis Biru tayang serentak di bioskop di seluruh Indonesia pada awal Juli 2019 lalu

Awalnya saya sempat ragu tuk nonton film ini. Hingga akhirnya saya dibuat penasaran karena banyak orang yang memuji kalo film Dua Garis Biru is one of recommended movie of the year.

Dan setelah menonton langsung saya pun setuju sekali kalo film Dua Garis Biru adalah sebuah film yang penuh makna dan sarat akan pesan positif. Faktanya alur cerita dalam film ini dikemas secara cerdas dan berhasil mematahkan segala 'tuduhan' yang sempat muncul kalo film ini 'dianggap' akan mengajarkan hal-hal berbau negatif.

Film Dua Garis Biru dibintangi oleh Zara JKT48 sebagai Dara dan Angga Yunanda sebagai Bima


Dan berikut ini 7 fakta menarik tentang film Dua Garis Biru :


  1.  Film Dua Garis Biru adalah film hasil karya Gina S.Noer, seorang penulis skenario yang  sudah menyiapkan skenario film ini sejak 9 tahun yang lalu. Berdasarkan informasi yang saya peroleh, waktu 9 tahun tersebut ia butuhkan untuk merasakan sendiri bagaimana rasanya menjadi seorang ibu, hingga memiliki sudut pandang dalam melihat masa depan serta merasakan bagaimana proses untuk menjadi dewasa dan bijak sebagai seorang ibu. Sebuah proses perjalanan yang melahirkan sebuah karya yang luar biasa.
    Dua Garis Biru adalah film pertama yang disutradarai oleh Gina S. Noer dan berhasil menuai banyak pujian
  2. Film Dua Garis Biru hadir dengan terjemahan bahasa Inggris (English Subtitle).  Terjemahan dalam bahasa Inggris ini ditujukan bagi para penonton yang tidak mengerti bahasa Indonesia. Karena film ini berhasil mengundang antusias banyak orang termasuk warga asing yang ada di Indonesia. Dan khusus untuk terjemahan bahasa Inggris ini hanya tayang di beberapa bioskop yang ada di kota Jakarta, Bali dan Batam saja.
    Film ini memang berhasil mengundang perhatian banyak orang dan banyak orang asing yang tertarik untuk ikut menonton
  3. Film Dua Garis Biru masuk nominasi untuk 5 kategori film bioskop terpuji dalam Festival Film Bandung (FFB) 2019.
    Congratulations !
  4. Film Dua Garis Biru sudah ditonton oleh lebih dari 2 juta orang di seluruh Indonesia. Dari info terakhir total jumlah penonton film Dua Garis Biru mencapai sekitar 2.500.000 orang lebih. Wow! 
    Gina S. Noer bersama produser film Dua Garis Biru, Chand Parwez Servia (Starvision)
  5. Film Dua Garis Biru berhasil mengaduk-aduk emosi saya. Mulai dari perasaan sedih, kesal, marah hingga perasaan 'sedikit berdosa' sempat saya rasakan setelah menonton beberapa adegan singkat di film ini. Dan salah satu adegan yang membekas di ingatan saya adalah adegan ketika buah stroberi di jus di dalam blender. Yang mewakili perasaan Dara dan Bima ketika akan melakukan aborsi.
    Film Dua Garis Biru ini emang detail banget..wanita banget hehe
  6. Ada 6 buah lagu yang menjadi soundtrack di film Dua Garis Biru. Keenam lagu tersebut adalah lagu Jikalau (Naif), lagu Sulung (Kunto Aji), lagu Muda, tangguh, perkasa (Angsa & serigala), lagu Biru (Banda Neira), lagu Growing Up (Rara Sekar) dan lagu Sorry (Pamungkas). Walaupun lagunya mayoritas bertema mellow. Semuanya terasa pas karena bisa mewakili setiap perasaan di balik setiap adegan. 
    Btw lagu berjudul Growing Up nya Rara Sekar ini berhasil bikin saya melow semelow-melownya. Mengiris hati sekalih. Yes it hurts ๐Ÿ˜ญ

