Kursus Bahasa Inggris Online Dari Rumah Bersama TBI (The British Institute)

Sarrahgita.com - Selama diam di rumah karena pandemi ada beberapa kegiatan online yang rutin saya ikuti.  Kegiatan online tersebut berupa pembelajaran jarak jauh (digital learning) yang diadakan melalui aplikasi zoom dan aplikasi meeting online lainnya seperti google meet atau google classroom


Ada banyak sekali tema menarik yang mendorong saya untuk ikut mendaftar di kelas-kelas online tersebut. Termasuk salah satunya yaitu tema Creative Writing yang diadakan melalui sebuah online short course bahasa Inggris.


Ya selama 3 hari pada tanggal 21, 23 dan 24 September 2020 saya mengikuti kegiatan kursus bahasa Inggris online bareng TBI (The British Institute).


Kursus Bahasa Inggris Online Bareng TBI (The British Institute)

 

Ingat TBI otomatis ingatan saya melayang ke sekitar 15 tahun yang lalu. Wih lama buanget yaa? Hihi. Jadi sekitar tahun 2000-an silam, waktu saya masih kuliah, saya pernah ikut kursus bahasa Inggris di TBI Bandung. Sebuah kursus singkat program Conversation Class yang diadakan selama 1 bulan. Suasananya terasa sangat menyenangkan dan meninggalkan kesan tak terlupakan hingga sekarang.


FYI tahun ini TBI sudah berusia 36 tahun lho (berdiri pada 18 Februari 1984) dan sudah memiliki cabang di 3 kota besar seperti Jakarta (Pondok Indah, Kuningan, Kelapa Gading), Cibubur, Depok, Bandung (Dago, Festival City Link, Jatinangor) dan Malang.

Dan saat ini setelah sekian lama akhirnya saya ikut kursus bahasa Inggris lagi bersama TBI, namun bedanya kursus yang sekarang adalah online short course (kursus singkat) yang diikuti hanya dari depan laptop di rumah. Karena selain mengadakan system pembelajaran secara face to face (offline), TBI juga memang menyediakan layanan kelas online learning.
 

free-online-short-course






Saya merasa beruntung banget karena sudah terpilih bersama 9 orang teman lainnya untuk mengikuti kursus bahasa Inggris online bersama TBI Malang dengan tema yang masih erat kaitanya dengan dunia blogging yaitu Creative Writing.


Seperti kursus bahasa Inggris pada umumnya, di kursus bahasa Inggris online ini setiap peserta harus mengikuti sebuah placement test. Dimana semua peserta diwajibkan untuk menjawab seratus pertanyaan dalam waktu 1 jam. Hal tersebut merupakan indikator untuk mengetahui sejauh mana sih tingkat kemampuan peserta dalam berbahasa Inggris (grammar).

Dan surprisingly kemampuan bahasa Inggris saya ada di level Pre - Intermediate dengan skor 60 alias pas-pasan hehe. But don’t worry namanya juga masih belajar khan?

 

skor kursus bahasa inggris

 

 

Oya untuk sesi kursus bahasa Inggris online yang saya ikuti ini dipandu oleh dua orang guru berpengalaman dari TBI cabang Malang yaitu Mr. Ryan dan Ms. Mega. Setiap sesi berlangsung selama 2 jam (120 menit). Dan dimulai pada pagi hari mulai pukul 10.00 wib hingga pukul 12.00 wib.



Hari Pertama Kursus Bahasa Inggris Bersama Mr. Ryan Pucher



Hari pertama, saya dan teman-teman berkenalan dengan Mr. Ryan, seorang native speaker asal Australia yang sudah menjadi guru di TBI Malang selama 3 tahun namun sudah tinggal di Malang selama kurang lebih 15 tahun. Wih kota Malang emang bikin betah sih ya? kotanya tidak terlalu besar, cuacanya relative sejuk dan harga makanannya pun murah meriah. Sekilas hampir mirip dengan  kota Bandung gitu deh. Duh saya jadi kangen Malang nih. *Sekitar 5 tahun yang lalu saya pernah tinggal di Surabaya dan cukup sering berkunjung ke kota Malang karena ada teman suami yang tinggal di Malang.

 

Well, back to agenda kursus online bahasa Inggris, di sesi pertama Mr. Ryan meminta kami untuk langsung memperkenalkan diri masing-masing, nama, asal kota serta kegiatan sehari-hari. Dan jujur saya sempet grogi, deg-degan gitu deh haha. Soalnya saya jarang banget ngomong bahasa Inggris.


Kalo denger orang ngomong bahasa Inggris sih saya ngerti tapi kalo disuruh ngomong langsung, kadang saya suka belibet sendiri hehe. Namun rupanya yang ngerasa grogi bukan saya aja, karena teman-teman yang lain juga mengalami hal yang serupa. Dan kami pun saling menertawai diri sendiri hihi. Dan saya selalu ingat kalo belajar bahasa asing itu kuncinya adalah berani ngomong dan rajin praktek. Kalo ada salah-salah dikit paling nanti dibantu diperbaiki.


