5 Hal Yang Membuat Saya Jatuh Cinta Ketika Menginap di Hotel Sandalwood, Lembang

5 Hal Yang Membuat Saya Jatuh Cinta Ketika Menginap di Hotel Sandalwood, Lembang - Siapa yang ga kenal dengan kawasan Lembang. Salah satu kawasan di Bandung yang memiliki banyak tempat wisata menarik seperti Floating Market, Farm House, The Great Asia Africa, Fairy Garden, Taman Bunga Begonia,The Lodge dan masih banyak lagi. Lembang pun menjadi tempat wisata favorit yang terkenal di kalangan para wisatawan. Hingga tak heran setiap weekend, Sabtu, Minggu dan hari libur. Lembang selalu penuh oleh turis-turis dari luar kota seperti Jakarta dan sekitarnya.

Karena banyak terdapat tempat wisata, di Lembang pun banyak terdapat berbagai penginapan dan hotel. Mulai dari penginapan biasa dengan harga terjangkau hingga hotel bintang empat seperti hotel Sandalwood, Lembang.

Untuk pertama kalinya melihat langsung tanaman English Ivy yang asli di hotel Sandalwood haha

Menginap di Hotel Sandalwood, Lembang


Jujur, sebagai orang Bandung, saya cukup jarang berkunjung ke Lembang. Kalopun harus ke Lembang pasti karena ada acara khusus. Seperti hal nya di awal Januari lalu, saya sengaja datang ke Lembang untuk bertemu dengan kakak tercinta yang menginap di hotel Sandalwood, Lembang bersama istri dan anak-anaknya. Liburan staycation di hotel sekalian berkunjung ke rumah nenek di Bandung. Kami pun sepakat untuk bertemu langsung di hotel Sandalwood. Kakak saya berangkat dari Jakarta dan menuju Lembang mengambil jalur lewat Subang.

Hari Jumat sore saya meluncur ke hotel Sandalwood, Lembang. Dan hanya butuh waktu sekitar 30 menit untuk tiba di hotel tersebut. Saya mengambil jalan pintas, menggunakan jalur Dago Atas. Jalur menuju Lembang lewat Dago Atas memang relatif lebih lancar dan juga lebih dekat dari rumah tempat saya tinggal.

Begitu tiba di wilayah Lembang, cuaca mulai dingin dan sedikit berkabut. Yap Lembang memang identik dengan cuacanya yang cenderung dingin. Cuaca Lembang berkisar antara 19- 24 derajat celcius. Dan saking dinginnya, di hotel Sandalwood tidak terdapat fasilitas pendingin ruangan (AC) lho. Bagus juga sih, jadi hemat energi ya hehe.  Sebaliknya hotel Sandalwood menyediakan fasilitas perapian yang bisa digunakan oleh pengunjung hotel untuk menghangatkan diri.



Anak-anak seneng banget nemu perapian kayak gini


Hmm suasananya kayak lagi musim dingin dimana yaa 😃
Selain itu yang cukup menarik, di hotel Sandalwood juga tidak terdapat fasilitas lift atau elevator. Jadi ketika saya tiba di hotel, saya harus naik tangga terlebih dahulu tuk menuju kamar tempat saya menginap, yang ternyata ada di lantai 3. Itung-itung sambil olahraga yes haha.  

Hal tersebut sedikit mengingatkan saya pada salah satu hotel yang ada di Garut, yaitu Kampung Sampireun. Konsep hotel Sampireun yang berbentuk resort dengan danau di tengah-tengahnya. Memiliki area makan (restoran) yang berada cukup jauh dari area kamar tempat tamu menginap. Sekitar 100m an gitu.

Tapi walaupun demikian, hal tersebut terobati dengan suguhan pemandangan indah yang menyegarkan mata. Di hotel Sandalwood saya dapat menikmati pemandangan indah berupa view kolam renang dengan pepohonan pinus yang hijau dan berjejer rapi serta pemandangan pegunungan dari balik jendela area lantai 2.


Total jumlah kamar yang ada di hotel Sandalwood hanya berjumlah 30 kamar. Setiap kamarnya memiliki tema dan desain interior yang berbeda. Dan saya senang sekali karena kamar yang saya tempati selama menginap di hotel Sandalwood, memiliki nuansa modern minimalis. Dengan warna dinding sesuai dengan warna favorit saya. Yaitu warna hijau mint. Suka banget deh. Saya jadi ga sabar pengen juga punya ruangan di rumah yang dindingnya di cat warna hijau mint. Menurut saya warna hijau mint itu terasa segar sekaligus lembut dan adem di mata.