  7. Ada banyak sekali pesan positif yang ingin disampaikan kepada masyarakat luas melalui film ini. Dan pesan tersebut berhasil tersampaikan dengan cukup baik melalui bahasa dan pemahaman yang ringan. Bahkan diselingi dengan unsur komedi sehingga terkesan tidak menggurui. Seperti contohnya di adegan ketika dokter kandungan memberitahukan soal resiko kehamilan di usia muda. Sehingga para penonton pun seolah seperti berbicara di dalam hati masing-masing dan mengiyakan. Ho iya ya. Ho begitu ya? dan sebagainya.
    Ligwina Hananto seorang Financial Planner favorit saya yang berperan sebagai dokter di film Dua Garis Biru
Semua orang pasti punya sudut pandang masing-masing tentang film Dua Garis Biru ini. Dan saya pribadi memberikan skor 8,5/10 untuk film ini.  Sebuah film yang luar biasa dan sangat recommended untuk ditonton. Dan alangkah idealnya kalo film ini bisa ditonton bareng-bareng antara anak dan ibu. Khususnya anak yang usianya beranjak remaja.  Dengan harapan film ini bisa menjadi bahan pembuka dalam diskusi tentang sex education.  



Sumber Foto : Instagram @duagarisbirufilm 


Salam, 

Sebagai warga Bandung, tagline Bandung Juara melekat erat di ingatan saya. Tagline tersebut didengungkan di bawah kepemimpinan kang Emil (sapaan bapak Ridwan Kamil) yang kala itu masih menjabat sebagai walikota Bandung.
 
Selama kepemimpinan kang Emil sebagai walikota Bandung (2013-2018) banyak sekali infrastruktur kota yang sudah dibangun guna mewujudkan program Bandung Juara. Infrastruktur tersebut diantaranya berupa  taman-taman tematik yang tersebar di seluruh penjuru kota Bandung (taman sejarah, taman robot, taman jomblo, taman film dan seterusnya). Serta sarana-sarana lainnya yang Bandung banget seperti lapangan Alun-alun dengan rumput sintetisnya, wisata Bandros (Bandung Tour On Bus) dan masih banyak lagi. Fasilitas-fasilitas tersebut sengaja diciptakan untuk meningkatkan kebahagiaan warga Bandung. 

Dan kubahagia walopun cuma foto bareng replika kang Emil haha| lokasi : Bandung Planning Gallery Jl. Aceh

Awal September 2018 lalu kang Emil pun naik jabatan mengemban amanah baru sebagai gubernur Jabar terpilih periode 2018-2023. Bersanding dengan wagub bapak Uu Ruzhanul Ulum yang sebelumnya menjabat sebagai bupati kota Tasikmalaya. Saya jadi penasaran, kira-kira program kerja apa saja yang dimiliki oleh pemimpin Jabar yang sekarang guna mendukung kesejahteraan warganya baik dari segi sosial maupun ekonomi.




Memperkenalkan Program OPOP (One Pesantren One Product) Sebagai Program Unggulan Gubernur dan Wagub Jabar Terpilih Periode 2018-2023

Dalam masa kerja 100 hari pertama sebagai gubernur, pada Desember 2018 gubernur Ridwan Kamil meluncurkan program One Pesantren One Product (OPOP). Sebuah program yang didesain dengan niat mulia yaitu untuk menciptakan kemandirian umat melalui para santri yang ada di pondok pesantren agar mampu mandiri secara ekonomi dan sosial.


Mengingat banyak sekali pesantren di Jawa Barat yang belum mandiri dari segi ekonomi, sosial dan skill. Rata-rata pesantren belum mampu membiayai kebutuhan operasionalnya dan belum mampu  mengembangkan sarana dan prasarana pesantren. Hal ini tentunya sangat membutuhkan perhatian. Karena dengan memiliki ekonomi yang mandiri, diharapkan kesejahteraan pesantren yang ada di daerah dapat meningkat sekaligus dapat mengurangi tingkat urbanisasi.

Apalagi faktanya jumlah pesantren yang ada di Jawa Barat saat ini mencapai sekitar 9000 pesantren. Wow banyak sekali ya. Seluruh pesantren-pesantren tersebut tersebar di 27 kabupaten / kota yang ada di Jawa Barat.

Menurut Ridwan Kamil, program One Pesantren One Product (OPOP) ini terinspirasi dari pesantren Nurul Iman yang ada di daerah Parung, Bogor yang sudah mandiri, dengan mendirikan pabrik roti, hingga bisa membiayai para santrinya untuk menuntut ilmu dengan gratis. Wah menarik sekali ya.

Pesantren Nurul Iman layak diberi julukan sebagai pesantren juara karena sudah menjadi pesantren yang mandiri dari segi ekonomi, bisa berdaya tanpa harus mengandalkan donasi dari orang tua siswa atau pemerintah. Yeay keren !

Maka tujuan dari dibuatnya program One Pesantren One Product (OPOP) ini adalah untuk menciptakan, mengembangkan dan memasarkan produk yang dihasilkan oleh setiap pesantren di daerah provinsi yang dapat mewujudkan kemandirian pesantren.

Realisasi Program One Pesantren One Product (OPOP)


Untuk realisasi program One Pesantren One Product (OPOP) akan dibantu oleh pemerintah provinsi serta dinas terkait yaitu dinas KUKM (Koperasi dan Usaha Kecil Menengah). Program OPOP dilaksanakan mulai tahun 2019 dengan cara mendaftar via online dan dapat diikuti oleh semua pesantren yang ada di Jawa Barat.


Bapak Kusmana Hartadji (tengah), kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jawa Barat | diantara para peserta program OPOP Jabar 2019

Pesantren yang ingin ikut mendaftar dalam program OPOP harus memenuhi syarat sebagai berikut yaitu  pesantren berada di wilayah Jawa Barat, memiliki visi dan niat kuat, memiliki potensi usaha serta memiliki sumber daya manusia (SDM) yang memadai.

Tercatat ada sebanyak 1565 pesantren yang ikut mendaftar lewat online (memenuhi syarat dan lolos administrasi). Pendaftaran program OPOP pun  ditutup sejak tanggal 30 april 2019 lalu. Bagi pesantren yang belum mendaftar ga usah khawatir karena program OPOP akan berjalan untuk waktu 5 tahun ke depan (2018-2023). Setiap tahunnya ditargetkan 1000 pesantren yang ikut mendaftar. Sehingga akan tercapai 5000 pesantren yang akan tercatat mengikuti program OPOP ini.



Audisi Program OPOP Tahap 1 (Tingkat Kecamatan) Sudah Dilaksanakan Dan Berhasil Menjaring 1074 Pesantren


Dari 1500 lebih pondok pesantren yang mendaftar secara online di program OPOP ini, terjaring 1074 pondok pesantren yang lolos seleksi pada audisi tahap 1. Juri dalam seleksi audisi ini adalah juri yang kompeten, berasal dari kalangan akademisi (diantaranya SBM ITB, Unpad, Ikopin dan lain-lain), serta dari kalangan pengusaha sukses dan dari kalangan pesantren yang tidak hanya maju dalam bidang pendidikan melainkan juga maju dalam bidang bisnis.

Untuk informasi daftar pesantren mana saja yang lolos seleksi pada audisi tahap 1 bisa dilihat di website opop.jabarprov.go.id. Dan setelah audisi tahap 1 akan ada seleksi lanjutan, tahap 2 dan tahap 3. Pada seleksi tahap 2 mendatang  akan dipilih 108 pesantren dengan produk terbaik tingkat kabupaten/kota. Yang kemudian akan dikompetisikan lagi di audisi tahap 3 berikutnya hingga terpilih 10 pesantren dengan produk terbaik tingkat provinsi.

Temu Bisnis dan Penyerahan Hadiah Bagi Peserta OPOP Yang Lolos Seleksi Tahap 1


Masing-masing pondok pesantren yang lolos seleksi pada audisi tahap 1 berhak mendapatkan hadiah dari pemerintah provinsi Jawa Barat melalui dinas Koperasi dan Usaha Kecil UPTD Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha provinsi Jawa Barat berupa :

  1. Bantuan penguatan modal usaha
  2. Pelatihan dan magang
  3. Pendampingan usaha
  4. Temu bisnis
  5. Promosi produk (pameran dsb)
Kegiatan temu bisnis dan penyerahan hadiah sudah dilaksanakan di hotel Ibis,TSM, Bandung pada tanggal 02 dan 03 September 2019 kemarin. Temu bisnis ini menjadi sebuah ajang untuk mempertemukan pihak pesantren dengan para pengusaha dari beberapa brand terkenal seperti supermarket (Transmart, Yogya, Superindo), marketplace (Tokopedia,Bukalapak, Blibli), Bank (BNI syariah, BJB syariah), Toko kue (Amanda, Chocodot, Primarasa, Kunafe), institusi BUMN (Telkom, Biofarma, Kadin, Len) dan masih banyak lagi. Dengan tujuan supaya bisa saling berkolaborasi dalam sebuah kegiatan usaha yang saling menguntungkan. Sedangkan untuk penyerahan hadiah  diberikan secara simbolis oleh bapak Gubernur serta bapak wagub Jabar.



Aula Trans Convention Centre, Bandung 03 september 2019


 
Alhamdulillah kegiatan penandatanganan MoU antara pihak pesantren dan pihak pengusaha pun berjalan dengan lancar

Pendampingan Usaha oleh 5 Pesantren Unggulan Untuk Peserta Program OPOP Yang Lolos Seleksi

Selain temu bisnis dan bantuan modal usaha, peserta yang lolos seleksi dalam program OPOP tahap 1 akan mendapatkan program pembinaan berupa pelatihan serta pendampingan usaha sehingga pesantren dapat bersinergi dalam jaringan bisnis yang potensial.

Pelatihan OPOP ini akan dibagi menjadi dua kategori yaitu pelatihan untuk kategori Scale Up dan pelatihan untuk kategori Start Up. Kategori Scale Up adalah kategori untuk pesantren yang sudah memiliki produk sedangkan kategori start up merupakan kategori untuk pesantren yang sudah memiliki ide bisnis dan baru akan meluncurkan produk.

Ternyata banyak sekali produk-produk keren yang dimiliki oleh pesantren peserta program OPOP ini. Produk-produk tersebut sempat dipamerkan di halaman aula Trans Convention Centre, Bandung. Meliputi 10 bidang usaha yang terdiri dari produk kuliner (makanan dan minuman), kerajinan tangan, produk pertanian, produk peternakan, fashion (pakaian) hingga jasa.

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum memegang produk hasil kerajinan tangan karya peserta OPOP Jabar 2019 | foto : @bangaswi
 
Sabun alami hasil karya pondok pesantren At-taufiq | foto : @nenghujan


 
Kerajinan lidi hasil karya pesantren Miftahul Munawaroh, Ciamis | foto : @kang_afrizal


Dan ada 5 pesantren unggulan yang akan menjadi tempat pelatihan dan magang para peserta program OPOP yaitu :

  1. Pesantren Daarut Tauhid, Bandung
  2. Pesantren Al-Ittifaq, Ciwidey
  3. Pesantren Nurul Iman, Bogor
  4. Pesantren Khusnul Khotimah, Kuningan
  5. Pesanten Al-Idrisiyah, Tasikmalaya

Lama pelatihan untuk tiap kategori adalah 3 hari untuk tipe start up dan 7 hari untuk tipe scale up.

Potensi Pesantren dan Harapan Untuk Program OPOP Jabar 2019


Berbicara soal pesantren, bukan rahasia lagi kalo kang Uu (wagub Jabar) pernah mengenyam pendidikan agama di banyak pesantren, begitupun dengan Ridwan Kamil, di dalam pidato sambutannya di acara temu bisnis dan penyerahan hadiah Selasa (03/09) lalu, kang Emil menyampaikan bahwa beliau juga pernah belajar agama di pesantren. Pesantren yang identik sebagai tempat untuk menimba ilmu agama islam memang memiliki kontribusi besar dalam melahirkan banyak pemimpin (tokoh) yang ada di Indonesia (termasuk Jawa Barat).

Jujur, saya juga sebenernya pengen banget bisa belajar agama di pesantren. Belum kesampean aja nih. Dulu sempet sih ikut pesantren kilat. Beneran kilat alias cuma sehari doang nginepnya hehe. Tapi dari pengalaman tersebut saya bisa langsung merasakan manfaatnya. Menurut saya pesantren memiliki potensi luar biasa dalam memberdayakan umat.

Baca juga : Acara Gathering Positif Bermedia Sosial Bersama Kemenko PMK

Dan harapan saya sebagai warga Jawa Barat, semoga program OPOP ini bisa berjalan dengan lancar dan menjadi berkah buat kita semua. Aamiin. 



 Salam,