Kemudian setelah sesi perkenalan kami diajak untuk lebih aktif lagi dengan belajar menjawab beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh Mr.Ryan. Beberapa pertanyaan ringan yang relatif mudah untuk dijawab karena Mr.Ryan memberikan clue (petunjuk) jawaban berupa inisial sesuai urutan huruf (alphabetic). Seketika suasana pun terasa lebih cair dan lebih rileks.


Di sesi selanjutnya kami membahas sebuah tulisan bertema traveling (a travel blog). Mulai dari grammar  hingga isi tulisan tersebut. Rupanya tema traveling sengaja dipilih oleh Mr. Ryan karena mayoritas dari peserta merupakan blogger yang memiliki tulisan dengan niche traveling

 

a travel blog
Lembar kerja dengan topik travel blog yang kita analisa di hari pertama



Tema traveling memang merupakan sebuah tema yang menarik dan disukai banyak orang. Dan ngomongin soal sesuatu yang menarik, TBI juga memiliki banyak aktifitas menarik lho seperti Special Promotion, All Year Programme (pay one level get special discount, harga khusus untuk anggota keluarga, group promo), workshop gratis untuk sekolah, perusahaan, universitas dan lembaga-lembaga pemerintahan maupun pendidikan serta supporting acara-acara pendidikan, pentas seni, bundling program dan lain sebagainya.

Seperti halnya dengan  kursus online yang kami ikuti ini adalah workshop gratis sekaligus kerjasama antara TBI dengan komunitas blogger ISB (Indonesian Social Blogpreneur).


Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 12 siang. Sesi hari pertama pun ditutup dengan sebuah tugas menuliskan beberapa paragraf singkat mengenai pengalaman masing-masing ketika traveling.



Hari Kedua dan Ketiga Kursus Bahasa Inggris Online Bersama Ms. Ria Megawati (Mega)



Lanjut di hari kedua dan hari ketiga, kami belajar bahasa Inggris bersama Ms. Mega. Seorang perempuan muda yang fasih berbahasa Inggris. Saya seneng deh dengernya. I wish I can speak English fluently too like her hehe. Ga heran setiap pengajar di TBI memang memiliki standar kualifikasi serta sertifikasi internasional.


Btw Ms. Mega ini sedang berada di pulau Dewata alias pulau Bali lho. Tapi hal tersebut tidak menjadi masalah karena pembelajaran ini adalah pembelajaran online. Itulah salah satu kelebihan kelas online, yang bisa diakses dari mana saja selama ada akses internet.


Selama dua hari bersama Ms. Mega kami belajar untuk saling menganalisa tulisan kami masing-masing. Di hari kedua berdiskusi tentang tulisan bertema traveling sedangkan di hari ketiga berdiskusi tentang restaurant review. Sebuah tantangan baru nih belajar menulis review restoran dalam bahasa Inggris. Biasanya saya nulis review restoran dalam bahasa Indonesia soalnya. 

 

Dan ada beberapa poin khusus yang harus kita bahas seperti lokasi, menu, tipe restoran, harga, target market, suasana, reputasi, kualitas makanan, kualitas pelayanan serta sudut pandang kita pribadi ketika makan di tempat tersebut tentunya. Sehingga pembaca mendapatkan informasi yang cukup jelas.




poin penting dalam restaurant review
Poin-poin penting dalam menulis restaurant review
 

Dan setelah mengumpulkan tugas, kami diarahkan untuk saling mengoreksi hasil tulisan kami satu sama lain. Duh tulisan saya masih banyak koreksiannya nih. Hehe. Semangat kakak !

 

Kesan Ikut Kursus bahasa Inggris Online Bersama TBI Malang



Walaupun sesi kursus bahasa Inggris online bersama TBI Malang ini relatif singkat dan sedikit diwarnai oleh putusnya koneksi internet, overall saya merasa senang karena saya mendapatkan ilmu dan pengalaman baru yang menyenangkan. Thank You TBI.


Porsi kegiatan menulis dan kegiatan berbicara di sesi kursus pun cukup seimbang. Jadi sebagai peserta kursus saya tidak pasif dan dituntut untuk aktif berbicara dalam bahasa Inggris.


So, apabila ada kesempatan lain saya pengen lho ikut lagi kelas Creative Writing semacam ini. Supaya kemampuan berbahasa Inggris saya bisa terus terlatih dan terus terasah. Yang namanya bahasa kalo jarang dipake biasanya suka jadi lupa. Yekan?


Baca Juga : Kursus bahasa Inggris Untuk Orang Dewasa, Apakah Perlu?













1 comment:

  1. seru mbak bisa ikutan kursus begini rame rame dengan temen blogger
    jadi inget jaman dulu menang kuis voucher les di TBI Malang, waktu jaman masih kuliah.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di blog saya. :)
Maaf, karena semakin banyak SPAM, saya moderasi dulu komentarnya. Insya Allah, saya akan berkunjung balik ke blog teman-teman.