5 Hal Yang Saya Sukai Dari Hotel Sandalwood, Lembang :


Setelah menginap satu malam di hotel Sandalwood, Lembang saya mempunyai beberapa kesan khusus. Ada 5 hal yang saya sukai dari hotel Sandalwood ini, yaitu antara lain :

      1.      Suasana Hotel yang Homy

Pertama kali tiba di hotel Sandalwood, saya merasakan suasana yang sangat homy. Sama sekali tidak bernuansa hotel. Dan benar saja hotel Sandalwood ini asalnya adalah rumah tinggal sang pemilik hotel. Kemudian disulap menjadi sebuah hotel. Dimana sampai saat ini sebagian area hotel masih ditempati oleh sang pemilik sebagai tempat tinggal. Tak heran hotel Sandalwood mengusung tema Feels Like Home.


Untuk ukuran rumah tempat tersebut sangat luas. Karena memang dulunya di rumah tersebut terdapat kandang kuda yang merupakan hobi sang suami pemilik hotel. Saya sendiri baru ngeh kalo pemilik hotel Sandalwood adalah juga pemilik tempat wisata berkuda De Ranch. Yang lokasinya hanya berjarak sekitar 200m dari hotel Sandalwood.

Baca juga : Belajar Berkuda dan Memanah di Muslimah Academy

Salah satu sudut di lantai 2 yang mewakili identitas hobi pemilik hotel (gambar Kuda) di bagian dinding

      2.      Konsep Kolam Renang di Tengah Hotel yang Dikelilingi Oleh Pohon Pinus yang Berjajar Rapi.

Ketika memasuki area bagian dalam hotel. Mata saya langsung terfokus pada area kolam renang yang tepat berada di tengah hotel. Sebuah kolam renang berbentuk segi empat yang dikelilingi oleh hamparan rumput hijau dan jajaran pohon pinus yang menjulang tinggi. Di samping kolam renang saya melihat sebuah ayunan gantung berbahan rotan berwarna putih. Hmm, one of my wish list banget nih punya ayunan gantung berwarna putih yang bisa saya pakai untuk bersantai, me time sambil baca buku.


kolam renang hotel sandalwood lembang



      3.      Interior Kamar Hotel yang Bikin Betah dan Mager.

Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya. Kamar yang saya tempati selama menginap di hotel Sandalwood sangat pas dengan selera saya. Selain warna dinding kamar yang berwarna hijau mint, aneka perlengkapan lainnya seperti lukisan, sarung bantal dan bed cover nya pun terlihat cantik dan instagramable.





Sederhana tapi terlihat elegan. Ditambah dengan posisi kamar dengan pemandangan indah menuju arah kolam renang. Perfecto.

Salah satu sudut favorit di kamar hotel tempat saya menginap

Pemandangan kolam renang dari kamar hotel

      4.      Menu Sarapan Hotel yang Enak.

Setiap penghuni hotel mendapatkan fasilitas berupa free breakfast. Dan saya beruntung karena ruang restoran hotel Sandalwood berada di dekat ruang kamar tempat saya menginap (hanya terhalang 1 kamar). Pagi itu saya menikmati berbagai macam menu sarapan special. Mulai dari bubur ayam, serabi, siomay Bandung dan masih banyak lagi. Menurut saya menu sarapan yang disajikan oleh hotel Sandalwood tergolong istimewa. Enak-enak dan bikin saya ga mau berhenti ngunyah hehe.


Pemandangan dari arah restoran tepat menuju kolam renang
 
      5.      Lokasi yang Strategis

Hotel Sandalwood berada di lokasi yang sangat strategis. Berada di tengah-tengah kota Lembang. Tak jauh dari kios Tahu Tauhid (Penganan Tahu khas Lembang yang digemari banyak orang). Dari Tahu Tauhid pusat menuju hotel bisa ditempuh dengan hanya berjalan kaki. Jadi ga usah khawatir, buat para pengunjung hotel yang ingin sekalian mencari oleh-oleh untuk teman atau keluarga yang ada di rumah. Pengunjung hotel Sandalwood bisa sekalian beli oleh-oleh khas Bandung yang banyak terdapat di sekitar hotel.

Oya hotel Sandalwood juga bisa disewa sebagai tempat pernikahan lho. Dan di hari Sabtu pagi ketika saya sedang sarapan saya menyaksikan ada seorang calon pengantin wanita yang sedang melakukan sesi foto pre wedding di samping kolam renang. Saat ini konsep wedding outdoor memang banyak digemari oleh kaum milenials.





Sandalwood Boutique Hotel

Jalan Seskoau  No 1 Lembang, Bandung Barat

Instagram : @sandalwood.hotel
Website : www.sandalwoodlembang

0 Comments

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. :)
Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman.